NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Tuan Muda Elbara

Mengejar Cinta Tuan Muda Elbara

Status: tamat
Genre:CEO / Gangster / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Roman-Angst Mafia / Cintapertama / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:173k
Nilai: 5
Nama Author: seoyoon

Valerie Anastasya seorang gadis yang periang dan selalu menebar senyum cerah pada siapapun yang ditemuinya. Gadis yang memiliki tinggi 160 cm dengan berat sekitar 48kg itu tumbuh disebuah desa kecil yang jauh dari keramaian serta gemerlapnya kehidupan dipusat kota.

Pahit, asam, manis telah ia rasakan sejak dirinya diadopsi oleh keluarga petani yang selalu memimpikan memiliki seorang putri cantik jelita bak putri dalam Negeri dongeng. Meski hidupnya tak bergelimang harta bahkan bisa dibilang cukup sederhana, gadis itu tak pernah sekalipun mengeluh akan kerasnya kehidupan.

Sampai suatu hari kemudian, ia mendapati jika ternyata ayahnya telah menjual dirinya pada para rentenir sebagai pelunas hutang judi.

Disaat-saat kritisnya munculah sesosok lelaki asing berperawakan tinggi besar yang bersedia membawanya pergi dari tempat yang lebih seperti neraka baginya.

“Tolong… tolong aku tuan, kumohon tolong aku!! Aku akan melakukan apapun untukmu sebagai gantinya! Kumohon…”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon seoyoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

Begitu sang tuan muda dan Valerie mendudukan bokongnya dikursi masing-masing, Bagas yang bertugas menyupiri pun menoleh ke belakang.

“Selanjutnya kita kemana tuan muda?” tanya Bagas.

“Mall xxx,” sahut sang tuan muda sembari memasang safety belt.

“Baik tuan muda,” respon Bagas yang langsung kembali memutar tubuhnya seraya menghidupkan mesin mobil, sebelum akhirnya menginjak pedal gas dan melaju meninggalkan area parkiran resto cepat saji.

Dalam perjalanan, Bagas terus saja melirik ke arah belakang lengkap dengan raut wajah khawatirnya, sebab sedari tadi Valerie hanya terdiam memandangi jalanan dari balik jendela mobil.

Ingin rasanya Bagas bertanya mengenai kegelisahan yang tengah Valerie rasakan saat ini, namun sudah pasti gadis itu akan kembali berkata, ‘ahh tidak, aku tidak apa-apa kok,’ seperti sebelumnya.

Alhasil, ia hanya bisa memperhatikan gadis murung itu melalui pantulan cermin tengah sesekali ditengah fokusnya mengendarai.

“Huhh!! Padahal kondisiku belum benar-benar pulih, mataku aja masih bengkak belum bisa lihat dengan benar, tega sekali tuan muda mengusirku pergi, heuuuu! Kukira tuan muda adalah orang yang dermawan dan baik hati, nyatanya dia hanyalah lelaki kejam tak berperasaan!” gerutu Valerie dalam hati selagi memandangi jalanan yang telah dilaluinya dari balik jendela mobil.

...****************...

Setibanya di basemant mall xxx.

Valerie mengerutkan keningnya kala tersadar dari lamunannya. Ia melirik ke arah tuan mudanya yang hendak turun dengan Bagas yang membukakan pintu mobil.

“Apa saya perlu ikut tuan muda?” tanya Bagas seraya kembali menutup pintu mobil.

“Iya, kau ingin aku yang membawakan belanjaan nanti?!” ketus Elbara dengan tatapan sinisnya.

“Baik tuan muda,” setelah merespon, Bagas berlarian ke arah pintu mobil lainnya untuk membukakan pintu Valerie yang masih tampak ling-lung di dalam mobil.

“Silahkan nona Valerie,” ucap Bagas seraya membukakan pintu dan mempersilahkan Valerie keluar dengan gesture yang sopan.

“Ahh.. i.. iya terimakasih pak Bagas,” kata Valerie yang kemudian turun dari mobil.

Begitu mendaratkan kedua kakinya, Valerie pun lantas berjalan perlahan sembari menelusuri area basemant dengan tatapan takjubnya.

“Kita ada dimana pak Bagas?” tanya Valerie dengan nada lembutnya.

“Kita sedang berada di basemant sebuah mall nona Valerie, atau bisa disebut juga parkiran,” respon Bagas, usai menutup pintu mobil ia pun berjalan mengikuti langkah Valerie dari belakang.

“ouhh..." sahutnya sembari manggut-manggut.

“AYO CEPAT!” bentak Elbara yang sudah tak sabar menunggu Valerie yang masih ingin melihat-lihat sebenarnya.

Namun mendengar bentakan nyaring Elbara membuat fantasinya buyar, lalu bergegas berlarian menyusul Elbara yang sudah jauh meninggalkannya.

Tak ingin ketinggalan, Bagas pun ikut berlarian dibelakang Valerie, layaknya seseorang yang tengah mengawal.

Mereka bertiga pun masuk ke dalam mall, dengan posisi Elbara dan Valerie berjalan beriringan sementara Bagas berada 2 langkah dibelakang keduanya.

