NovelToon NovelToon
Mencintai Kekasih Papah

Mencintai Kekasih Papah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:560.6k
Nilai: 5
Nama Author: Penulis amatir

Kisah Molly Arkana yang di cintai dua pria tampan satu darah, yah, Alex kekasihnya sudah berusia 39 tahun, tapi memiliki putra berusia 23 tahun, hasil dari cinta terlarang di usia Alex yang ke 15 tahun.

Dan Farrell yang seharusnya menjadi anak tirinya, juga mencintai nya. Ini kisah Farrell yang mencintai kekasih papah nya.

Banyak bawang, jadi siap kan tissue, ada part ngakak nya juga, plus part bucin, romantis, sama geram sampe geregetan pengen gigit telinga orang, siap siap, dengan alur cerita naik turun nya. 😍♥️

Happy reading ♥️😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penulis amatir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak sesuai rencana

Sesuai janji yang Alex ucap kemarin. Pagi ini Molly menunggu sang kekasih menjemput, gadis itu berdandan secantik mungkin demi terlihat mempesona di mata Om CEO kesayangannya.

Dan seperti biasa, Molly memang selalu mengenakan rok pendek, tapi kali ini ia padukan dengan blouse santai, rambut yang di gerai menjadi ciri khas gadis itu.

Bibir merahnya ia sentuh kembali dengan lipstik berwarna pink nude, sedikit sapuan peace blush on membuat nya semakin terlihat menggemaskan.

Wajahnya sumringah tak sabar, sedari subuh tadi bibir gadis itu terus menerus tersenyum.

Dan jarum jam yang teramat cepat mulai memudarkan senyumnya, pasalnya sudah hampir tiga jam Alex belum juga datang, entah macet atau lupa pria itu belum juga mengabari.

Dengan berjalan mondar mandir Molly terus menerus melirik jam di tangannya "Om Alex inget gak sih, hari ini mau jemput...? Kenapa lama sekali..?" gerutunya.

Dewi yang juga khawatir, wanita itu mulai mendekat pada nona nya "Non.. kok tuan belum juga datang..? Memang nya non Molly gak telat..?" tanyanya.

"Hari ini kelasnya agak siang mbak.. rencananya sih mau jalan dulu.. semalam udah janjian di telepon.. tapi gatau kenapa lama.. atau mungkin ada tamu penting mendadak kali yah..?" Molly tahu kekasihnya pria sibuk, bisa saja ada hal yang membuatnya mendadak membatalkan rencana.

"Coba telepon non.." usul Dewi.

"Tapi takutnya lagi di jalan mbak, terus nanti malah gak fokus.. jadi biar dulu deh.. nanti juga Om Alex telepon sendiri.." saut Molly.

Hingga dering ponsel pun berbunyi dengan cepatnya gadis itu menyambar benda pipih miliknya, tapi yang di harapkan tak muncul di layarnya, dan Mike sang adik tertera di sana.

"Mike..? tumben jam segini telepon..?" ucapnya yang lalu menerima panggilan.

"Assalamualaikum.. Mike.."

Matanya melotot mendengar sahutan dari seberang telepon "Apa..?? rumah sakit..?? Iyah.. kakak segera ke sana.." ucapnya panik.

"Ada apa non.?"

"Mike di rumah sakit mbak, kecelakaan.. mbak Dewi di rumah saja yah, siapa tahu Om Alex datang, bilang Molly ke rumah sakit.."

"Iya non.. baik.."

Dengan mobilnya, Molly menuju rumah sakit tempat dimana sang adik di rawat, wajah paniknya terus menerus menyertai gadis itu.

Dan setelah menempuh perjalanan selama dua puluh menit sampai lah Molly di sebuah koridor rumah sakit yang cukup ramai. Langkahnya menuju sebuah kamar, tentunya setelah menanyakannya pada resepsionis area.

Dengan pandangan yang mengedar gadis itu berjalan cepat "Kamar 222.. nah ini ni.." gumamnya seraya melanjutkan langkah memasuki ruangan yang di tuju. Dan seorang pemuda berseragam putih abu-abu terduduk meringis di atas ranjang besi, terlihat sudah banyak perban yang melingkar di kakinya.

"Mike.." ucapnya berlari mendekat.

"Kakak.."

"Ya Allah Mike..! Kenapa bisa begini.? apa sakit.? siapa yang menabrak mu hah.?" tanya Molly mencecar.

"Tenang kak, Mike gak papa, Mike kan kuat, lagian orang yang nabrak Mike juga gak kabur, dia bertanggung jawab kok.. buktinya aku di bawa ke rumah sakit, dan di rawat di kamar yang bagus.." jelas Mike menenangkan sang kakak yang masih memperlihatkan wajah panik.

Suara langkah cepat menghampiri "Mike sayang... anakku satu satunya..." seorang wanita berlari panik meraih tubuh pemuda SMA itu.

