NovelToon NovelToon
Ganti Status... (?)

Ganti Status... (?)

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:381.2k
Nilai: 5
Nama Author: green_light

"Sekarang status kita sudah berbeda. Aku bukan lagi Kakak Ipar mu, dan kamu bukan lagi Adik Ipar ku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green_light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Kami menyiapkan makan malam ala lesehan. Karena permintaan Fahri, jadi nya aku menyusun makanan seperti ini, gak banyak macam nya sih, karena cuma ada Ayam goreng, tempe, tahu, dedaunan dari taman samping, ada sosis bakar juga, cah kangkung dan gak ketinggalan kerupuk yang bikin kriuk-kriuk.

Kata Fahri biar bisa lebih mengakrabkan diri, karena ketika mereka di hutan, pasti makan nya begini. Aku pun mengerti, dengan begini juga suasana kekeluargaan nya terasa kental.

Masing-masing dari mereka mengambil tempat untuk makan, para wanita berada si sebelah kiri dan para pria di sebelah kanan, Karena posisi Fahri di ujung, jadi Aku duduk di sebelah nya.

Mereka gak curiga sih, karena kan Aku tuan rumah nya. Sambil makan, sambil berbincang-bincang, Anggi si cowok kacamata rambut keriting bilang "Ini masakan kakak?"

"Kenapa? Ada yang kurang? tak sedap kah masakannya?" tanyaku buru-buru

"Eh, enggak kak, Aku baru pertama kali makan makanan seenak ini, selama kerja keluar masuk hutan cuma ikan kaleng sama mie instan yang ku makan, jadi masakan kakak ngingetin Aku sama masakan mamak ku kak, enak kali. Entah udah berapa tahun Aku gak makan kek gini.." lanjut Anggi

Aku hanya tersenyum menanggapi celotehannya, seneng sih, makanan yang Aku buat di puji. "Ah enggak semua kok, nih di bantu para bidadari ini, mereka juga bantu masak tadi. Kakak mah jadi mandor aja..hehehe"

"Ah kakak bisa aja, kalo mereka mah bisanya cuma masak aer doank, tau kali kami karna tiap hari bareng.." timpal Budi.

Kami semua pada ketawa karena candaan si Budi. "Oh iya kak, suami kakak mana? kok gak ada nampak dari tadi?" lanjut nya.

"Uhuk,,uhuk,,," tetiba Aku tersedak mendengar pertanyaan Budi, seret banget tenggorikan ku, cepat-cepat Fahri memberikan air minum dalam gelas yang sudah di minum nya. Aku langsung ambil dan meminum nya.

"Eh, Kak, maaf kalo pertanyaan Ku salah,," Kata Budi dengan wajah memelas. Aku hanya menggelengkan kepala ku sembari mengatur nafas.

"Tapi, Fahri, yang Ko kasih sama kak Mia tadi kan bekas minum mu, gak sopan kau ya" kata Bang Amir yang lebih tua dari kami semua. Sontak malah Fahri yang keselek, gantian Aku yang kasih minum Fahri.

"Kayak nya Kakak sama Fahri deket banget ya, kayak suami istri..."

Aku hanya diam, gak tau mau nanggepin apa. Di sisi lain emang Aku isteri nya, hanya aja kalian yang gak tau, tapi di satu sisi juga Aku harus bisa nyembunyiin nya, supaya Fahri nyaman, karena ada sang gebetan juga.. Biar Fahri aja yang kasih alasan sama mereka. Aku cuma bisa kasih kode aja supaya dia cepet jelasin ke mereka.

"Hem...hem...." Fahri berdehem.. "Abang Aku udah meninggal, jadi Kak Mia Janda, Ibu sama Ayah sementara tinggal disini, karena mereka sayang banget sama Anak lelaki nya ini, Aku kan disini karena Aku sakit, lagian jarak rumah ini ke tempat kita kerja lebih deket, jadi Ayah sama Ibu usul untuk tinggal sementara disini. Lagian kalo Aku sehat Aku tinggal sama Ibu kok di rumah Ibu"

"Oooo,, Bisa daftar donk kak.." Kata Satria mencoba memecah suasana.

"Daftar apa? Jadi tukang kebun ko disini?" Fahri mencela sebelum Aku menjawab. Wuuuuu.... Satria mendapatkan sorakan dari teman-temannya. Aku hanya bisa menyunggingkan senyum ku. Memang mereka adalah orang-orang yang ramah dan kocak, seneng banget bisa kenal sama mereka.

"Ya udah di lanjut makannya, selesai makan baru lanjut ngobrol lagi.." kataku lagi.

Kami makan dengan seksama, bersih dan tiada yang bersisa kecuali tulang ayam dan tusuk sate. Para cewek membantu ku membersihkan sisa-sisa makanan yang ada, dan sedikit membereskan dapurku.

"Hey, kalian.. Sudah, jangan di bersihkan." Kataku sedikit berteriak. Mereka terkejud dengan suara ku yang meninggi.

"Kenapa kak? Apa kami salah?" kata Andien ragu.

"Kalian itu tamu, gak pantes bersihin dapur kakak, tempat kalian di depan sono, ngobrol-ngobrol, udah ini letakkan aja, biar kakak yang ngerjain semuanya. sana sana..."

Aku mendorong mereka semua untuk mengobrol di ruang tamu bersama teman-teman yang lain. Selesai Aku memberaihkan dapur. Ku keluarkan Dessert dari dalam kulkas untuk ku bagikan pada mereka.

Aku membuat Oreo Cheesecake untuk cemilan malam, karena bahan-bahannya udah ada di kulkas.

Sengaja Ku buat dalam berbagai bentuk, jadi biar ada seni nya juga. Aku sih udah biasa buat yang kayak gini, karena ini salah satu menu di Gerai toko buku ku.

