lia gadis cantik yang berusaha mempertahankan cinta namun harus menerima kenyataan tentang perbedaan..
ketika kau mencintai seseorang maka jangan pernah menyerah untuk berjuang. meski lelah tetaplah tegar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nhurul Fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
lia segera duduk di bangku itu, menyandarkan punggungnya memandang langit malam dengan cahaya bulan di temani indahnya kerlipan bintang-bintang kecil yang entah berapa jumlahnya. ..
"indah, gumamnya
kemudian beralih memandang ke dasar kolam yang memantulkan cahaya rembulan malam itu...
rasanya damai tanpa beban..
bahagia bisa menikmati malam ini..
tanpa di sadari nya ada orang yang mungkin hampir gila mencari keberadaan nya...
"Han, apa kamu belum menemukan nya...
ucap ayah lia sedikit keras,
sesekali mengacak rambutnya tanda frustasi..
Handoko mengerti perasaan atasannya itu untuk ke 2 kalinya dia tidak mengetahui keberadaan anaknya..
bagaimana frustasi nya Sekarang mungkin tidak ada yang tau,
namun satu yang pasti kini lelaki dingin yang terkesan sadis di mata orang-orang, bisa luluh dan hangat ketika menghadapi anak semata wayangnya yang tidak sempat dia besarkan dengan tangannya sendiri...
"iya tuan. saya sudah mengerahkan seluruh penjaga untuk mencari nona muda....
"apa dia belum bisa di hubungi, coba kau hubungi semua orang yang bersama nya tadi pagi..
ucapnya tegas dengan nada keras..
"aaahhh knapa sih aku harus meninggalkan nya.
gumamnya menyesal..
"saya akan coba menghubungi tuan Angga...
ucap Handoko yang di angguki lelaki itu..
namun belum sempat Handoko menghubungi Angga anak buahnya memberikan sebuah laporan bahwa nona mudanya sedang berada di taman yang tak jauh dari kantor...
segera mungkin lelaki paruh baya itu mengambil jas yang sedang menggantung rapi di sandaran kursi kebesarannya..
kemudian berlari ke dalam mobil yang telah siap menampung nya menuju ke taman di mana anaknya berada
*******
di dekat taman melaju mobil Steven yang menuju ke rumahnya setelah mengantar Kevin terlebih dahulu..
di pandangnya sosok wanita yang sedang duduk di tepian kolam...
"cantik... ujarnya keluar begitu saja menyaksikan wajah lia yang di sinari pantulan cahaya...
ccciiiiitttttt...
suara rem mobil Steven berhenti mendadak..
"hampir saja... gumamnya yang sedikit terkejut anadai saja telat pasti akan menabrak pembatas jalan...
kemudian keluar dari mobilnya menghampiri lia yang masih asyik sendiri...
"hay, sapa Steven pada lia...
membuat lia tersadar dari lamunannya dan menatap dalam-dalam pria yang berdiri di depannya mulai dari kaki hingga ke wajahnya...
"Steven, ucap lia seketika berdiri dan memeluk nya...
maklum saking senangnya bertemu dengan orang yang di kenalnya....
namun membuat Steven membatu akan pelukannya,
menyadari perilaku nya yang kurang sopan membuat lia melepaskan pelukannya..
"ma af. maafkan saya...
ucapnya malu-malu di sertai pipi yang mulai merona...
Steven yang masih membatu tidak mendengar ucapan lia...
pelan-pelan mencerna apa yang di lakukan lia padanya..
"maaf, maaf kan aku, ucap lia berulang kali..
dengan nada sedikit keras
barulah Steven tersadar..
"aahhh tidak apa-apa kok..
jawabnya cepat...
kamu sedang apa di sini, bahaya tau kalau kamu sendiri di sini..
tuturnya sedikit kasar pada lia...
namun hanya di jawab dengan tundukan kepala oleh lia...
tanpa Steven sadari ada butiran jernih yang mengalir di wajah lia...
melihat lia yang hanya menunduk dan tidak menjawabnya..
Steven meraih pundak lia dan mengangkat dagunya dengan jari telunjuk.
betapa terkejutnya ia melihat wanita di depannya itu menangis tersedu-sedu namun tak bersuara..
merasa bersalah seketika Steven memeluk lia
mengusap pundaknya agar cepat tenang...
"maaf kan saya jika perkataan saya melukai mu...
ucapnya tanpa berhenti mengelus pundak wanita yang di dekapnya...
lia yang baru pertama kali di perlakukan seperti itu oleh seorang lelaki hanya bisa tertunduk malu...
.
.
.
.
.
Semangat dan lanjut berkarya
Semangat Author sayang ♥️♥️♥️♥️♥️
👍👍👍👍👍