NovelToon NovelToon
VENUS REVENGE

VENUS REVENGE

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Wanita / Chicklit / Tamat
Popularitas:90.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Seruling Emas

Karena mendapatkan kesempatan hidup kedua, Jane membulatkan tekad untuk membalas dendam pada suaminya, Hugo von Amstel. Pria kejam yang membuangnya ke laut demi bisa menikahi seorang putri bangsawan.
"Dunia ini terlalu sempit untuk kita berdua. Aku akan datang untuk mengambil putraku dan membunuhmu!" sumpahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seruling Emas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Venus

Shadow dibawa ke sebuah rumah sakit besar di negara lain. Falcon tidak keberatan sama sekali dengan besaran uang yang mesti dikeluarkannya. Dia memilihkan dokter-dokter terbaik di bidangnya.

“Bekerja samalah dengan mereka. Katakan apapun yang kau inginkan. Kau berada di tangan yang tepat.

Shadow mengangguk. Waktu operasinya seminggu lagi, untuk mempersiapkan berbegai peralatan.

“Aku harus kembali. Nanti aku datang lagi menjemputmu,” pamit Falcon.

“Baiklah.” Shadow mengangguk dan membiarkan Falcon pergi. Dia termangu seorang diri di bangku taman.

“Haruskah aku melakukan hal ini?” batinnya masih berperang.

Kemudian bayangan Moreno putranya, berhasil mengusir keraguan di hatinya. “Aku harus melakukan apapun, untuk bisa mendapatkan lagi putraku!” tekadnya dalam hati.

Shadow berjuang sendiri setelah operasi. Falcon hanya meneleponnya tiga kali sejak dia dikirim untuk perawatan di luar negeri. Hanya ada Nancy, pelayan rumah tangga Falcon yang menemani dan memberinya semangat melawan rasa sakit yang mendera.

Setelah satu bulan.

“Nona, Tuan akan datang hari ini,” lapor Nancy.

“Oh, aku tak heran lagi bagaimana dia bisa tahu kalau kemarin penutup operasi sudah dibuka dokter.” Shadow tersenyum kecut. Dia sedikit tak senang karena diabaikan Falcon.

“Benar katanya, bukan karena iba dia mengangkatku jadi ahli waris. Lalu apa alasan sebenarnya?” pikir Shadow.

Siang hari yang panas. Shadow sedang beristirahat, setelah latihan rutin yang diterapkan rumah sakit, untuk membuat pasiennya lebih bugar.

Shadow terbangun dari tidur siangnya, saat mendengar suara bincang-bincang di sekitarnya.

“Kau sudah datang?” tanya Shadow. Dia melihat Falcon berbincang dengan dokter yang merawatnya di dekat pintu.

Falcon menoleh dan tersenyum lebar. “Si putri tidur sudah terjaga.” Pria itu berjalan mendekat dan mencium pipi Shadow. Lalu berbisik.

“Bersandiwara lah. Aku katakan bahwa kau putriku,” bisik Falcon. Shadow mengangguk.

“Bagaimana dengan wajah barumu?” tanya Falcon. Dokter mendekat dan ingin mendengar pendapat pasiennya.

“Aku tidak mengenali wajahku lagi.” Shadow tertawa canggung. Ternyata tidak mudah berpura-pura menjadi putri orang kaya.

“Apa kau puas?” tanya dokter tak sabar.

“Aku sangat menyukainya. Sangat cantik!” aku Shadow.

“Bagus!” Falcon menjawab cepat. “Karena kau sudah sehat, maka mari kita pulang. Ada acara penting menantimu,” ajaknya.

“Acara apa?” tanya Shadow heran. Namun, Falcon tidak menjawab. Dia menoleh pada Nancy. “Apakah semua barangnya sudah dikemasi?”

“Sudah, Tuan.” Pelayan wanita itu mengangguk.

“Berkemaslah. Kita pulang.” Suara itu seperti ajakan ramah. Tapi Shadow sangat tahu, bahwa itu perintah. JAdi dia segera mengangguk dan bangkit dari tempat tidur. Berkemas sebentar dibantu Nancy, setelah itu mereka sudah berada di pesawat pribadi menuju rumah.

“Selamat datang, Nona,” sapa para pelayan yang berbaris rapi di depan pintu masuk. Mereka telah diberi tahu oleh tuannya, bahwa Shadow adalah putri angkatnya yang akan menjadi pewaris kediaman dan semua harta kekayaan Falcon.

“Apa kau mau makan malam atau langsung istirahat?” tanya Falcon.

“Aku mau langsung istirahat. Sudah terlalu banyak makanan kecil masuk ke perutku selama perjalanan,” jawab Shadow.

“Antar Nona ke kamarnya!” perintah Falcon.

“Mari, Nona.” Seorang pelayan wanita lain mengajaknya pergi ke kamar.

Shadow mengangguk dan mengikutinya pergi. Kali ini dia heran, kenapa jalan menuju kamarnya jadi terasa asing. Tak lama pertanyaan di kepalanya terjawab. Ketika pintu kamar dibuka, diliihatnya Nancy sedang menyusun isi koper ke dalam lemari besar dekat meja hias.

“Ini kamar Anda, Nona. Silakan beristirahat. Jika butuh sesuatu, katakan saja. Atau tekan tombol merah di atas meja untuk memanggil kami.” Pelayan itu menunjukkan alat yang dia maksudkan.

