NovelToon NovelToon
My CEO My Husband

My CEO My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: RatuElla11

❤Tahap Revisi❤

Andita Andriani adalah seorang gadis yang ditinggalkan kekasihnya demi perempuan lain. Empat tahun menjalin hubungan jarak jauh, Andita tidak menyangka akan menerima sebuah pengkhianatan.

Dirinya bertekad untuk membalas semua penghinaan dan pengkhinatan yang sudah diterimanya dari sang kekasih.

Disatu sisi, seorang CEO muda yang tampan dan sukses, juga sedang mengalami patah hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

Zidan Pratama Wijaya, harus merelakan cinta pertamanya pada sang sahabat. Dan karena hal itu pula yang membuat Zidan berubah menjadi pribadi yang dingin dan sulit didekati.

Lalu bagaimanakah kisah perjalanan mereka?

Ikuti ceritanya yaa...

Jangan lupa berikan Like, Komen, Vote, dan Hadiah kalian untuk Author, supaya Author semangat nulisnya..
Terimakasih ❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RatuElla11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Di Duga

Sebelum kedatangan Andita dan Ferdy, Zidan sudah berada direstoran terlebih dahulu. Zidan datang bersama kedua orang tuanya. Tidak lama kemudian barulah datang Tuan Reyhan bersama istri dan putrinya, Rachel.

Tuan Wildan, ayah dari Zidan, langsung memperkenalkan putranya pada putri rekan bisnisnya itu. Zidan mengulurkan tangannya untuk menjabat Rachel dan kedua orang tuanya.

Dalam sekejap mata Rachel langsung tersihir oleh pesona Zidan, gadis itu langsung menaruh hati pada Zidan.

Dimata Rachel, lelaki dihadapannya ini begitu sangat tampan dan berwibawa. Perawakannya yang tinggi dan postur tubuhnya yang atletis menambah kesan maskulin pada diri Zidan.

Zidan yang menyadari dirinya sedari tadi ditatap oleh Rachel menjadi risih sendiri.

Jika bukan karena menghargai hubungan bisnis antara ayahnya dan ayah Rachel, mungkin saat ini dirinya sudah hengkang dari sana.

"Putra anda begitu sangat tampan Tuan, sampai-sampai putri kami tidak mau berhenti menatapnya." Ucap Tuan Reyhan yang sedari tadi melihat putrinya asyik menatap Zidan.

Mereka semua yang berada dimeja itu tertawa, kecuali Zidan. Ia malah sibuk memotong steak yang berada dihadapannya. Seolah dia tidak peduli dengan keadaan disekitarnya. Setelah cukup lama berbasa basi, Rachel memberanikan diri untuk meminta nomor ponsel Zidan.

Tentu saja Zidan terkejut. Pasalnya dia tidak pernah memberikan nomor ponselnya pada orang asing jika bukan untuk urusan bisnis. Apalagi pada seorang gadis yang baru saja dikenalnya dan juga tidak disukainya.

Akhirnya dengan berat hati Zidan memberikan nomor ponselnya itu pada Rachel. Jelas saja Zidan tidak bisa menolak, karena gadis itu memintanya langsung dihadapan kedua orang tua mereka.

Karena merasa bosan dengan obrolan kedua keluarga dihadapannya, Zidan melempar pandangannya kesembarang arah hingga tatapannya berhenti pada dua sosok manusia yang baru saja masuk kedalam restoran.

Andita...

Berhubung suasana di restoran yang dikunjungi Zidan pada malam itu cukup ramai, Andita dan Ferdy belum menyadari keberadaan Zidan disana.

Hanya Zidan yang baru menyadari kedatangan mereka. Zidan memfokuskan pandangannya pada Andita yang sedang berjalan mengekori seorang pria, dan itu adalah Ferdy.

Perasaan Zidan kembali bergejolak ketika melihat gadis yang selama tiga hari ini dihindarinya datang bersama lelaki lain. Ya, selama itu Zidan memutuskan untuk meyakinkan perasaannya dulu pada Andita dengan cara tidak ingin melihat gadis itu.

Namun semakin lama Zidan menghindari Andita, Zidan semakin merasakan rindu yang amat dalam pada gadis itu. Dan sekarang Zidan yakin kalau dirinya sudah jatuh hati pada Andita sejak pandangan pertama.

