NovelToon NovelToon
Tawanan Sang Devils'

Tawanan Sang Devils'

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dendam Kesumat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyesalan Suami
Popularitas:143.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ariesgurlll

Setelah kematian kakak lelakinya, kehidupan Starla Valerie Jhonson benar-benar berbeda dari sebelumnya. Nyawanya seakan berada di ujung tanduk. Kebahagiaan adalah satu-satunya kemustahilan yang selalu disemogakan semenjak pria itu meretakkan harga dirinya.

Skylar Aleandra Wolves sendiri tak ingin memikirkan hal lain selain kehancuran gadis itu. Baginya, nyawa perempuan itu adalah bencana terbesar yang pernah ditemuinya.

Namun ternyata, balas dendam rupanya tak dapat menyelesaikan masalah barang sedikit pun. Semuanya terlalu mustahil untuk kembali menyempurnakan kehidupan adiknya. Lebih menyakitkan lagi ketika lelaki itu tersadar bahwa ia nyaris tak mampu mengumpulkan serpihan-serpihan hati yang telah hancur untuk kemudian menatanya kembali sedemikian rupa. Seperti pada awalnya ia ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariesgurlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Determination

Jeane memasuki kamar dan menemukan Starla yang tengah meringkuk di sudut kamar. Ia terlihat sangat kacau, keadaannya benar-benar memprihatinkan, belum lagi dengan luka yang masih menganga di telapak tangannya dengan darah yang terus mengucur dan terlihat hanya diabaikan. Jeane sangat kasihan, keadaan Starla benar-benar memprihatinkan.

Starla mendongak setelah menyadari kehadiran Jeane, sangat jelas kalau wanita itu kasihan melihatnya, dan ia sangat benci dikasihani. Dengan langkah gontai Starla berusaha berdiri, namun sialnya dia kembali terjatuh karena tubuhnya yang sudah sangat lemas. Dan hal itu yang kembali membuatnya menangis, ia benci terlihat menyedihkan, ia benci dengan dirinya yang sama sekali tidak bisa melawan, ia benci dirinya yang begitu lemah di depan Skylar.

"Biar aku bantu, Miss!" Jeane berusaha membantunya. Tetapi lengannya disentak dengan marah oleh Starla.

"Tidak perlu! Dan stop melihatku dengan tatapan kasihan, aku benci dikasihani." Starla berteriak, lalu kembali mencoba berdiri namun tubuhnya kembali terjatuh.

Dia benar-benar lemah.

Meskipun mendapat penolakan Jeane masih berinisiatif untuk mencoba membantu Starla berdiri meski gadis itu masih terus menyentak lengannya, dan terus menolak bantuannya. "Jangan begitu, Miss. Luka itu harus cepat diobati sebelum terkena infeksi." Jeane terus berusaha mencoba menenangkan Starla yang masih terus-terusan bersikap keras kepala dan sama sekali tidak ingin diberi bantuan padahal tubuhnya sudah tak bertenaga dan begitu lemah.

Starla menunduk dan melihat telapak tangannya yang menganga dengan darah yang terus mengalir, bahkan sedari tadi ia tidak menyadari kalau tangannya terluka separah ini. Sakit di hatinya melebihi sakit di telapak tangannya, sehingga ia tidak merasakan apa-apa di tangannya itu. Dan baru disadarinya setelah Jeane mengingatkannya, luka di tangannya itu memang benar-benar parah dan harus segera diobati.

Jeane yang melihat Starla sudah terlihat tenang kembali membantu gadis itu berdiri, dan kali ini Starla menuruti untuk dibantu berdiri. "Ayo aku bantu, Miss!"

Starla berhasil dibantu oleh Jeane berganti baju dalam diam. Gadis itu tidak berbicara ataupun membantu Jeane walau hanya sekedar menggerakkan tangannya. Dan Jeane terus sabar membantunya berganti baju bahkan mengobati lukanya dengan penuh kehati-hatian.

"Maaf ..." cicitnya, tetapi Jeane dengan jelas mendengar perkataan gadis itu yang kini telah terbaring lemah.

"Untuk apa, Miss?" tanya Jeane tidak mengerti.

