NovelToon NovelToon
Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa

Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa

Status: tamat
Genre:Spiritual / Cinta pada Pandangan Pertama / Identitas Tersembunyi / Epik Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:78.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fex Si Pengelana~

[Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa]

“Kak Fex, sebenarnya siapa orang tuaku?”

“Orang tuamu adalah orang hebat, Kai.”

"Orang Hebat", jawaban yang sama selalu keluar dari lisan Kak Fex ketika Kai Zen bertanya mengenai orang tuanya. Mendengar kata tersebut secara terus-menerus, Kai Zen sadar bahwa orang tuanya bukan orang biasa, ada rahasia besar tentang asal usul dirinya dan orang tuanya. Lalu, Kai Zen memutuskan untuk memecahkan rahasia itu.

Perjalanan Kai Zen dimulai saat dia memutuskan masuk ke Akademi Sihir Satu. Bagaimana kelanjutan kisah Kai Zen? Apakah Kai Zen berhasil mengungkap rahasia orang tuanya? Siapa Kai Zen sebenernya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fex Si Pengelana~, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Zhuo Fang!? Dua orang asing!

“DIAMLAH!” Zhuo Fang berteriak ke arah Guo Yan.

“Hah?” Guo Yan terkejut mendengar teriakan Zhuo Fang. Dia menyadari bahwa Zhuo Fang saat ini sedang marah. Dia bingung memikirkan cara menenangkan Zhuo Fang.

Zhuo Fang yang melihat wajah terkejut Guo Yan terlihat tidak peduli. Dia melanjutkan berjalan pergi.

“Zhuo Fang!” Guo Yan memanggil Zhuo Fang yang berjalan pergi.

“Berhenti, Zhuo Fang!” Guo Yan memanggilnya lagi. Namun, Zhuo Fang tetap berjalan pergi.

Karena Zhuo Fang terus menghiraukan panggilan Guo Yan, Guo Yan berhenti untuk memanggilnya dan memutuskan untuk mengikuti Zhuo Fang dari belakang.

Beberapa saat kemudian, mereka sampai di perpustakaan. Guo Yan yang tidak menduga bahwa Zhuo Fang akan pergi ke perpustakaan mencoba memberanikan diri untuk bertanya.

“Untuk apa kau ke Perpustakaan?” Tanya Guo Yan.

Zhuo Fang tidak menjawab pertanyaannya, melainkan langsung masuk ke perpustakaan akademi. Guo Yan memaklumi tindakan Zhuo Fang karena dirinya merasa bersalah padanya.

Guo Yan mengikuti Zhuo Fang yang berputar-putar mencari buku sekaligus mengamati keadaan di dalam perpustakaan. Perpustakaan yang disediakan oleh pihak akademi sangat memukau. Perpustakaan itu sangat luas, rak bukunya menjulang tinggi ke atas, dan fasilitas lain di dalamnya sangat beragam.

“Perpustakaan Akademi Satu tidak bisa dianggap remeh!” Guo Yan bergumam sendiri.

“Tentu saja tidak bisa dianggap remeh, akademi ini adalah akademi nomor satu di kota ini!” Zhuo menanggapi gumaman Guo Yan.

“Apakah kau tidak marah denganku lagi?” Guo Yan bertanya setelah Zhuo Fang menanggapi gumamanya.

“Mari duduk dulu.” Jawab Zhuo Fang seraya membawa dua buku yang dia pilih. Merekapun duduk di tempat yang masih kosong.

“Apa yang kau lihat sekarang?” tanya Zhuo Fang.

“Ribuan buku yang tertata rapi.” Jawab Guo Yan setelah melihat sekelilingnya.

“Lalu?” Zhuo Fang masih meminta jawaban Guo Yan.

“Beberapa senior yang asyik membaca buku pilihan mereka.” Guo Yan langsung menjawabannya.

“Suasana yang kau rasakan?” Zhuo Fang membuka satu buku yang dia pilih, membolak-balikan halamannya.

“Damai dan sepi?” Jawab Guo Yan seakan bertanya.

Zhuo Fang hanya menganggukkan kepalanya seraya menyodorkan satu buku yang dia pilih tadi dan berkata, “Suasana yang cocok untuk membaca buku bukan? bacalah buku ini!”

“Bagaimana dengan Kai Zen dan Yi Yizue?” tanya Guo Yan sebelum mengambil buku yang disodorkan oleh Zhuo Fang.

