NovelToon NovelToon
My Twins Jenius Anak Rahasia CEO Sombong

My Twins Jenius Anak Rahasia CEO Sombong

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Single Mom / One Night Stand / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:63.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gregorious

(AWAS. KHUSUS ***++ ADA BANYAK ADEGAN MEMANCING GAIRAH. JANGAN YA DEK YA) Dia dikhianati pacarnya. Dia berusaha menenangkan diri di kamar sebuah hotel. Tapi dia malah diperkosa oleh Gerson, seorang CEO sombong karena suatu kesalah-pahaman.

Bella hamil dan diusir orang tuanya dari rumah. Dia harus melahirkan dalam kondisi sulit.

Tujuh tahun kemudian, Bella kembali dipertemukan dengan Gerson dan harus bekerja di kantornya Gerson.

Di saat yang sama, Bella melihat wawancara Gerson di Youtube. Dia meminta anak-anaknya untuk menjauh kalau melihat Gerson.

Tapi anak kembarnya yang jenius itu, memilih untuk bertindak sebaliknya. Bukannya menjauh, mereka malah terus menyerang Gerson.

Sejak itu, hidup Gerson tidak lagi tenang karena terus diganggu oleh si kembar jenius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gregorious, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15 Ajakan Makan Siang dari Gerson

Saat ini Clara sudah keluar dari pintu lift lantai basement dia mulai celingukkan ke kiri dan ke kanan. Keadaan cukup sunyi, dia tidak melihat seorang pun. Yang terlihat hanya mobil-mobil di depannya.

Saat itulah tiba-tiba handphone milik Clara berbunyi. Dia segera mengangkat telepon itu. "Halo."

"Kenapa kamu pergi, Clara? " tanya Gerson di ujung telepon.

"Ada sesuatu di kamarmu. Sesuatu yang menakutkan. Ada suara orang menangis juga sesuatu yang sempat membelit kakiku."

"Membelit kakimu?" tanya Gerson kaget.

"Iya. Ada setan dan ada ular. Aku tidak bohong. Aku mendengarnya sendiri dan aku merasakannya sendiri. Ular itu membelit kakiku. Hiy."

"Oke, Clara. Kamu tenang dulu. Tenang. Tunggu aku di basement. Aku akan mengajakmu menginap di hotel Four Season. Oke?"

"Oke aku tunggu di sini," kata Clara. Saat ini dia mulai tenang apalagi dia masih ingin bersama Gerson.

Tiba-tiba Clara kembali merinding saat dia mendengar suara-suara tangisan di lantai basement ini.

Kemudian terdengar suara cekikikan dan suara wanita yang berkata, "kalau kamu berani berzinah dengannya, aku akan mengejarmu kemanapun kamu pergi. Hihihi."

Clara merasa kepalanya membesar karena ketakutan. Karena itu, dia tidak lagi mempedulikan Gerson. Clara segera berlari menuju ke arah mobilnya. Dia segera menekan tombol pada kunci kontak mobilnya.

Sesampainya di mobilnya, Clara segera masuk ke mobil dan segera menghidupkan mobil serta membawa mobilnya pergi. Dia tidak peduli lagi dengan Gerson. Bahkan dia berjanji dalam hatinya kalau dia tidak akan mau lagi bertemu dengan Gerson.

Saat Gerson tiba di lantai basement, ternyata Clara sudah tidak ada lagi. Dia hanya melihat sebuah mobil di kejauhan sana sedang menuju ke pintu keluar basement.

Gerson berusaha menelpon Clara tapi Clara tidak mau mengangkat teleponnya.

Dengan lesu, Gerson akhirnya kembali masuk ke dalam lift dan kembali menuju ke arah atas, menuju ke lantai tempat apartemennya berada.

Gerson sempat menelpon pihak keamanan di apartemen ini karena dia takut juga oleh kata-kata Clara tadi soal hantu dan ular.

Gerson menunggu di luar apartemennya saat apartemennya digeledeh terutama di kamarnya digeledah oleh pihak keamanan apartemen.

Seorang petugas keamanan keluar sambil tertawa-tawa dan membawa sebuah ular mainan. "Nampaknya teman Anda dibodohi oleh ular mainan ini, Pak Gerson."

Gerson langsung memotret ular mainan itu dan berusaha mengirimkannya ke nomor WA-nya Clara, berharap Clara akan melihatnya dan segera kembali.

Tapi ternyata foto ular mainan yang dikirim oleh Gerson itu tidak pernah sampai terkirim ke WA-nya Clara karena Clara sudah memblokir nomor WA -nya Gerson.

Gerson memberikan tip kepada petugas keamanan dan kemudian dia segera masuk kembali ke apartemennya untuk beristirahat.

**

Di tempat lain, Julian segera menginterogasi Julius. "Bagaimana kamu melakukan semua itu, Julius? How?"

Julius mengangkat bahunya. "Mudah saja. Aku cuma perlu menyelundupkan beberapa barang ke dalam apartemen Ayah kita lewat petugas housekeeping yang kemarin ke apartemen itu dan sebagian dari barang-barang selundupanku itu sudah melakukan pekerjaan dengan sangat baik pada malam ini.

