Action,perang, romantis,zaman dulu,kultivasi,istana,mafia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilis Lisnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMBUAT KEKACAUAN BERSAMA
Fei menghampiri Jilin dengan khawatir
''Kau tidak apa apa kan Jilin,mana yang terluka.''ucapnya sambil membolak balikan tubuh Jilin,Fei melihat setiap inci tubuh Jilin
Jilin hanya tersenyum senyum,"Tenang lah aku tidak apa apa,kau tau tubuh ku ini sangat langka,tubuhku ini sangat cepat
dalam menyembuhkan luka,jadi kau tidak usah khawatir,selama dantianku tidak terluka
aku tidak akan kenapa kenapa,kau tenang saja."ucap Jilin sambil meyakinkannya.
"Yah aku sampai melupakan keistimewaan dalan dirimu itu,tapi tetap saja tubuhmu tubuh anak kecil,dan aku tetap khawatir Jilin
kau tau tadi kau sangat menakjubkan,dan sekaligus membuatku deg degan,bagaimana
pun lawan mu ada di atas mu aku takut kau sampai ke batas kemampuan mu."sambil menatap tajam ke arah Jilin.
"Fei kau tidak usah berlebihan seperti itu,itu
mungkin berlaku jika dia sehat,tapi keuntungan aku bertarung dengan nya,dia terluka,dia sakit sakitan karena harus menanggung semua racun yang di deritanya
aku melihat dalam tubuhnya,ada banyak racun yang mengendap di tubuhnya,semua racunnya,adalah racun langka,penawarnya pun sangat sulit untuk di dapatkan,karena
penawarnya ada padaku,aku akan membantunya untuk menyembuhkan racun yang ada di dalamnya."Terang Jilin.
Fei mendengar perkataan Jilin hanya bisa membulatkan mata,benarkah Jilin,"Tapi jika aku melihatnya,dia seperti orang baik baik saja,tubuh nya juga segar bugar,kulitnya juga tidak kering,atau tubuhnya kurus,dia terlihat seperti tidak apa apa."ucap Fei tidak percaya.
Jilin mendengar perkataan Fei hanya bisa tertawa di tahan,"Kau tau Racun yang dia terima itu salah satu racun langka,atau sangat langka,racun itu akan menyebar ke dalam tubuh dengan perlahan lahan,setiap penyebarannya,akan terasa sakit luar biasa
dan keuntungan efek itu ialah kulitnya,atau tubuh nya akan baik baik saja,seperti orang normal dan juga bisa melewati hari hari dengan biasa,dan juga bisa mengeluarkan kekuatan kita,sedangkan untuk kerugiannya
tubuh bagian dalamnya akan terluka parah secara perlahan,dan juga akan menderita
kesakitan yang luar biasa sakitnya,jika mengeluarkan kekuatan dengan secara berlebihan,dantian atau tubuhnya akan terluka,dan juga bisa saja mengalami kecacatan,atau orang menyebutnya tidak bisa berkultivasi seperti orang sampah."terang Jilin
Lalu kenapa kau ingin menyembuhkanya Jilin.
""Oh jika itu karena dia tampan,"kekehnya."sebenarnya aku juga tidak tau kenapa aku ingin sekali menyembuhkan pria sombong itu,batin nya.
"Hah ayolah Bikin kau ini,apa ka setiap pria tampan kau akan mendekatinya atau menyembuhkan nya Jilin."ucap Fei jengkel.
"Tergantung Fei,kau tau setiap apa yang aku
lakukan itu tidak gratis,mereka ahrus membayarnya dengan mahal,aku hanya senang melihat pria tampan Fei,mataku sangat segar jika melihat yang menurutku bagus."kekehnya.
Di saat sedang mengobrol Jilin dan Fei di kagetkan dengan patriak.
"Maaf nona nona mengganggu perbincangan kalian,karena kalian adalah juara dari peserta. kalian ikutlah dengan ku untuk mengambil hadiahnya."ucap Patrick itu.
Fei dan Jilin mengangguk dan mengikuti patriak,mereka berjalan lumayan lama,melewati banyak pintu,dan juga lorong
setelah sampai di tempat tujuan Jilin melihat Chen dan yang lainya terkecuali,"Xia zhu
sepertinya putri Xia Zhu masih terkena efek Pelumpuhnya,Ucap Fei.
Jilin terkekeh dengan penuturan Fei"Kau benar Fei.
Chen melihat kedatangan Jilin tersenyum
"Hei kenapa kau seperti tidak senang,kau kan sudah menjadi juara pertama,kenapa kau
diam saja.ucap nya.
