NovelToon NovelToon
Oh..Dokter Lucky

Oh..Dokter Lucky

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Dokter / Tamat
Popularitas:14.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Na_Les

Menceritakan tentang seorang dokter tampan,mapan dan baik hati yang belum menikah di umurnya yang menginjak 37 th,yang bernama Lucky.

Alasan dia belum menikah,bukan karena dia adalah lelaki yang pemilih atau trauma menjalin hubungan atau pun karena ingin fokus pada karier. Tapi alasan kenapa ia belum menikah itu semua karena dokter Lucky tidak tertarik dengan lawan jenis alias dirinya penyuka sesama jenis.

Namun hidupnya berubah 360° saat ia terpaksa menikahi Ayu karena sebuah insiden. Insiden yang membuat mama Lucky salah paham dan memutuskan untuk menikahkan dirinya dengan Ayu.

Akan kah pernikahan dokter Lucky dengan Ayu bisa bertahan lama?

Kira-kira bagaimana reaksi Ayu kalau tau laki-laki yang ia nikahi sebenarnya penyuka sesama jenis? Apakah Ayu akan tetap bertahan dan bisa mengembalikan dokter Lucky ke jalan yang benar? Atau Ayu memilih menyerah??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Demi menunggu sang suami pulang kerja dan ingin makan bersama dengan sang suami, Ayu sampai rela tidak mengisi perutnya dan hasilnya kini para prajurit cacing kremi sedang melakukan aksi demo masal.

"Duuuh...laper lagi. Apa aku makan sedikit dulu aja yah. Nanti kalau mas Lucky dateng, baru aku makan lagi."

Lama Ayu berpikir, namun karena para prajurit cacing kremi tidak bisa diajak kompromi, mau tidak mau Ayu makan terlebih dahulu.

Ia pun masuk ke ruang makan dan mulai menaruh nasi dan segala jenis lauk-pauk yang ia masak tadi kemudian melahapnya dengan sangat rakus karena sudah sangat lapar. Niat hati hanya ingin makan sedikit,eh...ternyata Ayu malah tambah sampai dua kali. Yah...hitung-hitung sekalian makan siang, begitulah pikir Ayu.

Setelah selesai memberi para cacing yang ada di dalam perutnya makan, Ayu langsung mencuci piring kotor yang ia pakai makan, agar saat suaminya pulang, suaminya berpikir kalau Ayu belum makan dan sengaja menunggu sang suami pulang. Setelah selesai mencuci piring, Ayu pun kembali ke ruang tamu untuk menunggu suaminya disana.

Tak..tuk..tak..tuk..tak..tuk. Bunyi detak jam yang menempel di dinding.

Waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, tapi Lucky belum juga pulang ke apartemen. Sangking lamanya Lucky pulang, Ayu sampai ketiduran di sofa ruang tamu.

Kriing....kriiing...kriiing. Nada dering ponsel Ayu yang sangat keras sanggup membangunkan Ayu dari tidur siangnya.

Sontak Ayu membuka matanya dan mendudukkan dirinya, masih dalam keadaan setengah sadar Ayu mengambil ponsel yang ia letakkan di meja ruang tamu.

"Mama Tyas." Lirih Ayu saat melihat nama sang mama mertua di layar ponselnya.

"Aduh...kalau mama Tyas nanyain mas Lucky gimana nih? Aku jawab apa?" Gumam Ayu.

Panggilan telpon dari mama Tyas pun berhenti.

Ayu bernafas lega. Dan berdoa semoga sang mama mertua tak lagi menghubunginya.

Tapi sayangnya doa Ayu tak di kabulkan. Karena nada dering panggilan masuk di ponsel Ayu kembali berbunyi dan mama Tyas lah yang kembali melakukan panggilan telepon.

Ayu menghembuskan nafas terakhirnya,eh...salah nafas panjang maksudnya, sebelum menjawab panggilan mama mertuanya.

"Ha-halo mah." Jawab Ayu dengan nada suara gemetar. Belum apa-apa Ayu sudah takut kalau mama mertuanya menanyakan perihal anak bungsunya itu padanya.

"Halo Yu, kamu gak pa-pa, kok suara kamu gemetaran gitu?"

"Akh...masa sih mah? Perasaan Ayu biasa aja kok." Jawab Ayu. Tak ingin sang mama mertua makin curiga padanya, Ayu pun mulai menstabilkan suaranya menjadi lebih halus.

"Oh gitu. Oh iya, kamu jadi masak buat suami kamu?" Tanya mama Tyas.

"Jadi mah."

"Terus gimana tanggapan suami kamu?"

"M-mas Lucky bi-bilang m-masakan Ayu enak kok mah." Jawab Ayu berbohong.

Karena tak mungkin juga ia bilang pada mama mertuanya kalau anak bungsunya itu belum pulang-pulang.

Di seberang telpon mama Tyas menghela nafasnya karena tau Ayu sedang berbohong dan sedang menutupi ulah anaknya.

Karena sebelum mama Tyas menghubungi Ayu, mama Tyas lebih dulu menghubungi Lucky dan menanyakan keberadaan Lucky serta menanyakan apakah sang anak sudah merasakan masakan istrinya itu. Dan jawaban Lucky jelas berbeda dengan jawaban Ayu. Karena Lucky menjawab kalau dirinya belum pulang dari rumah sakit sejak tadi malam dan belum merasakan masakan Ayu.

"Oh.." mama Tyas hanya bisa ber Oh ria, karena tidak tau harus berkata apalagi.

Ingin memaksa Ayu untuk berkata jujur tidak mungkin karena mama Tyas tau Ayu sengaja berbohong untuk menutupi sikap anaknya yang acuh pada Ayu.

