NovelToon NovelToon
The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / One Night Stand / Tamat
Popularitas:22.7M
Nilai: 5
Nama Author: Winda keenandra

Bagaimana jadinya jika seorang laki-laki dan perempuan yang tidak saling mengenal terjebak pada situasi yang mengharuskan mereka menikah?

Zivanya Anindita
Gadis berusia 19 tahun harus tinggal di kota besar seorang diri untuk menempuh pendidikan di bangku kuliah. Dia harus bekerja part time untuk menambah penghasilannya.

Kenzo Julian Abram
Seorang pengusaha yang sangat dingin. Dia hanya memikirkan pekerjaan dan tidak memikirkan pernikahan hingga kedua orang tuanya memberikan ultimatum

Ikuti kisah Kenzo dan Vanya yang harus menikah karena kesalahpahaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda keenandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil??

Pukul 01.20 mobil yang ditumpangi Kenzo dan rombongan terlihat sudah memasuki kota kelahiran Vanya. Mereka memutuskan untuk menginap di hotel yang ada di dekat aloon-aloon kota tersebut. Sebelumnya, Vanya sudah memberitahu kedua orang tuanya jika dia akan pulang bersama beberapa orang temannya. Vanya tidak memberitahu orang tuanya jika dia akan datang bersama dengan Kenzo dan keluarganya.

Sesampainya di hotel, mereka memesan empat kamar, satu kamar untuk orang tua Kenzo, satu kamar untuk Vanya, satu kamar untuk Kenzo dan satu kamar untuk Reyhan dan sopir keluarga Kenzo. Karena susah sangat lelah, mereka langsung tertidur begitu sampai di dalam kamar masih-masing.

Keesokan harinya setelah sarapan, mereka bersiap-siap untuk berangkat menuju rumah Vanya. Vanya memberikan petunjuk kepada sang sopir jalan menuju rumahnya. Setelah sekitar dua puluh menit berkendara, mereka telah sampai di depan rumah Vanya. 

Terlihat rumah yang bercat putih dengan taman yang ada di depan dan samping kiri rumah yang dipenuhi dengan banyak bunga. Meski tidak luas, tapi tanaman yang ditata sedemikian rupa sehingga membuat kesan luas. Vanya dan rombongan segera turun dari kendaraan. 

Pak Wahyu, ayah Vanya yang sedang membawa setundun pisang langsung menghentikan langkahnya. Beliau segera berjalan menghampiri sang putri beserta rombongannya. Vanya yang melihat sang ayah berjalan mendekat segera menyambutnya. Diraihnya tangan kanan sang ayah kemudian dikecupnya. Kenzo dan Reyhan yang melihatnya juga segera melakukan hal yang sama. Pak Wahyu mengernyitkan dahinya ketika mendapati Kenzo dan Reyhan juga melakukan hal yang sama. Namun, beliau tidak mempermasalahkan hal itu. Setelah bertegur sapa sebentar dengan para tamunya, pak Wahyu segera meminta para tamunya untuk memasuki rumah.

Mama Tari sangat senang sekali. Dia merasa nyaman berada di sana. Udara yang sejuk, tidak banyak polusi, tidak bising membuat tubuh dan pikirannya merasa rileks. 

Bu Ratna, ibu Vanya juga menyambut kedatangan Vanya beserta rombongannya. Mereka terlihat duduk mengelilingi kursi yang ada di ruang tamu tersebut. Vanya dan ibunya segera membuatkan minuman dan membawakan camilan juga.

Ketika masih berada di dapur, bu Ratna bertanya kepada Vanya.

"Zi, siapa sebenarnya mereka?" Tanya ibu. "Sepertinya mereka berasal dari keluarga kaya," lanjut ibu.

Vanya bingung bagaimana menjawabnya. Dia hanya menggaruk-garuk tengkuknya yang tidak gatal. 

"Eehhmmm, nanti deh biar Zizi jelaskan. Sekarang kita ke depan dulu ya bu," kata Vanya. Ya, Vanya memang biasa dipanggil Zizi jika di rumah. Teman-teman SD nya juga biasa memanggilnya begitu. 

Setelah menyiapkan minum dan makanan ringan, Vanya dan ibu membawanya ke depan. Vanya melihat sang ayah tengah berbicara dengan papa Kenzo. Mereka terlihat sangat akrab sekali.

Vanya melirik Kenzo. Dia melihat jika laki-laki itu juga tengah menatap ke arahnya. Vanya mengerucutkan bibirnya sambil mendudukkan diri di samping ibunya.