"Barang spa saja yang kamu maksud?" tanya Julian penasaran.

"Yang pertama adalah pemutar audio berbentuk vas bunga yang juga bertenaga robot karena itu saat vas bunga itu dibawa oleh petugas pembersih, maka aku bisa mengontrol dan menempatkan vas bunga itu di tempat yang aku inginkan yaitu di meja ayah kita."

"Apa ayah kita tidak curiga dengan keberadaan benda baru di kamarnya?"

"Aku duga Ayah kita itu adalah seseorang yang tidak terlalu teliti, karena itu dia tidak tahu kalau aku sudah menempatkan barang-barang baru di dalam kamarnya."

"Lalu apa kegunaan vas bunga itu?"

"Fungsinya ada dua. Selain untuk menyadap pembicaraan yang dilakukan di kamar ayah kita, alat itu juga bisa mengeluarkan suara yang sangat jernih sehingga terdengar seperti nyata. Seperti keluar dari seseorang atau sesosok hantu di kamar itu."

"Hebat."

"Itulah yang membuat wanita jalang itu takut. Itu karena dia mendengar suara seorang wanita sedang menangis. Suara itu sangat menyeramkan karena suara aslinya itu aku ambil dari sebuah film horor asal Jepang. Karena itulah suara itu terdengar sangat menakutkan."

"Kini aku tahu mengapa wanita itu langsung pergi."

"Bukan cuma itu, Julian. Dia juga pergi karena ada ular mainan milikmu yang membelit kakinya."

"Ular mainan milikmu?"

"Ya. Tapi aku sudah memasukkan mesin AI di dalam ular mainan itu sehingga ular mainan itu bisa bergerak-gerak layaknya seperti ular hidup padahal dia bergerak karena aku mengontrolnya dari sini."

"Hebat sekali, Julius. Kamu betul-betul jenius. Lalu bagaimana dengan saat wanita itu sudah di lantai basement? Ingat, vas bunga itu kan masih ada di kamar ayah kita."

"Aku memang tidak menggunakan vas bunga lagi saat di lantai basement. Aku menggunakan Drone kecil dan dari drone itu, aku perdengarkan suara tangisan perempuan yang juga kuambil dari film horor lokal."

"Betul-betul hebat, Julius. Kamu betul-betul jenius." Julian mengangkat jempolnya ke arah Julius.

**

Siang ini, tiba-tiba Rudi menelpon Bella. Bella segera mengangkat telepon itu. "Halo,Pak Rudi?"

"Pak Gerson ingin bertemu kita. Dia ingin bertemu dengan kita di sebuah tempat karaoke."

"Untuk apa, Pak?"

"Dia ingin mengetahui perkembangan desain rancangan mall yang kamu kerjakan itu."

"Tapi, rancanganku masih di tahap permulaan, Pak. Aku belum siap. Idealnya mungkin dua minggu lalu lagi baru aku bertemu dengannya supaya desainnya mulai aku bentuk."

"Dia ingin bertemu sekarang denganmu, Bella. Kalaupun kamu belum membuat rancangan yang ingin kamu buat itu, dia tetap ingin mendengar apa saja rencanamu untuk proyek itu sehingga dia bisa mulai mendapatkan bayangan akan seperti apa jadinya mall miliknya itu."

Bella menghela nafas beberapa kali namun akhirnya setelah Bella melihat kehadiran Yogi yang berada di luar ruangannya maka dia pun mengangguk. "Baiklah, Pak. Kirim alamat tempat karaokenya. Aku akan segera ke sana."

"Oke, aku kirim lokasinya di WA. Setengah jam lagi kita akan bertemu di sana."

"Baik, pak."

Setelah itu Bella keluar dari ruangannya. Kemudian dia berkata kepada Yogi. "Yogi, kamu ikut aku."

"Ikut ke mana, kak?" Tanya Yogi.

"Makan siang. Kamu mau, nggak?"

"Banget dong, kak. Oke, kak. Apa kakak akan ikut motorku atau aku ikut mobil kakak?" tanya Yogi.

Dalam hatinya, Yogi berharap sekali supaya Bella mau membonceng di motornya. Sesuatu yang selalu dibayangkan Yogi di bulan-bulan terakhir ini.

"Kita gunakan kendaraan kita masing-masing. Nanti kita ketemu di sana," jawab Bella.

"Siap, Kak." Yogi agak kecewa tapi membayangkan akan makan siang berdua dengan Bella membuat dia langsung senyum-senyum dan dia langsung digoda oleh Burhan, temannya.

"Cie, yang mau makan siang dengan bos. Hati kamu pasti sedang berbunga-bunga. Iya kan, Yogi?"

"Iyalah. Aku sebenarnya baru mau berusaha lagi untuk mengajak kak Bella kencan. Eh ternyata dia duluan yang mengajakku kencan. Nampaknya setelah berpikir beberapa waktu nampaknya dia akan menerima cintaku," yakin Yogi sambil membusungkan dadanya.

