NovelToon NovelToon
Diakah Jodoh Pilihan Allah?

Diakah Jodoh Pilihan Allah?

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:614.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Fazry Fazriyah

"Biarlah ini menjadi taqdir yang harus aku lalui, bu"
Aku yakin suatu hari nanti Allah akan memberikan jodoh yang Allah Ridhoi untuk, Kia!

Nakia Rahmadhani Aulia, gadis yg berusia 22 tahun. Yang harus mengalami gagal menikah dengan pembatalan yang tak layak, yang membuat kedua orangtuanya kecewa kepada Rendy yang telah memutuskan tanpa alasan yang jelas.
Akankah Nakia bisa menata hatinya, dan menemukan jodoh yang terbaik untuknya?

Ikuti laju cerita cinta Nakia yang penuh luka di hatinya.
Selamat membaca karya pertamakku, ya. Mohon maaf bila banyak kekurangan dalam novel ini.

Selang beberapa bulan Kia dapat melupakan sosok Rendy dengan kehadiran Prama sang anak pengusaha. Yang memiliki kisah percintaan yang membuatnya menjadi seoang yang dingin terhadap wanita.

Lama-kelamaan ia sering bertemu dengan Nakia sang penjaga butik langganan almarhumah mamahnya. Mereka menjalani kisah cinta yang hampir kepelaminan. Namun taqdir lagi-lagi membuat Kia harus bersedih kembali karena kematian Prama yang 2 minggu lagi akan menjadi suaminya.

Setelah ke pergian sang calon suami membuat Kia terpuruk dan selalu bersedih bila menatap semua kenangan-kenangan bersamanya. Sampai akhirnya Kia tinggal jauh dari kedua orangtua, kakak dan adiknya.

Dapatkah Kia menemukan JODOH yang sudah siapkan oleh Sang Maha Kuasa? Ikuti selalu setiap episodenya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fazry Fazriyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Pilihanmu

"Kak coba liat ke toko itu yukk...!! kayanya model kemejanya lucu-lucu dan bagus. Bujuknya dengan menarik-narik tangan Prama.

" Ya... tapi gak usah tarik-tarik tangan aku gini, kamu mau bikin tangan aku copot? hah. Dengan tawa sedikit meledek.

"Ya maaf, ucapnya dengan melepaskan tangan Prama kasar.

Wiisss, sadis banget ngelepasinnya, ledek Prama.

Prama meraih satu baju berwarna hijau muda dengan motif polka. Coba kamu coba dengan yang ini!!

" Apa gak terlalu rame kak motifnya?"

"Kamu gak suka? pilih aja dengan yang lain yang kamu suka. Nanti aku tinggal nilai saja. Ucap Prama yang sedikit kecewa karena Kia tidak mau mencoba pilihannya.

Ya udah... aku cobain nih, jangan cemebrut gitu dong, tar gantengnya luntur lagi. hihi

" Apa kamu bilang? ganteng? emang kamu baru sadar kalau aku ini ganteng? kemarin kemana aja, bu?

"Langsung deh ge'eran, baru dipuji gitu aja udah kaya balon karbitan kalau dilepas langsung terbang, celotehnya langsung masuk ruang ganti.

Gimana cocok gak? dengan gaya ala model yang sedang pesion show.

Dengan meopangkan ibu jari dan jari telunjuknya ke dagu Prama menjawab pertanyaan Kia.

Hemmm... cocok sih tapiiii... ada yang kurang kayanya?

Kurang?, kurang apanya?

Kurang cantiknya... hahaha

Isshhh...!, garing banget dech becandanya. Biarlah aku gak cantik juga yang penting aku manis, dengan gaya ala cerrybel.

'Siapa bilang si neng gak cantik? kalau ada yang ngatain si neng gak cantik, bilang sama orang itu besok pake kacamata kuda, neng. Celetuk ibu-ibu di sebelah Prama yang sedang memilih-milih baju untuk anaknya.

" Oohh...gitu ya, bu?. Tar saya bilang sama orangnya dech bu biar dia langsung beli kacamata kudanya selagi masih di mall, Jawab Kia sambil, mengedipkan matanya kepada Prama.

Kalah dech kalau udah ada ibu-ibu yang mengebelain, bathin Prama.

Si neng cantik kok neng pake baju itu, lebih keliatan seger dan elegan, tutur ibu itu sambil berlalu dari mereka.

"Tuhh kan apa aku bilang, pilihan aku itu gak akan kecewa...! kamunya aja yang seleranya kurang.

" Iya.. ya aku ambil pilihan kakak..., tapi bantu aku juga buat cari jilbab yang senada untuk kemeja ini.

