Eliza gadis cantik berusia 25tahun . bekerja sebagai asisten manajer dan juga seorang sabeumnim. Yang hadir Dalam kehidupan Daniel , seorang bos mafia tampan tapi kejam dan dingin , hari-hari Daniel berubah menjadi hangat dan penuh cinta dengan kehadiran Eliza . Daniel sang bos mafia mempunyai banyak musuh sehingga tak ada hari tanpa teror atau ancaman .Eliza adalah cinta pertama bagi Daniel. Semua yang dilakukan bersama Elisa adalah yang pertama baginya. apakah Daniel bisa melindungi Eliza dari para musuhnya, apakah cinta mereka bisa bersatu?
Yuk ikuti perjalan kisah cinta mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Daniel mulai membucin
"ah,, tidak bukan begitu, aku hanya tak percaya saja kalau hari ini aku punya pacar," ucap Eliza malu. Daniel tersenyum simpul
"Bukankah tadi, oppa juga ingin mengatakan sesuatu? ,"Tanya Eliza
"Sebenarnya Aku ingin bilang kalau malam ini aku akan pergi kesebuah pulau untuk mengirim pesanan ," ucap Daniel hati-hati
"Kenapa harus oppa kan ada anggota yang lain. Misalnya Romy atau Rey? ," Ucap Eliza sedikit sedih karena harus di tinggal di hari pertama mereka jadian. Eliza ingin ikut tapi dia baru sehari menjadi pacar Daniel, tak ingin di cap sebagai cewek murahan akhirnya dia mengurungkan niatnya.
"Karena ini pengiriman besar Romy dan Rey juga ikut, kamu tenang aja aku gak akan lama kok paling cuma dua hari aja. Setelah pulang nanti aku akan mengajakmu jalan jalan ." Ucap Daniel meyakinkan Eliza
"Benar ya janji" ucap Eliza sambil menautkan jari kelingking nya dan di sambut oleh Daniel
"Janji " ucap Daniel
Akhirnya mereka sampai di parkiran tempat kerja Eliza. Saat Eliza hendak turun dia berbalik seperti ada sesuatu yang tertinggal.
"Apa ada yang tertinggal," ucap Daniel
"Iya " ucap Eliza dan cup , dikecupnya pipi Daniel singkat ,segera dia berlari meninggalkan Daniel yang sedang tertegun tak percaya dengan apa yang dilakukan Eliza barusan. Dengan wajah yang sudah merona bagaikan tomat matang, dia mengelus pipinya bekas kecupan singkat dari Eliza.
"Hah,,, kamu curang Eliza awas saja kau nanti," ucap Daniel masih dengan senyum yang mengembang. Diambilnya handphone di saku celananya lalu menelepon orang kepercayaannya
"Awasi Eliza, bila ada yang mencurigakan atau apapun yang berkaitan dengannya langsung laporkan padaku ," ucap Daniel
"Baik bos" ucap seseorang di sebrang sana
Daniel melajukan mobilnya menuju kantor utama Daniel corporation , yang saat ini di percayakan pada Jimmy.
*****
Di dalam kantor tempat kerja Eliza,
"Kemana aja kamu beberapa hari gak masuk kantor,gak ada ijin. Kamu temui pihak HRD sekarang kamu urus pengunduran diri kamu." Ucap sang manager, atasan Eliza dengan suara lantang nya. Eliza hanya menundukkan kepalanya tak menjawab apapun. Saat yang bersamaan pintu di ketuk dari luar.
Tok tok tok
"Masuk " ucap sang manager masih dengan suara lantang ."kamu keluar bereskan barang barang mu," ucapnya sambil menunjuk ke arah eliza
"Maaf pak ada titipan surat dari kantor pusat untuk bapak"
Sang manager sangat senang saat salah satu pegawai di kantor itu mengantarkan surat untuk nya. dia berfikir apakah dirinya akan naik jabatan ? Dengan buru-buru dia membuka surat itu .tapi wajahnya berubah masam dan ketakutan.
"Hah bagaimana ini darimana Presdir tau kalau aku memecat gadis itu. Apakah Presdir kenal dengan Eliza. Hah bagaimana ini aku harus menghentikan gadis itu sebelum terlambat," ucapnya tergesa-gesa sambil berlari keluar ruangannya
Sementara Eliza yang sedang berkemas di kerubungi beberapa temannya ada yang bertanya alasannya di pecat , ada yang bertanya selama ini dia kemana. Termasuk yurika yang saat ini terlihat paling sedih karena temannya akan pergi dari kantor itu ,teman seperjuangan selama 4tahun.
