kehadiran dosen baru di kampus key, membuat key frustasi. mengutuk, mencaci dosen tersebut menjadi kebiasaannya dan menyantet adalah pilihan terakhir yang sedang key pertimbangkan.
SEASON 2 !!! di gabungkan, baca di sini!!
jangan lupa jadikan favorite, like, comment and vote..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby Widiastuti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 14
“ duhh tulisannya jelek banget sih, kayak ceker bebek. Mana bisa aku baca ...” keluh key pada secarik kertas.
“ memangnya tulisan di kertas jawaban kamu bagus? Dan kamu pikir saya bisa membacanya dengan cepat?”
suara arka membuat key mati kutu, ia baru teringat bahwa tulisan di kertas jawaban mata kuliah arka sungguh jelek, ia akui itu.
“ ck, nyindir terus kerjaannya. Yaudah biar saya yang koreksi aja pak..” key menatap arka dengan mata berbinar-binar. Ia kan bisa saja membetulkan jawaban yang ia tulis.
“ dasar bongil, koreksi aja yang bener punya adik tingkat kamu...”
Key melebarkan matanya saat mendengar arka memanggilnya bongil. “ hah? Apa pak? Bongil? Apaan tuh?" Tanya key sembari menghentikan aktivitasnya. Arka menarik sudut bibirnya sedikit, terlihat jelas di mata key bahwa arka tersenyum. “ bocah tengil...”
“ hah? Apa? Bocah tengil??” teriak key.
“ bapak anggap saya bocah? Bapak nggak liat saya segede ini?” tanya key sembari bangkit dari kursinya dan menunjukan tinggi dan lebar badannya.
“ gede? Apanya yang gede?” tanya arka meledek.
Key langsung terduduk. “ ya maksud saya, saya orang dewasa pak, saya bukan bocah. Usia saya 20 tahun pak, catat pak!!"
“ emang apa sih definisi dewasa?” tanya arka.
“ ya dewasa pak, ah elah masa iya kudu saya jelaskan. Terus liat deh badan saya ini besar pak lebih tepatnya sem-.” Key menghentikan ucapanya dengan mengerjapkan matanya berkali-kali.
“ sem sem apa ? sempurna? Semua? Atau?” tanya rka semakin mengejek, sudut bibirnya semakin melebar. Tanggannya pun kini menutupi bagian wajahnya.
“ a..a maksud saya. Aih !! tau lah pak saya sudah di tungguin orang nih"
“ saya izin pulang ya pak, nanti saya segera koreksi.” key mulai mengambil kuda-kuda untuk bersiap melarikan diri.
“ wajah arka berubah menjadi serius. “ kamu mau kemana emang?”
“ ih bapak kok kepo banget sih !!” dumel key.
“ saya pamit pak, selamat siang..” ucap key yang langsung menyambar tumbukan kertas itu lalu melarikan diri dari hadapan arka.
Huasyem gue hampir keceplosan bilang SEMOKK !!
Duhh malu banget sumpehh !!
Key baru teringat bahwa ia sudah berjanji akan bertemu dengan grey di depan gedung fakultas di jam satu siang, dan sekarang sudah hampir jam dua. Key langsung berlari setelah sudah cukup merutuki kelakuannya yang tidak bisa di kontrol itu. Tidak lama ia melihat grey yang duduk di lantai tangga depan gedung.
“ kakkk kakk...” teriak key saat melihat grey sedang asik memainkan handphone.
Grey membalikan badannya dan melihat key berlari-lari ke arah, ia segera berdiri dan tersenyum
ke arah key. “ hey kenapa lari-lari sih?” sapanya.
Key mulai mengatur nafasnya saat sudah berada di hadapan grey. “ maaf kak tadi gue ada urusan terus lupa waktu, maaf ya udah nunggu lama. “ sahut key dengan sudut bibir yang di tarik selebar-lebarnya. “ ada urusan apa kak kok sampe ngajakin ketemu?” tanya key.
“ ah ikut gue dulu yuk, ada hal yang mau gue kasih tau...” ujar grey yang tanggannya bergerak mencoba mengenggam lengan key yang tiba-tiba.
“ keysa, kamu mau kemana? Katanya tadi mau pulang?.” Tiba-tiba ada sosok yang datang mengacaukan harapan key sudah melayang tinggi karena melihat grey yang akan menggenggam lengannya.
“ Hah??” teriak key terkejut.
