NovelToon NovelToon
ALEENA(Noda Dibalik Niqab)

ALEENA(Noda Dibalik Niqab)

Status: tamat
Genre:Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:406k
Nilai: 4.9
Nama Author: bundew

>Ini novel pertama autor yang bertema religi maaf kalau masih banyak kekurangannya.

Aleena Humairoh seorang guru sekolah dasar disebuah sekolah swasta dikota A memutuskan menutup auratnya dan bangkit dari traumanya setelah mengalami sebuah peristiwa pahit dimasalalu yang membuatnya harus kehilangan mahkota berharganya sebagai seorang perempuan.

Bertemu dengan seorang Abimanyu duda muda ayah dari murid Aleena yang juga pernah mengalami hal menyakitkan dengan perempuan dimasalalu.

Dua orang yang sama sama punya masalalu pahit akankah mereka bisa berjodoh dengan putri kecil Abimanyu sebagai perantara.

Ataukah malah saling membenci karena sebuah hubungan luka dimasalalu mereka yang diakibatkan oleh orang yang sama.

Penasaran silahkan baca kelanjutannya 😊😊.
Budayakan meninggalkan like dan komen sebagai dukungannya reader.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15.Pujian Yang Menyakitkan .

Aleena baru saja menyelesaikan sholat magrib dilanjutkan dengan membaca Al Qur'an yang sudah menjadi kebiasaannya dari dulu.

Aleena baru saja bangkit dari sejadahnya saat tiba tiba dia mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar.

"Sebentar",jawabnya dengan berjalan untuk membuka pintu itu.

"Bu Ena..ibu sibuk nggak?",tanya Bu Rahma dengan melongokkan kepala kedalam kamar Aleena yang dijawab gelengan oleh Aleena

"Nggak bu Rahma saya sudah selesai mengaji dan tinggal menunggu sholat isya lalu bermaksud beristirahat".

"Mau nggak temani saya keminimarket depan sekolah sana sebentar",ucapnya dengan ekspresi memohon.

"Bu Rahma perlu membeli sesuatu? ",tanya Aleena.

"Iya saya perlu membeli pembalut,bisa nggak bu Aleena temani saya karena saya sedikit takut jalan lewat depan kelas kalau malam".

"Baiklah tapi hanya sebentar ya karena sebentar lagi waktu Isya sudah sampai",ucap Aleena dengan berjalan keluar dari kamarnya dan segera menutup pintu itu.

"Nggak lama bu Ena saya hanya beli pembalut dan beberapa cemilan saja buat stok dikamar",jelas bu Rahma yang punya tubuh sedikit berisi dan juga hobi ngemil itu.

"Memang yang kemarin sudah habis",tanya Aleena merasa heran karena kemarin sore bu Rahma juga sudah sempat mengajaknya keluar untuk berjalan jalan dilingkungan sekitar sekolah tempat mereka mengajar itu yang ternyata sekolah tempatnya itu mengajqr itu berada dilingkungan komplek perumahan elit dikota itu.

"He...he...",buRahma menjawab pertanyaan Aleena hanya dengan tertawa kecil.

"Saya suka nggak tahan kalau melihat cemilan yang enak enak bu Ena,jadi pengen terus memakannya.Apa itu masalah ya?",gumamnya dengan menatap kearah Aleena.

"Maksud bu Rahma?",tanya Aleena tidak mengerti.

"Pasti bu Aleena berpikir saya rakus karena punya hobi makan? ".

Aleena langsung menggeleng mendengar itu,"Saya nggak pernah berpikir begitu bu Rahma maaf kalau pertanyaan saya tadi membuat ibu tersinggung".

Kali ini bu Rahma yang balik menggeleng,"Sebenarnya sejak kenal sama bu Ena saya termotivasi untuk diet,karena saya merasa sedikit malu kalau berjalan berdampingan seperti ini kita seperti angka sepuluh",ucapnya dengan menundukkan wajahnya.