Membuat Molly sedikit menampilkan wajah sendu, pasalnya wanita itu justru tak menganggap nya sebagai putrinya, bahkan menyebut Mike anak satu-satunya.

"Aw sakit mah, jangan peluk Mike begini, Mike masih sakit," ucap Mike menolak, pemuda itu sengaja menjaga perasaan sang kakak yang tak pernah di perlakukan dengan baik oleh ibunya.

"Iya.. maaf kan mamah.." sambung Retta seraya menjauh, kemudian pandanganya beralih ke Molly yang kini menatapnya, tapi hanya sekilas memastikan lalu berpaling kembali.

"Mah.. apa kabar..?" tanya Molly. Dan wanita itu hanya diam.

"Mah.. Molly mau bicara.. mumpung kita ketemu di sini.." ucap Molly lagi.

"Bicara saja.." jawab ketus Retta masih berpaling.

"Ini soal, Om Alex mah,"

"Jangan bilang kamu mau minta izin menerima lamarannya lagi.. aku bosan mendengar nya..!!" sergah ketus Retta.

"Tapi kenapa mah, Molly sudah dewasa, sudah lama juga Molly berhubungan dengan nya, dia lelaki yang baik, mamah pasti senang mempunyai menantu sepertinya.." ujar Molly kemudian.

Membuat Retta menoleh padanya "Kamu benar-benar mau tahu Molly.?!" tanya wanita itu.

"Dia itu cinta pertama ku, aku mencintainya dari masih sama-sama kecil,.." jelas Retta kekanak-kanakan.

Kening Molly mengernyit tak percaya "Maaaah...." celetuknya lirih.

Sedang Mike menghentakkan punggungnya ke bantal yang menjadi sandarannya, tangannya tampak menepuk jidat, gusar.

"Aduh.. kenapa mamah harus bilang sih.? gimana sama perasaan kakak..?" gerutunya dalam hati.

"Yah Molly.. aku menyukainya dari masih hidup tinggal dengan orang tua yang sama-sama sederhana di komplek kecil, bisa di pastikan aku tulus padanya, tidak seperti mu yang bertemu dengan Alex saat sudah sukses, kau hanya menyukai tahtanya saja Molly..!!"

"Mah..!!" sergah Molly tak sengaja melotot, sungguh wanita itu membuat nya tersentak.

"Aku tidak seperti itu..!! aku tulus padanya..!! Kenapa mamah baru bilang padaku tentang perasaan mamah.?" lanjut Molly kemudian.

Retta tersenyum sinis "Memang nya kenapa.? apa kau mau merelakan Alex untuk ku.?" tanyanya.

"Tidak seperti itu mah.. Om Alex hanya menyukai ku.. percuma aku merelakan nya, dia tidak akan mau menikahi mamah.." ucap Molly.

"Percaya diri sekali kau Molly..!! aku juga cantik, kau cantik seperti ini juga menuruni ku..!! lambat laun Alex akan mencintai ku seperti papah mu dulu.. Roy juga tak menyukai ku saat di jodohkan dengan ku.. tapi dia bisa mencintai ku akhirnya.." Retta berujar dengan percaya dirinya.

"Tapi lihatlah.. apa bertahan lama..?" tohok Molly. Gadis itu mulai menampakkan wajah tongkah nya "Molly akan tetap menerima lamaran Om Alex" ucapnya.

"Kau membangkang ku.?" geramnya Retta saat mengucap.

Sedang Mike menutup kedua telinganya tak mau mendengar percekcokan kedua wanita cantik itu.

"Yah.. memang benar begitu.. kupikir tadinya, mamah tidak mengizinkan ku karena Om Alex duda punya anak.. tadinya kupikir mamah masih perduli dengan ku sebagai seorang ibu.. harap ku masih terlalu banyak padamu meski tak pernah mendapat perhatian dari mu.. ternyata aku benar-benar bukan anak mu.. benar-benar sudah terbuang.. jadi untuk apa aku menurut padamu.? aku masih punya wali yang akan menikah kan ku..!!" ucap tegas Molly dengan tatapan menceku.

"Molly..!!" sergah Retta melotot.

Dan gadis itu hanya menampilkan sedikit senyum seringai nya "Permisi..!!" ucapnya yang kemudian melangkah keluar. Molly benar-benar sudah tak tahan menghadapi wanita itu.

Dan jeng-jeng..!! ternyata di ambang pintu seorang pemuda menyimak perdebatan sengit mereka.

"Farrell.. dia di sini.?"

Molly berucap dalam hati tapi tetap melanjutkan langkah keluar dari bangsal tersebut melewati pemuda yang masih menatapnya. Tak memperdulikan seruan ibu dan adiknya yang terus memanggil namanya.

Dan kini Farrell mengikuti langkah Molly "Tunggu.. mau kemana kau hah.?" tanyanya.

