NovelToon NovelToon
Jatuh Dan Bangkit Kembali

Jatuh Dan Bangkit Kembali

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Showbiz
Popularitas:858
Nilai: 5
Nama Author: Arssya Assyi

Pernikahan lima tahun yang sia-sia, Liana Varella adalah seorang anak yang menjadi pembayaran utang ayahnya. Diusianya yang menginjak sembilan belas tahun, seharusnya dia melanjutkan kuliahnya, namun kini dia terikat oleh pernikahan yang hancur.

Suaminya, Alistair Sterling yang menjanjikan cinta hingga mati. Kini membawa seorang wanita lain dari keluarga konglomerat, hanya dalam waktu tiga tahun pernikahan. Dengan mudahnya dia membawa wanita lain ke rumah tangga mereka.

Hanya karena satu alasan, Liana dikira "Mandul" oleh keluarga Sterling hingga dihina, dan di abaikan keluarga besar itu. Di ambang ujung jurang, seseorang muncul dihidup Liana, dan berkata.

"Mengapa Tidak Bercerai?"

Liana tertegun, lalu berpikir keras hingga akhirnya dia sadar. Selama ini untuk apa dia bertahan jika suaminya menganggap dia tidak ada?

Penasaran? Ayo baca selengkapnya! Bahasa campuran, baku dan non baku....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arssya Assyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C014: Harta Karun Tersembunyi

...Selamat Baca...

Dengan tangan sedikit gemetar namun penuh keyakinan, Liana mulai memainkan sebuah alunan nada. Awalnya pelan, perlahan, namun semakin lama semakin mengalir indah dan penuh rasa.

Itu bukan lagu biasa. Alunan nada itu menyimpan rasa kesepian, rasa sakit, namun juga ada rasa harapan dan kebangkitan.

Melodi itu adalah kisah hidupnya selama lima tahun terkekang, kisah seorang wanita yang jatuh, namun kini berhak kembali terbang.

Alexander berdiri diam di tempatnya, bersandar pada meja besar di dekat sana, kedua tangannya bersilang di dada.

Awalnya ia hanya bermaksud menyaksikan, namun begitu nada pertama terdengar... matanya melebar perlahan, dan tubuhnya perlahan menjadi kaku terpesona.

Liana mulai bernyanyi. Suaranya bening, jernih, namun memiliki getaran perasaan yang begitu dalam hingga seolah bisa menembus langsung ke dalam hati pendengarnya.

Lirik yang dilantunkannya adalah kata-kata yang ia tulis sendiri saat menangis sendirian di kamar besar kediaman keluarga Sterling dulu,

Kata-kata yang ia sembunyikan rapat dari dunia, namun kini terungkap dengan begitu indah.

"Di balik tirai yang tertutup rapat, aku menyimpan nyanyianku..."

"Menunggu waktu yang lama, hingga belenggu ini terlepas..."

"Dulu aku jatuh, tenggelam dalam sepi yang kelam..."

"Namun kini cahaya datang menjemput, mengajakku kembali bersinar..."

Suara itu bergema merdu, memenuhi setiap sudut ruangan luas itu. Alexander tidak berkedip sedikit pun.

Ia menatap wanita yang duduk di depan piano itu dengan pandangan yang berubah drastis.

Di matanya, Liana bukan lagi sekadar wanita cantik yang ia cintai. Di matanya, Liana saat ini bersinar jauh lebih terang dari berlian mana pun di dunia.

Ia benar-benar terpesona.

Terpesona bukan hanya karena suaranya yang indah dan memikat, bukan hanya karena permainan musiknya yang sangat ahli dan berkarakter, tapi terpesona karena ia sadar...

Wanita di hadapannya ini adalah seorang seniman sejati. Wanita ini memiliki jiwa seni yang begitu besar, bakat jenius yang selama lima tahun ini dikurung, diabaikan, bahkan dianggap sampah oleh keluarganya sendiri.

'Alistair... kau benar-benar orang paling bodoh di dunia,' batin Alexander, hatinya terasa perih namun juga penuh rasa bangga yang meluap-luap.

'Kau membuang permata paling berharga, kau menginjak-injak bakat yang luar biasa ini, hanya karena kau buta dan sombong. Untunglah aku ada di sini... untunglah aku yang memungutnya.'

Lagu itu berakhir dengan nada panjang yang perlahan memudar, menyisakan keheningan yang penuh makna di ruangan itu.

Liana mengangkat wajahnya, menatap Alexander dengan napas sedikit terengah, menunggu penilaian dari pria itu.

Ia sedikit malu, sedikit gugup, namun matanya memancarkan keyakinan diri yang baru.

Alexander berjalan perlahan mendekat, langkahnya berat seolah terpesona oleh apa yang baru saja ia dengar. Ia berhenti tepat di samping Liana,

Lalu mengulurkan tangannya menyentuh pipi wanita itu dengan sangat lembut. Tatapannya begitu dalam, penuh kekaguman yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

"Maafkan aku, Liana..." ucapnya pelan, suaranya sedikit parau karena haru. "Maafkan aku jika selama ini aku pun tidak tahu betapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya."

Ia tersenyum lebar, senyum paling tulus dan paling bangga yang pernah Liana lihat dari wajah tampan itu.

"Kau bukan sekadar cantik... kau adalah keajaiban. Keluarga Sterling, termasuk keponakanku yang bodoh itu, mereka semua tidak tahu apa yang baru saja mereka hilangkan."

"Tapi aku... aku tahu sekarang. Dan aku berjanji... suaramu ini, karyamu ini, namamu ini... akan kudorong hingga terdengar dan dikenal oleh seluruh penjuru negeri, bahkan dunia."

"Kau akan bersinar, Liana. Bersinar jauh lebih terang dari siapa pun yang pernah ada."

Di bawah cahaya lembut studio musik pribadi itu, di antara alat-alat musik canggih dan karya-karya yang tersimpan, Liana merasa mimpinya akhirnya benar-benar hidup.

Ia tidak lagi hanya seorang istri yang dibuang, atau wanita yang dikurung. Di sini, di tempat ini, dengan pria yang begitu percaya padanya... ia tahu, bab kebangkitannya telah resmi dimulai.

"Terima kasih untuk pujiannya Alex, aku sangat senang dan bahagia mendengarnya..." gumam Liana, dengan mata yang berkaca-kaca, air mata yang hampir tidak tertumpah.

Namun ucapannya Liana, sangat tulus dan lembut. Alexander merasakan hatinya kembali bergetar, dengan ucapan itu membuat hatinya menghangat.

"Sudah aku bilang, tidak perlu berterima kasih padaku... Kamu adalah wanita yang paling berharga... Selamat atas kebebasanmu yang baru." bisik Alexander, menarik Liana untuk berdiri lalu memeluknya dengan lembut.

Dia mengecup pucuk kepala Liana secara tidak sadar, namun Liana yang menyadarinya menjadi malu. Namun dia hanya diam saja, menyembunyikan wajahnya didada bidang pria itu.

Merasakan kehangatannya, dan menyadari cinta Alexander bahkan lebih besar daripada mantan suaminya, Alistair.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!