"Atau ... bisa saja kamu bakal disuruh-suruh, Yogi. Jadi kamu jangan senang dulu," tebak Burhan.

Yogi langsung menggeleng-gelengkan kepalanya. "No. Aku yakin bosku yang cantik jelita itu mulai mempertimbangkan aku sebagai calon pendamping hidupnya dan sebagai calon ayah sambung untuk dua anaknya."

"Huh. Mimpi."

**

Beberapa saat kemudian Bella sudah memarkir mobilnya di depan sebuah tempat karaoke VIP yang cukup terkenal di Jakarta.

Dia terpaksa meminta Een untuk menjemput si kembar dari sekolah mereka karena Bella harus bertemu dengan Gerson.

Bella turun dari mobilnya dan berjalan menuju ke arah pintu masuk karaoke.

Yogi yang sudah lebih dulu di tempat parkir, buru-buru mendekati pintu masuk tempat karaoke.

"Kita akan makan siang sambil nyanyi-nyanyi, ya?" tanya Yogi kepada Bella

"Kita mau kerja, Yogi. Bukan mau nyanyi-nyanyi. Tuh Pak Rudi sudah menunggu di sana." Bella menunjuk ke arah seorang pria tua yang berdiri di depan pintu sebuah room karaoke.

Rudi sudah melambai-lambaikan tangannya ke arah Bella karena itu Bela langsung mengajak Yogi untuk berjalan menuju ke tempat Rudi berada.

Wajah Rudi langsung masam saat dia melihat Yogi karena itu dia segera merangkul pundak Yogi dan berkata, "kamu kembalilah ke kantor aku memerlukan kamu di sana."

Mendengar itu, Bella langsung membela Yogi. "Tapi aku perlu dia, pak, supaya ada dua telinga yang akan mendengar konsep-konsep yang mungkin akan dijabarkan oleh Pak Gerson nanti. Supaya tidak salah, pak."

"Gak usah. Yogi lebih baik kembali ke kantor sementara kamu langsung masuk ke dalam sana. Pak Gerson sudah menunggu, tuh." Rudi langsung menunjuk ke arah pintu di belakangnya.

Bella langsung menelan saliva mendengar kata-kata Rudi itu. Sebenarnya dia ingin membawa Yogi supaya dia tidak terlalu salah tingkah di dalam sana tapi ternyata keinginannya gagal menjadi kenyataan.

"Kalau begitu ayo kita masuk, Pak," kata Bella kepada Rudi.

"No, Bella. kamu yang masuk sendirian. Aku masih ada urusan di sini. Aku akan berdiri di sini."

Mata Bella terbelalak. Dia tidak menyangka kalau dia akan bersama dengan Gerson di dalam ruang karaoke hanya berdua saja tanpa didampingi Yogi maupun Rudi.

1
fanny tedjo pramono
kenapa ceritanya tdk dolanjutin? sy tunggu jawaban guys
Farida Irwanq
kak tidak up lagi ya
Farida Irwanq
kak blm di up
Farida Irwanq
di tunggu lanjutannya kak🙏
Farida Irwanq
kak belum di up lanjutannya kita nugguin ini 🙏😄
Farida Irwanq
di tunggu lanjutannya kak.
Amazing Grace
ga setuju Bella sama si gersang Thor,
dia tukang celap celup dan itu menjijikan
kuharap ada tokoh yang lebih baik dari dia buat jadi jodohnya Bella
dari judul cerita ini tuh menceritakan anak kembar yang jenius, jadi saya harap jodoh nya Bella bukan gersang
Mazree Gati: setuju
total 1 replies
Amazing Grace
gersang gersang, kau bilang tidak suka wanita penghianat tapi ternyata kamu mau memaksa wanita untuk berhianat,
Amazing Grace
menjijikan sekali si gersang ini, dia kira setelah perbuatan menjijikan nya dengan wanita lain ada yang Nerima dia apa adanya apaa
kalo aku jadi Bella sih kuludahin aslii
Amazing Grace
so disgusting gimana sih Thor, apa bedanya si gersang dengan si benny, bahkan lebih baik Benny dari pada si Gerson, kuharap jodoh Bella laki laki yang baik
karna ga bakal ada laki laki yang bisa benar benar lepas dari kebiasaan nya apalagi ini soal kenikmatan duniawi
Farida Irwanq
lanjut thor
Aretha Shanum
kcewa Thor muter2 ga jelas
Lintang Lia Taufik
Wah, turut sedih Thor. Tetap semangat.
Nina_Melo
Bagus ya, bukunya... bikin nagih baca. 😊
Lintang Lia Taufik
Semangat Thor
Lintang Lia Taufik
Aku berdebar bacanya
Lintang Lia Taufik
suka....
Lintang Lia Taufik
Pembukaan yang seru dan bikin penasaran. Next up date Thor, seru....
Muji Lestari
makin menarik ceritanya
Muji Lestari
tggu kelanjutanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!