Begitu melihat tangan Andita digenggam oleh Ferdy, Zidan merasakan panas dihatinya. Dia tidak suka jika ada lelaki lain yang menyentuh Andita.

Sementara disisi lain, Ferdy yang sedang menunggu jawaban Andita merasa tidak sabar, karena sedari tadi gadis dihadapannya itu hanya diam dengan wajah gugup.

"Andita." Ferdy menepuk bahu gadis itu.

"I-iya Fer?" Andita berusaha mengangkat pandangannya. Jantungnya masih setia jedag jedug didalam sana.

"Bagaimana? Apa kau mau menjadi kekasihku?!"

Andita berusaha mengabaikan tatapan Zidan yang masih setia melihat kearahnya.

"Fer, sepertinya aku butuh waktu untuk menjawab hal ini. Kau tidak keberatan kan?"

Jujur saja Ferdy sedikit kecewa. Namun lelaki itu berusaha menghormati permintaan Andita.

"Baiklah aku akan memberimu waktu Ta. Jika kau sudah memiliki jawabannya tolong segera beritahu aku!"

Andita mengangguk. Kemudian dia meminta izin pada Ferdy untuk pergi ketoilet sebentar. Ferdy pun mengizinkan Andita.

******

Didalam toilet, Andita menyandarkan punggungnya kedinding. Dia memegang dadanya yang masih berdegub kencang didalam sana. Andita menghirup oksigen sebanyak-banyaknya mencoba menetralkan rasa gugup yang baru saja menderanya.

"Apa ini?! Kenapa Ferdy bisa menyimpan perasaan padaku?! Aku benar-benar tidak habis pikir." Lirih Andita.

"Dan tadi, Tuan Zidan? Kenapa dia menatapku seperti itu?! Seperti aku sedang membuat kesalahan saja!"

Andita terus bergumam-gumam kecil didalam toilet. Setelah cukup lama berada didalam sana, Andita memutuskan untuk segera kembali menemui Ferdy.

Namun saat Andita baru saja melangkahkan kakinya keluar, alangkah terkejutnya ia ketika langkahnya langsung dihadang oleh Zidan.

Dag, dig, dug, dag, dig, dug

Netra Andita dan Zidan kembali bertemu dan saling mengunci.

Bahkan tubuh Andita serasa kaku untuk digerakkan ketika melihat sorot mata Zidan yang menghunus tajam kearahnya.

Zidan langsung menarik tangan Andita dan membawanya kembali masuk kedalam toilet.

"Tu-tuan! Apa yang anda lakukan?!" pekik Andita ketika melihat Zidan mengunci pintu toilet.

Zidan langsung membekap mulut Andita dengan satu tangannya.

"Diam! Atau kau mau ku pecat?!" Ancam Zidan.

Dengan cepat Andita menggeleng. Zidan pun melepaskan bekapannya dari mulut Andita. Kini kedua tangan Zidan menempel kedinding dan mengunci tubuh gadis itu.

"Apa yang kau lakukan disini bersama lelaki itu?!"

Hah?! Memang apa yang aku lakukan? Aku hanya datang untuk makan malam.

"Tentu saja untuk makan Tuan! Bukankah restoran ini tempat untuk makan?!" jawab Andita dengan terbata.

"Apa kau sedang berkencan dengannya?"

Andita mengernyitkan dahi.

"Berkencan?!"

"Ya! Apa kau sedang berkencan dengannya?! Jawab!" ulang Zidan setengah membentak.

"I-iya Tuan, sa-saya sedang berkencan dengannya!"

Zidan memejamkan mata. Kemudian ia kembali menatap Andita dengan tajam. Sementara satu tangannya bergerak meraih dagu Andita dan meremasnya sedikit kuat membuat Andita meringis kesakitan.

"Tu-tuan...!"

"Sejak kapan kau dan dia mulai berkencan?"

"Se-sejak malam ini."

"Berarti sekarang kalian adalah sepasang kekasih?!"

Andita menggeleng cepat.

"Ti-tidak Tuan. Ka-kami datang hanya untuk makan malam saja. Ka-kami bukan sepasang kekasih!"

"Benarkah?"

Andita mengangguk.

Mendengar jawaban Andita, Zidan merasa lega dan langsung melepaskan tangannya.

"Mulai sekarang jauhi lelaki itu! Dan jangan pernah lagi berkencan dengannya!"

Andita terdiam. Sungguh dia tidak mengerti maksud atasannya ini. Merasa tidak terima jika urusan pribadinya di campuri, Andita pun berusaha membela diri.

