NovelToon NovelToon
Membungkam Kejulitan Mertua

Membungkam Kejulitan Mertua

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mengubah Takdir / Wanita Karir / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Harni zulesta

Pernikahan yang tidak mendapat restu dari kedua belah pihak keluarga seringkali menjadi konflik batin bagi menantu.

Zakia, gadis yang menikah dengan seorang pria yang meminangnya dengan penuh cinta harus menghadapi liku-liku hidup yang membuat ia begitu tertekan setiap hari karena perlakuan ibu mertuanya yang sangat kejam.

Akankah Zakia bisa menaklukkan ibu mertuanya? Akankah Zakia bisa membungkam Kejulitan ibu mertuanya?

Yuk! Ikuti kisah Zakia selanjutnya..!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harni zulesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Babu Yang Dibabukan

Aughh!" lenguh Bryan yang baru saja siuman.

Ia menatap sekeliling ruangan bercorak putih itu, kepalanya terasa sangat pusing. Bryan mencoba mengingat apa yang sudah terjadi, ia ingat kalau tadi ia sedang berada di jalanan berusaha mencari pekerjaan, setelah itu ada mobil yang melaju kencang ke arahnya. Bryan tidak mengingat apa-apa lagi setelah itu.

Bryan melirik ke arah sofa, di sana ia sudah melihat keluarganya. Tapi Bryan masih belum tahu apa yang terjadi di sana, ia juga belum mampu untuk duduk, Bryan hanya mendengarkan apa yang mereka bahas tanpa bersuara. Tidak ada yang tahu kalau Bryan sudah siuman.

"Ma! Aku mohon, Ma! Demi kesembuhan Mas Bryan!"mohon Zakia lagi.

Bryan menyimak dengan seksama, tapi ia sudah bisa menebak kalau ini adalah masalah uang. Itu sebabnya istrinya sampai memohon begitu pada ibunya.

" Oke! Aku akan membayar tagihan pengobatan suamimu itu, tapi dengan beberapa syarat!" jawab Bu Siska sembari ia tersenyum meremehkan dan melirik Clara menantu emasnya.

Clara yang dilirik pun seketika paham dengan kode yang diberikan oleh mertuanya.

"Apa syaratnya, Ma? Apa pun syaratnya akan aku penuhi asal Mas Bryan bisa mendapatkan perawatan!" ucap Zakia sembari menangis, dan ia pun masih tetap berlutut di hadapan sang ibu mertua.

Bryan yang dibela mati-matian hanya bisa memandang iba kepada sang istri. Ia tidak bisa melakukan apa pun sekarang. Kondisinya yang seperti ini semakin membuat Bryan tidak berdaya. Jangankan untuk membela istrinya, untuk menopang tubuh saja, Bryan tidak bisa saat ini.

Bu Siska mencengkeram dagu sang menantu sembari tersenyum licik. Senyum licik dan pandangan meremehkan yang selalu ia tampilkan untuk Zakia.

"Syaratnya kau harus menjadi babu kami dalam waktu yang tidak di tentukan, dan tentu kau melakukannya tanpa mengeluh sedikit pun! Selain itu kau harus membantu Bryan mencari uang. Saya tidak peduli kau dapat darimana uang itu, yang pasti kau harus memberi setoran setiap hari. Tapi ingat! Jangan mencoreng nama keluargaku dihadapan orang-orang. Jika itu sampai terjadi, maka kau akan mendapatkan hukuman dariku!" jawab Bu Siska sembari tersenyum puas, karena ia sudah berhasil menjebak menantunya itu.

" Aduh, Ma! Kenapa tidak minta diceraikan Bryan saja sih syaratnya? Kan lumayan hilang tuh satu benalu, kita juga bisa menjodohkan Bryan lagi dengan wanita kaya!" sela Clara.

"Kalau benalu ini hilang, apa kau mau mengerjakan semua tugas yang ia kerjakan?" tanya Bu Siska.

Clara langsung bergidik jijik. 

"Ih, Ogah!" jawab Clara spontan.

"Ya udah! Kalau begitu kau diam aja! Ikuti permainan Mama!" sahut Bu Siska lagi.