"Jadi jika aku menang aku harus senang dengan melompat lompat seperti ini."sambil diperagakan.
"Jilin sudah,kau ini apa ka kau tak malu,lihat lah semua mata tertuju padamu kau ini,tidak
bisa melihat situasi."ucap Fei.
mereka yang melihat Jilin sweetdroop,
"Dia sangat liar sekali."
Dia tidak punya malu."
dan banyak juga bisik bisik tetangga,Jilin yang mendengar bisikan dari orang orang tidak ingin ambil pusing.
BAIKLAH MOHON TENANG SEMUANYA
KARENA SEMUANYA SUDAH BERKUMPUL AKU AKAN MEMBERIKAN HADIAH UNTUK KALIAN.
UNTUK JUARA PERTAMA SILAHKAN MAJU
JILIN MAJU KEDEPAN DSN MENERIMA HADIANYA.
Patriak jika aku boleh tau ini telur apa,apakah ini telur ayam,sambil membolak balikan telur
"Hei kau ini,ini bukan telur ayam,ini adalah telur berharga,telur ini akan menetas jika kau bisa membuka segelnya,dan mengontraknya hidup dan mati."terangnya.
Memang membuka segelnya seperti apa,ini seperti hewan yang lainya kan jika ingin mengontraknya harus meneteskan darahku.
Kau memang benar nona,jika ingin membuka segelnya kau harus meneteskan darahmu,tapi keistimewaan telur ini ialah,dia bisa menolak tuanya jika dia merasa tuanya tidak sesuai dengan keinginannya.
"Memang nya ini jenis hewan apa
kenapa,dia bisa menolak tuanya jika tidak sesuai keinginan nya,tapi bagaimana cara menolaknya,dia kan sekarang hanya sebutir telur."ucap jilin sambil melempar lemparkan telur itu.
"Jika kau bertanya jenis hewan apa
aku juga tidak tau,tapi telur ini
sangat kuat,jika telur ini tidak ingin dikontrak olehmu,telur itu akan menghilang dan mencari tuan yang baru."ucap patriak itu.
"Baiklah aku mengerti,"sambil memasukan telur kedalam ruang penyimpanan,Qisuan kau urus telur itu,jangan sampai pecah.ucapnya.
Qisuan yang melihat telur itu terkejut."ini telur Qilin!,dari mana orang itu menemukan telur legenda ini?,batinnya.
"Hm baiklah tuan."sambil membawa telur itu.
Oh ini ambilah,sambil memberikan sepuluh kantung koin emas.
"Waah banyak sekali uangnya."Dengan mata yang berbinar binar,walaupun Jilin tidak kekurangan uang tapi jika ia diberi uang tentu saja dia tidak akan menolaknya.
Patriak melihat kelakuan Jilin geleng geleng kepala,"Hah gadis yang langka,sambil terkekeh,"Bagaimana kau senang nona.
Tentu saja saya senang Patriak,makasih patriak sambil memasukan koin ke dalam ruang penyimanan,setelah memasukan koin Jilin pergi ke tempat Fei.
"Kenapa lama sekali Jilin,apakah ada sesuatu yang salah."tanya fei pemasaran.
"Hm Tidak ada Fei semuanya baik baik saja."ucap Jilin sambil tersenyum senang.
Fei hanya mengangguk sebagai jawabannya.
Chen maju dan mengambil hadiahnya,Chen menerima gulungan kertas dan juga sembilan kantung koin mas,"Terima kasih patriak.",dan berlalu.
Fei berjalan ke arah patriak dan menerima gulungan dan juga delapan kantung koin,setelah berterima kasih Fei berjalan ke tempat semula.
BAIKLAH KARENA SEMUANYA SUDAH MENDAPATKAN HADIAH MASING MASING
JUARA SATU MENDAPATKAN TELUR HEWAN KONTRAK DAN SEPULUH KANTUNG KOIN MAS,JUARA DUA MENDAPATKAN SATU ARTEPAK LANGKA DAN SEMBILAN KANTUNG KOIN,JUARA TIGA MENDAPATKAN SATU JURUS JITU DAN JUGA DELAPAN KANTUNG KOIN EMAS,DAN JUARA EMPAT DAN LIMA MENDAPATKAN SATU GULUNGAN DAN LIMA KANTUNG KOIN EMAS,JUARA ENAM DAN TUJUH MENDAPATKAN EMPAT KOIN EMAS,JUARA DELAPAN DAN SEPULUH MENDAPATKAN TIGA KANTUNG KOIN EMAS,BAIKLAH KARENA SEMUANYA SUDAH MENDAPATKAN HADIAH KALIAN BISA PULANG KERUMAH MASING MASING.
