JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 014
✍️happy reading✍️
Mereka pun udah berada di depan Naura saat Naura melihat hpnya lalu mereka langsung melihat isi hpnya Naura.
"ayo kita lihat." ucap Fira dengan bisik.
Dan melihat isi hpnya Naura dan nyata...
Mereka pun kaget melihat isi hpnya Naura dan membaca ngchat dari seseorang itu mereka pun benar benar kaget.
Dan mereka pun akan kembali ke duduk masing masing dan mereka bisik bisik.
"astaga gila orang itu, kenapa dia minta untuk itu?" ucap Fira yang kaget dan bisik.
"Aku pun gak tau dan aku juga sangat kaget." ucap Tari juga kaget.
"lalu apa kita yang harus lakukan?" ucap Fira bisik lagi.
"sebenarnya siapa sih orang itu? Masa di suruh ajak ke tempat itu!" ucap Dylan yang juga berkata dan dia pun kecewa.
"kalo gitu kita akan ikuti Naura aja di sore setelah selesai kegiatan di sekolah." ucap Tari dia pun mempunyai ide.
"aku setuju tuh!" ucap Fira yang setuju dengan Tari.
"tapi aku kan gak bisa ikut di kegiatan di sekolah!" ucap Fira itu lagi.
"kan Aku yang akan telpon kamu saat kamu ada di rumah." ucap Tari.
"nah iya juga kalo gitu kamu harus ingat jangan lupa telpon." ucap Fira.
"ok aku gak akan lupa." ucap Tari dengan katakan tidak akan lupa.
"kalo menurutmu gimana Dylan?" ucap Tari bertanya kepada Dylan tapi Dylan masih pikirkan.
"Dylan?" ucap Tari memanggil Dylan tapi Dylan nya tidak mendengar.
"dia kenapa Tari?" tanya Fira pada Tari.
"aku pun juga gak tau dia kenapa?" menjawab pertanyaan dari Fira.
Sial siapa sih dia? Kenapa dia minta Naura untuk di tempat itu! ini pasti gak ada beres!
Dalam hati Dylan bergitu kaget dan marah melihat isi chat di hpnya Naura dia pun sangat marah.
Kemudian Tari memanggil nya lagi.
"Dylan!" ucap Tari memanggil Dylan dengan pegang pundak Dylan.
dan Dylan pun melihatnya dan berkata, "ada apa Tari?" ucap Dylan bertanya.
"huff!" ucap Tari dengan mengeluarkan nafasnya.
Dan Tari pun menjelaskan lagi.
🌊🌊🌊
Setelah menjelaskan dari Tari, Dylan pun juga berpikir.
"menurutmu gimana Dylan? Apakah setuju?" ucap Fira yang juga ikut berkata setelah Tari menjelaskan.
"aku setuju setelah selesai kegiatan di sekolah nanti!" ucap Dylan juga setujui dari Tari dan Fira.
Bapak guru pun tiba di kelas A dan mengucapkan.
"Selamat siang anak anak!" ucap Pak guru lalu menaruh sebuah buku yang dibawa oleh Pak guru.
"siang too pak!" ucap seseorang siswa dan siswi.
Dan Naura pun kaget pas kedengaran pak guru datang. Kini Naura bersiap.
"hari ini kita tidak akan belajar!" ucap Pak guru.
"Hore asik gak belajar." ucap seseorang siswa dan siswi pun bergitu senang karena kedengaran pak guru berkata tidak belajar.
"kenapa kalian bergembira kalo tidak belajar?" ucap pak guru.
Dan para siswa dan siswi pun terdiam.
"makanya di dengarin dulu sama pak guru, jangan terlalu senang." ucap Fira berkata nasehat kepada siswa dan siswi.
"biarin ajalah suka suka kita juga!" ucap seseorang siswa dan siswi.
"perhatikan! Jangan banyak ngomong!" ucap pak guru.
"sekali lagi dengarkan perkataan pak guru! Apakah paham!" ucap Pak guru akan berbicara sekali lagi.
"paham pak guru!" ucap seseorang siswa dan siswi.
"hari ini kita tidak akan belajar! Kita akan hanya membaca buku aja sampai waktu bel dan kalian bolehlah pulang!" ucap Pak guru yang perhatikan kepada siswa dan siswi.
"Ingat jangan sampai berbicara saat membaca buku dan jangan sampai ribut kalo ribut pak guru mendengar dan kalian akan lari 100 meter kalo Kalian berbicara! Apakah paham!" ucap pak guru perhatikan lagi pada murid siswa dan siswi.
"bisa mati tuh kita kalo lari 100 meter." ucap siswi.
"udah kalian diam saja gak banyak ngoceh!" ucap Fira.
"paham pak guru!" ucap seseorang siswa dan siswi setelah berbicara.
Pak guru berdiri dan berbagi buku kepada murid siswa dan siswi lalu berkata.
"setelah waktunya bel kalian pulang tapi ingat kembalikan buku ini kepada Pak guru!" ucap pak guru.
"iya Pak guru." ucap seseorang siswa dan siswi.
Walaupun murid gak ada pelajaran di kelas dan gak berbicara di kelas tapi mereka senang dan guru kasih buku untuk membaca supaya gak ada keributan di kelas.
Bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️