NovelToon NovelToon
Tawanan Cinta Mr Cool

Tawanan Cinta Mr Cool

Status: tamat
Genre:Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:40.3k
Nilai: 5
Nama Author: Irish_kookie

Mia Colton, putri dari pasangan Lilian dan Alex Colton terpaksa harus menanggung beban berat. Orang tuanya menjual Mia karena mereka tidak mampu membayar hutang mereka kepada seorang rentenir yang bernama James Arthur.

James menyukai kecantikan Mia, dia pun menjual Mia dengan harga tinggi di pasar budak di desa itu. Karena harga yang dia tawarkan sangat tinggi, maka tidak ada orang yang sanggup membeli Mia. James tak patah arang, dia menawarkan Mia kepada Finn Walter. Seorang pria kaya raya yang tinggal di sebuah kota besar. Dia memiliki hampir setengah wilayah di desa itu.

Finn setuju membeli Mia dengan harga yang ditawarkan oleh James, dengan syarat, Mia harus menikah dengannya. Mia menolak dan berusaha kabur, tetapi dia berhasil ditangkap oleh James dan dikembalikan lagi kepada Finn dengan ancaman, hutang orang tuanya akan di tangguhkan kembali.

Finn memberikan hukuman kepada Mia dengan menjadikannya seorang tawanan di rumahnya. Bagaimana nasib Mia selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irish_kookie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beth Parker

Seorang wanita dengan lipstick menyala berwarna merah terang terlihat tampak gusar pagi itu. "Apakah kabar yang kau bawa bisa kupercaya?"

"Tentu saja. Pernahkah aku memberimu informasi yang salah selama ini?" jawab sang pemberi informasi.

"Bukankah kau yang menawari gadis itu kepada Walter, James? Sekarang, kau menjual informasi kepadaku. Kau licik juga, James," ucap wanita itu sambil mendengus dan mengambil sebatang rokok dari sebuah kotak berwarna emas.

James terkekeh. "Manusia akan melakukan apa pun untuk bertahan, 'kan? Hehehe,"

"Seperti apa rupa gadis itu, sampai Finn tertarik membelinya? Kau ada fotonya?" tanya Beth.

James mengangguk cepat. "Tentu, Nyonya," dia memberikan ponselnya kepada Beth dan menunjukan foto Mia.

Beth menggelengkan kepalanya. "Wah, wah, ternyata selera Finn berubah sekarang, yah? Gadis muda, ckckck,"

"Jadi, apa yang akan Anda lakukan?" tanya James lagi sambil menghisap rokok dengan kuku-kukunya yang hitam.

"Aku tidak akan ikutan dalam permainan Finn kali ini. Sudah pasti, gadis muda itu hanya akan menjadi boneka kecil Finn," ucap Beth, dia mengetuk ujung rokok dan menyesapnya kembali. "Kalau dia sudah bosan, dia akan kembali lagi kepadaku. Aku tinggal duduk manis disini,"

"Anda yakin, Nyonya?" tanya James sambil menyeringai.

"Kenapa kau seperti mendesakku, James? Apa ada sesuatu yang tidak biasa?" tanya Beth. Rasa penasarannya kini bangkit karena pancingan James.

Lagi-lagi James menyerigai licik. "Hehehe, ada sesuatu yang tidak pernah Finn Walter lakukan kepada wanita manapun. Pengungkapan cinta. Tadi malam, seorang Finn Walter mengungkapkan cintanya kepada Gadis Colton itu,"

Beth mengerenyitkan keningnya, jari telunjuk wanita itu diketuk-ketukkan ke bahu kursi. "Begitu?"

James mengangguk dengan semangat. "Datang dan buktikan sendiri kalau Anda tidak mempercayaiku. Cukup sekian informasi dariku dan aku menunggu pembayaran kontan darimu,"

Beth mendecak kesal dan melemparkan amplop putih tebak berisi uang. "Ambil dan pergilah dari hadapanku, Pembawa Masalah!"

"Hehehe, terima kasih, Nyonya," ucap James dengan seringai jeleknya dan dia mengecup amplop putih itu. "Adios!"

Selepas kepergian James Arthur dari kediamannya, Beth menjadi resah dan gelisah. Bagaimana tidak? Dia mendengar kekasih hatinya menikah dengan seorang gadis muda dan hidup pria itu terdengar lebih menyenangkan dari hidupnya.