“ siang pakk...” sapa grey saat melihat arka keluar dari gedung fakultas ekonomi.
“ siang..” sahut arka. “ keysa, jangan lupa tugas mengoreksi kamu. Saya tunggu jam tiga sore ini.. permisi..” ujar arka dengan wajah datarnya, mencoba terlihat biasa saja.
Huahhh silumannnnn
Gorila
Macan
Singa dan segela binatang buas lainnya !!!
Bener-bener kurang kerjaan banget sih itu manusia !!
“ key kamu ada tugas yang di tungguin pak arka?” tanya grey menatap key.
Key mencoba untuk tersenyum saat hati dan jiwa memberontak tak terima dengan kelakuan arka. “ ah iya kak, tapi nanti sore juga bisa kok gue kerjainnya.”
“ eh jangan, kan tadi pak arka bilang jam tiga. Sedangkan sekarang aja sudah jam dua. Mending aku anterin kamu pulang aja yuk..”
“ tapi kak-.”
“ udah ayok...”
Dua kali PDKT gue di rusak sama siluman arka !!
argggghh
gagall maning son !!
Ingin ku teriakkk
Ingin ku berkata KASAR !!
KASAR pokoknya !!
“ Pemasar bisnis harus mengetahui hal-hal berikut: Siapa peserta utama pusat pembelian?, Dalam keputusan apa
mereka mempunyai pengaruh dan seberapa besar pengaruh mereka? Dan Kriteria evaluasi apa yang digunakan masing-masing peserta keputusan?..”
“ jadi kita sebagai pemasar harus mengetahui dengan jelas target yang akan kita tuju, oleh sebab itu kita harus mengenal produk/ jasa yang kita akan tawarkan...” arka memaparkan materinya dengan jelas, namun matanya terhenti saat melihat salah satu mahasiswi dengan tangan yang memanggku wajahnya. Pemaparannya terhenti dan
kakinya melangkah dari tempat sebelumnya. Ia melirik seluruh manusia yang berada di ruangan ini dan hanya ada satu mahasiswi yang sangat mengganggu otak dan matanya.
“ rezaa, bangunkan teman di depan kamu ...” titah sang dosen yang membuat semua mahasiswa memutar
bola matanya mengarah pada sosok gadis berambut ikal sebahu dengan kemeja hitam dan celana panjang putihnya yang sedang terlelap dengan tangan yang memopang wajahnya.
“ hah? Keysa pak?” tanya reza yang baru tersadar bahwa key yang duduk di depannya tertidur.
“ Cepatt!!” titahnya lagi. Naya yang berada di barisan belakang key merasa khawatir.
“ yaelah ini anak, kapan sih nggak ngajakin ribut pak arka ??” cerca naya pelan. Yang tangannya mulai
menggerak-gerakan bahu key.
“ key.. bangun.. key..” sahut naya pelan. . “ keyy.. eh belatrixx bangun..” ujar reza sembari
mengacak-acak rambut key.
Arka geram melihat naya yang membangunkan key dengan sangat pelan. Begitu juga saat melihat reza
mengacak-acak rambut key. Arka melangkahkan kakinya lagi menuju kursi key tertidur. "KEYSA !! Bangun..." titah
sang dosen sembari menendang pelan sepatu key.
" Hah? Apaan tuh??" key terkejut dengan tendangan di kakinya.
" Kamu ini malah enak-enakan tidur, kalo cuman mau tidur pulang aja sanah !!."
" Hah? Engga kok pak.” Key mulai merapihkan duduknya. Tangan mulai bergerak mengucek-ngucek
matanya.
" Tadi cuman merem, serius dah.." sembari merapihkan kemejanya yang terlihat lecek.
" Jawab aja terus !." Sentak arka.
" Maju kamu sini !!" titah arka sembari menggerakan tangannya menuju depan kelas.
" Hah? Ngapain pak?" tanya key sembari melebarkan matanya.
" Majuuu !!” sentak arka.
" I. Iya” key akhirnya brediri.
Yaelah apess bener sih!!
" Nyanyi !! " suruh arka.
" Hah?”
" Nyanyi buruan !!"
" Nyanyi apaan pak? Saya bukan biduan" sanggah key dengan raut wajah kebingungannya.
" Terserah, sekarang nyanyi atau keluar !"