"Tuan, anda memang atasan saya. Tapi saya rasa untuk kali ini Anda sudah melewati batas! Anda tidak berhak mencampuri urusan pribadi saya dan melarang saya berkencan dengan lelaki manapun yang saya inginkan, karena saya rasa itu bukan urusan anda!" ketus Andita.

Tanpa Andita sadari bahwa ucapannya itu malah menyulut kembali kemarahan Zidan yang baru saja padam.

"Tentu saja itu menjadi urusanku!"

Tiba-tiba Zidan menarik lengan Andita hingga menabrak tubuhnya dan langsung mencium bibir Andita dengan paksa.

Tentu saja Andita terkejut bukan kepalang. Sekuat tenaga Andita berusaha melepaskan diri dengan mendorong dan memukul-mukul dada Zidan.

Namun usahanya nihil. Jangankan lepas, bergeser saja tidak tubuh Zidan dari hadapannya.

"Tu-tuan, emph..le-lepaskan..emh..emphhh.."

.

Bersambung..

1
Konok Neng
bego kau dita patah hati malah jadi kebodohan terbesarmu sampai ggak bisa lawan preman,, hadeeehh,, harusnya nya ketawa biar dirga tu tau kalau hidup itu tidak sllu bertumpu padanya...
wang lin
itulah wanita lbih tertarik sama cwok2 nakal dri pda cwok baik2....🤣🤣🤣
Dinatha
wkwkwk..
ternyata marahnya berkelanjutan karena lagi San*e ya Dita?🤔🫣
Bilang atau rayu suamimu dong..
kan lucu jadinya.. mirip ayam betina suka nyerang tanpa sebab kalau lagi birahi 😁🤣🤣🫣
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Dipaksa Menikahi Suami Sahabatku'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Dinatha
lah bukannya anak buahnya sudah datang dan mengalahkan musuh-musuhnya..
pada kemana?
jajan bakso ya?😁🫣
Dinatha
kok jadi aneh Thor.
sebelum nikah saja Dita sudah dikawal bodyguard bayangan untuk mengetahui pergerakannya.
kok sudah nikah, malah nggak ada pengamanan sama sekali walaupun dari jauh
Dinatha
ok
Dinatha
nggak salah kok.
kamu harus bisa buktikan omongan keluarga Dirga bahwa fokus kamu cuma uang bukan janji itu adalah benar
Dinatha
kok marah sama Dita?
wajar dong dia mencari keuntungan ganda..
ibu sehat, sisa uang ada.. malah dapat suntikan dana dari camer yg nggak setuju.
kaya dan bebas dari tanggung jawab.
janji dan hutang Budi urusan belakangan ya Dita🤣🤣🤣
Dinatha
terima aja perjanjian itu Dita..
menang 2x kamu..
kalau terpojok tinggal keluarkan jurus andalan..
status sosial, tidak ada restu dan tidak ada cinta..
buktikan kalau kamu muna sejati
Dinatha
top..
jadikan status sosial sebagai alasan 👍
toh uang juga sudah diterima..
jangan pikirin perasaan orang lain, pikirkan perasaanmu saja dan juga kepentinganmu..
ibumu sudah sehat, saatnya ngelunjak
Dinatha
wkwkwk..
baru kali ini baca novel yang mana sekeluarga hobinya menjegal kaki orang 😁
mereka keluarga pebisnis apa keluarga pemain sepak bola antar kampung?🤣🤣🤣
mars
bertele tele bgt ga sesuai judulnya
mars
nyesel lah uang nya aja udh dipakai
mars
haish sombong bgt sih
Shinta Teja
12 oktober 2025 aku mulai baca cerita ini,Thor...
RatuElla11: masyaa Allah trimakasih kakak 🥰
total 1 replies
antha mom
happy ending keluarga Zidan & Anandita bahagia bersama anak kembarnya
RatuElla11: Masyaa Allah, terimakasih sudah baca kisah Zidan & Andita kakak❣️🥰 mampir juga yuk kekarya author yg lain 🥰
total 1 replies
antha mom
Dirga,, Dirga nggak pantas lawan mu perempuan apa nggak malu kamu mencekik leher perempuan 😡😡
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
ZIDAN .ANDITA..🥰🥰
Tania Franny
Akhinya Zidan mengungkapkan isi hatinya.
Tania Franny
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!