Beth Parker, seorang wanita kaya yang cantik. Beberapa tahun lalu, dia pernah berada di hidup Finn Walter. Tidak seperti wanita lainnya, yang hanya menjadi mainan Finn, hubungan Beth Parker dengan Finn Walter lebih dewasa dan serius. Mereka bahkan berani membangun komitmen untuk melanjutkan hubungan mereka itu ke jenjang yang lebih tinggi.

Namun, entah kenapa sikap Finn tiba-tiba berubah menjadi dingin dan memutuskan hubungan mereka begitu saja, tanpa alasan yang jelas.

Setelah kejadian itu, Beth memilih untuk menyembuhkan dirinya sendiri sampai Finn kembali kepadanya. Kabar simpang siur tentang Finn yang kembali sering bermain dengan wanita pun sampai pada telinganya. Namun, dia meyakinkan dirinya sendiri, kalau Finn hanya bosan dan suatu saat pria itu akan mencari dirinya untuk kembali.

Tahun pun berlalu, hidupnya yang selama ini damai, seakan dirusak oleh kedatangan James Arthur serta kabar yang dia bawa bersamanya.

"Colton? Hmmm, sepertinya dia sedang bermain-main dengan api," kata Beth bermonolog, dia memandang keluar dari jendela rumahnya.

Sementara itu, di tempat Finn.

"Hachiu! Kenapa hidungku tiba-tiba gatal?" tanya Mia sambil menggaruk-garuk hidungnya.

"Apakah Anda flu, Nona Walter?" tanya pelayan Mia pagi itu. Dia segera mengambilkan air hangat serta kain handuk kecil untuk mengompres kening majikannya itu.

Mia pasrah saat kain itu dipaksa menempel di keningnya. "Aku baik-baik saja. Aku tidak sakit, hanya hidungku sedikit gatal,"

"Ada apa dengannya?" tanya Finn yang tiba-tiba masuk ke dalam. Wajahnya panik dan suaranya terdengar khawatir.

"Nona tadi bersin-bersin, Tuan," jawab si pelayan.

Mia menggelengkan kepalanya cepat. "Tidak! Aku hanya satu kali bersin, pasti serbuk bunga."

Finn memegang kening dan leher Mia, kemudian dia meminta pelayan untuk membersihkan kamar Mia. "Bersihkan kamar ini! Ganti semua seprei, selimut, sarung bantal, dan gorden. Aku akan pesankan yang baru, jangan pakai yang lama! Tebang semua pohon yang sudah mendekati kamar ini!" titahnya.

Mia melongo. "Tidak perlu berlebihan seperti itu, Finn. Aku baik-baik saja,"

"Aku tidak mau kau sakit!" tukas Finn dan dia menggendong Mia untuk segera keluar dari kamar itu.

Wajah Mia memerah saat mereka melewati barisan pelayan yang menunduk saat Finn lewat di depan mereka. "Aku bisa jalan sendiri, Finn. Turunkan aku," bisik Mia.

Finn berbisik di telinga Mia. "Sebentar lagi sampai, sabarlah,"

Kulit Mia meremang saat kata-kata bisikan Finn menembus indera pendengarannya dengan sangat lembut dan karena hal itu kembali wajahnya memerah.

Finn menurunkan Mia di atas ranjang ruangannya. "Kenapa dengan wajahmu?"

Mia mengalihkan pandangannya. "Tidak apa-apa," jawab gadis itu tersipu. Dia tidak tahan kalau Finn menatapnya seperti itu.

"Apa benar kau baik-baik saja?" tanya Finn. Tubuh pria itu berada di atas tubuh Mia. Jari-jarinya membuka ikatan gaun tidur istri kecilnya dan dengan perlahan dia menarik ikatan itu hingga terlepas.

"A-, apa yang akan kau lakukan?" tanya Mia panik, dia menutup kembali tubuhnya dengan gaun tidur yang dilepas oleh Finn tadi.

"Sedikit ini dan sedikit itu, Mia. Aku rasa kau sudah bisa merasakannya," jawab Finn tersenyum menggoda Mia.

Benar saja, Mia dapat merasakan sesuatu yang mengeras di antara kedua kaki Finn. Tubuhnya menggelinjang saat Finn menyesap kuat ceruk lehernya dan membuat tanda merah disana. "Aahh, Finn, ...."

Mendengar dessah dari mulut Mia, membuat gairah Finn semakin bergejolak liar. Tak hanya leher yang menjadi tempat pelampiasan Finn, kini bibirnya menurun dan sedang menikmati dua bongkah benda padat yang terlihat jauh lebih indah pagi ini.

