NovelToon NovelToon
Gadis Kecil Sang Tuan Muda

Gadis Kecil Sang Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erna Surliandari

Dijodohkan dari sebelum lahir, dan bertemu tunangan ketika masih di bangku SMA. Aishwa Ulfiana putri, harus menikah dengan Halim Arya Pratama yang memiliki usia 10tahun lebih tua darinya.

Ais seorang gadis yang bersifat urakan, sering bertengkar dan bahkan begitu senang ikut tawuran bersama para lelaki sahabatnya.

Sedangkan Halim sendiri, seorang pria dingin yang selalu berpembawaan tenang. Ia mau tak mau menuruti permintaan Sang Papi.

Bagaimana jika mereka bersatu? Akankah kehangatan Ais dapat mencairkan sang pria salju?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Surliandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam pertama yang di pantau

Lim keluar dari kamar mandi. Hanya dengan mengenakan handuk sebatas pinggang. Kepalanya basah, dan tubuhnya tampak begitu bersih dan berotot.

"Hallo, Dim? Tolong carikan pakaianku di kamar atas. Disini, hanya ada piyama." pintanya pada sang Asisten via telepon.

Ia kemudian duduk santai, di sebelah Ais yang tengah tidur pulas. Sesekali menyisir rambutnya yang gondrong itu dengan jarinya. Mengibas-ngibas beberapa kali, hingga mengenai wajah Ais dan terbangun.

"Waduh? Kakak ngapain?" tanya Ais, yang melotot menatap Suaminya.

"Namanya pakai handuk, pasti habis mandi."

"Tau... Tapi kenapa ngga pakai baju? Ish..." cibir Ais tanpa rasa geli atau kaget.

Lim hanya menatapnya heran, seolah tak ada rasa takut sedikitpun dari Ais padanya. Ia menatap Ais, yang melenggang santai memasuki kamar mandi dengan handuk miliknya sendiri.

"Lim, ini bajumu."panggil Dimas dari luar.

Lim membuka pintu dan mengambilnya dari Dimas.

" Kau, kenapa?"

" Kenapa apanya? Aku tak papa." jawab Lim, yang kemudian memakai kemeja dan celana dasarnya.

" Ayo... "ajak Lim pada Dimas, agar segera keluar.

Mereka berdua berjalan santai, menghampiri Papi Tama yang tengah berkumpul dengan para sahabatnya.

"Lim, udah keramas aja." ledek salah seorang disana.

"Emangnya kenapa, Om? Wajarkan, supaya lebih segar?" tanya Lim, menganggap santai omongan mereka.

Semua hanya tertawa, Lim tahu jika mereka tengah meledek. Tapi Ia tak ambil pusing, dan tetap santai dengan segala aktifitasnya sendiri.

***

"Loe abis ngapain sama Kak Lim?" tanya Nisa, yang masuk dan mendandani Ais lagi.

"Ngga ngapa-ngapain. Dia cuma bantu nyisir rambut, tadi. Eh, malah gue ketiduran."

"Loe yakin, ngga di apa-apain? Kan loe ngga sadar."

Ais menggelengkan kepalanya, " Engga. Dia ngga akan sentuh gue, sampai gue benar-benar siap. Itu katanya."

"Laki-laki dewasa loh, apalagi sekamar."

"Ihhhh..." tangan Ais menepuk bibir Nisa sedikit kuat.

"Sakit..." keluh Nisa, memegangi bibirnya.

Dandanan selesai. Natural, tapi cukup untuk sekedar keluar dan menyapa tamu yang masih tersisa. Dengan gamis berwarna putih, dan rambut di ikat biasa tanpa campur tangan MUA. Ais tampak cantik, sesuai dengan usianya. Bahkan, Lim pun tak berkedip melihatnya..

"Lim, nanti kemasukan nyamuk loh kalau begitu."

"Eh, Iya Ma? Kenapa?" tanya Lim, pada Mama Linda.

