NovelToon NovelToon
Pelabuhan Hati Sang Duda

Pelabuhan Hati Sang Duda

Status: tamat
Genre:Duda / CEO / Cinta Seiring Waktu / Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:414.1k
Nilai: 4.2
Nama Author: Indah R Y

Kenzo Fernandez seorang duda beranak satu, semenjak kepergian sang istri untuk selama-lamanya, Kenzo menutup hati untuk perempuan lain. Menurutnya tidak akan ada yang bisa menggantikan Sosok Allisya di kehidupan Kenzo.

Hingga takdir mempertemukan dirinya dengan wanita cantik yang bernama Aldara atau biasa di panggil Dara, yang saat itu bekerja sebagai pengasuh anak Kenzo.

Tak di sangka saat Kenzo mulai jatuh cinta pada Aldara, kebenaran terungkap. Aldara bukanlah gadis kampung seperti yang ia ketahui, melainkan anak konglomerat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah R Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadiah Dari Kenzo

"Mas ada masker gak ?" Begitu pertanyaan Dara sebelum dirinya turun dari mobil, bukan tanpa alasan dirinya meminta masker, Dara takut ada orang atau tidak teman-temannya mengenali dirinya..

"Ada" jawab Kenzo singkat, laki-laki itu membuka laci mobil kemudian mengambil dua buah masker untuk nya dan juga Dara.

"Nih" Kenzo memberikan masker pada Dara.

"Makasih mas" Dengan cepat Dara memakai masker, kemudian menyusul turun karena memang Kenzo dan juga Neysa sudah duluan.

"Mau lihat yang mana dulu nih ?" Tanya Kenzo pada Neysa.

"Ney mau lihat harimau Pa" balas Neysa dengan semangat.

Kenzo berjalan menggendong Neysa, sementara Dara membawa sebuah tas kecil dimana berisi perlengkapan Neysa. Mereka menuju sebuah tempat dimana hewan terbuas setelah singa ada disana.

"Iihh bau" ucap Neysa, ia mengibaskan tangannya untuk mengusir bau busuk yang mendera.

"Harimau kan makannya daging sayang, makanya tempatnya agak bau" jelas Dara.

"Kenapa tidak dibersihkan kak ?" Neysa yang penuh keingin tahunan kembali bertanya

"Takut orangnya nak, nanti dimakan" sahut Kenzo supaya Neysa berhenti bertanya.

Dan benar saja Neysa langsung terdiam, entah mengerti atau tidak hanya dialah yang tau.

Setelah melihat harimau, Kenzo kembali mengajak putrinya berkeliling, melihat binatang yang lain.

"Mas mau foto gak ? Buat kenang-kenangan" seorang pria bertopi dengan memegang kamera mendekati Kenzo dan Dara. Menawarkan jasa foto pada kedua orang itu.

Dengan cepat Kenzo menggeleng, menurutnya itu bukanlah hal penting, tapi Neysa memaksa, bocah perempuan itu ingin berfoto dengan Kenzo dan juga Dara.

"Ya sudah sekali saja ya mas" ucap Kenzo yang akhirnya mengalah.

"Baik mas" sih tukang foto mulai mengarahkan kameranya, mengatur posisi Kenzo dan juga Dara supaya terlihat bagus.

"Udah mas ?" Tanya Kenzo

"Sudah pak" sih tukang foto memperlihatkan hasil jepretan nya, membuat Neysa bersorak riang karena memang hasilnya sangat bagus.

"Bentar ya saya cetak dulu"

Sembari menunggu hasil fotonya jadi, Kenzo dan Dara mencari tempat untuk duduk. Sampai saat ini tidak ada obrolan menarik dari Kenzo maupun Dara. Keduanya hanya menimpali ucapan Neysa.

"Tolong jagain Neysa dulu ! Saya mau ke toilet" pinta Kenzo.

"Baik mas" jawab Dara

"Ini uang untuk bayar hasil foto tadi" Kenzo meletakkan dua lembar uang berwarna merah ke hadapan Dara, barulah ia pergi untuk mencari toilet.

********

Sudah hampir empat jam mereka berada di kebun binatang itu, membuat Dara mulai bosan karena memang ia tidak menyukai tempat ini.

Tapi karena ia bekerja sebagai baby sitter mau tidak mau Dara harus ikut, sesekali ia menoleh ke kiri dan ke kanan karena masih takut ada yang mengenalinya walau sudah memakai masker.

"Mau kemana lagi ?" Tanya Kenzo, kali ini pertanyaan ia tujukan pada Dara

"Terserah mas saja, saya ikut saja" jawab Dara, padahal di lubuk hatinya yang paling dalam Dara sudah ingin pulang.

"Papa aku mau beli mainan dulu" sahut Neysa.