"Hik hikk Eliza kenapa kamu bisa di pecat gini.terus kemarin kamu kemana aja di hubungi gak bisa," ucap yurika
"Maaf handphone aku hilang , aku gak kerja karena lagi sakit," ucap Eliza berbohong agar temannya tak terlalu khawatir. "Nanti kalau aku sudah beli handphone baru ,aku telpon kamu ya,cup cup jangan nangis," ucapnya lagi sambil memeluk sahabatnya
"Huaaaa hik hik ,"tangisan yurika makin kencang. Hingga suara yang manager menggelegar mengagetkan semua orang
"Mana Elizaaaa , apa dia belum pergi ,"ucapnya sambil berteriak hingga beberapa orang menutup telinga mereka.
"Saya disini pak" ucap Eliza
"Kamu-kamu -kamu gak jadi di pecat. pokoknya gak boleh keluar dari kantor ini. Kalau kamu mau ,aku bisa naikkan gajimu dua kali lipat asal jangan keluar dari sini gimana kamu mau," ucap sang manager
"Hah kenapa tiba tiba gak jadi dipecat ," ucap Eliza bingung
"Yah pokoknya gak jadi ,udah kamu kerja lagi," ucapnya seraya pergi ke ruangannya lagi.
Eliza masih tertegun tak percaya. Beberapa temannya ikut senang karena Eliza tetap bekerja bersama mereka. Eliza terkenal sebagai gadis yang humble hingga dia di sukai hampir semua rekan-rekan kerja nya.
"Hahhhh selamat, hampir saja aku kehilangan pekerjaan ku gara-gara ingin memecatnya , dia siapanya Presdir ya ," sang manager membuka kembali surat dari sang pemilik perusahaan.(Eliza pergi bersamaku . Jika kamu berani memecatnya kamu siap-siap kehilangan pekerjaan mu .tanpa ada pesangon .tidak hanya itu saya pastikan kamu tak akan di terima di perusahaan manapun TTD: Daniel dirgantara)
"Ancaman nya sangat menakutkan." Ucapnya lagi
Sementara di kantor pusat.
Daniel duduk di kursi kebanggaan nya. Di sebelahnya ada Jimmy sang wakil Presdir yang sedang memeriksa dokumen yang harus di tandatangani Daniel, Sturridge mumpung pria itu ada di kantor, agar dia tak susah payah mengantarkan ke mantion Daniel. Tapi pria itu terus saja menggoyang -goyangkan kursinya membuat Jimmy yang berada disitu sangat kesal. Karena yang dilakukan Daniel sangat menggangu bahkan sudah berlangsung satu jam
"Tolong diamlah kamu sangat menggangu"ucap Jimmy sang sahabat juga masih sepupu Daniel dari sang mama. "Apa yang membuat mu resah.kamu sudah lebih dari satu jam seperti itu. Lebih baik kamu pulang aku yang akan bereskan di sini. Nanti aku kirimkan laporan nya padamu,"ucap Jimmy lagi . Yang di tanya masih dalam diamnya dia tetap menggoyangkan kursinya .
"Aku kangen pacarku," ucap Daniel kemudian.
"Uhukkkk, ap-apa pacar.hahhahahah sejak kapan kamu punya pacar,dekat dengan cewek aja gak pernah, jangan-jangan dia makhluk halus penunggu rumahmu ya. Atau penunggu kolam renang,hahaha," Jimmy tak bisa menahan tawanya, mana mungkin manusia kutub ini punya pacar fikirnya
"Iya kamu benar kami baru jadian tadi malam di pinggir kolam," ucapnya sambil tersenyum, terbayang lagi kejadian tadi malam membuat nya semakin gelisah.
"Hah. Hei Bro kamu sehat kan? Badanmu gak panas, apa perlu aku panggil kan psikolog Atau dukun biar di sembur" ucap Jimmy khawatir pada sepupunya itu
"Kamu fikir aku gila , terserah kaulah mau percaya atau gak aku gak peduli aku mau menemui pacarku ,aku akan menunggu dia sampai pulang kerja ,lagian siapa yang akan melarangku nongkrong di perusahaan ku sendiri." Daniel memakai jas nya lalu menyambar kunci mobil di meja kerjanya , mengabaikan panggilan jimmy .dia menutup pintu dengan keras,para karyawan langsung menundukkan kepalanya karena takut.
30 menit perjalanan Daniel tiba di kantor Eliza. Dia menggunakan lift khusus yang langsung terhubung dengan ruangan nya. Para atasan yang tau kedatangan Presdir langsung menyambut nya.