"Karena aku selalu kasar kepadamu, tetapi kau masih saja mau membantuku. Jadi maafkan aku," ucapnya Starla tulus.

Jeane tersenyum mengangguk. "Itu bukan apa-apa, Miss. Ini pekerjaanku, aku bisa menerimanya. Justru aku yang harusnya minta maaf." Jeane menjeda kalimatnya dan bergerak merapikan selimut ke tubuh Starla. "Istirahatlah, aku akan keluar, Miss."

Starla berbalik memunggungi Jeane, kemudian kembali bersuara, "Terima kasih!"

Jeane hanya mengangguk, kemudian berlalu menjauh meninggalkan Starla untuk beristirahat.

****

Siang tadi, Skylar menerima pesan dari sahabat baiknya yang mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin disampaikan padanya. Jadi, Skylar bergegas sesaat setelah pulang kerja dan memacu mobilnya dengan kecepatan normal untuk menemui sahabatnya tersebut.

Setelah dua puluh menit perjalanan yang ditempuh, Skylar akhirnya sampai di tempat biasa mereka bertemu. Sebuah restoran mewah milik keluarga sahabatnya itu.

"Lalu apa yang akan kau lakukan pada gadis itu?"

Suara berat khas pria itu terdengar setelah Skylar menceritakan segala rencananya terhadap Starla. Ya, sedikit banyak sahabatnya itu memang mengetahui keadaan yang menimpa adiknya, walaupun dia tidak mengetahui siapa pria brengsek yang tega membuat Gabriella sampai memilih mengakhiri hidupnya sendiri. Dan sahabatnya itu juga tahu, bahwa Skylar berniat untuk membalas dendam kepada satu-satunya keluarga laki-laki brengsek tersebut.

Sebenarnya Xander tidak terlalu mendukung rencana Skylar, tetapi tekad Skylar sudah bulat dan sulit untuk diingatkan lagi. Oleh karena itu, dia hanya berusaha mengerti dan mencoba memposisikan diri seandainya dirinya yang tertimpa kejadian tersebut.

"Sesuatu yang akan membuatnya menderita di setiap tarikan napasnya," jawab Skylar setelah menyeruput secangkir coffee di depannya.

"Tidakkah itu terlalu berlebihan?"

Alis Skylar terangkat tinggi ketika mendengar pertanyaan tersebut. "Berlebihan?" Skylar terkekeh ringan. "Tidak sama sekali, Xander."

Skylar melemparkan pandangan ke luar jendela besar, yang menampilkan pemandangan laut lepas dengan matahari yang tampak sudah mulai membenamkan dirinya.

"Kau yakin akan melakukan hal itu?" tanya Xander kembali.

Ya, nama sahabat Skylar itu bernama Xander. Mereka dulunya adalah partner bisnis yang sama-sama memulai dari awal, mereka sama-sama bekerja keras hingga bisa mencapai kesuksesannya seperti sekarang ini. Xander juga memiliki perusahaan yang sangat besar dan terbilang cukup sukses di usia muda. Bukan hanya kecocokan mereka dalam dunia bisnis, tetapi mereka yang seumuran membuatnya semakin cocok untuk bersahabat.

"Kau pasti tahu itu, Xander. Kau sudah lama mengenalku, bukan? Kau tahu apa yang terjadi pada adikku? Aku rasa tanpa perlu menjawab pertanyaanmu pun kau pasti sudah mengetahui jawaban yang sebenarnya."

Xander tetap bersikeras dan masih belum mengerti kenapa Skylar harus melampiaskan kepada wanita yang lemah. "Tetapi gadis itu tidak bersalah," kata Xander yang membuat Skylar kembali mengalihkan tatapan tajam ke arahnya. Alisnya tampak berkerut marah. Namun, pria itu tidak mengeluarkan satu kalimat pun untuk menanggapi.

"Kau tidak sadar bahwa perlakuanmu itu terlalu kekanakan dan tidak masuk akal, Sky. Bagaimana bisa kau menyakiti seorang perempuan lemah yang tidak bersalah?"