“Aku sudah mengirim pesan kepada Kai Zen kalau kita akan membaca buku di perpustakaan. Kai Zen mengirim pesan balik bahwa dia akan melanjutkan berjalan-jalan berkeliling akademi bersama Yi Yizue. Setelah selesai, dia akan bertemu kita di perpustakaan. Jadi, kita tinggal menunggu mereka di perpustakaan sambil membaca buku.” Zhuo Fang menjelaskan situasinya para Guo Yan.

“K-kapan kau menghubungi Kai Zen?” Guo Yan terkejut mendengar situasinya dari Zhuo Fang.

“Saat kita berjalan menuju ke perpustakaan.” Jawab Zhuo Fang santai.

“Kenapa aku tidak tau?” Guo Yan bertanya keheranan.

“Kau selalu mengikuti di belakangku seraya melihat ke bawah, bagaimana kau bisa tau?” Zhuo Fang tersenyum meremehkan.

“K-kau!?” Guo Yan marah karena merasa dipermainkan.

“Jangan marah padaku, kau dulu yang memulai!” Zhuo Fang mulai membaca bukunya.

“Tidak, tidak! Aku tidak marah. Hanya terpukau dengan permainanmu!” Guo Yan tersenyum pahit.

“Permainan apa?” Zhuo Fang tetap membaca bukunya.

“Bukankah tadi kau hanya berakting marah padaku? lalu menuntunku mengikutimu ke perpustakaan dan meninggalkan Kai Zen dan Yi Yizue berduaan?” Guo Yan mengutarakan prediksinya.

“Sebenarnya ini tidak direncanakan. Hanya saja ketika kau memukulku untuk yang kedua kalinya, aku memilih untuk pergi sendiri ke perpustakaan untuk menenangkan diri. Siapa yang tau kalau kau akan mengikutiku. Jadi, aku hanya menambahkan beberapa tindakan yang menurutku menguntungkan.” Zhuo Fang terkekeh pelan.

Guo Yan yang tercengang mendengar penjelasan dari Zhuo Fang kemudian berkata, “Rencana dadakan yang hebat, Zhuo Fang. Jadi, membiarkan Kai Zen dan Yi Yizue berdua dan membuat diriku berdua bersamamu, apa untungnya tindakan ini bagimu?”

“Akan kuberitahu setelah aku puas membaca buku ini.” Zhuo Fang menunjuk buku yang dia baca.

“Kau juga lebih baik membaca buku yang kupilih, itu cocok denganmu!” ucap Zhuo Fang lagi.

Guo Yan hanya menghembuskan nafas seraya menyetujui ucapan Zhuo Fang. Ketika dia mengambil buku yang dipilihkan Zhuo Fang dan membaca judulnya, Guo Yan terkejut lagi.

“C-cara menjadi wanita anggun idaman para pria?” dia menatap Zhuo Fang dengan tatapan tajam. Namun, Zhuo Fang tidak memedulikan tatapan Guo Yan. Zhuo Fang sudah terhanyut dalam bacaannya.

Guo Yan yang melihat Zhuo Fang sudah terhanyut dalam bacaannya tidak meributkan hal ini lebih jauh. Dia memilih untuk membaca buku yang Zhuo Fang pilih walaupun judulnya terdengar konyol baginya. Merekapun terhanyut dalam buku yang mereka baca masing-masing.

< >

Handphoneku bergetar, pertanda ada yang mengirim pesan padaku. Akupun membuka Handphoneku dan mendapati pesan yang dikirim oleh Zhuo Fang.

“A-ada apa, Kai?” Tanya Yizue padaku.

“Pesan dari Zhuo Fang, dia pergi bersama Guo Yan ke perpustakaan untuk membaca.” Jawabku.

“Me-mereka tidak mengajak kita?” Yizue memastikannya padaku.

“Tidak, sepertinya mereka memiliki beberapa kesalahpahaman. Jadi, memutuskan untuk pergi bedua saja. Itu dugaanku.” Aku menjawabnya dengan dugaanku.

“Kesalahpahaman ya, Ja-jadi kita lebih baik bagaimana?” Yizue meminta saran dariku.

“Bagaimana kalau jalan-jalan berkeliling akademi lagi? Kita belum mengelilingi seluruh akademikan?” Saranku pada Yizue.

“A-aku setuju, Kai.” Yizue menyetujui saran dariku. Kamipun berkeliling akademi hingga tidak ada satupun tempat di akademi yang kami lewatkan.

“Aku lapar, Kai. Ki-kita sudah mengunjungi semua tempat di akademikan? Ba-bagaimana kalau kita ke kantin untuk membeli makanan?” Yizue memegang perutnya yang sedang lapar.