" Iya iya..” jawab key pasrah ia merutuki dirinya sekali lagi. Kapan ia tidak membuat maslaah di kelas arka.
key memejamkan matanya sebentar dan mulai mengatur nafasnya. " Okey guys gue di sini akan menghibur kalian, gue tau kalian jenuh, pusing dan deg degan karena hasil UTS belum keluar. " sapa key yang sudah menyingkarkan rasa malunya, ia sudah biasa di permalukan oleh arka. key merasa Bentar lagi juga ia akan masuk berita di lambert kampus.
" okey langsung saja. gue akan menyanyikan lagu iwak peyek, siyap guys??" lanjutnya heboh.
" Eh jangan dangdut..” sanggah arka dengan raut wajah sedikit takut.
" Lah kenapa pak? Katanya terserah..”
" Nanti mereka pada joget.." tunjuk arka kepada mahasiswa laki-laki yang sudah mulai cekikikan.
" Hah?” key merasa bingung.
" Pokoknya jangan dangdut, keliatan tuh yang cowok-cowok !!” cerca arka.
Nggak papa pak, dangdut aja
Dangdut aja key..
Hoah hoeh ..
“ GANTII!!” sentak arka terlihat sangat kesal.
Lah ini orang kenapa sih?
Bilang aja dia takut joget.
" Yaudah kita ganti guys..” akhirnya key memutuskan untuk mengganti lagunya. Namun mahsiswa di ruangannya merasa kecewa dengan tindakan key.
Key mulai mengambil nafasnya dalam-dalam, ia tidak terlalu gugup karean ia merasa bahwa ia
mempunyai bakat dalam bernyanyi dan itu sudah di akui oleh kedua saudaranya.
di setiap doaku
di setiap air mataku
selalu ada kamu
di setiap kataku
ku sampaikan cinta ini
cinta kita
ku tak akan mundur
ku tak akan goyah
meyakinkan kamu
mencintaiku
"Semuanya...." teriak key, berasa konser.
tuhan ku cinta dia
ku ingin bersamanya
ku ingin habiskan
nafas ini berdua dengannya
jangan rubah
takdirku
satukanlah hatiku
dengan hatinya
bersama sampai
akhir
" Terimakasih..." key memutuskan menghentikan nyanyinya saat sudah mencapai
pertengahan lagu dan saat itu para penonton sudah terbawa suasana dan akibatnya para penonton merasa kecewa.
" Yahhh"
" Kok udah sih, lagi dong..."
"Lagi..lagi"
" Buset dah, gue bukan penyanyi." Cerca key yang mulai berjalan menuju kursinya. Sedangkan arka masih terdiam, terpana dengan sebuah lagu yang key nyanyikan.
“ lagi dong key...” teriak sosok di pojok ruangan, manusia itu bernama reza sahabatnya.
“ buat kalian yang ngefans sama gue, kalian harus wajib datang di acara semnas hmj manajemen ya,
gue nyanyi di sana guys...” sapa key tak tau malu pada manusia-manusia yang masih dalam keadaan baper+ lapar.
Arka yang mulai tersadar tiba-tiba tersenyum melihat key yang hampir terduduk di kursinya, yang
membuat para mahasiswi terkejut dan kegirangan saat melihat senyuman paling lebar perdana dara sang dosen.
Arghhhh pak arka senyummm..
Ganteng banget woy
Astagfirullah laki gue kok manis banget.
Gue takut diabetes pakk..
Key yang melihat dan mendengar para mahasiswi histeris dengan senyum arka langsung melirik arka yang tiba-tiba langsung menghentikan tarikan di bibirnya.
Huasyeemm gue belum sempet liat !!
“ ya ampun key, jantung gue mau copot liat pak arka senyumm..” sahut naya naya dari belakang
sembari menyentuh dadanya yang membuat dua manusia berjenis laki-laki di samping naya bergidik jijik.
“ sudah sudah, kita fokus lagi ke depan..” sapa arka yang membuat kelas menjadi hening kembali.
“ karena ini sudah di penghujung jam kelas, jadi saya akan mengakhiri kelas kita. “
Alhamdulillah...
Huahhh laper..
“ eh bentar, saya kan belum selesai.” Saat melihat beberapa mahasiswanya mulai berdiri dari
kursinya.
“ saya harus kasih tugas dulu dong, biar kalian semangat..”
Yahhh ..
Yahhh..
“ baik tugasnya adalah, kalian harus mensurvei sebuah usaha dan menggali informasinya tentang materi
yang tadi saya paparkan. Yaitu perilaku di pasar bisnis. Sebuah usaha rintisan yang di buat oleh seorang enterpreunership. Bukan warung sembako.”
