NovelToon NovelToon
KAMAR KOSONG

KAMAR KOSONG

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anyue

Murni dan Samsuri beserta ketiga anaknya tinggal di rumah selama bertahun-tahun lamanya tidak pernah tahu kalau ada kamar kosong di rumahnya .

Salah satu anak dari mereka melihat kamar kosong berada di ruang bawah tanah ketika tidak sengaja membuka lemari pakaian di kamarnya saat sedang merapikan pakaiannya .

Kejadian demi kejadian mereka alami setiap malam dan mereka sangat terganggu sehingga setiap malam terjaga .

Apakah yang akan dilakukan satu keluarga tersebut ketika mengetahui adanya kamar kosong di dalam rumahnya ?

Ikuti kisahnya sampai selesai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anyue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Perempuan Misterius

Alif menceritakan kejadian malam itu kepada Bapaknya sesuai apa yang ia lihat . Samsuri nampak berpikir setelah mendengar cerita Alif lalu pergi ke kamarnya .

Alif dan Abdul saling pandang heran melihat bapaknya pergi begitu saja . "Bapak aneh tadi saat aku bercerita melihatku seperti mau memakan , aku kan takut ," kata Abdul .

"Sepertinya bapak tahu sesuatu deh , kamu lihat kan tadi wajah bapak serius sekali ," sahut Alif . " Kamu benar , ngomong-ngomong bapak di kamar sedang apa ya ? " tanya Abdul penasaran .

"Tidak usah kepo mendingan kita masak buat makan sore nanti ," kata Alif memberi ide ."Kamu aja yang masak aku yang motong sayur sama lauk ," sahut Abdul . Keduanya berjalan ke dapur untuk memasak .

Mereka berdua benar-benar sibuk di dapur sambil bercanda gurau . "Selesai nih taruh di meja makan ,“ perintah Alif pada Abdul . Dengan senang hati Abdul membawa sayur dan lauk ke ruang makan selesai menyiapkan makan mereka pergi mandi ,

Manaf baru saja pulang dari rumah teman belajar kelompok mencium aroma masakan langsung menuju ke ruang makan , tanpa pikir panjang Manaf yang merasa lapar langsung mengambil piring dan menaruh nasi , lauk dan sayur ke dalam piring .

Sedang enaknya makan Manaf mendengar suara tangis di belakang rumah . Manaf menghentikan makannya dan berjalan ke belakang rumah . Manaf berdiri di pintu belakang tidak melihat siapapun melainkan kain yang tergeletak di tanah .

ketika hendak masuk ke dalam rumah terdengar suara rintihan isak tangis , kembali Manaf menoleh ke belakang terkejut melihat seseorang berdiri tepat di depannya dengan muka hancur . Manaf menjerit lalu pingsan .

Semua orang yang mendengar berlari menuju dapur . Abdul dan Alif terkejut melihat Manaf pingsan di depan pintu sedangkan Samsuri langsung membawa ke kamar Manaf dan dibaringkan .

"Ada dengan Manaf kenapa menjerit , apa ia melihat hantu atau ada penjahat yang akan masuk tapi ketahuan dan pergi ?" Alif menduga kemungkinan terjadi pada Manaf .

Samsuri menatap wajah Manaf dengan intens . Sepertinya ada yang meneror rumah kita , kita harus waspada , Abdul kamu telusuri belakang rumah kamu Alif periksa depan rumah sekarang lakukan !" perintah Samsuri kepada kedua anaknya .

Murni baru saja pulang dari kerja melihat Alif sedang mencari sesuatu merasa curiga , ia berlari menuju rumah . "Alif kamu mencari siapa ?" tanya Murni melihat sekeliling .

"Manaf pingsan di depan pintu dapur ,bapak menyuruh aku sama Abdul mencari seseorang siapa tahu ada pencuri yang masuk ke dalam rumah ," jawab Alif dengan jujur .

Murni terkejut , ia ingat tadi ada orang berlari dengan sangat kencang hampir saja bertabrakan . Ia sempat melihat wajah seorang perempuan dengan muka hancur entah asli apa bukan tapi ketika mengingat kembali wajah itu asli dan seperti luka baru .

“Ibu kenapa melamun ?" tanya Alif melihat ibunya diam . "Bapak dimana sekarang ?' tanya Murni mengalihkan pembicaraan .

"Bapak sedang menemani Alif di kamar ," jawab Alif kembali mencari orang tersebut namun tidak menemukan , akhirnya masuk ke dalam rumah menemui bapaknya .