“Aku juga lapar, ayo pergi ke kantin.” Kami pun berjalan ke kantin. Setelah sampai di kantin, aku memesan menu makanan yang sama dengan Yizue, nasi goreng dan air putih. Kemudian kami mencari tempat duduk kosong, lalu duduk dan bersiap untuk memakan hidangan kami.

“Se-sekarang jam berapa, Kai?” tanya Yizue padaku sebelum makan.

Akupun membuka Handphoneku dan melihat jam, “Jam 12.45, ada apa?”

“Bu-bukan apa-apa, hanya memastikan.” Jawab Yizue.

“Baiklah.” Aku mengiyakan tanpa bertanya lebih jauh lagi.

“Selamat makan!” ucap kami, lalu memakan makanan kami. Saat makanan kami hampir habis, ada dua orang yang muncul di hadapanku dan Yizue, mereka laki-laki dan perempuan.

“Permisi, apakah boleh kami bergabung di meja kalian? meja lain di tempat ini sudah penuh.” Ucap laki-laki itu padaku.

Aku menatap Yizue seraya meminta persetujuan darinya. Yizue yang paham maksudku langsung mengangguk menyetujui permintaan mereka. “Silahkan.” Ucapku pada laki-laki itu.

Bersambung

1
Novex
Ketik 1 untuk lanjut wkwk
luna violet☆
sakit sih digituin sama org yang udah kita anggap sodara
luna violet☆: iya emang
amit amit kalau dikhianati sodara😨😨 (mana sodara pasti tau kebiasaanku dirumah, rahasia ku yg gk diketahui org luar, kalau berkhianat😱😱)
kalau ditikung mah masih mending lagian aku masih jomlo😌🗿🗿
total 2 replies
luna violet☆
wow keluarga besar
yang nama namanya bikin lidah ku keseleo🗿🗿/Frown/
luna violet☆: ya gapapa kok
total 2 replies
luna violet☆
yaaa ndak mau lah
minimal iming imingin mobil lamborghini kek kalau keluar
bukanya ajal🗿🗿
Novex: Udah paling bener pake cara yang sekarang 😂
total 5 replies
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
keren banget ceritanya
Novex: Thanks Kak🔥
total 1 replies
Wong kam fung
anumu
Novex: Anu?😐
total 1 replies
Wong kam fung
geger otak karena cintamuu
Novex: Gawat darurat 😐
total 1 replies
Wong kam fung
ada kamu kan kalau berak dicelana
Novex: Kan udah gede, bisa ke wc🤣
total 1 replies
Wong kam fung
,dasar jones
Novex: Wehh kasihan#1
total 1 replies
Wong kam fung
dasar jones
Novex: Wehh kasihan#2
total 1 replies
Wong kam fung
ih iri dasar jones
Novex: Wehh kasihan#e
total 1 replies
Wong kam fung
bodo amat pergi aja sana
Novex: wkwkwk😂
total 1 replies
Jiang Yingxia
😂aku merasa garing
Novex: yang lain juga kok, tenang wkwkwk👀
total 1 replies
Jiang Yingxia
aww...aw...gemes" UWU
Novex: Kyaaa>_<
total 1 replies
Jiang Yingxia
yo! teriakan kata jenius!🤣 akhir kalimat seharunya diberi tanda seru juga.
Novex: tapi kan ini bertanya
total 1 replies
Jiang Yingxia
bener tuh, 1 tahun saja rasanya dh lam, apalagi 5 tahun, mati bosan nnti
Novex: Mending berpetualang:v
total 1 replies
Jiang Yingxia
ekor apa itu?! rubah berekor 3 kah?
Novex: Cosplay narutoooo
total 1 replies
Jiang Yingxia
ihh,...apa itu? kenapa sampai merugikan?
Novex: Paman Alex masih belum tempe
total 1 replies
Jiang Yingxia
Roh sihir, jadi bisa inspirasi nih.
Novex: Yoiii🙌
total 1 replies
Anita
ya benar emosi negatif hanya akan membuang-buang waktu kita, lebih baik kita gunakan emosi positif yang lebih bermanfaat
Novex: Tapi, terkadang emosi negatif juga dapat membawa keuntungan...contohnya marah... saat marah biasanya energi jadi kek bludak2 bahasa jawanya (Indonya apa? penuh? ya begitulah)... disaat marah kita bisa ngalihin dengan nyuci baju, nyuci piring, dll😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!