NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa

Perjalanan Menjadi Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:248.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Mager nulis nama

Terlahir di dataran es membuat Hao Chen harus menjalani pelatihan ekstra dari sekte kecil tempatnya tinggal.

Namun tidak di sangka, Hao Chen yang polos dan baik hati ternyata dulunya adalah dewa kematian yang begitu di takuti oleh dewa lain hanya dengan mendengar namanya.

Huhuhuhu.... 😭 Sangking bersalahnya author pengen ngubah judulnya jadi perjalanan penembusan dosa author

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mager nulis nama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15.WANG FEI DAN MANAGER LIN

Hao Chen tau kalau sekte nya kini berada di ambang kehancuran, sebab itu ia tidak terkejut ketika Ling An mengatakan hal tersebut.

"Meski kita mengetahui masalah ini,

tetap saja anak kecil seperti kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk dapat membantu politik sekte,"

"Lalu apakah kau akan menyerah dengan keadaan ?"Ling An menggeleng, kemudian duduk di samping Hao Chen.

"Aku tau kita masih kecil dan sangat awam dengan masalah ini. Namun kita tidak boleh menyerah ! Aku yakin setiap masalah ada jalan keluarnya,"

Hao Chen menatap Ling An,"Coba ku tanya kepada mu Kak ? Apakah kita bisa berjalan jika di hadapan kita adalah sebuah jurang ? Jika kau masuk ke jurang itu, kau hancur. Sama seperti masalah sekte kita."

Ling An menggeleng,"Tidak adik, aku yakin kita bisa. Kita mampu membuat jalan sendiri, kumohon kepadamu untuk berkata jujur kepada bibi Ling'Shi mengenai dirimu yang sangat ingin menjadi pendekar. Aku yakin sekte kita bisa terselamatkan jika terus memenangkan turnamen,"

Hao Chen menghela,"Lalu apa ? Membuat ibuku sakit hati karena merasa dibohongi ?? Cara itu tidak efektif untuk menyelesaikan masalah kita, aku memiliki jalan lain.. Untuk itu kakak tidak perlu khawatir,"

Ling An nampak tertarik dengan cara yang di katakan Hao Chen,"Cara apa yang aku maksud ?"

"Sebelum ini, tetua dari sekte pedang iblis menginginkan ku sebagai tali persaudaraan antara sekte kita dan sekte mereka. Sebagai gantinya aku harus menjadi pendekar hebat, namun aku tidak yakin bisa melakukannya,"

Mata Ling An melebar,"Sekte pedang iblis ?! Bukankah sekte itu adalah perguruan tertua di benua utara ??"

Hao Chen hanya berdehem.

"Jika begitu kenapa kau tidak terima saja, aku yakin adik bisa menjadi pendekar hebat kelak. Pikirkan adik, jika kita bisa mengikat tali persaudaraan dengan sekte itu, aku yakin kita akan mendapatkan bantuan besar,"

Hao Chen berdiri,"Menjadi pendekar hebat tidak semudah mengupas kulit kacang. Aku harus melakukan banyak hal untuk bisa terkenal, lagian bisa saja aku mati karena dikalahkan oleh seseorang yang lebih kuat. Bagaimana jika aku tidak bisa menepati janji, aku pasti akan mengecewakan mereka,"

Ling An menarik tangan Hao Chen.

"Adik, sekte kita berada di ambang kehancuran. Apakah kau tidak memikirkan nasib ku, keluarga Ling.. ibumu ?

Hao Chen tidak kuasa melihat Ling'An hampir menangis, untuk itu dia hanya mengangguk tanpa sepatah katapun. Sebab sangat sulit baginya untuk menjelaskan kalau mengikat tali persaudaraan dengan suatu sekte membutuhkan usaha besar, anak seumur jagung sepertinya bisa apa ?

'Meskipun aku seorang dewa kematian, kekuatan sesungguhnya yang kumiliki tidak sampai 1 persen. Apalagi umurku masih terlalu muda untuk berurusan dengan politik sekte, namun.. Kurasa aku bisa melakukan sedikit hal untuk mempertahankan sekte,'Batin Hao Chen, berpikir keras bagaimana cara agar bisa mempertahankan sekte yang sebentar lagi akan hancur.