Clara mengangguk acuh, mana mau dia disetarakan dengan babu seperti Zakia. Setiap hari ia hanya ingin bersenang-senang dan dimanjakan oleh uang dari suami dan mertuanya. Clara mempunyai sejuta macam cara agar ia bisa mendapatkan uang untuk berfoya-foya.

"Baik, Ma! Apa pun itu, aku akan lakukan asal Mas Bryan bisa sembuh dan cepat pulang!" ucap Zakia sembari tersenyum dan ia pun mengusap air mata yang membasahi pipinya.

Kalau hanya untuk menjadi babu di rumah mertuanya, itu bukan syarat yang sulit bagi Zakia. Selama ini juga ia sudah menjadi pembantu gratis di sana, sekarang demi suaminya ia rela menjadi babu yang dibabukan, dalam artian pasti setelah ini tugasnya akan semakin bertambah banyak. 

Selama ini, bahkan untuk istirahat saja Zakia tidak ada waktu karena terus saja di suruh ini itu oleh ibu mertua dan juga kakak iparnya Clara. Daster lusuh dan wajah kusut adalah ciri khas Zakia sehari-hari. Tapi sekarang kewajibannya akan semakin bertambah, di sela-sela pekerjaan rumah dan banyak pekerjaan dari ibu mertuanya, Zakia juga harus merawat suaminya Bryan.

Selain itu, syarat lain dari ibu mertuanya harus menyetor uang setiap hari juga, itu salah satu syarat yang paling berat untuk Zakia. Dimana ia akan mendapatkan uang setiap hari? Sementara ia tidak ada waktu untuk mencari uang. Tugasnya terlalu banyak dan itu pasti akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya, tapi Zakia tetap berusaha optimis. Ada niat, pasti ada jalan. Setiap hamba sudah mempunyai porsi takdir masing-masing. Zakia yakin disetiap usaha pasti akan ada hasilnya. Setiap kesulitan maka pasti akan ada kemudahan dibaliknya.

"Kiaa!" panggil Bryan dengan lirih.

Mendengar suara suaminya, Zakia langsung menoleh ke arah Bryan. Semua ketakutan Zakia sirna melihat suaminya sudah siuman, beban Zakia rasanya sedikit berkurang. Zakia sangat bersyukur suaminya sudah sadar, Zakia mengucapkan rasa syukur berulang kali.

Mas udah sadar?"

Zakia langsung bergegas ke dekat suaminya sambil tersenyum tulus, air matanya segera ia hapus. Zakia tidak mau kalau Bryan tahu semua yang baru saja terjadi, ia tidak mau Bryan kepikiran. Padahal Bryan sudah mendengar semuanya. Bryan semakin merasa tidak berguna, istrinya itu begitu kuat menahan duka, demi ia mendapat perawatan.

Sementara ibunya yang dimintai pertolongan itu, bahkan tidak acuh sama sekali melihat Bryan yang sudah sadar. Ia masih kesal karena harus mengeluarkan uang untuk pengobatan Bryan.

"Ma!" panggil Bryan.

"Saya mau membayar administrasi dulu, biar cepat pulang! Saya sudah muak berada di ruangan ini! Clara! Ayo!" ucap Bu Siska sambil mengajak Clara yang sibuk bermain ponsel. 

"Dari tadi kek, Ma! Aku udah gerah banget di sini!" sahut Clara riang, akhirnya ia bisa keluar dari ruangan yang membuat ia sesak itu. 

Zakia dan Bryan hanya bisa diam, sadar akan posisi mereka saat ini. Bu Siska dan Clara pun bergegas meninggalkan ruang perawatan. Mereka mengayunkan kaki menuju ruang pembayaran untuk menyelesaikan administrasi agar bisa cepat pulang.

Namun sesampainya di sana, betapa terkejutnya Bu Siska, karena Bryan belum di bolehkan untuk pulang dengan dalih keadaannya masih sangat lemah. Kondisi patah tulang di kakinya juga masih butuh perawatan maksimal. Bu Siska tidak peduli itu, ia tidak mau mengeluarkan uang lebih banyak lagi.

"Saya gak mau tau, Sus! Pokoknya saya mau Bryan keluar dari rumah sakit sekarang juga!" ucap Bu Siska dengan berapi-api.

