NovelToon NovelToon
CIO Pelindung Gadis Rese

CIO Pelindung Gadis Rese

Status: tamat
Genre:Ketos / Tamat
Popularitas:366.6k
Nilai: 5
Nama Author: adi kharisma

zendra al fatih tak bisa mengejar wanita yang sudah mengikat tangan dan kaki nya, wanita itu dengan tertawa riang sambil bernyanyi asal keluar dari apartemen suami nya.
zen mendengus kesal, kini dia merogoh handphone nya menghubungi bara, kakak ipar nya sendiri.

"dimana kau"?. ketus zen pada bara.

"ada apa? ini masih pagi hari kau mengganggu tidurku", kesal bara pada adik ipar nya.

"cepat ke apartemen, adikmu berulah aku tak bisa turun dari ranjang!, kesal zen meneriaki kakak ipar nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adi kharisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 15

mobil wina sampai di rumah sederhana kakak aulia, aulia turun dari mobil di ikuti wina dan teman nya yang menunggu di luar.

aulia meminta izin kedua orang tua nya untuk ke tempat mertua nya.

"apa kamu yakin"?, tanya bapak sedikit khawatir.

"ia pak, soalnya nomor kak zen ga bisa di hubungi", jawab aulia yakin.

aulia memang belum mempunyai nomor keluarga suami nya, sebenar nya keluarga zen bukan tak bisa menghubungi aulia namun zen melarang nya termasuk ibu kandung nya.

"ya sudah tapi kamu di temani kak bara saja ya", ucap andini sambil menggendong bayi jihan.

kebetulan bara ada di rumah karena jam istirahat, bara juga sedikit heran dengan bos nya yang sudah beberapa hari tidak bisa di hubungi.

aulia hanya mengangguk dia tak ingin membantah untuk kali ini.

akhir nya teman wina yang bernama mex itu mengendari mobil nya keluar dari halaman rumah keluarga auli.

bara duduk di samping kemudi, sementara aulia dan wina duduk di belakang.

perjalanan yang cukup lama membuat aulia makin khawatir dan penasaran.

"sebenar nya ada apa mbak sampai ayah memintaku datang"?, tanya aulia sudah tak sabaran.

wina menghela nafas, akhir nya wina menceritakan kejadian satu minggu yang lalu, zen keluar dari apartemen sekitar pukul lima pagi dan memakai salah satu motor nya.

dan sekitar pukul sembilan pagi zen mengalami tabrakan saat masuk daerah ibu kota, zen di larikan ke rumah sakit dan saat keluarga zen akan menjemput aulia zen melarang ayah nya memberitahukan kecelakan zen pada aulia.

awal nya tuan besar setuju, zen ber alasan agar istri nya tak khawatir, namun setelah beberapa hari zen keluar dari rumah sakit.

zen hanya mengurung diri di kamar membuat tuan besar heran dan curiga jika ada masalah dalam rumah tangga zen dan aulia.

aulia diam menunduk, apa yang di katakan wina memang benar membuat aulia makin merasa bersalah.

"anda tidak perlu khawatir nona muda, tuan muda sudah dalam ke adaan membaik hanya luka kecil yang masih membekas", ucap wina agar nona muda nya tak terlalu khawatir.

aulia hanya mengangguk dengan wajah berkaca kaca, bara dan mex hanya menjadi pendengar kedua wanita di belakang nya.

mobil mulai memasuki daerah ibu kota, jalanan cukup padat, lampu lampu gemerlap khas ibu kota, mata hari mulai hilang dari permukaan di gantikan terang nya bulan serta jutaan bintang.

sekitar pukul tujuh malam mobil yang dikendarai mex masuk ke dalam sebuah gerbang besar yang terbuka otomatis.

hamparan taman yang begitu luas, puluhan jenis hewan berkeliaran di taman tersebut.

dari kejauhan terlihat rumah megah bak istana berada di tengah tengah taman tersebut.

ada dua helikopter dan puluhan mobil mewah di dekat rumah tersebut, terlihat pula di belakang rumah terlihat sebuah danau yang begitu indah.

aulia dan bara sama sama terkagum, kedua nya tak sadar mobil sudah berhenti di halaman depan rumah mewah bak istana tersebut.

"kita sudah sampai nona muda", ucap wina menyadarkan aulia dan bara.

"ini rumah siapa"?, tanya aulia bingung.

wina tersenyum kecil.

"ini rumah tuan besar nona", jawab wina sambil mempersilahkan aulia turun.

aulia turun dan berjalan masuk di samping wina, bara dan mex berjalan di belakang kedua wanita tersebut.

aulia berjalan dengan gugup, ini seperti mimpi, dia fikir zen dari keluarga yang cukup kaya, tapi hanya melihat rumah orang tuan suami nya saja aulia jadi gugup ini yang di sebut super kaya.

tak berbeda dengan aulia bara pun masih tak percaya, pasal nya adik ipar sekaligus bos nya hanya mempunyai bengkel sederhana di kota nya tapi di sini jauh dari bayangan bara.

ke empat nya masuk ke ruang keluarga di temani salah satu art.

kharisma langsung berdiri dan memeluk menantu nya.

"sayang, kenapa ga bilang mau ke sini biar ibu jemput kamu", ucap kharisma karena suami nya tak bilang menantu nya akan datang.

sama dengan kharisma laura pun memeluk kakak ipar nya.

"laura rindu kakak ipar", ucap laura manja merangkul kakak ipar nya.

aulia hanya bisa tersenyum, dia masih tidak percaya semua ini.

mex dan wina berpamitan sementara bara duduk di sopa setelah kharisma mempersilahkan nya duduk.