Ling An yang merasa bersalah karena terlalu memberatkan masalah kepada

Hao Chen yang masih muda segera berjalan pergi.

Hao Chen yang melihat hanya diam saja. Bagaimana dia bisa menarik banyak hati orang kalau satu hati wanita saja dirinya sendiri tidak bisa.

"Sepertinya inilah alasan mengapa di dunia Nirvana aku adalah satu-satunya dewa tanpa istri atau selir."Hao Chen menggeleng, mengutuk dirinya sendiri yang terlalu tidak peka.

Hao Chen berjalan menuju meja belajar, kemudian dia mengambil selembar kertas dan pena bulu.

Setelah selesai menulis surat untuk tetua dari sekte pedang iblis, Hao Chen menggunakan tenaga dalamnya untuk mentransfer kertas itu, membuat surat itu seketika lenyap dan langsung muncul di hadapan pria sepuh tetua dari pedang iblis yang sedang duduk santai di teras kediamannya.

"Oh, ada surat. Coba kita lihat dari siapa.."

Pria sepuh bernama tetua Hong Shu itu meraih surat yang mengambang di hadapannya. Setelah di baca ternyata surat itu berasal dari Hao Chen.

"Tuan, aku adalah Hao Chen. Sebelumnya maaf sudah lancang menganggu waktu anda karena ada sesuatu yang ingin ku katakan. Mengenai permintaan anda waktu itu... Aku menerima ajakan anda namun masih sebatas menyetujui. Singkatnya sekte ku sedang berada di ambang kehancuran, bantuan dari anda, akan membuat ku lebih mempertimbangkan masalah ini kedepannya."Isi surat itu.

Tetua Hong Shu tersenyum, kemudian menggulung surat itu.

"Jadi kau meminta bukit keseriusan ku dalam permintaan sebelumnya. Kalau begitu baiklah, akan ku tunjukkan kalau aku benar-benar serius."

*****

Di dalam kamarnya, Hao Chen terlihat sedang duduk di samping tempat tidur, tiba-tiba di hadapannya muncul surat balasan dari tetua Hong Shu.

Hao Chen segera membuka gulungan kertas itu dan membaca isinya.

"Aku mengerti dengan permasalahan mu. Besok seseorang dari salah satu asosiasi yang berada di bawah naungan sekte pedang iblis akan datang untuk membantu, namun manager asosiasi itu tidak datang sendirian. Seseorang yang datang dengan manager asosiasi itu adalah tanggung jawab mu untuk menjaganya sebagai bukti perjanjian diantara kita berdua, mereka sampai saat pajar di perbatasan sekte mu."

Hao Chen termenung memikirkan maksud dari kedatang seseorang yang dikatakan tetua Hong Shu. Besar kemungkinan ada maksud lain mengapa tetua Hong Shu mengirim seseorang itu selain untuk bukit ikatan keduanya, tapi tidak pasti apa maksudnya itu.

"Sepertinya tidak ada pilihan lain selain menunggu. Aku akan mengetahui maksud tetua Hong Shu jika orang yang dibicarakan di dalam surat datang bersama manager asosiasi sekte pedang iblis, kira-kira seperti apa orang itu ya,"Gumam Hao Chen.

****

Keesokan paginya, Hao Chen segera beranjak dari kasur sebelum matahari terbit. Dirinya pergi ke perbatasan sekte untuk menemui orang yang dikatakan tetua Hong Shu.

Sesampainya di perbatasan atau jalur keluar masuk sekte. Hao Chen melihat seorang wanita cantik berumur 20 tahunan berdiri dengan seorang gadis kecil yang terasa tidak asing bagi Hao Chen. Setelah berjalan cukup dekat dengan kedua orang itu, barulah Hao Chen sadar kalau orang yang dibicarakan tetua Hong Shu sebelumnya adalah Wang Fei adiknya Wang Yihan.