SEBELUM PERGI MEMBERIKAN PENGHORMATAN KEPADA PATRIAK
TERIMA KASIH PATRIAK SAMBIL MEMBUNGKUK.
PATRIAK MELIHAT KELAKUAN MEREKA
TERSENYUM DAN MELAMBAIKAN
TANGANNYA,HM KALIAN BISA BANGUN
...----------------...
"Fei kita makan dulu aku sudah lapar."sambil memegang perutnya.
"Hn,baiklah,"Jilin kita cari kedai terdekat dari
sini,fei dan Jilin berjalan menyusuri pasar,saat melewati,gang sempit,Jilin melihat anak kecil dengan pakaian compang camping muka kucel dengan di penuhi lumpur kering
Jilin menghampiri anak kecil itu,Fei mengikuti Jilin dari belakang.
"Hm kenapa kau mengemis?,memang nya kemana orang tua mu?,"tanya Jilin.
"Orang tua ku sudah meninggal! dan aku tidak punya kerabat,atau sodara terdekat,aku hanya bisa mengemis!,untuk bertahan hidup."terangnya.
"Hm begitu,apakah kau mau ikut dengan kami
aku tidak punya adik,jadi aku bisa merawatmu dengan baik,aku tidak akan mempekerjakan mu atau pun jadi budakku,kau akan menjadi adiku."Ucap Jilin.
"Apa kah kau serius Jilin akan merawatnya,lalu bagaimana dengan kaisar nantinya?."tanya fei.
"kau tenang saja Fei masalah kaisar bisa aku urus nanti,kau tenang lah."terang Jilin.
"Jadi apakah kau mau ikut dengan kami,ucap Jilin dengan antusias.
"Hn,aku akan ikut bersama kakak kakak."sambil menunduk malu.
Jilin dan Fei terkekeh melihat tingkah anak kecil itu.
"Siapa namamu."tanya jilin sambil tersenyum manis.
"Panggil aku young Sheng!."ucapnya dengan menunduk.
Hei kenapa kau menunduk aku ini ada di depan mu bukan berada di bawahmu.
Young Sheng mendengar perkataan Jilin langsung menatap Jilin,tapi menunduk lagi.
"kenapa kau menunduk lagi hm."sambil memegang pipi young Sheng dengan lembut.
"Kata ibuku,jangan menatap mata seseorang secara langsung itu tidak sopan."tuturnya.
Jilin dan fei tersenyum mendengar perkataan young sheng.
"Kau ternyata anak patuh,baiklah ayo kita ke toko pakaian kita akan membeli pakaian untuk young Sheng."ilin menggendong
young Sheng,Fei kita harus mencari toko terdekat,hm baiklah,Jilin sebaiknya aku saja yang menggendong young Sheng.
"Tidak apa apa Fei,biar aku saja,dia sangat ringan."ucapnya sambil mencubit pipi young Sheng.
"Hm kakak apakah kakak tidak jijik dengan tubuhku ini,aku kotor dan bau."ucapnya sambil menunduk.
"Tidak kau sangat tampan young'er."ucap Jilin sambil menatap yong Sheng.
"Nah kita sudah sampai ayo kita masuk."ucap Fei.
Banyak orang orang Menatap young Sheng dengan jijik,tapi Jilin dan Fei acuh tak acuh
"Fei ini tolong gantikan pakaian young'er
aku akan mencari baju ganti lainya."ucap Jilin sambil berlalu.
"Hn,baiklah Jilin,young Sheng dan Fei kebelakang untuk membersihkan diri young Sheng,setelah mereka berdua pergi Jilin
langsung mencari Baju yang menurutnya cocok dengan tubuh young Sheng,Jilin tidak tanggung tanggung,membelikan pakaian untuk young Sheng sangat lah banyak, dan sangat lengkap serasa sudah cukup,Jilin pergi ke kasir,dan membayar semuanya setelah sudah bayar Jilin memasukan pakaianya ke ruang penyimpanan.
"Jika nanti kedua saudaraku mencari ku,kau
tinggal bilang saja jika aku menunggunya di luar,dan ini untuk mu."sambil memberikan uang sekantung koin penuh.
wanita itu terkejut dengan koin Yang diberikan Jilin,tapi nona ini terlalu banyak.
"Ambilah uang ini untuk berobat ibumu,aku tau ibumu sedang sakit."ucap Jilin sambil berlalu.