"Yu.."

"Iya mah."

"Kamu siap-siap sekarang, sebentar lagi mama mau kesana, mama mau minta tolong sama kamu untuk temenin mama arisan. Kamu mau kan?" Tanya mama Tyas.

Sebenarnya mama Tyas malas menghadiri arisan dan biasanya mama Tyas hanya mentransfer uangnya saja atau menyuruh istri Lingga atau Leo yang mewakilinya. Namun karena mama Tyas ingin menghibur hati Ayu yang mama Tyas yakini saat ini sedang kecewa dengan Lucky, mau tidak mau mama Tyas datang langsung ke acara arisan istri-istri dokter, sekaligus memperkenalkan Ayu kepada ibu-ibu arisan yang tidak hadir sewaktu resepsi pernikahan Lucky dan Ayu.

"Ta-tapi mah...." ingin rasanya Ayu menolak, bukan karena tidak percaya diri bergabung dengan kelompok arisan mama mertuanya, tapi yang di pikiran Ayu saat ini hanyalah suaminya. Takut kalau suaminya pulang, tapi Ayu tidak ada di rumah.

"Gak ada tapi-tapian, mama tuh mau ngenalin kamu sekalian sama temen-temen arisan mama. Kalau kamu takut Lucky gak ngijinin kamu, tenang aja nanti mama yang ngomong sama Lucky."

Ayu menghela nafasnya. Ia tak bisa menolak ajakan mama mertuanya lagi.

"Iya mah. Kalau gitu Ayu siap-siap dulu yah mah."

Panggilan pun berakhir.

Sebelum Ayu beranjak dari tempat duduknya, Ayu pun mengirim pesan kepada suaminya untuk memberitahu sang suami kalau dirinya akan keluar rumah bersama mama Tyas.

Setelah mengirim pesan ke Lucky, Ayu pun beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke kamar untuk mengganti pakaian yang lebih sopan.

✨✨✨

Waktu sudah menunjukkan pukul sebelas malam.

Kini Lucky sudah berada di dalam apartemen. Sengaja memang ia pulang jam segitu karena ingin menghindar dari Ayu. Lucky berharap saat dirinya pulang ke apartemen, Ayu sudah terlelap tidur.

Sebenarnya Lucky tidak mau pulang, namun karena mama Tyas sudah memarahi dirinya dan meminta Lucky untuk pulang serta jangan membuat Ayu kecewa, mau tidak mau Lucky pun pulang ke apartemen dengan hati was-was. Was-was takut Ayu tiba-tiba mencium pipinya atau memeluknya lagi.

Sebelum masuk ke dalam kamar, Lucky melangkahkan kakinya menuju dapur untuk minum. Tapi langkah kakinya terhenti saat melihat meja makan yang masih penuh dengan makanan yang Ayu masak tadi.

Lucky menghela nafasnya.

"Ya ampun Ayu, kenapa kamu masak sebanyak ini?" Ucap Lucky. Ada rasa bersalah dalam diri Lucky saat melihat makanan yang Lucky yakini belum tersentuh sama sekali.

Meski merasa bersalah tapi Lucky juga tidak mau menyentuh makanan yang istrinya masak, ia malah terus melangkahkan kakinya masuk ke dapur dan mengambil gelas dan mengisi gelas itu dengan air putih.

Di dalam kamar, Ayu yang baru saja terlelap, harus terbangun karena mendengar suara dari dapur.

Untuk memastikan siapa yang ada di dapur, Ayu pun turun dari tempat tidur dan keluar dari dalam kamar sambil membawa semprotan cabe yang ia ambil dari dalam tas nya untuk berjaga-jaga kalau saja yang ada di dapur itu pencuri.

Dengan langkah mengendap-endap, Ayu berjalan menuju dapur.

BERSAMBUNG...

LIKE

KOMEN

VOTE

HADIAH

🙏🙏🙏

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
🥰🥰🥰
Dini Lestari
waah qawat nih ..ikutan tegang kayak mas lucky wkwkwk🔥🔥🔥🤣🤣🤣
Dini Lestari
🤣🤣🤣🤣🤣
Dini Lestari
pulang dari london ayu &lucky bawa kabar bahagia buat mama tyas💖🥰
Dini Lestari
yg baca ikutan praat preeet ..buayuuu🤣🤣🤣🤣
Ahmad Ridho Rahmani
Luar biasa
Puspita Sari
ini lah ayu keras kepala ga pernah nurut suaminya bilang ini itu tapi ngeyel wkwkwjj
Dewi Anjasmaraa
keluarga dokter mobil nyater..
Puspita Sari
curiga nih sama lucky setelah tau enak malah ON terus dia ga mau berhenti hahahhahaa
Puspita Sari
seenggaknya kl ga cinta ya hargai donk makanannya ....
Dina Ispriyanti
Luar biasa
Hanna
bukan lucky nya yg gila, tapi author nya yg tega nulis alur ceritanya seperti itu 🤣🤣🤣
Dardi Mauza
/Curse//Curse//Curse/mantap mama
Dardi Mauza
buat sadar lucky Thor dn berubah jdi laki sesungguhnya ia
yahya alhakim
jooss Lanjutkan barkarya...
ummi rama
haduuuuch nsib py suami belok... /Grin/
Sarah Alkansa
aq bru dengar bunyi yg namany cepak2 jeder thor 🤣🤣🤣🤣🤣. istilah nama olahanny g ada yg lain y thor 🤣🤣🤣
Hilmiya Kasinji
Luar biasa
Hilmiya Kasinji
bagus
Merlinda Ani Inda
billy itu cowok apa cewek si thor, dari nama saja aku jadi geli,( laki ama laki)
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!