"Jangan perdulikan pandangan orang tentang kita bu Rahma,karena mereka hanya menilai kita dari luarnya saja".

"Tapi saya serius bu Ena, coba lihat ibu meski sudah menutup seluruh tubuh seperti sekarang tapi aura cantik ibu tetap bisa terlihat seolah saya sedang berjalan dengan seorang bidadari",puji bu Rahma yang membuat Aleena tanpa sadar menarik nafas keras.

"Terimakasih pujiannya bu,tapi saya nggak sesempurna itu",jawab Aleena lirih.

"Kurasa sebagai seorang perempuan anda benar benar seorang idaman dan saya yakin banyak para dewan guru yang sebenarnya tertarik dengan anda tapi takut untuk mendekati anda karena menurut mereka anda terlalu sempurna".

Mendengar hal itu wajah Aleena seketika berubah sendu tapi tertutupi oleh cahaya lampu jalan yang redup dan niqab gelap yang dipakainya saat itu.

"Anda tau bu ada gosip yang baru saja beredar".

"Gosip apa? ",tanya Aleena khawatir kalau kalau disini ada orang yang tau masalalu kelamnya dulu waktu masih kuliah.

"Pak Rayhan pengajar di jenjang SMP yang ada dibangunan tengah itu sering menanyakan tentang anda pada guru guru ditingkat dasar".

"Maksud ibu? ",tanya Aleena tidak mengerti.

"Menurut gosip yang beredar pak Rayhan itu sedang naksir dengan ibu tapi masih takut untuk mengutarakannya karena selain pak Rayhan ada juga seorang guru ditingkat SMA pak Gazali juga memperhatikan ibu lalu di....".

BuRahma terus saja bercerita tentang pria pria yang menaruh perhatian pada Aleena disekolah itu yang membuat hati Aleena semakin sakit mendengarnya karena dia yakin mereka memuji dirinya karena apa yang mereka lihat dari luarnya saja.

"Kita sudah sampai bu Rahma",ucap Aleena yang membuat bu Rahma langsung berhenti bercerita karena dimini market itu banyak orang.

"Bu Ena juga mau beli sesuatu? ",tanya bu Rahma basa basi karena tidak nyaman kalau dia saja yang belanja sementara teman yang menemaninya tidak membeli apa apa.

"Ya... saya akan berkeliling sebentar siapa tau ada barang barang yang lupa saya beli kemarin".

"Yaudah saya keliling dulu ya,nanti temui saya kalau bu Ena selesai lebih dulu",ucap buRahma yang dijawab anggukan oleh Aleena.

Aleena berkeliling minimarket yang cukup besar itu dengan memperhatikan setiap etalasenya tanpa berniat membeli apapun karena memang tidak ada yang dibutuhkannya saat ini.

Dia melakukan itu dengan berdzikir dalam hati untuk menghilangkan rasa sesak dan gamang yang dirasakannya sekarang.

Karena terlalu sibuk dengan pemikirannya sendiri Aleena sampai tidak mendengar ada suara kecil yang memanggilnya dia baru tau ada yang memanggilnya saat ujung samping gamisnya ditarik oleh seseorang yang membuat dia langsung menoleh.

"Bu Ena! ",panggil Aliyah dengan wajah cemberut karena merasa dari tadi panggilannya tidak didengarkan oleh guru kesayangannya itu.

"Oh.... Aliyah maaf ibu tidak mendengar panggilan Aliyah tadi",ucapnya dengan berjongkok disamping Aliyah.

"Kenapa ibu nggak dengar padahal Aliyah sudah memanggil ibu dari tadi",ucapnya dengan cemberut.

"Maaf sayang ibu tadi sedang sibuk mencari barang yang akan ibu beli disini, oh iya Aliyah kesini dengan siapa? ",tanya Aleena dengan mengedarkan pandangannya kesekitar tempat itu.

"Sendiri",jawab Aliyah polos.

