Della Puspita gadis cantik 18 Tahun,harus kehilangan kesuciannya karna direnggut paksa oleh seseorang yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
Masa depan dan cita-citanya hancur.
Menikah di usia dini terpaksa harus dia jalani.
(jangan lupa terus dukung author ya....!!)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon melisa d'angel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tinggal serumah 14
Sesuai kesepakatan bersama, setelah menikah Della bersedia untuk tinggal dirumah Bu Ningsih.
Bu Ningsih sudah menyiapkan satu kamar khusus untuknya.
Dina mengantar Della pulang kesana.
Sampai dirumah, Bu Ningsih mengantar Della kekamar yang sudah disiapkannya.
Disusul juga oleh Dina dari belakang.
"Nah ini kamar kamu sayang.
Semoga kamu betah ya.. "
"Iya bu,makasi.." jawab Della.
Setelah selesai melihat-lihat kamar Della, Dina pamit pulang.
"Della, mba pulang ya.
Kamu baik-baik disini, jangan merepotkan Bu Ningsih.
"Iya mba,aku ngerti.
Setelah itu Dina juga pamit pada Bu Ningsih dan keluarga, kemudian langsung kembali pulang kerumahnya.
Satu hari berada dirumah Bu Ningsih,masih terasa asing baginya.
Tidak tau apa yang bisa dia kerjakan, karena semua pekerjaan rumah sudah diselesaikan oleh Bi Asih dan Bi Sumi pelayan dirumah mewah itu.
Della menghabiskan waktu nya berada di dalam kamar saja seharian.
Lagi pula jika berada di luar kamar,dia tidak sudi melihat Alvand.
Bahkan untuk makan satu meja dengan Alvand saja Della tidak mau.
Dia lebih memilih makan sendiri dikamarnya.
Bu Ningsih dan keluarga hanya bisa memaklumi.
*****
Hari demi haripun berlalu.
Sudah seminggu Della tinggal dirumah mewah itu.
Seperti biasa setiap pagi Della pergi kesekolah.
Pulang sekolah membantu Bu Ningsih jika ada yang perlu dibantunya, kemudian menemani Rafa bermain sampai Mba Dina pulang dari bekerja.
Sore harinya sepulang Alvand dari kantor, Della kembali mengurung diri dikamar.
Bisa dikatakan, Alvand tidak pernah bertemu dengan Della meski mereka tinggal serumah.
Kadang ingin sekali Alvand melihatnya, tapi Della selalu menghindar.
Sejak awal Alvand memang sangat mengimpikan bisa menikah dengan Della dan hidup bahagia bersamanya.
Tapi tidak dengan cara seperti ini.
Sekarang dia hanya bisa pasrah dengan keadaan..
*****
Disekolah Della masih tetap sama.
Selalu saja menghindar dari Ronald.
Ada rasa malu pada dirinya saat bertemu dengan Ronald.
Della merasa tidak pantas dicintai olehnya.
Dikantin sekolah.
Ronald menghampiri Della yang sedang makan bersama teman-temannya.
Saat melihat Ronald sudah duduk disamping Della,teman-temannya langsung mengerti dan segera pindah kemeja yang lain.
"Dell ntar sore, kita jalan-jalan yuk..
Pergi nonton gitu.
Nanti aku jemput kamu kerumah, gimana..?
Mendengar ajakan Ronald, Della langsung gugup.
"So.. sorry Ronald aku gak bisa,kebetulan aku juga ada acara nanti sore sama kakak ku.
Aku minta maaf ya.. "
Ronald sedikit kecewa mendengar penolakan Della.
"Owh gitu, jadi kamu bisanya kapan..?" tanya Ronald lagi.
"Belum tau juga sih,nanti aku kabari lagi kapan bisa.
Lagian sekarang aku juga udah gak tinggal dirumah yang kemaren kamu datangin ron.
Rumah kontrakan kakak aku udah pindah.
"Pindah kemana..?
sejak kapan..?
"Udah seminggu,aku belum bisa ngasih tau kamu alamatnya sekarang.
Aku minta maaf ya...!
Della mengalihkan pandangannya dari Ronald, mencoba menghindari tatapan Ronald karena takut ketahuan nanti kalau dia sedang berbohong.
Tiba-tiba kedua tangan Ronald memegangi pipi Della, dan menarik wajahnya menghadap pada Ronald.
Ditatapnya kedua mata Della dalam-dalam,seolah sedang mencari tahu tentang kebenaran dari ucapan Della barusan.
"Dell kamu gak lagi bohongin aku kan...?
"Eng.. enggak kok, aku gak bohong.
Sungguh.
Mendengar jawaban Della, Ronald menurunkan kembali tangannya dari pipi Della.
Sebenarnya saat itu Ronald sudah tahu kalau Della sedang berbohong padanya.
"Ya sudah, kali ini aku percaya padamu.
Aku harap kamu tidak sedang membohongiku.
Kalau gitu aku pergi dulu ya.." Ronald pamit.
Sebelum pergi dia mengusap kepala Della.
Setelah itu berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan Della dengan raut wajah kecewa.
Ada rasa penyesalan di hati Della.
Tapi dia terpaksa harus berbohong.
Pulang sekolah, Della tidak langsung pulang kerumah Bu Ningsih.
Dia pulang kerumah Mba Dina, kemudian dia masuk ke kamar miliknya.
Kebetulan rumah itu sedang kosong, karena Dina dan Suami sedang pergi bekerja.
Disana dia menangis, dan menyesali takdir hidupnya.
"Kenapa harus begini jalan takdirku Tuhan..?
Kenapa hidupku harus dirusak oleh lelaki baj*ng*n itu... ?
Kenapa Janin ini harus ada..?
Baj*ng*n itu yang seharusnya menderita, Bukan aku.
Aku lelah menjalani hidup seperti ini Tuhan.
Disisi lain aku sangat mencintai Ronald.
Aku tidak sanggup melepasnya, apa yang harus aku lakukan. ?
Della menangis terisak, sambil melontarkan berbagai pertanyaan pada sang penciptanya.
Hingga akhirnya dia lelah menangis.
Diusapnya matanya yang sembab.
Kemudian dia kembali teringat pada Rafa, yang sekarang pasti sedang menunggunya di rumah Bu Ningsih.
Langsung Della bangkit dari tempat tidur, kemudian merapikan pakaiannya.
Setelah itu kembali kerumah Bu Ningsih.
********
Gimana Monica dibenci sama orang yang Kamu sukai,itu Obsesi bukan Cinta Monica🙄🙄