Mia benar-benar tak berdaya dibuat oleh Finn. Dia melenguh dan mengerang, mengeluarkan suara yang tidak biasa saat Finn terus memberikan sensasi-sensasi menyenangkan atas tubuhnya.

"Apa aku menyakitimu, Mia?" tanya Finn saat dia bergerak perlahan di dalam inti tubuh Mia. Kedua maniknya menatap lekat-lekat wajah cantik Mia yang berada di bawah kungkungannya.

Mia menggelengkan kepalanya cepat. "Ti-, tidak."

"Oke, nikmatilah," bisik Finn sambil memasukan ciumannya ke dalam leher Mia lagi. Kedua tangannya asik memilin pucuk bukit gadis itu dan membuat Mia bergerak tak tentu arah.

Finn pun kembali bergerak hingga sesuatu di dalam dirinya mendesak untuk keluar. Pelepasan pun terjadi, Finn memuntahkan semua cairan cintanya di dalam lembah Mia.

Setelah itu, Finn terbaring disisi Mia dan memeluk gadis itu erat. "Aku mencintaimu, Mia," bisiknya.

Mia membalas pernyataan cinta itu dengan senyuman dan kali ini, dia memberanikan diri untuk mengecup pipi Finn.

Finn menarik istri kecilnya itu untuk masuk ke dalam dekapannya. "Sudah mulai berani, yah? Tapi, aku suka,"

Pasangan itu pun kembali terlelap hingga suara ribut-ribut terdengar dari depan ruangan Finn.

"Suara apa itu, Finn? Ramai sekali, apa yang terjadi?" tanya Mia, dia menegakan kepala dan merapikan gaun tidurnya.

Finn mengedikkan kedua bahunya. "Tunggulah disini, jangan keluar. Aku takut ini akan berbahaya untukmu,"

Namun baru saja dia hendak membuka pintu, seorang wanita cantik dengan rambut ikal sebahu dan lipstik merah menyala terang mengetuk pintu itu dan memanggil nama Finn. "Walter, buka pintunya! Ini aku!"

Mia mengerutkan keningnya. "Siapa dia, Finn?"

Finn menelan salivanya kasar, wajahnya tampak gusar saat dia membuka pintu dan melihat wanita tersebut sedang tersenyum lebar ke arahnya.

"Hai, Walter. Apa kabarmu?" tanya wanita itu. Mata wanita itu segera mengarah kepada Mia. "Itukah bonekamu sekarang? Cantik, lucu, dan menggemaskan. Pantas saja kau sekarang melupakanku,"

"Jangan ganggu dia!" tukas Finn.

Akan tetapi, wanita itu tetap masuk ke dalam kamar Finn dan menghampiri Mia. "Halo, Gadis Kecil. Namaku Beth Parker, calon istri Walter,"

...----------------...

1
Noviyanti
fin jangan maen sosor cewe lain donk!! 😔
Noviyanti
bertahan luigi, walau kesal juga sama sosok luigi awalnya ini. tapi dia mati2an menolong mia
Noviyanti
ampun deh sama si beth parker dan si arthur masih aja memburu si mia
Noviyanti
bung mendarat
Noviyanti
Alex maksa bnget sih, kamu sebagai ayah hrusny yang menafkahi
Noviyanti
jangan mati josh
selfyana
good
selfyana
bagian fin dan pat q bacanya ngebut...kaget q, ternyata lagi ajep-ajep...😂
gina02
good
gina02
good story, thor... ditunggu cerita lainnya
~Ķímhwä~
Bahagia selalu Mia dan Fin🥰 engak nyangka udah tamat aja🤧
~Ķímhwä~
🥰
~Ķímhwä~
Entah kenapa, malah jadi ngakak Kim bacanya🤧
Noviyanti
cape deh si beth. masih belum minggir juga
~Ķímhwä~
😶
Noviyanti
udah ya finn jangan kaya es batu lagi,
Noviyanti
apakah fin atau josh
Noviyanti
ayo josh atau fin selamatkan mia
Noviyanti
fin apa sih sebenarnya yang kau inginkan, dingin sana sini tapi butuh kehangatan dari sana dan sini.
(⁠๑⁠♡⁠⌓⁠♡⁠๑⁠)park Nath(⁠•⁠ө⁠•⁠
mia sama gran aja, thor....rikuest ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!