NovelToon NovelToon
Black Shadow

Black Shadow

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Petualangan / Horor / Thriller / Tamat
Popularitas:46k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ratu Arin

Awal Judul Ada & Tiada

Berawal dari kesurupan massal di malam puncak penerimaan mahasiswa/i baru menjadi titik awal temu mereka. Saling menyadari bahwa mereka sama, sama-sama hidup diantara mereka yang tiada namun sebenarnya ada.

Kisah tentang perjalanan sekelompok anak muda yang memiliki kemampuan sixth sense, melihat apa yang semestinya tidak terlihat, dan merasakan kehadiran mereka yang tak tersentuh.

Akankah mereka bisa menjalani hidup normal seperti orang lain?

Kisah mereka akan hadir setiap hari pukul tujuh malam. Jangan baca sendiri, siapa tahu kau sedang tak sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratu Arin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Body Rafting

"Daripada kita urusin mereka yang tidak jelas, bagaimana kalau kita cari tempat yang seru untuk rafting." ujar Ochi, Ochi sangat menyukai olahraga extreme, seperti rafting.

"Boleh tuh, sepengetahuan ku, di Djogja ada tempat rafting yang seru, kebetulan ini lagi pertengahan musim hujan dan kemarau, ada di daerah dekat Magelang - Djogja, namanya sungai Elo, disana memang tempat wisata body raftig gitu." ujar Awan. Awan memang suka sekali traveling, terlebih karena urusan pekerjaannya pun tak jauh dari soal pergi dari satu kota ke kota yang lain, jadi pengetahuannya akan dunia travel lebih banyak.

"Boleh, mungkin kita butuh waktu satu jam untuk pergi kesana dari Djogja, jadi semuanya mau ikut atau ada yang ingin menunggu saja?" tanya Ari, ia mengedarkan pandangannya ke setiap wajah teman-temannya.

"Ra, kau kenapa?" tanya Ocha, Haura tiba-tiba saja seperti ada rasa trauma jika mendengar atau pergi ke daerah-daerah perhutanan, beda dengan Anita yang sangat menyukai hutan dan alam.

"Aku takut Kak, kalau jatuh bagaimana?" tanya Haura ke Ocha, Ocha pun merangkul Haura untuk menenangkan adiknya.

"Tenang saja, kita kan bisa berdoa, di sini juga ada Kak Al, Kak Ari, Kak Awan, Aldi, dan Kak Dewa semua pasti menjaga kita dari segala resiko terburuk." kata Ocha mencoba meyakinkan Haura. Entah kenapa Aldi yang menatap Haura sangat yakin jika yang sedang berada di sekitar mereka bukanlah Anita karena Haura tidak menyukai alam.

Haura pun akhirnya luluh dan ikut pergi ke tempat rafting. Mereka semua sudah bersiap pergi menuju perbatasan kota Magelang dan Djogja. Sepanjang perjalanan Aldi terus menatap sendu ke Haura yang yang sedang tertunduk lesu, Aldi masih saja mencoba meyakini dirinya sendiri jika Haura memang bukan Anita, Aldi memang ikut mengebumikan Anita, tapi Ari dan Aldi masih tidak bisa bangun dari keterpurukan yang mereka alami, yang satu tidak bisa menerima kehilangan adik perempuan satu-satunya, yang satu lagi tidak bisa menerima kehilangan separuh hatinya, naas namun begitulah takdir, saat Tuhan mengambil apa yang ia titipkan tidak akan ada yang bisa menahannya, karena semua yang hidup akan mati dan kembali ke Illahi. Sesampainya mereka di tempat rafting, mereka semua pun turun dari mobil.

"Arghhhh ...." teriak Ochi yang begitu senang melihat pemandangan alam, teriakan Ochi sontak membuat Awan mencibirnya.

"Cih, dasar norak!" celetuk Awan ke Ochi, Ochi yang dicibir pun tak terima, saat Awan berjalan Ochi merentangkan kakinya mencoba untuk menjahili Awan, dan keisengannya pun berjalan sempurna, Awan hampir saja terjatuh karenanya.