"Sendiri!, tanya Aleena terkejut mendengar itu karena mini market itu cukup besar selain itu disini termasuk lingkungan perumahan elit yang penghuninya pasti tidak saling kenal satu sama lain,lalu tiba tiba gadis kecil berumur hampir 7 tahun itu bilang kesini sendiri Aleena langsung merasa marah pada Ayah Aliyah karena sudah membiarkan Aliyah keluar sendiri dimalam hari meski mungkin rumahnya juga berada disekitar lingkungan itu karena Aleena sempat melihat beberapa kali pengasuh Aliyah menjemput Aliyah hanya memakai payung saja.

"Aliyah mau beli apa?",tanya Aleena dengan menggandeng tangan mungil itu bersamanya.

"Aliyah mau cemilan",ucapnya dengan mengangsurkan selembar uang berwarna biru yang diambilnya dari balik piyama bergambar kuda poni itu.

"Ayo ibu belikan lalu ibu antar kamu pulang ya",ucap Aleena dengan memasukkan kembali uang itu kesaku baju Aliyah.

Mendengar itu Aliyah mengangguk,lalu mengikuti langkah Aleena kederetan etalase makanan kecil.

Aleena mengambilkan beberapa snack yang aman dimakan Aliyah dan menolak keinginan Aliyah saat dia meminta membeli eskrim coklat pada Aleena.

"Ini sudah malam,nggak boleh makan eskrim nanti Aliyah nggak bisa tidur karena batuk".

Meski kesal Aliyah tidak membantah dengan apa yang diucapkan oleh Aleena itu.

Setelah selesai membayar apa yang dibelinya Aleena segera mengajak Aliyah keluar dari mini market itu.

Aliyah berjalan bergandengan dengan Aleena menuju kerumahnya yang ternyata berada dikomplek seberang minimarket tempatnya tadi pergi.

1
pena_sf:)
bodoh
pena_sf:)
alvian setaaaaaannnn
pena_sf:)
ibu gila
Marthina
jgn donk Liyah...kalau om Vianmu suka sama bunda papa Abimanyu Ntar tambah marah loh
Yuni Ngsih
Authooooor kapan Allena yg punya ceritra bahagia ku ngenes Thor ko ujiannya terus" san sebenarnya ceritramu bgs bangeeet jd bacanya seperti fakta bahkan buat Ibunya sm Adiknya si Alvian satu kata buat ku biadab ....😠😠😠👍👍👍🙏🙏🙏
Marthina
kalau menyesal dan merasa bersalah...gak usah buat ulah..& merepotkan saudara ...
Marthina
dirumah aja sama Aliyah...ntar dikantor dicuekin lagi
Marthina
jujur aja ...kenapa sih...dari pada Aleena menduga duga
Marthina
yakin de kalau kamu terus menerus seperti itu ...jangan nyesal kalau ditinggal istri ...karena merasa di nomor duakan😡
Marthina
drama aja tu Alfian sama mamanya
Marthina
koq gitu sih... ya SDH pergi aja sana
Marthina
apa gak takut dekat2 org mabuk...ntar kenapa2 Lo Aleena
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Marthina
eeh Bu Rahma di tinggal🤭
Marthina
ternyata semua sifat tercela ada pada Alvian...
Marthina
maaf ya Thor 3,THN SDH berlalu aku baru Nemu novel ini...bagus koq
Marthina
jabang bayinya sedih karena kehadirannya akan membuat masalah dan kesedihan bagi calon ibu nenek & kakeknya ..makanya dia memilih gugur sebelum lahir...
Marthina
makanya dlm Islam dilarang pacaran...ini yg dikuatirkan...terutama buat anak gadis ...
Retti Raflin
gercep nian abi
Sri Susilowati
alhamdulillah happy ending. thank author cerita ttp menarik walau tanpa memgumbar kegiatan hot. sy sangat suka dg ceritanya 😍
Wahyu Kasep: biasa aja cerita nya


kurang ber bobot
total 1 replies
Titee Hidayah
semangat berkarya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!