NovelToon NovelToon
MY LITTLE WIFE

MY LITTLE WIFE

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:625.2k
Nilai: 5
Nama Author: diyah nur arroyan

Dika Nugraha seorang CEO di sebuah perusahaan besar. Saat ini dia sudah berusia 30 tahun namun dia belum juga mau untuk menikah. Karena sebuah kecelakaan dia mengalami kelumpuhan dan harus duduk di kursi roda.

Pak Nugraha sebagai papah Dika merasa kasihan pada putra nya itu. Akhir nya dia membeli gadis bernama Nisa Putri Surya yang masih berusia 19 tahun untuk Dika nikahi.

Dika di beri minuman oleh sang papah agar dia berhubungan badan dengan Nisa.

Bagaimana kelanjutan cerita nya?
Tetap setia di sini😊😊😊
Terima kasih banyak 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diyah nur arroyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

Nisa bangun dari ranjang nya lalu berlari ke arah kamar mandi lagi. Dika ikut masuk ke dalam kamar mandi.

Dika memegangi rambut Nisa yang panjang agar tidak terkena muntahan Nisa.

Setiap selesai muntah badan Nisa kembali lemas.

"Aku nggak kuat jalan mas" Ucap Nisa lirih.

"Iya nggak papa. Aku gendong kamu ke kasur ya" Ucap Dika.

Nisa pasrah saja karena dia benar benar tidak bertenaga saat ini. Dika menggendong Nisa lalu menidurkan Nisa lagi.

Saat keluar dari kamar mandi ada Huda dan seseorang yang juga Dika kenal berada di kamar Nisa.

"Ada apa dengan Nisa?" Tanya Huda.

"Dia mual mual terus sedari tadi. Badan nya lemas setelah dia muntah" Jawab Dika.

Tak lama Dokter datang. Dika memberi ruang Dokter untuk memeriksa Nisa.

"Non Nisa tidak apa apa. Ini cukup biasa di alami ibu hamil yang usia kandungan nya masih muda. Saya akan kasih vitamin untuk nona agar tenaga nona cepat pulih. Saya juga akan membari nona obat penguat kandungan. Tapi di minum 1 kali saja sehari" Jelas Dokter.

"Iya kasih yang terbaik untul Nisa" Ucap Dika.

"Pasti tuan. Saya akan memberikan yang terbaik untuk nona" Jawab Dokter.

Dokter beralih ke Nisa.

"Nona untul sementara jangan makan yang terlalu pedas atau asam dulu karena makanan tersebut bisa memicu anda mual mual" Jelas Dokter.

"Iya Dok" Jawab Nisa singkat.

"Baik lah nona istirahat saja dulu. Nanti siang nona bisa beraktivitas kembali seperti biasa nya" Ucap Dokter.

"Baik Dok" Jawab Nisa.

"Kalau begitu saya permisi" Pamit Dokter.

"Iya silahkan Dok" Jawab Dika.

Dika duduk ke pinggiran kasur. Dia duduk di sebelah Nisa yang terbaring lemas.

"Kalian keluar lah. Kita biacarakan nanti saja kalau Nisa sudah lebih baik" Ucap Dika.

"Baik" Jawab Huda dan seseorang tersebut bersamaan.

Nisa terus menutup mata nya agar dia tidak merasa pusing.

"Mas nggak kerja?" Tanya Nisa lirih.

"Gimana aku bisa kerja jika keadaan kamu seperti ini Nisa" Jawab Dika.

"Aku nggak papa kok. Mas siap siap kerja saja" Ucap Nisa.

"Aku bisa kerja dari rumah" Sahut Dika.

Tak berselang lama simbok masuk ke dalam kamar Nisa. Dia membawa gelas yang berisi minuman hangat untuk Nisa.

"Tuan ini saya bawakan jahe hangat untuk non Nisa biar tenaga non Nisa cepat pulih" Ucap simbok.

"Iya bik makasih" Ucap Dika.

"Saya permisi tuan" Pamit simbok dan di ngguki Dika.

Dika mengambil minuman yang di berikan simbok barusan.

"Nisa bangun dulu ya. Minum dulu" Ucap Dika.