"Silahkan di nikmati... di coba,," Aku letak kan dessert nya di hadapan mereka, mungkin mereka terkejut dengan yang Aku berikan, jadi kebanyakan dari mereka tebengong tak percaya.

"Ini kakak yang buat?" Tanya Vini padaku.

"Iya..."

"Kapan? Kami kok gak tau? Padahal kan kita dari tadi bantuin kakak masak.." lanjutnya.

"Kakak buat nya sebelom kalian dateng, biar dingin masukin ke kulkas dulu,"

"Ternyata kakak itu isteri idaman yah??" kata Wisnu..

"Hah??"

"Iya, udah baik, rajin, pinter masak lagi.. kalo Aku jadi suami kakak, seminggu aja naik berat badan ku saking bahagianya punya isteri kayak kakak" tambah nya

"Woy,, mimpi aja ko sana mau nikahin Kak Mia, mana mau Kak Mia sama Kau yang bulukan." Kata Fahri menyela

"Ngaca..."

"Woooo..."

"Sadar woi sadar..."

Dan begitulah seterusnya Wisnu di ejek sama Fahri en de geng,,,

Aku sih cuma ketawa aja liat keakraban mereka, sungguh luar biasa.

"Enak banget kak.. Emang kakak pinter banget ya buat sesuatu yang enak.." komentar Windi.

"Makasih udah di puji, kalo mau nambah masih ada tuh di kulkas.." jawab ku

" i...." belum sempat Windi menjawab Fahri lagi-lagi menyela "Orang ni kak, jangan di baekin, nanti ngelunjak, di kasih jantung minta Hati, dikasih Hati nginjak pula orang ni "

"Biar lah Ri, gapapa, mereka pulang nanti tinggal itung aja habis berapa porsi dessert nya." Sontak mereka terdiam, jadi itu membuat ku tiba-tiba tertawa..

"hahahaha...Kalian lucu, wajah kalian semua lucu..hahahaha...aduh,, sampe meleleh air mata ku, Maap maap, hah.... ini gratis kok,"

Hahahahaha..mereka yang sadar malah ketawa karena merasa berhasil di bodohi.. Suasana yang ceria kayak gini adalah moment langka di hidup ku.

"Iya,,malam ini gratis, besok kalo mau baru bayar, bisa di cari di Gerai cake sebelah toko buku kakak,"

"Dimana tuh kak?" tanya Windi

"Gerainya disebelah toko Mia's Book and Cake"

"Nanti kapan-kapan kami singgah deh kak..sekalian liat-liat koleksi buku kakak, mana tau ada minat nanti beli" kata Vini

"Iya, wajib itu baca buku, karena buku adalah jendela dunia, memang jaman sekarang udah canggih sih, orang lebih milih pake Asisten gugel daripada baca buku, tapi dengan baca buku kita lebih bisa mengasah otak supaya gak seret .hehehe"

Kami pun berbincang sampai pukul 10 mereka pamit untuk pulang masing-masing. Aku mengantarkan para tamu sampai ke teras depan. Melihat satu persatu dari mereka hilang dari pandangan baru membereskan sisa-sisa yang mereka tinggalkan.

1
Qaisaa Nazarudin
Aku suka ketegasan Mia..Fahri juga dari awal udah di bilangin,KALO GAK SANGGUP DAN RASA KEPAKSA mending gak usah,Itu cuman Amanah,Kamu yg menyanggupinnya tapi malah kamu yg error,Ckk..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan pesawatnya kecelakaan .
Qaisaa Nazarudin
Pasti kecalakaan pesawat nih atau kecelakaan mobil..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan gaya bicaranya,Kayak orang yg mau meninggal,Apa Afri kecelakaan ya? Duh baru juga bahagia Masih penganten baru juga..
Qaisaa Nazarudin
Cara bicaranya Afri kok kayak sesuatu banget,Kayak ninggalin pesan gitu,Apa Afri sakit keras kah?
Siti Junaida
lo r sido demam
QQ
Terima kasih atas karya mu Thor 🙏🙏🙏
QQ
Kok kepeleset tangannya author mau nulis mas Hady malah jadi si Fahri 😁😁😁✌️
QQ
Suka dengan ketegasannya Ami 👍👍👍
Rierudi Laras
😭😭😭😭😭😭
Rierudi Laras
😢😢😢😢
Maryana Fiqa
bagus banget ceritanya 👍👍
terimakasih banyak Thor dah bikin terhibur 🙏🙏
semangat Thor dgn karya selanjutnya 💪💪
green_light: makasih kak, baca juga cerita ku yang baru ya, judulnya Madu?! semoga terhibur...🤗🤗
total 1 replies
Maryana Fiqa
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
green_light: baca juga cerita baru green kakak🤗🤗
judulnya Madu?!
terima kasih..,❤️❤️
total 1 replies
Dewi Suherman
ko aneh ya, org cuma mu pergi amanatnya minta istrinya dinikahi, kayak yakin mu meninggal, memang diceritanya mu meninggal, tp jujur maaf kurang suka ma amanatnya.. harusnya gak perlu bilang nikah dulu, klu lagi sekarat/sakit, baru boleh lah amant gitu. maaf kesannya jadi kaya gmn gituh ceritanya.
Meilia Ra
huh bdohnya kau mia
Meilia Ra
terlalu lebay simia dr awal 😁😁
Narni Wijayanti
kak green bikin cerita asli yesek bener ,karya ya 👍
rahadi nanto
meewwwwwwkkkk,,,😭😭😭😭😭😭😭😭😭⛳
karim Ok
kyknya udah pernah baca...tapi lupa lg
trisss
semangattt berkarya kak.. sukaa ceritaa nya sedih di awal2.. sehat selalu kak green😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!