NovelToon NovelToon
Pesona Guru KB

Pesona Guru KB

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Chicklit / Tamat
Popularitas:121.8k
Nilai: 5
Nama Author: @Widiawati

Bu Rena adalah guru kelompok bermain (KB) Mentari, sosoknya yang ceria dan supel menjadikannya disukai banyak anak dan teman sejawatnya,

Berkisah tentang segala aktivitas kegiatan mengajarnya, kisah percintaannya, kegiatan dengan masyarakat sekitar dan kesabaran dia dalam menangani banyak anak yang berbeda karakter.

Hingga berakhir dengan kehilangan suami tercintanya yang menjadikan dia kuat harus dalam memulai hari barunya.

Akankah dia bertahan dengan keadaan yang ada? Menikmati kesendirian dan segala kesibukannya? Atau membuka lembaran baru dengan menerima seseorang yang mampu dijadikan sebagai Ayah pengganti untuk anak semata wayangnya Khayrullah Hizam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Widiawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kewarasan yang dibutuhkan

Semangkuk bakso sudah ada di depanku, aroma kuah menyeruak merasuki hidung.

Tiba-tiba ku ingat Hasan. Ku rogoh saku celanaku, mencari namanya di panggilan keluar.

"Halo, San ke warung bakso Kang Yono! Sekarang! Om tunggu!"

Singkat, padat jelas. Ku matikan dan ku letakan HP di sebelah mangkuk. Ku mulai beralih. Mengambil sendok, mencampurkan sambal kecap dan saos, tidak lupa sedikit cuka untuk menambah rasa segar.

Rasanya nano-nano, segar, pedas, manis jadi satu. Seperti hariku saat ini campur bawurr. Yang jelas aku benar-benar kecewa.

Kecewa dengan diriku yang terlambat kembali. Kecewa pada Rena yang tak mau memperjuangkan cinta kita.

Tunggu, cinta? kita?

Terlalu berlebihankah tidak si?

entahlah. Aku hanya percaya satu. Rena masih mencintaiku. Terlihat sangat jelas dibinar matanya.

Bakso yang ku makan tinggal tersisa kuah saat Hasan sampai.

"Kalo ngajak makan kabar-kabari dong, Om! baru aja aku makan, mana muat ni perut!" Hasan duduk menghadapku.

"Siapa yang mau ngajakin makan? Om, disini mau tanya sesuatu!" jawabku

"Ya elah, Om, kenapa gak di rumah aja si?" dia meluruskan punggungnya, membenarkan posisi duduk.

"Kaya gak tau ibumu aja, mana bisa ngobrol rahasia di dekatnya, bahaya!"

"Rahasia? Rahasia apa? jangan soal Bu Rena ya, pokoknya aku gak mau ikut campur." Hasan sok dewasa.

"Padahal, Om udah nyiapin ini nih!" aku menunjukan amplop kepadanya. "Berhubung tak mau ya udah deh, Om cari informan lain aja." Aku pura-pura beranjak.

Tanpa banyak berpikir, Hasan menarik amplop yang ada tanganku.

"Oke, apa yang om butuhin? "

Anak baru gede ini kemakan amplop akhirnya.

"Gini, kamu tau gak dimana tempat ngajar Bu Rena? "

"KB mentari om!"

"KB? Alat kontrasepsi?" tanyaku

"Bukan! KB itu sekolah sebelum ke TK. sebenarnya sama aja si kaya TK wong di sekolah Bu Rena juga ada ayunan, jungkat jungkit, sama lah kaya di TK, anaknya yang diajari juga kecil-kecil." Aku mendengarkan dengan seksama.

"Sejak kapan ada KB? Om, kok baru dengar?"

"Yaelah, Om 'kan hidupnya di tengah hutan, pedalaman, daerah terpencil, terdepan, terbelakang, mana ada KB!"

pletak

Kusentil dahinya,

"Sembarangan kalo ngomong, udah lanjutkan. alamat sekolahnya di mana? "

"Itu di sebelah aula yang biasa buat main badminton kalo malem. Jangan bilang om mau nyamperin?" Hasan begitu khawatir

"Ya enggalah, engga salah!" aku tertawa terbahak.