"Itu, kamu sampai melongo lihatin Ais."

"Ngga papa, agak beda aja. Lebih feminim." puji Lim, pada sang istri.

"Itu nanti jadi tugasmu, merubah dia." jawab Papi Tama.

Ais duduk tepat di sebelah Lim. Berusaha bergerak se anggun mungkin, meski tampak begitu kaku.

"Ngga usah sok anggun." ledek Lim, berbisik di telinga Ais.

"Jangan ngeledek. Ais sedang berusaha tampil sebaik mungkin."

"Tampak sangat tak baik. Bahkan ingin tertawa melihatnya." balas Lim.

Ais meliriknya dengan begitu kesal, sembari memanyunkan bibir tipisnya.

Obrolan selesai ketika hari nyaris tengah malam. Lim menggandeng Ais masuk ke kamar mereka, sesuai arahan sang Papi.

" Ngga usah sok mesra." sergah Ais.

" Papi yang suruh."balas Lim, dengan wajah datarnya.

Lim menutup pintu, lalu menguncinya dengan rapat. Ia mendekati Ais, perlahan dan semakin dekat. Menatapnya dengan tatapan yang begitu dingin.

" Kakak udah janji, ngga akan sentuh Ais sampai.... "

" Huuussst." jari telunjuk Lim mendarat di bibir Ais, dan kepalanya menggeleng ke arah jendela.

Ais menoleh ke arah itu, lalu Lim mematikan Lampunya agar semakin terlihat.

"Jadi, itu alasan mereka menempatkan kamar pengantin di lantai bawah? Mereka mengawasi kita dari luar?" tanya Ais, yang tercengang dengan sikap orang tua mereka.

Lim membaringkan tubuh Ais, dan menempatkan posisi tepat di atas tubuhnya. Ia mengambil gerakan push up beberapa kali, sembari membuat tindakan seolah Ia tengah mencumbu Ais seperti layaknya pasangan pengantin baru.

Ais hanya diam, menatap Lim yang bersusah payah melakukan gerakan itu sendiri. Dengan peluh mengalir di dahinya.

"Dia, menepati janjinya." batin Ais.

1
juwita
mampir
Bunda Fariz
Luar biasa
febby fadila
ngapain diam klw harus ditindas trus...
febby fadila
bapak tuan gimna ini thor
febby fadila
jangan judes2 lim
febby fadila
mantap yg satu bar2 yg satu kutub es
febby fadila
kayakx seru ni
3sna
baru bc sampe sini,visualny gk ada apa dihapus thor
3sna
lha td bapak skrng tuan
3sna
karakter lim gk dingin cm irit ngomongnya kykya jg ramah
Jesi Ka
Luar biasa
shanshiree
Kecewa
shanshiree
aku temukan karyamu kak Erna,
sharvik
wau tmbah pnsaran . .visual ais y mn dong thor??
L A
Biasa
L A
omongan org tak kan buat kita kaya....
biar je...
Qaisaa Nazarudin
Kenapa manggilnya kakak suami sih,gak enak aja dengernya,kalo kakak ya kakak aja,kalo mas ya mas aja...kenapa mesti ada kata suami nya di belakang..
Qaisaa Nazarudin
Padahal Ais udah gede,gak perlu di ajar juga,Harusnya dia udah tau,Bisa baca juga kan,gak bodoh2 amat..🤦🤦
Al^Grizzly🐨: aduh..kalau yg namanya nakal...akan terbawa terus mbak...apalagi ada DNA bapaknya yg mantan preman kampung....dia tidak akan terubah sifatnya jika tdak ada yg merubahnya...
total 1 replies
Noer Hidayah
hah sampe disini aja thor...kirain asa bulan madu selanjutnya😄😄
Noer Hidayah
dugaan q benar ayu oplas mirip Al krn ayu sbnrnya suka ama lim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!