"Gak perlu kamu bilang juga nih aku udah pilihin!, ucap Prama sambil memberikan jilbab yang ada di tangannya.

" Hehe... maksih ya kak!"

"Sekarang kita ke tempat sepatu, biar kamu ada salinan sepatu, jadi gak pake itu-itu aja.

Tapiii, kak!! uangku gak cukup kalau harus beli sepatu juga, karena aku udah ambil 3 kemeja ini? Dengan menunjukan kemja yang ada di tangannya pada Prama, dengan wajah yang sedikit mengerutkan bibirnya Nakia hendak menaruh kemeja itu pada tempatnya.

Udah kemeja itu ambil aja, kalau sepatu tar aku yang bayarin. Ucap Prama meyakinkan.

Beran, kak?

Aku kan jadi gak enak kak sama kakak, udah gak apa-apa aku ambil satu kemeja dan satu jilbab. Biar ini aku simpan lagi pada tempatnya, ucapnya dengan berbalikan badannya namun Prama menariknya, hingga Kia hampir terjatuh karena tarikan itu.

" Aaaawww... teriaknya terhenti ketika badanya sudah didapati oleh tangan Prama dan mata mereka beradu pandang, dengan tatapan yang tidak bisa diartikan."

"Maaf..., ucapnya gugup. Lalu mendirikan badan Kia secara perlahan.

" Wajah Kia sudah bersemu merah karena malu dengan tatapan itu.

Ya tidak apa, jawabnya gugup dan berusaha menetralkan degupan jangtungnya.

Ya sudah kita cari sepatu dulu!. Perintah Prama dan berlalu meninggalkan Kia.

Namun Kia masih berdiri mematung dengan apa yang terjadi tadi, tanganya masih terasa sakit akibat tarikan tangan Prama yang terlalu kuat baginya.

Prama sadar, bahwa orang di belakangnya tidak terdengar mengikuti langkahnya, sudah berjalan agak menjauh Prama membalikan badannya ke belakang.

"Kenapa? ada yang sakit? tanyanya panik.

" Tanganku agak sedikit terkilir, dan ini agak sedikit sakit, ucapnya dengan nada seperti menahan sakit.

"Maaf ya, seharusnya aku gak narik kamu, tadi? sesalnya.

"Gak apa-apa kok mungkin nanti juga baikan!"

"Gimana?, mau lanjut nyari sepatunya apa gak?"

"Mungkin lain kali aja aku, belinya. Hari sudah semakin sore kayanya sedikit lagi udah mau magrib."

"Maaf ya, gara-gara aku jadi tangan kamu sakit, ucap Prama menyesal.

Udah, jangan minta maaf terus, lebarannya juga udah lewat...hehe...

Makasih ya kak udah mau nemenin aku belanja, dengan nada sedikit dilembutkan

" Ya sama-sama, untuk permintaan maafku, nanti aku belikan sepatunya lewat online aja, gimana. Tapi aku minta alamat kamu biar sepatu itu aku kirim langsung ke rumah.

Gak usah kak, kaya apa aja, aku udah di temenin belanja aja aku udah seneng banget, karena jarang banget laki-laki mau nemenin wanita belanja, ucapnya sambil tersenyum manis.

****

Kita lanjutin jalan aja ya biar nanti sholatnya pas ketemu masjid di sekitaran sini, ucap Prama yang kini sudah mengendarai mobilnya.

"Oke...!! Kita belum terlalu lama kenal tapi rasanya susah seakrab ini ya, kak?

padahal aku liat kakak itu kayanya dingin banget sama permpuan. Tapi pas udah kenal ternyata orangnya garing kaya keripik singkong... hihi

" Emangnya aku kacang Garuda garing!!. Kita kenal sudah lama cuma jarang berkomunikasi, karena kalau ketemu hanya sekilas antara pembeli dan pelayan, ya kan?

Sekilas Prama menoleh Kia, yang sedang mengarahkan pandanganya ke arah jendela mobil.

"Ya ya, aku kerja di butik aja hampir lima tahun, kenal kakak kurang lebih empat tahunan kali ya?

Owwhh ya, aku jadi penasaran kenapa kakak sering banget ke butik tante Renata?

Sambil sedikit berfikir Prama sesikit mengingat.

" Hemm... butik itu salah satu butik langganan mamah aku, jadi aku sering ke butik itu untuk ngater mamah dan sampai mamah sudah tiada pun aku tetep jadi pelanggan tetap di butik itu, karena aku tau kuwalitasnya dan mamah pernah juga berkerjasama dengan tante Renata.

Tapi kok tante Renata gak kenal sama kakak?