Melihat semuanya sudah berkumpul, papa Mike, berdehem untuk menarik perhatian semua yang ada.

"Pak Wahyu, bu Ratna kami mohon maaf jika kedatangan kami semua kesini mendadak dan merepotkan bapak dan ibu. Kami mohon maaf untuk itu," kata papa Mike.

"Tidak apa-apa pak Mike, kami sangat senang bapak dan ibu berkenan datang ke gubuk kami ini. Kami merasa sangat terhormat sekali telah kedatangan pemilik Abram Corp. Kami mohon maaf tidak memberikan sambutan yang layak untuk anda sekeluarga,'' jawab ayah

"Kami sangat senang sekali Pak, Bu. Ini sudah lebih dari cukup," kata papa. "Sebelumnya, kami mohon maaf jika kedatangan kami kemari sangat lancang. Kami berniat untuk meminang Vanya, putri bapak dan ibu untuk putra kami, Kenzo secepatnya," lanjut papa sambil menepuk bahu Kenzo pelan. 

Kenzo yang mendengar perkataan sang papa mendadak gugup. Entah mengapa keringat dingin tiba-tiba merembes keluar dari dahinya. Tangannya juga terasa sangat dingin. Bahkan, perutnya terasa kram karena saking tegangnya.

Ayah dan ibu Vanya terkejut setelah mendengar perkataan papa. Mereka menoleh menatap Vanya secara bersamaan. Vanya yang mendapat tatapan penuh tanya dari kedua orang tuanya bergidik ngeri. Dia sudah memprediksi hal ini sejak semalam. Orang tuanya pasti akan bertanya-tanya tentang rencana pernikahan itu. Dan, Vanya bisa menebak arah pemikiran orang tuanya. Mereka pasti berpikir jika dirinya sudah berbadan dua. Vanya hanya bisa mengkerut di tempat duduknya. Dia masih sedikit takut menatap wajah kedua orang tuanya.

"Eehhmm maaf pak Mike, kenapa secepatnya. Vanya masih semester tiga kan, apa nanti tidak apa-apa jika masih kuliah terus menikah"? Tanya ayah.

Papa Mike tersenyum sebelum menjawab pertanyaan ayah. "Tidak apa-apa pak, kami bisa menjamin untuk hal itu," jawab papa Mike. "Lalu, kenapa buru-buru? Kami ingin segera menjadikan Vanya sebagai menantu kami. Anak kami, Kenzo sudah tidak sabar ingin segera menikah. Saya kira, akan sangat riskan sekali jika tidak segera menikahkan mereka," lanjut papa Mike sambil tersenyum.

Mendengar jawaban papa Mike, kini giliran ibu yang bersuara. "Kamu hamil Zi?" Tanya ibu dengan suara keras tertahan.

.

.

.

.

.

\=\=\=\=\=

mohon maaf slow up ya,

masih harus uwer ini di dunia nyata 🤭🤭

1
Dinatha
makan pisang ya Banya?🤣🤣🫣😁
Dinatha
ya ealah...
Nama terkenal doang Kenzo dan Rey..
aslinya sih Buambangg 🤣🤣🤣
Dinatha
25 tahun? 🤣🤣🤣
temanmu hanya sebatas untuk menyenangkan hatimu saja..
dalam hati mereka bilang 52 tahun 😁😁🫣
Ani Haryani
kata mendengus kesal sering banget
Rossa Simangusong
kenapa??? kenapa harus dia yg jadi asisten Kenzo??? 😭😭😭
Febri Ana
ha ha lanjuutt thor
Febri Ana
ha ha lanjuuttt
Febri Ana
ha ha bingung deh vanya
Pujianto Ajha
Luar biasa
Yuri shina
Yuri shina
“”””
queen_umi252
kecil banget burung emprit.. 😁😁
Febri Ana
aduh fida lucu dan gesrek aku jadi gemes
Nia Juniawati
bagus sekali ceritanya
Annysa Idris Sanga
untung Kenzo TDK gengsian👍👍
Fadillah Ahmad
Alasan: karena masih ada taypo di beberapa bab,dan menyulitkan saya untuk membaca nya. Terima kasih.
Dess
😆😆siap siap Cakar cakaran nih
ika
pokoknya ini novel bener" bagus 😘😘🥰🥰
ANDI RAHMAN
ok
Endang thin
othor ini sekolahnua dmn ya??? kok bisa dpt buanyaaakkkk istilah2 yg absyur koyo begono thor???🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!