NovelToon NovelToon
Istriku Orang Rimba

Istriku Orang Rimba

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Menantu Pria/matrilokal / Cintapertama / Tamat
Popularitas:352k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Regar

Zulkarnain tak menyangka, bujang lapuk sepertinya akan menikahi wanita dari Suku Rimba yang menghuni pedalaman Bukit Barisan, Sumatera.

Itu semua bermula, saat ia tertimpa musibah dan hanyut terbawa arus sungai yang kebetulan ditemukan oleh Beleza, gadis Rimba. Dalam kondisi tak sadarkan diri, Zul dibawa kembali ke komunitasnya dan dipaksa menikahi Beleza.

Apa yang terjadi selajutnya? Apakah Zul rela menjadi suami Beleza atau berusaha kembali ke kampungnya?

Yuk, langsung meluncur ke bab Satu, ya dan ikuti terus kisah romantis antara Zul bersama Beleza.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan Pitung

Keheningan berlangsung cukup lama, Pitung masih jua memejamkan matanya dan tak tertanggung oleh hembusan angin kencang membuat rambut panjangnya menutupi wajahnya.

“Aku ....”

Pitung menggantung ucapannya bak sinetron suami yang tersakiti agar terkesan dramatis dan memacu detak jantung emak dan anak di belakangnya tersebut.

Pitung menghela nafas dalam-dalam.

“Hmm ... sungguh keputusan yang sangat pelik untuk diungkapkan. Walau demikian, sebagai Ayahmu aku harus mengatakan ini demi dikau anak gadisku satu-satunya yang belum ada duanya, karena emakmu tak mau hamil-hamil lagi. Ah, keputusanku adalah ....”

“Adalah?”

Nucifera dan Beleza menantikan keputusan Pitung dengan jantung yang berdegup kencang. Keduanya bahkan hampir lupa bernafas, tetapi ucapan Pitung malah seperti Kaset bajakan yang bila diputar di Radio bunyinya kayak nyamuk yang sedang berpatroli di telinga.

“Cepatlah Bang, katakan!” seru Nucifera harap-harap cemas.

“Merestui Beleza menikahi anak setan itu ... maksudnya si tampan itu, asalkan ia mau tinggal bersama kita!” sahut Pitung sembari melirik Nucifera yang ia yakini akan segera merepet seperti knalpot motor Kap 70.

“Horeeeeeee! Terbaiklah ayah, nih.”

Beleza bertepuk tangan. Di peluknya lah ayahnya itu, ia sangat gembira sekali. Namun, lain lagi dengan emaknya; mengkerut wajahnya bak nenek lampir dan segera berpura-pura lemas serta merebahkan tubuhnya ke tanah dengan pelan-pelan, karena bila langsung jatuh bedegub begitu saja—tentu itu sangat sakit, siapa pula yang mau sakit beneran, toh ini cuma akting agar dikasihani saja dan berharap Pitung meralat keputusannya.

Tak ada yang menolong atau yang peduli pada Nucifera, semua orang hanya terkejut dengan keputusan yang dibuat oleh Pitung.

“Pitung!”

“Apa kau sudah yakin betul dengan ucapan kau tuh? Apa kau ingin melanggar aturan adat yang telah turun temurun dari nenek moyang kita hanya demi memuaskan keinginan yang egois dari anak gadismu?” Protes Kepala Suku atas keputusan Pitung itu.

Pitung cengengesan sembari menggaruk-garuk wajahnya yang kebetulan gatal karena digigit nyamuk. “Apa salahnya menikahkan mereka, toh nenek moyang kita juga berasal dari luar sana sebelum mereka memutuskan mengisolasi diri ke dalam belantara Bukit Barisan ini.” Pitung berkilah.

“Cih, dasar keras kepala! Baiklah, saya sebagai Kepala Suku akan merestui hubungan Beleza dengan anak setan itu. Dengan syarat ia mau menjadi bagian dari kita,” kata Kepala Suku tak bisa lagi melerai keinginan Beleza menikahi Zul.

“Horeeeeee! Paman Kepala Suku baik sekali. Beginilah Pemimpin yang bijak, mengerti akan keinginan warganya he-he-he ....” Beleza tertawa senang dengan keputusan Kepala Suku Rimba.

Kepala Suku menghela nafas dalam-dalam, kini ia hanya berharap agar keputusannya ini tidak menimbulkan gejolak politik atas pihak-pihak yang kontra dengannya—sehingga terjadi kudeta untuk menggulingkan kedudukannya sebagai Kepala Suku Rimba. Namun, ia juga kesulitan menolak keinginan Beleza karena ayahnya adalah Panglima Perang Suku Rimba yang merupakan manusia terkuat di komunitasnya.

“Tak usah kau risau begitu.” Pitung menepuk pundak Kepala Suku. Kemudian berkata, “Bila ada yang berani berbuat macam-macam, aku sebagai Panglima Perang akan berdiri terdepan membelamu ha-ha-ha ....”

Kepala Suku Rimba hanya tersenyum masam mendengar ucapan Pitung. Ia sedikit lega karena Pitung berterus-terang dan pasang badan bila ada gerombolan perusuh yang ingin membuat kekacauan.

“Tak usahlah bersedih begitu oh biniku, sudah takdir dari alam semesta yang membuat anak gadis kita berjodoh dengan anak setan itu,” kata Pitung sembari menggendong Nucifera yang langsung membuang wajah ke arah lain—karena kecewa dengan keputusan Pitung. “Makin cantik saja kau cemberut he-he-he ... bagaimana kalau kau lampiaskan saja kemarahanmu padaku di gubuk derita!” bisiknya ke telinga Nucifera yang membuat wajahnya memerah.

1
Dedih Juhendi
sangat bagus sekali aku suka, cerita nya enteng dan mudah dipahami. maksih. buat lagi cerita kaya gini. MANTAP PISAN👌👌👌
hairul amin
Luar biasa
Rhakean Djati
menghibur sekali. dan kayak yg udah² karya babang tampan ini, gak bertele-tele.salute
Rhakean Djati
buset. bunga raflesia.hahahaa
Rhakean Djati
sebelas,duabelas. antara bos sama pekerjanya.hehehee
cupa
topmarkotop
cupa
iya donk, secara banh regar punya otot sebesar kaki sapi, tungginya kayak jerapah, dah gitu putih bangettt, kyak salju, ampe kagak ada darahnya... jadi banh regar sangay sempurna
Adhani Pakpahan
haha.. kocak
Aulya Putri
bang saya orang sumpu 😑
Bang Regar: Sumpu dekat gunung goba, kah? Saya tinggal di Sungai Pimping😁😁😁
total 1 replies
QueenDevil
Lemah banget dah mc nya, cemen harusnya tokoh utama itu kuat lah setidaknya yakali udah miskin, preman kampung yang katanya bisa silat dikit" takit
QueenDevil: dikit" takut
total 1 replies
palupi
ceritanya sangat bagus... bikin ngakak.
makasih author terganteng...🙏🥰
AitchAre
pasti typo nama bapak nya nih wkwkwk
AitchAre
anying ke isekai
AitchAre
WIBU!
Roni Yakub
mantap bang......
Doe He
2 pilihan
klu nolak.jd persembahan
di trima jadi orang dalam wkwkwk.nasib mu malang kali zul
Arsi Oke
sedap kali ceritanya, ini baru bab 1, kek pengalaman aja lah. lanjut bang.
Xuan Yuan
dua²nya sial 🤣🤣🤣
Refi Ana
🤣🤣alamak benar kali
ar wahkhu
kok awak agak mual ya bang. 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!