"Kau!" ucap Awan sambil melototi Ochi, ia berkacak pinggang menatap Ochi yang tidak ada rasa bersalahnya sama sekali.

"Opps, sorry ...." ucap Ochi, ia berpura-pura merasa tidak bersalah ke Awan atas tingkahnya yang hampir membahayakan Awan, dan berlalu pergi menyusul Ocha.

Awan yang dijahili oleh Ochi pun kesal dibuatnya, tingkah keduanya pun tertangkap mata Al dan Ari, mereka berdua saling sikut menyikut saat melihat Awan dan Ochi yang saling ribut seperti Tom & Jerry. Al pun menghampiri Awan dan menepuk pundak sepupunya itu.

"Ochi masih jomblo loh Wan, cantik pula, aku akan jadi orang pertama yang merestui hubungan kalian." ujar Al sambil menepuk-nepuk pundak sepupunya itu. Awan yang mendengarnya pun langsung menepis tegas tangan sepupunya.

"Jangan aneh-aneh kamu Al." ucap Awan pada sepupunya itu dan langsung pergi meninggalkan Al dan Ari dibelakang.

Ari dan Al pun berjalan mengikuti mereka yang lebih dulu di depan, sesampainya dibawah pemandu rafting pun memberikan penjelasan dan instruksi ketika bermain rafting, Aldi terus saja memperhatikan Haura yang sedang tersenyum ke Ocha dan Ochi.

"Jangan di lihat terus, semakin kau melihatnya semakin kau tidak akan bisa menerima kematian Anita." ucap Al pelan ke Aldi. Aldi yang mendengarnya pun langsung menoleh ke Al.

"Ah, aku hanya merindukannya Kak." lirih Aldi. Al yang mengerti akan apa yang di ucapkan Aldi pun hanya bisa menepuk pelan pundak Aldi memberikan sepupunya itu kekuatan agar lebih bisa menerima kenyataan.

Mereka pun mulai menaiki perahu masing-masing, Al, Ocha Ochi dan Awan dalam satu perahu karet yang sama, sedangkan Haura, Arindita, Dewa dan Aldi dalam di perahu karet lainnya. mereka pun mulai melakukan rafting di siang hari dengan begitu bahagia. Haura yang awalnya takut pun mulai bisa membaur dan mengatasi ketakutannya.

Volume air yang cukup banyak hari itu membuat acara rafting mereka terasa lebih seru, dan mendebarkan. Terkadang perahu yang dinaiki Haura dan Aldi hampir saja berbalik, namun setiap kali kejadian buruk akan terjadi Aldi mencoba melindungi Haura dari belakang, terkadang ia memegang tangan Haura, menarik lengan Haura, apapun Aldi lakukan untuk melindungi Haura dari segala resiko buruk saat rafting.

Tatapan Haura dan Aldi terkadang saling bertemu satu sama lain, namun sama-sama mereka tepis, karena kegiatan rafting yang menguras tenaga membuat Al dan si kembar tidak menyadari bahwa ada interaksi intens antara Aldi dan Haura.

Perahu Al dan Aldi lebih dulu sampai di tepi sungai, Al lebih dulu turun untuk membantu si kembar turun, Al sengaja meninggalkan Haura untuk memberikan Aldi kesempatan mendekati Haura, Aldi yang lebih dulu turun pun memberikan uluran tangannya ke Haura untuk membantunya turun. Haura pun menerima uluran tangan Aldi.

"Terima kasih." ucap Haura sambil tersenyum manis ke Aldi. Lagi-lagi hati Aldi berdegub kencang saat melihat Haura tersenyum kepadanya.

"Ah sial! Kenapa hati ku jadi tak karuan seperti ini si!" rutuk Aldi dalam hati, mereka menaiki anak tangga yang begitu licin untuk bisa kembali ke atas dan berisitirahat. Aldi masih berjalan di belakang Haura tapi entah kenapa kini Haura diam.