“Terima kasih,” angguk Shadow.

“Rasanya aku ingin membersikan diri sebelum tidur,” kata Shadow.

“Akan saya siapkan air mandinya.” Nancy berdiri dengan cepat.

“Tak perlu. Lanjutkan saja pekerjaanmu.

Shadow pergi ke kamar mandi mewah dan super besar di samping kamarnya. Setengah jam kemudian dia kembali. Dan Nancy sudah selesai merapikan isi lemari. Sepasang baju tidur yang nyaman terlipat rapi di atas tempat tidur.

“Apapun yang direncanakan Falcon besok, yang jelas sekarang aku mau tidur!”

***

“Nona ….”

Sebuah suara membawa kesadarn Shadow kembali. Dibukanya mata, dan cahaya silau langsung menyergap mata. Seorang pelayan sedang membuka dan merapikan tirai jendela besar. Kemudian daun jendelanya dibuka lebar, hingga udara pagi yang sejuk dan menyegarkan, menerobos masuk. Membuat Shadow kembali memejamkan mata untuk menikmati sensasinya.

“Udara yang nyaman,” gumamnya.

Pelayan itu berbalik dan senang melihat nona mudanya tak sulit bangun pagi. “Apa Anda ingin saya isi bak mandi?” tanyanya hormat.

“Tidak perlu. Aku masih bisa melakukannya sendiri,” tolak Shadow.

“Baiklah. Pukul setengah delapan nanti, sarapan dimulai.” Pelayan itu undur diri setelah pekerjaannya di sana selesai.

“Baik.” Shadow melirik jam di atas meja. Sekarang belum jam tujuh. Dia masih punya cukup waktu untuk bersiap-siap.

Pukul setenagh delapan tepat, Falcon masuk ke ruang makan dan duduk di tempatnya. Para peayan bergegas menyiapkan sarapan untuk dua pemilik rumah itu.

“Setelah sarapan, kita bicara di ruang kerja,” ujar Falcon.

“Oke” Shadow mengangguk.

Beberapa saat kemudian.

“Apa ada hal penting lain yang perlu dibicarakan?” tanya Shadow.

“Ya. Duduklah!” Falcon menunjuk kursi di depan meja kerjanya.

Shadow menurut dan menunggu pria itu memulai pembicaraan. “Mungkin sekarang dia ingin menagih semua uang yang telah dikeluarkannya,” pikir Shadow.

Sebentar lagi Tuan Brook, seorang pengacara akan datang untuk membuat pengangkatanmu menjadi legal.”

“Oh, baiklah.” Shadow duduk dengan tenang.

“Tapi sebelum itu, kau sebaiknya punya nama lain yang cukup bagus untuk didaftarkan ke pengadilan!” jelas Falcon.

“Bagaimana jika namaku sebelumnya saja?” tanya Shadow.

Falcon langsung menggeleng. “Jeannette sudah mati! Kau tak perlu mengingatnya lagi. Gunakan nama Shadow sebagai nama samaranmu. Dan sekarang, kita butuh nama baru yang indah untuk menjadi dirimu yang baru ini.” Falcon menunjuk Shadow ke atas dan bawah.

“Alangkah rumitnya!” gerutu Shadow.

“Kau harus membiasakannya nama itu, agar Tuan Brook tidak curiga,” saran Falcon.

“Hemm … nama apa ya yang bagus.” Shadow berpikir keras.

“Cari yang sederhana, mudah diingat dan mencerminkan dirimu yang sekarang!”

“Cyntia? Sandy?”

Falcon menggeleng. “Itu terlalu pasaran,” tolaknya.

“Ah .. aku malas berpikir. Kau pilih saja sendiri.” Shadow tidak peduli.

“Kau ini.” Falcon jadi ikut berpikir sekarang.

Setelah beberapa nama yang selalu tidak cocok antar mereka, akhirnya bertemu satu nama. “Kalau Venus, bagaimana?” tanya Falcon.

“Hemm … aku sudah lelah mencari. Mari kita pakai nama itu saja.” Shadow akhirnya setuju.

“Baikah. Coba sebutkan siapa namamu.” Falcon bertanya

“Venus!” sahut Shadow cepat. “Velus yang misterius!” sambungnya lagi.

Falcon tertawa melihat gaya Shadow saat mengucapkannya. “Kurasa nama itu sangat cocok untukmu!

*****

1
Rati💝
good
DN
Luar biasa
Seruling Emas: Terima kasih, ulasannya ❤
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
woooo masih hidup dia
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
oalah.. dasar kakek Damon jahat
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
seru ih..
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
iyeee tuan itu benar
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
mulai meracuni pikiran
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
duh mo ngomentarin bagian mana ini 😁
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
jd siapa yang dia kubur?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
ehek.. ehek.. hayo loh 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
Lennox ini emang suka tertawa apa agak gila?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
waduh kepo sih 😁
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
kira2 apa sikap Hugo
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
saling belajar jd ayah dan anak
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
kira2 Frisia dengan semua gak ya?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
mungkin kenal suaranya
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
Venus nekat
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
sokoooorrr banyak tingkah sih 😁
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
ada kasus apa ya
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
sesama misterius
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!