"Awas loh, Om, Bu Rena udah bersuami, udah punya buntut juga, gak takut apa? "

"Sttt udah anak kecil diam aja, yuk balik!" ajakku.

"Amplopnya?" Menadahkan tangan menagih janjiku.

"Ayolah jalan dulu!" aku mendorongnya keluar warung bakso.

Setelah membayar, ku perintahkan Hasan untuk survai lokasi.

Lokasi cintaku berbakti.

Kita tunggu waktunya baebi!

*********

Rena POV

Aku baru saja pulang,

Melepaskan sepatu dan duduk di kursi kayu yang berada di ruang tamu.

Beruntung, saat aku berniat menjemput Hizam di tempat Uyut, ternyata panggilan telpon masuk, Bulik mengabarkan kalau Hizam sedang dibawa jalan-jalan tak perlu di jemput.

Sebenarnya aku sangat rindu dengan si gembul. Buah cintaku dengan Banu. Suamiku..

2 hari belakangan ini hariku menjadi kacau, Perasaan-perasaan aneh menggerayangiku.

Dari mulai masa lalu yang kembali hadir, sampai sikap suami yang akhir-akhir ini berubah ke arah posesif.

Sebenarnya suamiku bukan tipe orang yang cemburu atau suka berlebihan dengan segala aktivitas kegiatanku. Tapi entah kenapa dia sekarang menjadi begitu 'gatek' atau perhatian berlebih, lebih romantis dan suka bicara seolah-olah kalau dia akan pergi.

Terus terang aku, perasaanku kepadanya biasa-biasa saja. Hampir 7 tahun menjalani rumah tangga hatiku masih belum sepenuhnya dimenangkan oleh suamiku. Tapi untuk berpisah aku belum pernah membayangkan sebelumnya. Akan bagaimana aku tanpanya.

Bagi sebagian orang, bisa dikatakan kalau Banu itu suami idaman. Apa yang tak Banu punya? segalanya dia punya. Paras tampan, baik hati, pengertian, sayang anak dan istri, rajin sholat. Satu yang tak dia tak punya. Hatiku.

Berawal dari dia yang menolongku, hingga akhirnya dia melamar, memintaku kepada Bapakku, dan aku bisa apa selain berkata Ya?? Walaupun dulu aku sempat ragu dan akhirnya bapak meyakinkan ku, dan akhirnya aku terima.

Dan seperti inilah kisahku dengan segala keterbatasanku. Aku selalu mencoba untuk mencintainya, tapi soal hati? siapa yang tahu??

Ku pijit pelipisku yang terasa begitu berkedut. Hatiku yang berdetak tak normal. Rasanya aku begitu takut. Tapi entah apa yang aku takutkan.

Berawal dari datangnya kekasih masa laluku, Masih dalam suatu hubungan yang menurut dia belum selesai. Tapi berakhir sejak aku menggelar dan menyandang status nyonya Banu.

2 hari belakang ini dia selalu mengusikku, mendatangi rumahku, dengan segala rayuan atau entah perkataan dari hatinya tentang perasaannya.

Setelah kemarin merusak moodku dengan beraninya dia mendatangi rumahku, dan hari ini juga dengan tanpa rasa malunya dia datang ke tempat aku mengajar.

Bertemu dengan Bu Genti dan mengaku Sebagai penawar jasa outing clas. Yang mempunyai CV Fun.

Ajigile banget dia asli!!

Awalnya dia seperti shock begitu melihatku, Hingga Bu Genti mempertanyakan apakah kita saling kenal. Belum juga aku membuka mulut dia sudah cerita panjang kali lebar kali tinggi !!!

Menceritakan kisah pertemanan kita yang dia karang dengan konyol bin ajaib!

Aku yang enggan menyangkalnya pun hanya senyum terpaksa!! Begitu lama dia berbasa-basi membuang-buang waktuku dan tenaga untuk tetap mewaraskan otak!