"ibu kak zen mana"?, tanya aulia akhir nya.

wajah bahagia kharisma menjadi murung kembali.

"dia ada di kamar, apa kamu mau menemui nya sekarang"?, tanya kharisma lembut.

aulia heran dulu sebelum menikah ibu mertua nya seperti tak menyukai nya, tapi kini ibu mertua nya sangat ramah dan baik.

aulia hanya mengangguk.

"laura antarkan kakak kamu ke kamar nya", pinta kharisma pada putri bungsu nya.

"baik ibu princes", jawab laura semangat merangkul tangan kakak ipar nya.

kharisma mengobrol ringan bersama bara dan lebih banyak membahas putri pertama bara.

aulia dan laura menaiki tangga menuju kamar zen, sesampai nya di depan pintu kamar, aulia makin gugup, berkali kali laura mengetuk pintu namun tak kunjung di buka.

"abang ini ada surat panggilan gugatan cerai dari pengadilan", teriak laura membuat aulia kaget.

pintu terbuka cepat,laura terkekeh dan pergi cepat menuruni tangga takut terkena amukan abang nya.

zen menatap gadis yang menunduk, zen juga sedikit kaget kenapa istri nya tiba tiba ada di sini.

zen membuka lebar pintu kamar nya.

"masuk", ucap zen dengan suara datar nya.

aulia masuk dengan masih menunduk karena gugup takut kesal marah rasa bersalah, bercampur semua nya.

zen menutup kembali pintu kamar nya.

"kenapa ke sini"?, tanya zen menatap istri nya yang masih menunduk.

aulia mendongak dengan mata berkaca kaca, zen merasa sakit saat melihat tatapan istri nya.

zen segera merangkul istri nya dan memeluk nya.

akhir nya tangis aulia pun pecah di pelukan suami nya, aulia memeluk erat suami nya dengan wajah di pendam kan di dada bidang suami nya.

"sut kamu kenapa menangis", ucap zen mengelus lemput kepala istri nya.

tangis aulia makin menjadi dan memukul mukul dada bidang suami nya.

"kamu jahat jahat jahat", ucap aulia terisak memukul dada suami nya.

zen terkekeh mengusap pipi istri nya yang di basahi air mata.

"kalau marah itu marahin aku, bentak aku atau kamu boleh pukul aku tapi jangan pergi, aku kesepian dan khawatir ga ada kamu tau", ucap aulia masih terisak.

zen tersenyum lembut menempelkan telunjuk nya di bibir aulia yang terus mengoceh.

"kamu istriku, aku tak mungkin memukul istriku sendiri", ucap zen menatap tulus aulia.

aulia tersenyum hangat dengan mata dan pipi yang masih merah dan bengkak karena terlalu banyak mengeluarkan air mata.

zen menggendong istri nya menuju ranjang, aulia kaget namun segera merangkulkan tangan nya di leher suami nya sambil tersenyum malu.

1
Siska Damayanti
ish manis nya😍
Siska Damayanti
bukan nya di bab awal aulia bawa motor gede milik zen?
Siska Damayanti
suka cerita nya ringan tapi seru
Ref Nita Pilii
Luar biasa
Ida Miswanti
kalo tak takut istri bisa berkurang jatah di kamar lalu di suruh tidur di luar😛🤣🤣🤣
Maminya Hendra
🤣🤣🤣presdir kok takut sama istri
Aston Renaldo
Buruk
Aston Renaldo
luar biasa
Enok Wahyu.S GM Surabaya
ye yg salah Aulia....
terlalu bar bar sich
abid aqila: begitulah kaum hawa 🤣
total 1 replies
Eriyanti Eriyanti
siapa penulis cerita ini
abid aqila: penulis cerita nya jelek ya kakak 😁 mohon maaf masi tahan belajar 🤗
total 2 replies
Rani Jan
mni lebayyy
Nania Nia
Luar biasa
abid aqila: terimakasih suport nya kakak 🤗
total 1 replies
Rani Jan
lebay si aulya/Gosh/
abid aqila: asli, mimin jg gemes 😁
total 1 replies
Rani Jan
jgn jutex donk ma suami
abid aqila: nanti juga bucin pada waktu nya kak 😁
total 1 replies
abid aqila
masi polos, nanti juga enggak kak 🤣
Rani Jan
maka nya CPT duriannya di belah,nnti di duluin c Reza br nyaho lo
abid aqila: nanen sawah kak, bukan belah durian 😂🤣
total 1 replies
Rani Jan
dsr oon mau aja di ajak ke club
Putry Anasthasya Kinasih
dah q baca thor di bab 6 dokter laura
Putry Anasthasya Kinasih
kenan itu kan org tuax rio yg dendam sm zen
Putry Anasthasya Kinasih: owh gtu ea yowes pokoke nyimak trus smpe the end happy ending
total 2 replies
Putry Anasthasya Kinasih
ea beruntung bagi u aulia v bagi zen musibah, sbb punya istri manjax ga ktulungan sbntr" mewek sbntr" mewek ngadu ke mertua mntang" mertuax manjain ga tw diri. smpe suamix berxx disiksa ayahx istri macam apa bukan membela n mndukung suami v sllu mnyiksa suami. n kburukan suami sllu diadui kmrtua bukan ditutupin. bnr" ga respect sm tokoh aulia trlalu lebay termehek" ga tw diri dr kasta rendah diangkat derajadx jd ratu v otakx error mwx menang sendiri.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!