Karena jalan yang lama sudah tidak bisa digunakan. Maka dibuatlah jalan yang baru. Sebuah jalur baru untuk para pemudik yang selalu rindu ingin pulang ke kampung halaman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali ke Jalur Baru
"Halo mbak Liontin",
"Ini aku Bono mbak",
"Aku sudah ada di bawah",
"Tunggu sebentar ya pak",
"Sebentar lagi aku turun",
Selepas waktu isya Bono datang ke gedung apartemen yang merupakan tempat tinggal Liontin.
Bono diminta untuk menunggu di lobi apartemen.
"Mari pak Bono",
Liontin turun dengan memakai setelan yang modis dan sporty.
Biarpun sepintas terlihat tampak tenang. Tapi matanya berapi-api ingin segera menemukan kebenaran.
"Tunggu sebentar ya pak",
Sebuah mobil yang gagah dengan ban yang besar dan bergerigi datang.
Turun seorang pemuda tampan yang langsung menghampiri Liontin sambil mencium pipi kanan dan pipi kiri.
"Kamu yakin aku nggak perlu ikut sayang?",
"Nggak usah, kamu kan harus tetap kerja",
"Ini pak Bono yang mau antar aku ke jalur baru",
"Salam kenal mas, Bono",
"Saya Alan pak, pacarnya Liontin",
"Tolong jaga Liontin ya pak",
"Siap mas",
"Ayo pak Bono kita berangkat",
"Kalau ada apa-apa kabari aku ya sayang?",
"Iya",
Liontin dan Bono berangkat naik jip yang dipinjam dari brondong Liontin yang bernama Alan.
"Apa tidak terlalu muda?", batin Bono melihat selisih usia kedua pasangan itu dari tampilan luarnya saja.
Liontin dan kekasihnya bekerja di satu perusahaan yang sama.
Untuk perjalanan yang jauh ini sales manager itu mengambil cuti panjang.
Dengan alasan kepentingan keluarga yang teramat mendesak.
"Ibu dan adek mau quality time",
"Kamu mau ikut tidak?",
"Aku sibuk banget ibu, mana bisa?",
"Ibu sama adek mau jalan-jalan kemana?",
"Jangan jauh-jauh",
"Ibu dan adek mau naik mobil saja berdua",
"Kaya waktu kalian kecil dulu pas masih ada bapak",
"Ya sudah kamu tidur dulu sayang, besok harus berangkat pagi-pagi kan?",
"Ibu juga istirahat sudah malam",
"Besok kalau ke tempat yang bagus jangan lupa kirim foto-foto ke aku ya Bu?",
"Iya sayang, ibu bakal kasih tahu terus ibu dan adek jalan-jalan kemana",
"I love you ibuku",
"I love you kesayangan ibu",
Seperti itulah obrolan Liontin dengan ibunya sebelum mereka berangkat berlibur.
"Memangnya ibu dan adik mbak Liontin mau pergi kemana lewat jalur baru?",
"Mereka hanya kebetulan lewat sana",
Sebuah foto yang dikirim oleh ibu Liontin ketika memasuki jalur baru beberapa hari yang lalu.
Sesudah itu kontak mereka tidak bisa dihubungi lagi.
"Jadi mbak nginep di sini?",
Sepanjang perjalanan Bono lebih banyak diam.
Bono memberikan ketenangan kepada Liontin yang setiap kali selalu menilik informasi terbaru melalui gadget.
Bono hanya bicara bila diajak saja. Dan sedikit memberikan umpan balik pertanyaan atau keterangan yang sederhana.
Karakter Liontin sangatlah lugas dan serius.
Terlebih untuk sekarang yang sedang mencari yang hilang.
Jalur baru masih beberapa jam lagi dan sudah dekat.
Tapi mereka akan masuk ke sana setelah matahari benar-benar terbit.
"Jadi mbak nginep di sini?",
"Jadi pak, di depan sudah tidak ada penginapan lagi",
Pukul dua dini hari lebih sepuluh menit.
Bono dan Liontin berhenti di sebuah motel bergaya sederhana.
Mereka akan istirahat terlebih dahulu sebelum besok kembali beraksi melanjutkan perjalanan.
"Tapi maaf kak, kamarnya tinggal satu saja yang kosong",
"Ya sudah aku ambil",
"Biar aku tidur di mobil saja mbak",
"Jangan pak, terlalu dingin",
"Nanti malah repot kalau masuk angin",
"Aku sudah minta kasur busa tambahan",
"Pak Bono bisa tidur di dalam kamar",
"Terimakasih mbak Liontin",
Sulit untuk langsung merem tanpa mengeluarkan unek-unek yang ingin segera diketahui faktanya.
"Apa benar di jalur baru itu banyak setan yang suka melakukan penampakan pak Bono?",
"Konon gosipnya sangat menakutkan",
"Mengerikan melebihi alas roban",
"Tidak ada yang semacam itu mbak Liontin",
"Kemarin saja kebongkar itu akal-akalan nya para begal",
"Hoaks itu hanya untuk kepentingan exposure konten media sosial saja biar yang nonton banyak",
"Supaya viral",
Liontin dan Bono memang bisa tertidur. Tapi dengan tidak mudah.
Seluruh kamar yang terisi menimbulkan suara gaduh dari malam sampai menjelang pagi.
Suara ranjang yang berdecit dan suara lirih para penghuni ruangan gelap.
Setiap kamar memiliki bau dan aroma yang khas lagi sama.
Yakni wangi lendir.