Nisa membuka mata nya lalu dia duduk dengan bersandar ke sandaran kasur.

"Minum pelan pelan masih panas" Ucap Dika

Nisa meminum minuman nya dengan perlahan. Nisa meminum minuman nya hampir setengah gelas.

"Sudah?" Tanya Dika lembut.

Nisa mengangguk perlahan. Dia menunduk karena ada yang sedang ia pikirkan.

"Ada apa?" Tanya Dika.

"Mas. Jangan bersikap lembut pada ku. Berlaku lah sewajar nya" Ucap Nisa tertunduk.

"Kenapa? Apa aku berbuat salah dengan mu?" Tanya Dika lagi.

"Tidak. Aku hanya takut jika perasaan ku semakin besar. Aku takut jika mas membohongi ku lagi" Jawab Nisa tertunduk.

Dika tersenyum mendengar ucapan Nisa.

"Apa gadis kecil ku ini sedang mengungkapkan perasaan nya?" Guman Dika dalam hati.

Dika mengusap kepal Nisa lembut.

"Kamu nggak salah jika menyukai suami mu sendiri. Aku akan berusaha untuk tidak mengecewakan kamu lagi" Ucap Dika serius.

Nisa mendongak melihat Dika. Dika tersenyum melihat tingkah Nisa yabg menggemaskan itu.

"Mau peluk" Ucap Nisa manja merentangkan tangan nya.

"Uhhh lucu nya" Guman Dika.

Dika berdiri lalu memeluk Nisa lembut. Dia juga mencium kening Nisa berulang kali.

"Kembali ke kamar ya?" Pinta Dika.

"Iya nanti aku kembali ke kamar" Jawab Nisa.

Setelah kembali segar Nisa dan Dika keluar dari kamar. Dika menggenggam tangan Nisa ketika mereka berjalan keluar dari kamar menemui Huda.

Di ruang tamu.

Nisa dan Dika duduk bersebelahan dengan tangan Nisa yang masih di genggam Dika. Huda melihat Dika dan Nisa yang seperti anak ABG.

"Mereka sedang kasmaran?" Guman Huda dalam hati dengan terus melijat ke arah tangan Dika.

"Kenapa?" Tanya Dika yang tidak nyaman melihat Huda terus menatap nya.

"Nggak ada apa apa" Jawab Huda.

Nisa melihat ke arah seseorang yang berdiri di belakang Huda.

"Siapa dia kak?" Tanya Nisa menunjuk seseorang itu.

"Perkenalkan diri mu" Ucap Huda.

"Baik" Jawab orang yang berdiri di belakang Huda.

Gadis itu berjalan ke depan Dika dan Nisa.

"Perkenalkan nama saya Tiara. Saya akan menjadi pendamping nona Nisa mulai sekarang" Ucap Tiara gadis yang berdiri di belakang Huda tadi.

"Kenapa aku harus di jaga?" Tanya Nisa.

"Karena kamu sedang mengandung anghota keluarga Nugraha. Jadi keselamatam kamu dan calon bayi kita lah yang di utama kan" Jawab Dika.

"Tapi aku tidak nyaman jika di ikuti kemana pun" Ucap Nisa.

"Anggap saja Tiara teman kamu. Kamu bisa jalan jalan dengan dia. Kamu bisa bersenang senang dengan dia" Jelas Dika.

"Apa boleh begitu?" Tanya Nisa lagi.

"Tentu saja sayang. Yang terpenting kamu bahagia" Ucap Dika mengusap kepala Nisa lembut.

Huda memalingkan wajah nya melihat Dika yang bermesraan dengan Nisa di depan nya. Tiara tersenyum melihat Huda karena dia tau kalau Huda tidak suka melihat hal yang seperti itu.

"Tiara. Kamu boleh bersenang sennag dengan Nisa. Tapi jangan pernah lupa kan tugas utama kamu" Ucap Dika tegas.

"Baik tuan" Jawab Tiara tegas.

"Bagus. Untuk hari ini kamu temani Husa ke kantor. Aku akan di rumah bersama Nisa hari ini" Ucap Dika.

