NovelToon NovelToon
KULTIVATOR KEGELAPAN PESONA SURGAWI

KULTIVATOR KEGELAPAN PESONA SURGAWI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Dikelilingi wanita cantik / Sistem
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: GEELANG

Setelah kehilangan adik perempuannya dan hancur di dunia fana, Han Yu terbangun di tubuh sesosok makhluk dari Sekte Iblis yang terdampar di wilayah suci Lembah Lingshu, ras suci yang sedang berperang melawan umat manusia karena perbudakan asmara. Bukannya mati dieksekusi, Han Yu justru membangkitkan warisan langka yang tabu: Jalur Kaisar Pesona.
​Berbekal ketampanan surgawi yang mutlak, stamina tiada tanding, dan teknik manipulasi sukma, Han Yu mengubah musuh-musuhnya menjadi pelayan yang patuh. Dari murid klan yang dingin, janda kultivator yang kesepian, hingga para tetua bijaksana dan Ratu Lembah, semuanya bertekuk lutut di bawah pesonanya. Di dunia kultivasi yang kejam ini, Han Yu tidak bertarung dengan pedang yang menghancurkan langit, melainkan menaklukkan dunia dari atas ranjang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon GEELANG, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 - Suapan Tak Terduga dan Perintah Ratu

Tidak lama kemudian, para pelayan istana kembali datang membawa hidangan berikutnya, berupa sebuah wadah giok berisi madu murni yang diambil langsung dari sarang lebah spiritual kuno yang hidup di puncak tebing lembah. Aroma manis alami yang sangat pekat dan wangi menyeruak menguar deras dari madu tersebut, sangat memikat indra penciuman, namun Han Yu sempat merasakan seberkas keraguan yang mendalam di dalam lubuk hatinya. Dia mempertanyakan apakah makanan yang memancarkan energi kesucian alam yang sangat murni ini sepenuhnya aman untuk dikonsumsi oleh tubuhnya yang mengalirkan garis darah iblis kegelapan.

Perubahan rasa itu baru terbukti saat Ratu Lin Xian mulai mengambil sesendok kecil madu tersebut dan mencicipinya dengan gerakan bibir yang sangat anggun. Han Yu akhirnya memantapkan niat batinnya untuk ikut mencoba dan menepis keraguannya. Lagipula, ini adalah sebuah kesempatan langka berupa perjamuan makan siang formal bersama sang penguasa tertinggi benua, dan meskipun lidah iblisnya mungkin tidak terlalu menyukai makanan manis alami ras suci, Han Yu tahu dia harus menghabiskan seluruh makanan yang disajikan demi menjaga kestabilan hubungan etika politik dan keselamatannya di tempat ini.

Han Yu membuka sepasang mata birunya lebar-lebar dengan raut wajah penuh keterkejutan begitu cairan madu spiritual emas itu menyentuh permukaan lidahnya. Awalnya, ada sisa rasa asing yang sangat sulit untuk dipahami oleh akal sehat manusianya, sebuah rasa unik yang lebih mirip dengan kesegaran buah-buahan surga yang baru saja dipetik langsung dari pohon keabadian. Han Yu berkedip pelan beberapa kali lalu menganggukkan kepalanya berulang kali penuh rasa kekaguman yang jujur. Hutan mistis milik ras suci Lembah Lingshu ini memang benar-benar dipenuhi oleh pepohonan kuno, satwa spiritual, dan tanaman ajaib menakjubkan yang sanggup mengguncang pikiran serta akal sehat manusia biasa dari dunia luar kekaisaran.

Fakta keajaiban alam dan kekayaan sumber daya spiritual inilah yang menjadi alasan utama mengapa banyak kelompok bandit serakah, tentara bayaran kejam, dan para pemburu liar dari wilayah Kekaisaran Shenzhou yang berani mempertaruhkan nyawa mereka demi menyusup masuk melewati perbatasan lembah, hanya karena didorong oleh rasa keserakahan yang besar untuk memperkaya diri dan meningkatkan kultivasi mereka sendiri.

Setelah hidangan madu selesai dibersihkan, para pelayan istana kembali menyajikan hidangan utama yang paling dinantikan, berupa seekor ikan spiritual panggang di atas piring giok besar tepat di hadapan Han Yu. Daging ikan tersebut berwarna keemasan cerah yang sangat indah dan tampak berkilau memantulkan cahaya obor dan formasi lampu aula. Han Yu bahkan bisa merasakan adanya fluktuasi energi magis alami dan aliran arus spiritual yang sangat pekat berputar-putar aktif di sekitar tubuh ikan panggang tersebut, membuatnya terbelalak tercengang merasakan kepekatan energinya.