"Aku tidak menemukan seorang pun ," kata Alif berdiri di pintu kamar Manaf melihat bapaknya .

" Jadi benar ada pencuri di rumah kita ?" tanya Murni melihat suami dan anak-anaknya , perasaanya tidak tenang .

"Tidak ada apa-apa di belakang ," kata Abdul muncul di balik pintu .

Samsuri menghembuskan napas kasar sambil memijat pelipisnya . Muni keluar dari kamar Manaf mengambil air minum diberikan kepada suaminya . Samsuri meminum air pemberian istrinya sampai habis .

"Sudahlah tidak usah terlalu dipikirkan , kita tunggu saja kalau Manaf sudah sadar ," kata Samsuri .

Tidak lama kemudian Manaf sadar dan merasa aneh . "Kok aku bisa di kamar perasaan tadi sedang makan deh ," kata Manaf .

Semua orang yang mendengar heran . Jadi tadi Manaf sedang makan tapi kok bisa pingsan di dapur pikir Alif dan Abdul .

"Habis makan kamu kemana ?" tanya Abdul melihat wajah Manaf yang pucat .

"Oh iya aku ingat , tadi aku mendengar orang menangis dan aku cari tuh di belakang terus aku masuk tuh eh ada suara orang menangis tapi saat aku menoleh ke belakang ada orang perempuan berdiri di depanku dengan muka hancur aku kan terkejut aku tidak ingat apapun ," Manaf menceritakan kejadian yang dia alami tadi .

Murni langsung tanggap mendengar penjelasan Manaf .“ Aku tadi melihat seorang perempuan yang di katakan Manaf , kamu hampir saja bertabrakan aku melihat dengan jelas wajahnya berlumuran darah sepertinya baru saja mengalami kecelakaan , anehnya kok bisa selamat dengan wajah hancur ,," jelas Murni .

Semua yang mendengar terkejut bahkan Manaf terngiang dengan jelas wajah perempuan itu . "Sudah Bu jangan diteruskan aku takut ," kata Manaf menutupi wajahnya .

"Aku jadi penasaran sama itu perempuan siapa dia ," kata Alif sambil berpikir . “Iya dan kenapa datang ke rumah kita , apa dia mencari perlindungan ?" tanya Abdul .

"Sudahlah tidak usah di pikirin orangnya saja sudah pergi ,“ kata Samsuri beranjak meninggalkan kamar Manaf .

Semua keluar dari kamar Manaf , sedangkan Manaf merasa ada sesuatu di kamarnya , dia menjadi parno berada di kamarnya sendiri .

Malam harinya Samsuri pergi ke rumah Pak Hasan . "Kita harus hati-hati ketika ada tamu tanpa diundang dan tidak kita kenal , bisa saja mereka orang yang akan mencelakai kita atau sudah mengincar kita seperti kejadian waktu lalu ," kata Pak Hasan .

“Benar sekali PAK Hasan , saya akan lebih berhati-hati lagi , siapa sangka orang tiba-tiba saja datang Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa sama Manaf ," kata Samsuri .

“Ada apa nih kok serius sekali ?" tanya Istri Pak RT .."Ada orang misterius datang ke rumah saya Bu ," jawab Samsuri .

"Maksudnya misterius seperti apa ?" tanya Istri Pak Hasan penasaran . “Kata anak saya orangnya perempuan dengan wajah hancur penuh darah datang secara tiba-tiba lalu pergi entah kemana ," jelas Samsuri .

"Jangan-jangan dia mau meneror kaluargamu ،" sahut istri Pak Hasan menebak . Pak Hasan berpikir sejenak .

"Mulai sekarang sering melakukan ronda jangan sampai ada korban pembunuhan di desa kita , aku akan mengadakan rapat dengan para warga besok hari minggu ," kata Pak Hasan kemudian .

Samsuri dan istri Pak Hasan mengangguk setuju dengan ide Pak Hasan . Samsuri pamit pulang kepada Pak Hasan dan istrinya .

"Pak kok aku merasa keluarga Samsuri sering dapat musibah ya ," kata istri Pak Hasan . "Jangan bicara seperti itu ,Bu ... Jangan memfitnah keluarga mereka , kita tidak tahu bagaimana kehidupan mereka dahulunya seperti apa ," kata Pak Hasan memperrimgatkan istrinya .

"Aku cuma menebak saja , tapi kan memang kenyataannya seperti itu , kemaren-kemaren bapak tahu sendiri mereka sering mengalami hal mistik terus ," terang istrinya dengan serius lalu meninggalkannya .

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!