Baik, Ibu! Kalau begitu saya sampaikan kepada dokter yang menangani saudara Bryan dulu!" jawab perawat itu.

Kemudian perawat itu pun meninggalkan meja kerjanya. Ia menghampiri dokter Adam, dokter yang menangani Bryan.

"Maaf, Dok! Tapi ada sedikit masalah!" ucap perawat itu.

"Ada apa, Suster Desi?" tanya dokter Adam.

"Keluarga pasien Bryan meminta pulang sekarang juga, Dok! Saya sudah coba menjelaskan, tapi ibu dari pasien tetap bersikeras untuk membawa pasien pulang hari ini juga, Dok!" Terang perawat itu.

"Alasannya apa?" tanya dokter Adam lagi.

1
Sit Sum
sudah selesai kah??
yulia nisma
ini niat atau enggak sih bikin novel..updatenya lama dan dikit...mana critanya ngebosenin...ya udahlah...good bye...
Harni: Maaf, Kak. Kebetulan author akhir2 ini kurang fit, jadi update sebisanya saja. Maaf kalau kurang nyaman
total 1 replies
Ratna Syam
kapan up episode selanjutnya?
Harni: Hari ini update, Kak. Di tunggu yaa❤❤❤
total 1 replies
Venus Venus
pgn nagis.terharu..
Timaa Azzahrah M.A
dih ibu durhaka.. biarkan sja bryan tinggalkn tuh nenek peot biar tau rasa..thor buat zakia dn bryan nya sukses.. trus jngan ingat sma kluarganya lagi.. biar kluarganya tuh yg ngemis2 mnta di tampung
Harni: Siap kak. Aku juga greget sama ibunya😁😁😁
total 3 replies
evita vita
lanjut thor,,gantung
Timaa Azzahrah M.A
aduh thor.. biarkan bryan dn kia kluar dri sana.. jngan pisahkan.. biar tau rasa tuh orang tua durhaka tdk ada yg ksih uang lagi
Timaa Azzahrah M.A: haha benar thor😅
total 2 replies
Timaa Azzahrah M.A
thor buat bryan pergi aja sama istrinya.. trus buka usaha gtu.. jngan ingat lagi orang tua durhaka itu ck
Timaa Azzahrah M.A: sipp thor hehe
total 2 replies
💞Erra Tarmizi💞
dari awal cerita ini mengingatkan aku pada novel hinaan dari keluarga suami
Harni: Semoga peminatnya juga bisa seperti novel itu 🥰🥰 Mkasih kak udah setia mampir
total 1 replies
💞Erra Tarmizi💞
ada aja cara Clara mefitnah
Cut ida Suryani
sulit cari istri sesabar Zaskia
d2h_verluthver
recommended.. bagus banget ceritanya. bikin ketagihan
Harni: mkasih kak🥰🥰🥰
total 1 replies
d2h_verluthver
Bu Siska sukses bikin aku darah tinggi Thor😤😤😤.. sebel ah sama Bu Siska.
d2h_verluthver
ini si Ronald jangan jangan suka sama Zakia.
Coky Pasaribu
Mantap sekali alur ceritanya thor, seperti kisah nyata dalam rumah tangga.
Laila Rifah
lemes banget sih Bu Siska ini 🥺
Harni: sama ehhh😄😄🥰🥰
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
buat bryan prgi dri rumahnya bersama istrinya thor.. emosi aku liatnya,apa lg ada si ipar laknat
Harni: Sama, Aku juga emosi. Ikuti part selanjutnya ya, Kak.🌹🌹🌹
total 1 replies
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia kali ini hidupnya bahagia.. di hindari dri orang tua/orang2 benalu tdk tau diri ya thorr🙏🙏
Harni: Iya kak. Ibunya mertuanya bikin gemes pen jitak, semoga Bryan dan Zakia segera dberi kbhagiaan. Terus ikuti eps berikutnya ya kak🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
dewi patmawati
lanjut
Timaa Azzahrah M.A
semogah bryan dn zakia sllu bahagia.. jngn pisahkan mereka thor plasee🙏🙏🙏
Timaa Azzahrah M.A: siapp thorrr😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!