"Bukan urusan mu..!!" ketus Molly dengan langkah cepatnya.

"Tunggu.. aku mau bicara parasit..!!" ucap Farrell meraih lengan lawan bicaranya.

"Lepas Farrell..!!"

Tapi Farrell menariknya kuat hingga kini keduanya bertatap muka.

"Mau apa lagi Rell..?" tanyanya.

"Apa kau masih mau menghinaku.? baiklah, hina lah aku sepuas mu..!!" tantang Molly dengan wajah yang mendongak.

"Kau bahkan mengikuti ku sampai ke sini hanya untuk menghina ku.?" lanjutnya bertanya.

Farrell mengernyit "PD..!! memang nya aku kurang kerjaan mengikuti gadis seperti mu.?" ketus nya.

"Aku yang menabrak adik mu..!! jika bukan karena kemanusiaan, aku tidak akan mau berurusan dengan keluarga mu..!!"

Molly naik pitam mata gadis itu semakin melotot "Apa.? kau..! jadi kau yang menabraknya.?" tukasnya dengan jari telunjuk yang mengarah ke wajah Farrell.

"Kenapa.? kau tak terima.? lagi pula dia tidak apa-apa, hanya lecet sedikit.! dia nya saja yang manja, luka kecil saja harus memanggil semua keluarganya, kenapa tidak sekalian pak RT sehansip hansip nya.." cibir Farrell dengan ujung bibir yang menaik.

Molly memejamkan matanya geram "Sudahlah.." ucapnya "Aku harus pergi..." sambungnya.

Molly lantas melanjutkan langkah pergi, tapi pemuda tampan itu belum selesai bicara, tentu saja tidak akan membiarkannya begitu saja.

"Mau kemana lagi.? kau belum menjelaskan padaku.!" ucapnya menarik lengan Molly kembali.

"Menjelaskan apaaaaaa.?" bahkan dengusan Molly mulai pelan karena lelah berurusan dengan pemuda itu.

"Kau bilang akan menjauhi papah, lalu kenapa kau meminta restu dari ibumu.? jadi kau berbohong.?"

Pertanyaan Farrell membuat gadis di hadapannya mengerutkan kening "Menjauhi papah mu.?" tanyanya.

"Kapan..? kapan aku bilang begitu padamu.?" lanjutnya kemudian.

"Hah,.?" Farrell menatap Molly gugup, bahkan sesekali matanya berkedip "Emm.. a aku.." ucapnya gelagapan.

...----------------...

1
Sifa Fatimah
ya Allah aku mewek lagi 😭😭😭😭
Sifa Fatimah
ya Allah 😭😭😭😭
Curly kesayangan
Luar biasa
ummah intan
bagus
Yushfi 853
Luar biasa
Masyitah Bkt
aku penasaran berapa umur farrel klu papanya umur 39 th🤔🤔
Basmiati Bakkang
ceritanya bikin mewek😥😭😭
chaaa
lucu bgt pasangan ini 🤭
chaaa
makanya Rel kalau cinta itu bilang.. biar Molly tau dan dia jg ada usaha utk balas perasaan Lo. kalau Lo gak ngaku ya Molly bakal terus mikir kalau Lo nikahin dia hanya krna wasiat Alex..
chaaa
bukan nya bikin Molly cemburu, malahan Lo nya yg kesel rel..🤣🤣
chaaa
nambah lg 1 novel fav gw yg alurnya sedih bgt (yg 1 lg judulnya memaksa cinta sang CEO). biarpun ntar happy ending sama Farel, tp ttap aja om Alex tak tergantikan. biasanya yg meninggal yg antagonis, ini malah yg baik. sedih bgt gw Thor 😥
chaaa
iya bener..emak gw aja stroke udah 13 th sampe skrg Alhamdulillah masih hidup, walaupun stroke nya gtu2 aja gak sembuh2. malahan tmn2nya yg dlu pernah jengukin pas awal sakit ada bbrapa org yg skrg udah meninggal.. umur gak ada yg tau..
chaaa
keren Molly 👍
chaaa
kasar bgt. gak suka lah kalau Farel sama Molly.
chaaa
yaiyalah Rel.. baru nyadar?
chaaa
lebih suka Molly sama om Alex. kayaknya cinta nya tulus utk Molly. gak kayak si Farel kasar bgt. walaupun blm tau fakta ttg Molly, apa harus ngomong kasar? trus ntar setelah tau, baru deh sadar jadi baik k Molly, dan jatuh cinta. itu cintanya gak tulus!
Siti Maryam
gas terus moly..jangan kasih kendor..pepet terus om dudanya
Siti Maryam
dAleek ni aneh..pa dk tersiksa hatinya...menikahkah dengan moly
Siti Maryam
bagus rel..biarkan alek bahagia
Siti Maryam
dak terima klu moly sama fareel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!