"Kenapa berhenti?" tanya Aldi pada Haura, Haura pun menarik tangan Aldi agar Aldi berdiri sejajar dengannya.

"Bukankah berjalan sejajar lebih seru?" tanya Haura sambil tersenyum dan memegang lengan Aldi agar dirinya tidak kepeleset. Aldi yang menyadari tangan Haura mendarat di lengannya pun menatap tangan Haura lalu menatap wajah gadis itu.

"Ah, maaf aku reflek tidak sengaja." ucap Haura, ia mencoba melepas genggaman tangannya di lengan Aldi namun Aldi menahannya, dan merangkulkan kembali tangan Haura ke dalam lengannya.

"Ayo!" ujar Aldi sambil tersenyum. Haura yang diperlakukan seperti itu pun hanya bisa tersipu malu. Mereka berdua kini menaiki anak tangga sambil berjalan berdampingan. Entah kenapa Aldi merasakan bahagia di hatinya kini bahwa Haura sudah bisa menerima kehadirannya.

Mencintai dalam diam itu memang sulit, tapi lebih sulit menahan sakit dalam diam, karena sakit itu tidak bisa diobati oleh apapun kecuali diri sendiri.

Bersambung ....

1
rara fan
astaga, diriku sangat rindu
rara fan
even it's from a long time ago, I'm still have butterflies in my stomach
rara fan
udah setahun yaa
rara fan: ceceee😭😭😭
total 2 replies
Lussy_ᶻᵃᵃ(off)
yeyyyyyyy pas buka dan download lagi Noveltoon..novel ini akhirnya up😍😍
semangat Kaka Arin...lanjuttt yaaa
💜ᴀʏ᷍ʏ ᷧ ᷠ ᷚ
pertamaaa
💜ᴀʏ᷍ʏ ᷧ ᷠ ᷚ
semangatttt Kakak cantikku😘😘
☘●⃝§ 玫瑰_khan⁴⁰⁴🎴
asih kak ayin love you
💜ᴀʏ᷍ʏ ᷧ ᷠ ᷚ
up kak rin
💜ᴀʏ᷍ʏ ᷧ ᷠ ᷚ
kak Arin lanjutin lagi episode nya walupun gaada lagi fams nya
achaaa_AlisyaJeslynchaniago
sakit ya kalo kita dianggap orang lain bukan diri kita sendiri😭😭huaaaaa😭😭😭😭😭
achaaa_AlisyaJeslynchaniago
ekhem ekhem ada yg di cium nih😋🤣🤣
achaaa_AlisyaJeslynchaniago
khem khem ada yg naksir nih😂😂😂
achaaa_AlisyaJeslynchaniago
aku juga punya sahabat campur² namanya okta, dea, izmi, diva, amel, kiran, rizki dan si rizki itu cowo sendiri tapi kita gk pandang cewe cowo kita kalo kumpul kayak gitu seru seruan tp karna sekarangan corona kita cmn lewat chatting atau video call😭😭😭sediihh banget gk bisa kumpul bareng
🦩Robin: Thans Acha sudah mampir dan share tentang sisi kamu :)
salam hangat :)
total 1 replies
L A
Thor ceritanya bagus, tapi yg agak mengganggu ttg kebiasaan merokok, klo boleh jangan terlalu banyak diceritakan ttg cowok2 saat merokok...syukur klo bisa di skip aja 😍
delesia
bagus 👍👍 Aldi cowok gentle
delesia
ocha kan sama bang Keenan😁
delesia
kasihan Aldi..
kalo Ari suka Haura Krn sbg adik saja kan
Dhewie Puspita
meninggalkan kedua adiknya sendirian...kalimat aneh & salah.... membungkukkan kepala...aish !! yg betul menundukan kepala...
Dhewie Puspita
tokohnya langsing keluar banyak ya...berani banget thor
Lussy_ᶻᵃᵃ(off)
aku kira mau kencan dan ngatain perasaannya...
TPI aku terharu Aldi bisa juga mengikhlaskan Anita dan TDK menganggap Haura bayangan nya Anita...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!