"Baik tuan" Jawab Huda dan Tiara bersamaan.

Huda dan Tiara keluar dari rumah Dika. Mereka berangkat ke kantor bersamaan.

"Kenapa? Ada yang aneh dengan wajah ku?" Tanya Huda yang tidak nyaman Tiara yang melihati nya terus.

"Enggak sih. Aku rindu saja dengan kamu" Jawab Tiara.

"Jaga sikap kamu Tiara kita sedang jam kerja sekarang" Ucap Huda tegas.

"Aku nggak peduli. Aku cuma mau sama kamu saja kok" Jawab Tiara bergelayut manja pada lengan Huda.

Huda merasa aneh dengan ulah Tiara.

"Lepaskan Tiara aku tidak nyaman" Pinta Huda.

"Enggak. Aku rindu sama kamu. Biarkan aku seperti ini sebentar saja" Ucap Tiara.

Huda akhir nya pasra karena dia sedang fokus menyetir sekarang. Tiara merebahkan kepala nya ke bahu Huda dengan nyaman.

"Kenapa sih kamu nggak mau menerima cinta ku?" Tanya Tiara.

"Aku belum ingin memikirkan hal itu Tiara" Jawab Huda.

"Tapi aku sudah menunggu kamu selama ini. Apa aku salah jika mengingkan lebih" Ucap Tiara marah.

"Cukup Tiara. Aku meminta kamu ke sini untuk menjaga nona bukan untuk mengejar ku" Ucap Huda tegas.

# selamat membaca ya kak

# terima kasih banyak

😊😊😊🙏🙏🙏

1
Qaisaa Nazarudin
NISA INI OON APA BODOH SIH,UDAH SEGITUNYA OM DAN BIBI NYA BIKIN ULAH,MASIH AJA GAK PERCAYA GITU.CKK🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Di depan Dika gak perlu pakai nama Grace lah thor,Nisa aja..
Qaisaa Nazarudin
Enak aja kamu,Gak tau aja kamu kalo dia di tunggu sama isteri dan ayahnya..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti Dika.. Alhamdulillah Akhirnya sadar,Semoga Dika gak Amnesia..🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Daniel jangan Baper,itu isteri orang lho..
Qaisaa Nazarudin
Ya Allah Putra masih kecil,Dia lah satu-satunya cucu kebanggan yg di tunggu2 sama kakeknya,Kenapa harus gini alurnya sih thor,Bikin aku nyesek...😭😭😭😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuh apa lagi sih ini?? Kenapa di saat Dika dan Nisa naik pesawat nya baru bikin ulah ckk,Apa pesawatnya di sabotaj juga ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Ya kamu aja yg ngenyel,Di suruh baik2 malah ngebantah,Naik satu oktaf malah nangis,lebay...
Qaisaa Nazarudin
Semoga kamu dan Huda mendapatkan KARMA nya..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Lha Tiara hamil,Kan tadi dengan brutal nya di menghajar Huda..
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo udah tau gitu ngapain bapak menjebak anak sendiri,Dengan alesan pengen keturunan dari Dika..Pernikahan dan hubungan bukan satu permainan lho pak..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa,Wah makin posesif aja nih Misua..😂
Qaisaa Nazarudin
Jangan2 Nisa hamidun nih..
Qaisaa Nazarudin
Apa benaran Oliv meninggal?? Takutnya nanti saat Dika udah bahagia dgn Nisa,Oliv malah nongol,Dan Dika menerima Oliv kembali,Kasian Nisanya,Aku pernah baca Alurnya yg kek gini,Tapi aku lupa judulnya apa...
Qaisaa Nazarudin
Waahh seenak jidatnya ngomong gitu,Padahal kerjaannya numpuk,Malah Huda yg harus mengerjakan nya..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Kamu sih slah ngasih saran ke orang bucin..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Emangnya apa yg berlaku di dalam toko tadi? Bikin aku penasaran bae..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Emangnya kenapa? Kartu hitam itu bisa di pakai dimana2 saja,tdk ada pengecualiannya,Mau toko kecil atau toko besar..
Qaisaa Nazarudin
Lho Nisa udah gak kuliah ya..🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!