“Tuan Muda,” panggil Valerie dengan suara sepelan mungkin ditengah perjalanannya.

“Ya,” sahut Elbara dingin.

“Sebenarnya kita mau kemana?” tanya Valerie seraya menoleh ke arah Elbara dan tidak memperhatikan jalanan didepannya.

Namun alih-alih menjawab rasa penasarannya, Elbara hanya terdiam dengan pandangan yang menyapu area sekitar seakan tengah mencari sesuatu.

Valerie pun hanya bisa mengehela nafas panjang serta menurunkan pandangannya ke bawah selagi berjalan mengikuti kemana langkah Elbara membawanya pergi.

Sampai…

Bruukkk!!! “Aduuuh!!” rengek Valerie saat dahinya menuburuk sebuah manekin hingga membuat tubuhnya sedikit terpental ke belakang.

“Astaga nona Valerie baik-baik aja?” panik Bagas yang langsung siap siaga menahan tubuh Valerie agar tidak terjatuh tersungkur, sedangkan Elbara yang sudah berada 5 langkah didepannya pun sontak memutar tubuhnya.

“Apa kau tak bisa berjalan dengan benar?! Gunakan matamu untuk melihat!” kesal Elbara lantaran gadis mungil itu selalu saja bertindak ceroboh.

“I.. iya maaf tuan muda,” ucap Valerie.

Melihat manekinnya ditubruk oleh seseorang, salah satu staff toko tersebut pun berlarian keluar serta memastikan jika barangnya tidak dirusak.

“Aduh kalau jalan hati-hati dong mba! Lihat, patung saya jadi lecet kan,” tegurnya seraya mencoba membenarkan posisi sang patung yang agak miring.

“I.. iya maaf, maafkan saya mba, saya benar-benar ga sengaja,” ucap Valerie seraya membungkukan tubuhnya sebagai bentuk penyesalan dan permohonan maaf tulusnya.

“Iya maafkan teman saya ini ya mba, mari nona Valerie,” ajak Bagas seraya menggiring Valerie pergi dari lokasi menegangkan tersebut.

Mereka bertiga pun akhirnya kembali berjalan bersama, masih dengan posisi sebelumnya.

“Apa yang kau inginkan?” tanya Elbara seraya menghentikan langkahnya sejenak dan menatap ke arah Valerie yang masih menundukan kepalanya.

“Yang kuinginkan? Maksud tuan muda?” Valaerie malah balik bertanya karena tak mengerti dengan maksud dari pertanyaan tuan mudanya.

“Apa yang ingin kau beli lebih dulu? Make up, pakaian atau hal lainnya?” Jelas Elbara yang malah membuat Valerie mengerutkan dahinya.

“huh? Bu.. bukankah tuan ingin mengusirku pergi?

Tak perlu repot-repot membelikanku..”

“Mengusir? Siapa bilang aku akan mengusirmu sekarang?” sela Elbara karena tak ingin mendengar ocehan panjang lebar Valerie yang tak berarti.

“Lantas, jika tuan muda tidak memintaku pergi sekarang, kita sedang apa disini?” tanya Valerie.

“Tuan Muda hanya ingin membelikan nona Valerie pakaian serta barang-barang yang dibutuhkan nona Valerie,” imbuh Bagas yang ikut bersuara untuk menjelaskan lebih detail pada gadis mungil yang maasih tampak melongo dengan tatapan kosongnya.

“Kau sudah mengerti sekarang?!” pekik Elbara ketika Valerie hanya terdiam tak memberikan respon apapun, bahkan setelah Bagas memaparkan tujuan mereka kemari.

“YAK!” bentak Elbara yang tentunya berhasil membawa jiwa Valerie kembali pada raganya, setelah sepersekian menit menghilang entah kemana.

“Te.. terimakasih Tuan Muda!! Terimakasih aku sangat…” belum sempat Valerie menyelesaikan pidato panjang lebarnya, Elbara lebih memilih melongos pergi menuju sebuah toko besar yang berada tak jauh didepannya.

Menyadari dirinya telah ditinggal, Valerie pun lantas berlarian menyusul langkah panjang Elbara masuk ke dalam sebuah pertokoan sembari berseru memanggilnya.

“Tuan muda tunggu!!”

...****************...

“Waaahh luar biasa, baru pertama kali aku melihat ada pasar sebesar ini..” seru Valerie seraya menelusuri area sekitar dengan raut wajah berseri-serinya.

“Apa kau akan tetap diam seperti ini seharian?!” ketus Elbara yang sudah tak sabar menghadapi gadis lemot tersebut.

“Ahh hehheee.. Aku bingung tuan,” respon Valerie lengkap dengan cengirannya.

“Bagaimana kalau kita mulai dengan pakian dalam dulu nona Valerie,” saran Bagas dan langsung ditanggapi lirikan maut oleh Elbara.

“Apa kau cabul?” sinis Elbara yang kemudian kembali berjalan sembari melihat-lihat pakaian yang tergantung disisi kanan dan kirinya.