Bayangkan, segala kerjaan aku terbengkalai hari ini, RPPH untuk esok pun bahkan belum sempat aku buat, Penilaian harian anak belum kelar juga,

Benar-benar terkutuk kau!!

"Untuk kegiatan outing class ditunda dulu ya," jawabku asal sambil membuka leptop untuk menyibukan diri

"Padahal kami sedang promo, Bu Rena, banyak juga paket yang ekonomis dan menarik untuk ibu dan anak!"

Ceh, sejak kapan dia jadi pintar gitu bicaranya. Aku meliriknya tajam dan hanya dibalas senyuman.

"Bagaimana untuk akhir semester satu ini saja, Bu Ren? masih sekitar 3 bulan lagi dan masih ada waktu untuk kita sosialisasikan kepada wali murid, gimana? "

Bu Genti menengahi.

"Ya, baiknya gimana saya ngikut ibu aja." Jawabku

Dering ponsel bu Genti berbunyi, Bu Genti beranjak.

"Maaf di tinggal sebentar ya, angkat telepon dulu." berlalu ke luar kantor.

"Sejak kapan punya bisnis kaya gini, Mas?" rasanya hatiku dongkol.

"Sejak sekarang." Seringai jahatnya muncul

"Kamu bener-bener ya!" ujarku geram

"Hahaha kamu makin cantik dengan wajah marahmu, Re." Tertawa tanpa beban dia.

Sumpah rasanya tanganku sudah begitu gatal ingin mencakar wajahnya, tapi sayang nanti, perilakuku tak seberani itu.

"Masih ada yang perlu di jelaskan lagi, Pak Sholeh yang terhormat? pekerjaan saya masih banyak, maaf tidak menerima curahan hati dari sang mantan!!" ejekku dengan sangat puas.

"Ya Allah jahat banget kamu, Re" ujarnya pelan.

"Apa lagi yang lebih jahat dari kamu, datang dengan sesuka hatimu saat aku sudah punya keluarga kecilku, tanpa dosa mempertanyakan cinta, berkata tega, meminta kembali, berjuang. Apa itu bukan jahat? oh ya itu bukan jahat tapi tidak waras!" dengan penuh tekanan aku mengucapkan rasa yang bersarang dihatiku.

" Aku mohon, Mas, hiduplah seperti dulu saat kau meninggalkan ku, saat kita belum bertemu kembali, semua akan baik-baik saja. Mengertilah dengan kondisi ini. Dengan posisi aku sekarang. Please!" aku memohon dengan sangat kepadanya

Hening

Hanya detak jarum jam yang bergerak.

"Maaf lama ya, biasa cucu menelpon. Jadi lupa waktu!" Bu Genti masuk dan duduk kembali di kursi kebesarannya.

Huh untung saja Bu Genti masuk.

Aku beranjak pergi hendak ke kamar mandi, samar-samar aku mendengar lagi Bu Genti melanjutkan ucapannya.

"Jadi, bagaimana, Pak Sholeh? Saya sosialisasikan dengan wali murid dahulu ya, agar lebih jelasnya nanti saya atau Bu Rena hubungi panjenengan."

Dan aku tak tau lagi apa jawaban Mas Sholeh hingga aku selesai dari kamar mandi dia sudah tak ada. Dan bu Genti tidak membahas apapun lagi selain mengajak untuk pulang.

Dan disinilah aku berada, disudut ruang tamu.

Merebahkan tubuh sambil memikirkan yang mungkin tak seharusnya aku pikirkan.

Satu hal yang aku selalu ingat, semua yang hal yang terjadi pada hidup kita bukan tanpa sebab. Kita takan pernah tau apa-apa yang akan menghampiri kita. Kita tidak tau apa-apa yang akan melewati kita. Cukuplah kepada Allah kita serahkan semua masalah kita, karena Dialah sebaik-baiknya pemberi jalan keluar. Karena dengan datangnya masalah, semakin mengajarkan kita bahwa semuanya itu harus di hadapi. Bukan di hindari...