Karena aku kalu anter mamah, aku nunggu mamah di mobil, walau pernah aku sesekali masuk kedalam tapi kebetulan tante Renata selalu gak ada. Jadi wajar kalau beliau gak kenal sama aku.

Oohh gitu, berarti kakak anak mamah banget dong, ya? hehe.

****

Kita ke mesjid itu aja ya... tunjuknya lalu memarkirkan mobilnya tepat di depan masjid.

Ya kak...!!

Selesai sholat mereka pun melanjutkan perjalanannya.

"Kamu laper gak, Kia?"

"Sedikit sih, tapi nanti aja makan di rumah pasti ibu udah masak banyak jadi sayang kalu aku makan di luar..."

Ooh gitu...? ya sudah, jadi gak usah mampir ke rumah makan?. Rumah makan di situ enak-enak loh masakannya... Kapan-kapan mampir ya ke rumah makan itu. Tunjuknya pada rumah makan yang terbuat dari bambu-bambu yang sudah di pelitur mengesankan suasana desa yang sejuk dengan seikit tanaman-taman hijau di depannya.

"Inshaa Allah, kalau kita bareng lagi ya kak.

****

"Itu rumahku, kak!, berhenti di sini saja, ya kak?

Lohhh, kan belum sampe rumah kamu?

Gak apa-apa aku jalan aja, deket kok.. ucapnya dan hendak membuka pintu mobil.

Gak apa-apa kakak anter sampe depan rumah kamu dan sekalian ketemu orangtua kamu... kan gak enak, aku udah bawa anak gadisnya tapi aku sendiri gak turun nemuin orngtua kamu? apa kata ayah kamu nanti.

"Ya sudahlah terserah, ucapnya pasrah.

.

.

.

.

**Bersambung----

Jangan lupa like, komen dan VOTEnya ya temen-temen

Terimakasih sudah mampir semoga kalian sehat selalu dah suksea untuk semuanya. Lovelove**

1
™febri@n.*
kisah kia dan prama terlalu indah buat di jadikan sampingan ato pendukung kisah kia dan huda😭
fazry_fazriyah: taqdir mereka hanya sampai situ

sedih memangggg
total 2 replies
Ari_nurin
iya bodoh .. orang sdh halal kok masih ga mau buka jilbab. aneh ..
Siti Yuliatin
suami yg pengertian
Siti Yuliatin
alhamdulillah dapet suami sebaik kahfi ya kia...
Siti Yuliatin
lebih baik jk kia dan kahfi saling terbuka dg masa lau masing2 agar tdk terjadi salah paham dan lbh waspada dg apa yg terjadi
Siti Yuliatin
moga husnul khotimah bahagia smp surga ibunya thor. aamiin...
Siti Yuliatin
wahai hati... baik2 sj ya...
Tri Yani
bawaan ibu hamil sensian.....salah ucap sedikit jadi melow😌😌😌
fazry_fazriyah: hooh .. yg udah pernah hamil pasti tau dah ya suasana hati kita gmn .. hehehe
total 1 replies
Tri Yani
Bawaan dedek bayinya...mood ibu hamil bisa berubah sewaktu2...
Ababil Fahmi
bagus
Tri Yani
Alhamdulillah kia akhirnya hamil juga...btw dedenya masih kecil aja dah ngerjainn abinya...masyaallah...
Tri Yani: sehat2 Dede n ibunya sampai lahiran🤲🤲🤲
total 2 replies
Tri Yani
tanda2 hamilkah KIA.....
Tri Yani
cerita aja kita sama Kahfi,pasti suamimu paham koq
Sugiyarti Arul
ikutan mewek thoor ..terharu banget
Ayu galih wulandari
Maaf kak Authour updratenya double2 ada 2x loh tp is okey aqu suka ceritanya 🤗🤗😘😘😘😘😘
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
Ayu galih wulandari
Bagus banget ceritanya 😘 😚 😍 💕 ❤ ❤
Irma Dewi Meilinda
Tanda bacanya perlu diperbaiki lagi, Kak. Maaf. Sayang banget sih, padahal tema pembahasan ceritanya bagus. Semangat berkarya, Kak.
Irma Dewi Meilinda: Sama-sama, Kak. Semangat menulis, Kak!
total 2 replies
Rafizah87💜💜💜
semoga sis dan baby dlm keadaan sihat walafiat c lalu..
Rafizah87💜💜💜
Kia dgn Kahfi..
fazry_fazriyah
jangan lupa mampir juga ya di novel ke 2 ku yg berjudul "Suamiku Berbeda" yang hari ini baru up

jangan lupa meninggalkan jejak like dan komennya ...

masukan ya sangat di tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!