Wanita itu terkejut dengan ucapan Jilin.
"Nona dari mana anda tau jika ibu saya sedang sakit."
"Kau tak perlu tau aku tau dari mana,dan ambilah pil ini,ibumu hanya demam biasa,karena ibumu tidak di periksa ke tabib
jadi demam ibumu menjadi sangat parah,
kau tidak usah khawatir,pil ini adalah obat bukan racun."terangnya lagi.
Wanita itu menangis,terima kasih nona,tapi aku tidak punya apa apa,untuk membalas kebaikan nona."ucapnya.
"Kau tak perlu membalasnya,aku melakukanya dengan tulus dan tanpa pamrih,ini ambilah kertas ini,kertas ini bukan lah sembarang kertas,jika kau dalam keadaan terdesak,bakar kertas ini,kertas ini adalah kertas pemanggil,Kau hanya membakarnya,maka aku akan langsung ada untukmu.ucapnta lagi.
Wanita itu menerima kertas yang diberikan Jilin,"Terima kasih nona.."
"Bukan apa apa."sambil berlalu pergi.
"ternyata di dunia ini masih ada orang baik,dan tulus membantu orang orang dalam kesusahan,aku berjanji jika ada kesempatan aku akan membalas kebaikanmu,sambil menitikan air matanya,"batinya
lamunan wanita itu tersadar setelah ada orang yang memanggilnya,."Hah iya."
"Maaf nona mengagetkanmu,"Apakah kau melihat saudariku,tadi katanya dia sedang memilih pakaian untuk adiku,sambil melihat young sheng."young Sheng yang di tatap kakaknya hanya menganggukan kepalanya.
"Hn,iya tadi saudarimu memberikan pesan
kalo dia menunggu kalian di luar." ucap wanita itu dengan sopan dan ramah.
"Hm baiklah terima kasih nona."ucap Fei dengan tak kalah ramahnya.
Fei dan young Sheng keluar dari toko pakaian
Hm dimana ya Jilin katanya menunggu di luar Tapi aku tidak bisa melihatnya.
Setelah lumayan lama menyusuri akhirnya Fei menemukan Jilin sedang memakan manisan di pinggir jalan.
"Kau ini aku dari tadi mencarimu,kenapa kau jauh sekali sih perginya lihat young'er sudah kelelahan."ucap Fei dengan wajah kesalnya.
"Hehehehe maaf kan aku ya young'er,waaah kau sangat tampan jika di dandani."ucap Jilin dengan antusias,baik lah ayo kita cari makanan.
Mereka bertiga Mencari kedai,"Nah itu kedai
nya ayo kita masuk dan makan.ucap Jilin sambil memakan manisan di tangannya.
Mereka bertiga masuk dan mencari tempat duduk,."Hm kita ke lantai dua saja disini terlalu berisik,sambil naik ke lantai dua,kita duduk didekat jendela saja,"mereka berjalan ke arah meja di pojok dekat dengan jendela,setelah mereka,duduk Jilin memanggil pelayan.
"Iya nona mau pesan apa saja."
Berikan makanan terbaik dan teh terbaik,apakah disini ada susu?."tanya Jilin.
"Tentu saja ada nona!."
"Baiklah aku mau susu terbaik untuk adiku."sambil melihat young Sheng.
"Baik nona,mohon tunggu sebentar."ucap pelayan itu.
"Kakak terima kasih kalian sudah baik dan peduli padaku."ucapnya sambil tersenyum
"Hei kau ini adalah adiku,jadi sudah sepantasnya jika kita peduli dan sayang padamu.tutur Jilin.
"Benar kata kakak Jilin, kau tak usah sungkan
atau canggung,jika butuh sesuatu atau perlu apapun itu kau bisa meminta bantuan kepada kakak kakak mu ini,ucap Fei.
"Kakak terima kasih,aku seperti bermimpi bertemu dengan orang berhati mutiara."
sambil tersenyum.
"kau terlalu berlebihan young'er."sambil mengacak rambut young'er,nah itu makanan nya,sambil menunjuk waahh aku sudah lapar dari tadi,pelayan langsung menata makanan dengan jumlah banyak.
"Jilin apakah kau yakin bisa menghabiskan
makanan ini terlalu banyak menurutku,bahkan ini akan cukup jika di makan sepuluh orang."sambil melihat lihat makanan.
"Kau tenang saja,disini ada adik kita jadi kita bertiga lah yang akan menghabiskan manakannya."ucap Jilin sambil melihat makanan mana dulu yang akan di makan duluan.
sedangkan lava itu yg dimuntahkan gunung berapi