“ tugasnya mandiri, di kumpulkan di hari kamis minggu ini !”
“ hah? Pak kok cepet banget?” sanggah seorang mahasiswa yang duduk di depan.
“ oh yaudah hari rabu minggu ini , bagaimana??”
“ pakkk..” teriak seluruh mahsiswa tak terima.
“ yaudah hari kamis !!” titah arka seklai lagi. “ nanti di kumpulin ke keysa .”
“ hah?” key kaget karena namanya di sebutkan oleh arka.
Reza menggerakan bahu key, mencoba mencari jalan keluar. “ key key, nego sih jangan kamis minggu ini. Yaelahhh gue mau muncak nih..”
“ aduh apaan sih, lu aja sanah..”
Reza yang mempunyai acara, mulai kelimpungan. “ pakk, key nggak setuju katanya kalo hari kamis.” Ujar
reza nekat.
Key sontak melirik tajam, bukan hanya key tapi naya dan bryan yang tadi hanya diam tanpa bergerak pun terkejut dengan aksi nekat manusia bernama reza ini.
“ Gila ya loo !!” cerca key pelan.
Emang dasar jelmaan singa !!
Pengen banget gue ngutuk elu za !!
“ keysa kenapa kamu tidak setuju?” tanya arka menyelidik.
“ hah? Anu pak bu..bu-.” key mulai panik, ia takut jika harus kena semprot lagi.
“ baik hari rabu saja kalau begitu..”
“ jangan pak...”
“ loh ini keysa tidak mau hari kamis, yaudah hari rabu sajaa.”
Key gimana sih lu...
Ah nyusahain amet
“ kamprett lu za..” rutuk key
“ nggak kok pak, hari kamis aja kamis..” sahut key sembari berdiri, bisa-bisa ia di musuhi oleh teman-temannya karen ulah manusia yang katanya sahabatnya itu.
Arka menganguk. “ yasudah kamis ya, tugasnya di kumpukan di keysa. Sekian kelas hari ini, selamat
siang...” tutup arka. Key sedikit lega, karena arka tidak memperpanjang masalahnya.
Key langsung berdiri mengahadang reza yang sudah bersiap-siap kabur.
“ ehhh siluman singa !! mau kemana lu??” cerca key kesal.
“ key gue ada urusan..” jawab reza panik.
“ lu suka banget ya bikin gue dalam masalah??” cicit key yang mulai menggulung lengan kemejanya.
“ eh eh key..” reza menaiki kursi di sampingnya dan berlari kabur..
“ REZAAAAAAAAA..” teriak key saat reza berhasil kabur, yang membuat naya dan bryan langsung mendekap mulut
key.
“ hmppppp..” key mulai memberontak.
“ maafin temen saya ya pak..” sapa bryan pada arka yang terkejut dengan teriakan yang key buat. Matanya
melebar dengan sudut mata yang terlihat tajam.
“ hehe maaf ya
pak..” sapa naya juga yang masih membekap mulut sahabatnya itu. Tangan bryan mendorong pelan tubuh key untuk berjalan keluar dari kelas, key baru tersdar bahwa arka masih di ruang kelasnya. Ia segera menutup matanya saat melihat tatapan menghujam arka.
Bryan dan naya mengentakan tubuh key kesal. “ kapan sih lu nggak biki ulah?? Gue tuh kahwatir
!!” cerca bryan.
“ gue tuh takut lu kena maslaah lagi key..” ujar naya.
Wajah key terlihat sendu. “ maaf, gue kira tadi pak arka udah keluar.”
“ terus ini bukan gue ya yang mulai, liat kan tadi si reza!! Emang kuramg di ajar itu bocah!!”
cerca key berapi-api.
“ emang ya si reza itu kudu gue plintirrr!!” bryan mulai terulut.
“ gue heran deh, si reza kok seneng banget ya bikin lu ke susahan, padahalkan di-..” ucapan naya menggantung saat bryan melebarkan matanya.
“ gue lah lebih heran kok bisa gue punya temen macam jelmaan syetannn!!” sungut key sembari menghentakan kakinya lalu berjalan mendahului kedua temannya. Arka yang sudah keluar dari ruang kelas menyusul berjalan mengejar key saat menuruni tangga.
Arka mencoba menyamai langkah key yang menundukan kepalanya. “ suara kamu bagus..” sahut arka yang langsung mempercepat langkahnya saat key mendongakan kepalanya.
deg