“Maaf, maaf bukan begitu maksud saya,” dalih Bagas yang tak mengira jika tuan mudanya akan meresponnya seperti itu.

“Gak apa-apa, aku setuju kok dengan pak Bagas, hehehee, dimana aku bisa mendapatkan pakaian dalam?” kata Valerie polos sembari ikut berjalan mengikuti Elbara.

“Kau.. tunggu di kasir saja!” titah Elbara pada Bagas seraya menunjuk area kasir dengan sorot tajam matanya.

“Baik tuan,” respon Bagas yang kemudian bergegas mengundurkan diri dari keduanya.

“Pakain dalam ada di ujung sana,” kata Elbara seraya menunjuk dengan sorot matanya seperti biasa pada Valerie yang masih celingak-celinguk mencari tempat dirinya bisa menemukan pakaian dalam.

“Ahh disana rupanya, oke!” seru Valerie yang kemudian berlarian menuju lokasi yang ditunjukan oleh tuan mudanya.

Berbeda dengan Valerie yang berlari kegirangan, Elbara memilih berjalan dengan langkah cool nya, hingga tak jarang membuat para wanita yang sedang beralalu lalang diarea sekitar pun terpesona dan tak hentinya memperhatikan paras tampan Elbara.

...****************...

Bersambung...

1
Latipah Hashim
Manasambungannya
Has Suny
ceRita NY goblok amat..di lanjut Carita tambah goblok pantes ng da yg komen
.
Akun Lima: goblok masih aja kaga nyadar ni othor
total 2 replies
Windy Anggita
Campur aduk banget rasanya 😭
Indah Setiawati
crazy up thorr 🥺
Yeonso: pengennya sih gitu, tapi aku pulang kerja malem, lanjut ngerjain tugas kuliah, berimajinasi nya curi-curi waktu aja, /Whimper//Whimper//Whimper/🥹🥹🥹🥹
total 1 replies
Bang Sule
Bara nya plin-plan,Valeri nya bodoh..!
Bang Sule
Elbara tidak konsisten..!
Mimin
bau bau sad ending ini mah kaya nya, /Drowsy/
Yeonso
Hari ini update ya, proses review, agak kurang semangat akhir-akhir ini, yg bacanya makin berkurang si /Grin//Grin//Grin/ wkwkwk
Mimin
kesian banget si Alan thor, giliran udah pengen bener, eh malah cewe nya demen sama yg laen.
Popo lana: mantap thor🤣
total 2 replies
Indah Setiawati
luar biasa
Yeonso
Makasih temen-temen yg masih setia nungguin per-episode nya, maaf kalau ada alur yg ga sesuai dengan ekspektasi, atau alur yg terkesan ngebosenin karena cerita nya bertele-tele, ga kelar-kelar gtu.
hihihihi.
Saran, kritik boleh kok. /Smirk/
Widya Ningsih
yeeeeyy
Yeonso
Episode 151 mungkin terbit besok, karena banyak mengandung unsur dewasa, jadi proses review nya bakal lama /Grin//Grin//Grin/
Anonim
si Bara visualnya aja yg cakep kelakuannya kek *********
Bundanya 2R
Iya gag usah ke mansion Elbara Valerie, btw Alan mana sich tunangannya ditimpa musibah koq gag pernah muncul ? Pdhl sy pendukung Alan dan Valerie lho , Apa jangan2 dia disuruh ke LN sama mamanya yg jahat itu ? Biar dia nda tahu kejadiaan yg menimpa valerie.
Yeonso: Waaaaahh tebakan nya jitu beneerrr wkwkwkwk /Joyful//Joyful//Joyful/
total 1 replies
Widya Ningsih
gek ndang Thor, muter2 si thor. pake nyemplung segala. awas aja cuma mbayangke 🥵
Mimin
Apa ini???
Tamatkah??
Mana kebahagiaan untuk Valerie thor!!
Jangan kejam" amatlah!!
Bundanya 2R
Curiga ada dalang dibalik musibah ini semua, sengaja ada yg mengorder nasi box biar paman seno ke hotel tsb, trus diskenariokan temannya suruh nyalakan kompor biar meledak, semuanya hanya untuk membuat Valerie menderita. Kalo bukan kakeknya Elbara mungkin mamanya si Alan,. Dan nanti Valerie akan meminta bantuan sama pamannya Jin dengan syarat Valerie harus ikut tinggal sama pamannya secara di Pandora dia sdh tdk punya siapa2 lagi . Tapi gag tau juga sich soalnya saya hanya ngarang aja , berimajinasi 😅🤣
Bagoes
Bara goblok 😒😒
Bagoes: Sangat thor.. esmosi ni bacanya 😤😤 masa CEO yg katanya pintar gitu pun masih ragu.. apa lagi punya chacha jelas punya alergi susu sapi beda sama echa.. ya kali masa masih ga bisa bedain.. kan sebell 😑😑
total 2 replies
Bundanya 2R
Ahhhh so sweet, jgn sampe si Elbara menggagalkan rencana pertunanagan Aam dan Valerie 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!