"Apakah ikan ini adalah salah satu jenis makhluk ajaib suci yang dilindungi di tempat ini?" tanya Han Yu penuh rasa ingin tahu yang besar. Ratu Lin Xian hanya duduk bersandar santai di atas singgasananya sambil mempertahankan senyuman lembutnya yang menawan. Piring giok di hadapan sang Ratu sendiri masih tampak kosong melompong tanpa sepotong makanan pun yang menyentuhnya.

"Yang Mulia Ratu yang bijaksana, mengapa Anda sendiri tidak ikut makan dan membiarkan piring Anda kosong sejak tadi?" tanya Han Yu merasa sangat bingung dan canggung dengan situasi makan sepihak ini.

"Oh, mengenai hal itu... Sayangnya, Ikan Mas Emas Linglong jenis purba ini sangat sulit untuk ditangkap di dalam kolam spiritual kuno terdalam milik lembah kami, dan aku sendiri sebagai ratu hanya bisa menikmatinya setiap tiga bulan sekali karena kelangkaannya," Ratu Lin Xian tersenyum lembut sambil menggelengkan kepalanya perlahan, menatap ikan keemasan di piring Han Yu dengan pandangan mata yang teduh. "Namun, hari ini kamu adalah tamu kehormatan istimewa bagiku yang membawa takdir baru, jadi sama sekali tidak menjadi masalah atau keberatan bagiku untuk menyerahkan seluruh porsi makanan berharga ini kepadamu agar kekuatan fisikmu pulih."

Han Yu menganggukkan kepalanya tanda mengerti secara mendalam. Namun, sedetik kemudian, sebuah gagasan nakal, berani, dan aneh mendadak melintas dengan sangat cepat di dalam benak kepalanya setelah jiwanya dipengaruhi oleh insting alami dari warisan Kaisar Pesona yang menuntut keintiman. Dia mengambil pisau giok kecil, memotong sebagian kecil dari daging ikan keemasan yang mengepulkan uap harum tersebut, memisahkan satu bagian daging yang tampak paling lezat, lembut, dan tanpa tulang, lalu menusuknya dengan penuh kehati-hatian menggunakan garpu perak. Han Yu menarik napas dalam-dalam untuk menekan gejolak rasa gugup yang melanda dadanya, lalu dengan gerakan tangan yang sangat mantap dan tanpa ragu, dia mengulurkan garpu berisi daging ikan spiritual tersebut melintasi batas meja, tepat berada di hadapan bibir merah merekah milik Ratu Lin Xian. Sebuah senyuman menawan yang sanggup meluluhkan jiwa terukir indah di wajah tampannya saat dia berbisik dengan suara yang sangat rendah dan memikat, menyatakan bahwa dirinya tidak akan tega memakan hidangan selezat ini sendirian dan ingin membagi kelezatannya bersama sang Ratu yang mulia.

Seketika itu juga, keheningan yang sangat mencekam, sunyi, dan menegangkan langsung melanda seluruh penjuru aula perjamuan istana giok. Waktu seolah-olah berhenti berputar dalam sekejap. Seluruh pergerakan dan tatapan mata dari belasan pelayan istana wanita yang berada di ruangan tersebut, termasuk pandangan mata hijau tajam milik Ratu Lin Xian sendiri, langsung terkunci dan terfokus penuh pada tindakan kelewat berani yang dilakukan oleh Han Yu.

Sebagian besar pelayan istana menatap dengan mata terbelalak horor, wajah pucat pasi, and tubuh yang mendadak gemetar hebat menahan ketakutan, seolah-olah pikiran mereka sedang berteriak histeris menyangka bahwa pemuda iblis asing ini akan langsung dihancurkan menjadi debu atau dieksekusi mati di tempat oleh energi pelindung tubuh sang Ratu karena tindakan kelancangannya yang dinilai telah melecehkan kesucian martabat penguasa klan dengan menyuapnya secara langsung. Han Yu sendiri sempat membeku di tempatnya memegang garpu, meragukan tindakan gila yang baru saja dilakukannya atas dorongan insting.

Namun, seluruh ketakutan dan ketegangan yang mencekam itu sirna dalam sekejap mata saat Han Yu melihat tubuh matang nan indah milik Ratu Lin Xian perlahan bergerak condong maju ke depan meja. Dengan gerakan leher yang sangat anggun, sensual, dan penuh pesona kematangan wanita, sang Ratu membuka bibir merah cerinya yang indah dan memakan sepotong daging ikan spiritual tersebut langsung dari garpu perak yang dipegang erat oleh tangan Han Yu!