Aku memejamkan mata, mencoba mencerna apa yang aku alami beberapa hari ini. Bersyukur karena masih diberikan kesehatan, kekuatan dan kewarasan sehingga bisa menghadapi semuanya.

Apa lagi yang harus dilakukan selain itu?

🍂

1
Arita Med HATTA
debt collector kali thor
Arita Med HATTA
awal yg apik.....mulai baca ya thor
Evi Ambon
ya Allah cerita sebagus gini .......
seharusnya cerita2 gini nih yg banyak peminatnya bukan hanya tentang CEO aja
aku suka menceritakan kehidupan dan kesederhanaan hidup ,natural ceritanya
makasih y thor
sehat selalu
semangat dan semoga selalu sukses
Aku mikirnya KB itu singakatan dari Keluarga Berencana,ternyata Kelompok Bermain🤭✌
Wiwit Widiawati: Terima kasih, sudah berkenan singgah di cerita pesona guru KB🤗 selamat membaca, Kak.
Semoga tulisan saya bermanfaat 🤗
total 1 replies
fa_zhra
next
fa_zhra
salam dr pembaca sejati
fa_zhra
semangat kak
fa_zhra
assalamualaikum,,,saya dari purwokerto.salam kenal author.saran nih,kenapa pake inisial ga langsung sebutin aja purwokerto biar sekalian promosi kota kita tercinta.🙏
Istinah Syang Keluarga
alhamdulillah.
Istinah Syang Keluarga
aku 😢😭😭😭 baca ungkapan sholeh pada Banu
Istinah Syang Keluarga
baru bisa baca lagi. zifakianara yg lucu, dan menggemaskan.
Sagitarian
salken bu Rena bu Genti
😍😘🤗
Wiwit Widiawati: salam kenal kak Jen❤️🤗🥰
total 1 replies
sryn387
berasa lagi baca kisah nyata
ehhh,,,atau jangan2 emang kisah nyata yaaa
jempol banyak2 dech pokoknya
Wiwit Widiawati: Terimakasih kak Pelangi🤗
Bersedia membaca pesona guru KB 😘
50% halu 50% riil.
kalau bonchapnya riil ya
hahahahah
Big love untuk panjenengan😘🤗🤗
total 1 replies
sryn387
owhhh,,,,pantesan hizam sering dititipin di uyutnya,ternyata uti sambung to
Wiwit Widiawati: iya hizam gak punya nenek dari ibu nya🤧🤧
total 1 replies
Eny Imam
👍👍👍👍💝💝💝💝
Yayuk Bunda Idza
bonchapnya kerenn..
Wiwit Widiawati: Terimakasih kak yayuk🤗🤗
sehat-sehat yaa
total 1 replies
Indah Miftakul J
Mb wiwit belum bisa move on mantai kmren y sampe mendoannya juga ikut nongol wkwkkwkwk
Wiwit Widiawati: Itu juga pantainya asli looohh😅😅
sayang caffenya pencahayaannya saat d foto f bagus, apa yang ambil foto ya g pinter ya😅😅😅
total 2 replies
Yayuk Bunda Idza
rasanya tak ingin berakhur, serasa mbaca kisah sendiri, meski agak beda " alhamdulillah suami masih sama., semoga bwrjodoh higga hingga jannah-Nya dan menua bersama"
pinginnya ada bonchap 😁😁😁😁😁😁

terima kasih thor....sukses selalu...
Wiwit Widiawati: aamiin, doa terbaik mbak yayuk Dan keluarga😘 salam untuk suami Dan anak-anak yaa🤗🤗
total 1 replies
Eny Imam
makasih thor
Wiwit Widiawati: Terimakasih sudah membersamai Pesona Guru KB hingga akhir🤗🤗
total 2 replies
fans songong tapi sholihah
yaah udah tamat aja bunda,,
kapan malam pertamanya udah hamil aja😅😅😅nunggin part MP nyaa,,malah udah end,,makasiih tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!