"Selamat datang disekte ku,"Hao Chen tersenyum ramah kepada kedua orang dihadapannya.

"Salam kenal tuan muda, saya manager Lin Yu. Patriack Hong Shu bercerita banyak tentang anda sebelumnya,"Wanita muda sebelumnya tersenyum ramah kepada Hao Chen.

"Manager Lin, pastinya anda sudah tau apa yang menjadi masalah sekte ku,"

Manager Lin mengangguk,"Tentu tuan muda, secara garis besar saya sudah mengetahui masalah yang menimpa sekte anda. Namun karena saya sudah berada di sini, saya tidak akan membiarkan sekte ini hancur, begitulah perintah Patriack Hong Shu. Saya juga sudah merancang rencana bagaimana cara saya bisa bergabung ke sekte anda tanpa harus membongkar rahasia tuan muda dengan patriack Hong."

Hao Chen mengagguk,"Bagus kalau begitu, aku benar-benar terbantu,"Pandangan Hao Chen beralih kepada Wang Fei."Jadi.. Apa yang dikatakan tuan Hong terkait dengan bukti ikatan diantara kami ?"

Wang Fei tersenyum dingin."Tidak banyak, jika sampai aku kembali ke sekte pedang iblis. Itu artinya kesepakatan mu dan kakek Hong batal, jadi kau harus menjaga ku baik-baik."

"Aku akan menjaga mu, namun kamu harus tau di sekte ku tidak diperbolehkan ada ratu, kau tidak bisa bersikap manja kepada ku."Ucap Hao Chen yang mengerti dengan alasan tuan Hong Shu mengirim Wang Fei kepadanya.

"Siapa juga yang mau bermanja dengan mu ? Dasar sok tau."

Manager Lin tersenyum,"Sepertinya kalian berdua lumayan akrab. Nah, sekarang waktunya tuan muda membawa Wang Fei masuk ke sekte,"

"Lalu, bagaimana dengan mu ?"Ucap Hao Chen.

"Tenang saja tuan muda, aku sudah profesional dan aku tau apa yang harus dilakukan,"

Hao Chen mengagguk lalu berjalan pergi, sedangkan Wang Fei yang sama sekali tidak diberi muka hanya bisa mengikuti Hao Chen sambil cemberut.

"Sial.. Kenapa kakek memerintahkan ku untuk membuat Hao Chen semakin tertarik dengan sekte pedang iblis, diakan tau kalau aku sama sekali tidak mengerti bagaimana cara menarik hati seseorang.. Apalagi orangnya seperti Hao Chen itu."Batin Wang Fei yang berjalan di belakang Hao Chen, seraya sesekali melirik punggung Hao Chen sambil tersenyum sendiri.

"Di lihat dari belakang, dia nampak seperti bongkahan es yang berjalan."

1
Xuan Yan
🤩😎
Xuan Yan
ttap semangaaat Thor
💪
Xuan Yan
🤩😎
Xuan Yan
🤩😎 muantaaab👍
Xuan Yan
🤩😎
Xuan Yan
ttap extra semangaaat Thor
💪
Xuan Yan
sungguh prolog yg bgs
🤩😎
minak jinggo
pihak admin mana nieh.. author kyak gini d lolosin.. apa kepepet gk punya author yg kompeten d APK ini
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut thor
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lanjut thor
Rinaldi Sigar
lanjut
Eren Yeager
maaf maaf, khilaf sampe lupa pernah bikin novel gw njirrr
Lucas Immanuella: emng BABI kau nii Thor🗿
total 1 replies
Erlangga Wahyudi
udh hampir 4 thn ga up...udh hbs brp galon kopi thor nunggunya
إندر فرتما: aku kira udah meninggal author nya
total 1 replies
Christian Matthew Pratama
copypaste
Bonar Afrianto
Luar biasa
Alex Kawun
luar biasa kau hao chen
sayang nya pembaca tdk pernah tahu bgmana HC bisa menguasai kepandaian yg di miliki nya itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!