Setelah mengunyah dan menelan makanan tersebut dengan sangat santai, Ratu Lin Xian kembali menggerakkan tubuhnya bersandar ke singgasananya, meraih sehelai saputangan sutra putih tipis untuk menyeka sisa minyak spiritual di bibir indahnya yang berkilau, lalu dia menyunggingkan sebuah senyuman yang sangat menawan dan penuh arti ke arah Han Yu.

"Sebagaimana yang sudah kuduga dan kuingat sebelumnya, cita rasa dari daging ikan mas emas ini memang selalu luar biasa lezat dan tidak pernah mengecewakan lidahku."

Kini, justru tibalah waktunya bagi seorang Han Yu yang benar-benar terpaku, syok, dan membeku di tempat duduknya akibat hantaman kejutan budaya dan keberhasilan yang sangat besar atas tindakan gilanya. Di dalam lubuk pikiran batinnya, dia berteriak tidak percaya dan bersujud meratapi keberanian nekatnya yang baru saja berhasil memberi makan atau menyuapi seorang wanita penguasa tertinggi benua kultivasi yang ditakuti musuh. Para pelayan istana di sekeliling meja pun hanya bisa memandang Han Yu dengan tatapan mata yang dipenuhi oleh rasa tidak percaya yang amat sangat, bercampur dengan rasa kekaguman yang mendalam atas nyali dan keberanian mental sang pemuda iblis.

Han Yu berusaha sekuat tenaga untuk menenangkan debar jantungnya yang berpacu kencang, lalu dia berdeham kecil beberapa kali sebelum akhirnya melayangkan pertanyaan resmi untuk mengalihkan pembicaraan, menanyakan apakah tujuan utama Ratu Lin Xian memanggilnya ke aula perjamuan istana ini murni hanya untuk jamuan makan siang yang mewah ini atau ada urusan strategis lain yang tersembunyi di baliknya.

Bibir merah Ratu Lin Xian kembali melengkung membentuk sebuah senyuman lembut, namun sorot sepasang mata hijaunya kali ini tampak sedikit berubah, menjadi jauh lebih serius, tajam, dan penuh penekanan dari biasanya. Dia menjawab dengan nada suara yang merdu namun berbobot, menyatakan bahwa perjamuan makan siang ini tentu saja bukanlah satu-satunya alasan utama mengapa dia memanggil Han Yu ke istana. Sang Ratu baru saja menerima sebuah surat permohonan resmi yang sangat penting dari salah satu tetua agung wanita yang memiliki pengaruh politik serta kekuatan hukum yang sangat besar di dalam Aula Tetua, yaitu Tetua Ling Er.

"Apakah yang Anda maksud adalah Tetua Ling Er, sang ahli taktik perang dan puncak kebijaksanaan klan kita?" tanya Han Yu memastikan ingatan memori kuno yang terpatri di dalam kepalanya.

"Benar sekali, tebakan dan ingatanmu sangat tepat, Han Yu. Tetua Ling Er mendadak menyatakan bahwa dirinya merasa sangat tertarik setelah melihat potensi tersembunyi yang sangat besar serta struktur keunikan sistem meridian kegelapan yang ada di dalam tubuh iblismu. Dia telah secara resmi meminta izin resmiku untuk membawamu masuk ke dalam kediaman pribadinya dan melatihmu secara langsung sebagai murid pribadi utamanya," Ratu Lin Xian tersenyum sangat manis penuh arti seraya mengacungkan sebuah lencana giok hijau yang berfungsi sebagai izin pergerakan bebas Han Yu di area pohon dewa. "Pergilah menuju ke paviliun kediaman miliknya setelah perjamuan makan siang ini selesai dan bicaralah dengannya secara empat mata; aku sangat yakin dia akan menjagamu, melatihmu, dan mengurus seluruh kebutuhan tubuh iblismu dengan sangat baik selama kamu berada di wilayah Lembah Lingshu ini."

Han Yu tersenyum tampan, meraih lencana giok tersebut, dan menganggukkan kepalanya dengan sangat patuh tanda menerima perintah resmi dari sang penguasa. Namun, entah karena alasan insting spiritual atau kepekaan energi Kaisar Pesona apa, di balik senyuman tenangnya yang rupawan itu, Han Yu mendadak merasakan adanya seberkas hawa dingin yang sangat tajam dan menusuk tulang mengalir deras di sepanjang tulang punggungnya, memberi sebuah firasat batin yang kuat akan adanya badai ujian asmara dan pertarungan baru yang jauh lebih berbahaya yang sedang menanti kehadirannya di paviliun kediaman sang tetua bijaksana yang terkenal dingin tersebut.

1
Blue Manusia Biasa
jujur aja langsung capek mataku lihatnya thor😭 panjang banget paragraf nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!