Dan kali ini, Skylar tidak lagi mampu menahan lidahnya untuk tidak menjawab. Ia menegakkan duduknya lalu kembali bersuara, "Kau tidak akan mengerti bagaimana penderitaan Gaby. Kakak gadis itu telah membuat adikku menderita sedemikian rupa. Gadis itu bahkan sempat membantu menyembunyikan keberadaannya ketika Gabriella meminta sebuah pertanggung jawaban. Dan kau bilang dia tidak bersalah?"

"Tetapi, bukankah Gaby—"

"Stop! Berhenti membahasnya," potong Skylar cepat. Dia sudah tahu apa kelanjutan dari kalimat pria itu dan ia sama sekali tidak mau membahasnya.

Xander terdiam. Bukannya kalah, hanya saja ia benar-benar malas berdebat dengan Skylar. Pria itu memang arogan. Apa pun yang ia katakan, itu akan terjadi dan akan dibuktikannya. Mereka sudah sangat sering berdebat seperti ini, mau hal serius ataupun masalah remeh. Dan Xander yang selalu angkat tangan untuk mengalah, membiarkan Skylar melakukan apa saja yang ingin dilakukannya. Mungkin karena ini juga persahabatan mereka akan langgeng sampai sekarang, karena Xander yang akan selalu mengalah.

Keduanya kemudian terpenjara dalam keheningan. Setelah terdiam cukup lama, Skylar kembali membuka suara, "Aku akan menikahinya."

Xander tercengang seketika saat mendengar pernyataan dari sahabat baiknya itu.

"Menikah?"

"Ya, Xander. Aku akan menghancurkan semua yang ada pada dirinya, tak akan ada yang tersisa."

Xander mendesah frustasi ketika mendengar ancaman mengerikan tersebut. Sungguh, pria itu tak pernah melihat Skylar semarah ini. Terlihat dari raut wajahnya yang menggelap, Skylar sepertinya memang benar-benar serius akan menghancurkan gadis malang itu.

Xander memang tidak pernah sama sekali bertemu dengan sosok gadis yang sudah beberapa minggu ini menjadi incaran Skylar. Skylar juga tidak pernah memberitahunya siapa wanita itu, jadi Xander sama sekali tidak mengetahuinya. Namun, bayangan-bayangan apa yang akan sahabat bengisnya itu akan lakukan, tak ayal membuatnya bergidik ngeri.

Sementara di sisi lain, pria yang baru saja mengatakan sumpah itu benar-benar tidak mampu menahan diri untuk tidak menyeringai tajam. Ia sungguh tidak sabar menunggu momen pembalasan itu datang.

Sebentar lagi, senyum kemenangannya akan merekah setelah menyaksikan penderitaan gadis itu.

1
sukahati
2 thun nunggu di up😭😭
sukahati
Thor knpa nggk di up lgi😭
Ulul Ismi
kpn up lagi
Ulul Ismi
kok gk up lagi
Ulul Ismi
lanjut thor
Ulul Ismi
apa sudah tamat
Ulul Ismi
novel ini sangat bagus tpi kok gk up lagi
Ulul Ismi
kpn up lagi apa udah tamat
Ulul Ismi
kok blum up lgi pdahal bagus ceritanya
Ulul Ismi
kpn up lagi
shinebeauty
kaaa kapan Ini d up lg ,,,udah nunggu lama bgt tp blm up2 jg semua novel nyaaa....pliiisss up ka Thor
Ulul Ismi
apa sudah tamat
sukahati
thor knpa blum update nunggu nya sampe lumutan/Sob/
merry jen
aduh takut y in akhir dr hdp Star lohh ,,nnti sky kiriin y star kburr trs Ter tngkpp tnp dgrin pnjlsn gabyy pembuat ulh star disiksa HBS hbsnn lgg , mngkin star klo ngk mnggll jdi depresi kyk msyah hdpp dechh
M falah Khairun hafizan
lanjut
lusiaaaa
lanjut thor
lusiaaaa
kapan ketahuan ya kesalahan skylar ke Starla, thor?
M falah Khairun hafizan
lanjut thor
M falah Khairun hafizan
ceritanya bagus tp yg komen GK ada ya 😁
chantiqs
bener bener novel sastra ..kata katanya indah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!