"Ya sudah kita ke toko mainan"

Kenzo kembali menjalankan mobilnya, menuju toko mainan terbesar di kota itu . Saat di tengah perjalanan mata Dara mengantuk ia tak sadar sampai akhirnya tertidur.

Melihat Dara tidur, Kenzo memelankan laju mobilnya, ia tau mungkin Dara lelah karena mengurus Neysa selama ini. Apalagi Kenzo tahu betul putrinya itu sedang aktif-aktif nya.

Hingga tiba di depan toko mainan Dara tak juga kunjung bangun, Kenzo tidak tega membangunkannya, hingga ia memutuskan untuk masuk berdua dengan Neysa saja.

"Kakak nya tidak di bangun kan Pa ?" Tanya Neysa di dalam gendongan Kenzo

"Biar saja sayang, kakak nya capek" jawab Kenzo, ia tutup pintu mobil dengan pelan lalu masuk ke dalam toko mainan.

Ternyata Neysa memilih banyak mainan, dan semuanya berjenis boneka. Tapi Kenzo tidak marah, ia justru bahagia karena bisa menuruti keinginan putri semata wayangnya.

Di dalam mobil, perlahan mata Dara mulai terbuka, ia langsung terlonjak kaget saat menyadari kalau hanya ada dirinya di dalam mobil.

"Astaghfirullah, mas Kenzo sama Neysa mana ." Tanya nya pada diri sendiri.

Dara melihat keluar, dan disana ada toko mainan yang besar, Dara langsung menyadari kalau Kenzo dan Neysa pasti ada didalam sana.

Tanpa memakai maskernya Dara langsung keluar dari mobil, langkahnya di percepat untuk masuk kedalam. Ia mengedarkan pandangannya untuk mencari dimana Kenzo dan Neysa berada.

"Itu mereka" gumam Dara setelah menemukan dimana Kenzo.

Ia lantas berjalan, melihat Neysa tersenyum Dara langsung membalas.

"Kakak sudah bangun" ucap Neysa membuat Kenzo menoleh, karena memang posisi Kenzo membelakangi Dara.

"Kenapa mas Kenzo tidak membangun kan aku ?" Tanya Dara.

"Kamu nya kenapa tidur ?" Balas Kenzo

Dara mengaku dirinya salah, kenapa dirinya tidak bisa menahan kantuk, mungkin karena semalam Dara tidak bisa tidur makanya ia mengantuk berat.

"Maaf mas" ucap Dara "sini Ney sama kakak"

Neysa langsung menurut, ia beralih ke gendongan Dara, sementara Kenzo membawa barang mainan Neysa menuju kasir.

"Tunggu di mobil saja ! Ini biar saya yang urus"

"Baik mas"

Saat Dara berjalan menuju mobil, ia tak sengaja melihat sang Mama. Dengan cepat Dara masuk ke mobil sebelum Syerli melihat dirinya.

Karena sudah pasti Syerli akan menyapanya, apalagi setiap hari Syerli mengirim pesan untuk menyuruh Dara pulang saja.

Tidak berapa lama Kenzo masuk ke mobil juga, ia memberikan paper bag kepada Neysa dan satu paper bag kepada Dara.

"Ini apa mas ?".tanya Dara heran.

"Hadiah buat kamu" jawab Kenzo.

Dara melihat isi paper bag itu, sebuah boneka hello Kitty berwarna pink, bulunya halus dan sangat cantik. Tak terasa senyum Dara terukir, ia merasa senang mendapat hadiah itu.

"Makasih ya mas" ucap Dara.

"Hemmmm"

Sekarang mereka di perjalanan pulang, sepanjang perjalanan Dara dan Neysa terus bercanda, namun tak berapa lama Neysa mengantuk, Dara memangku tubuh Neysa, menyandarkan kepalanya di dada hingga Neysa tertidur.

Dengan gerakan pelan dan lembut Dara membelai rambut Neysa, sesekali ia cium puncak kepala Neysa dengan penuh kasih sayang.

"Ney tidur ?" Tanya Kenzo di kursi depan

"Iya mas" jawab Dara.

Suasana mendadak hening, sampai akhirnya mobil berhenti di pekarangan rumah.

"Kamu masuk aja bawa Ney ke kamar ! Mainan nya biar saya yang bawa" ucap Kenzo.

Dara hanya menurut, ia menggendong Neysa menuju kamar. Ia baringkan tubuh Neysa dengan pelan supaya Neysa tidak bangun.

Setelah memastikan Neysa tidur dengan nyaman, Dara menuju kamarnya, ia ingin mandi dan berganti pakaian. Tapi sebelum ia memasuki kamar mandi pintu kamarnya di ketok.

Dara berjalan untuk membuka pintu, ia terkejut saat melihat Kenzo berdiri di hadapannya. Tak terasa detak jantung Dara berdegup kencang.

"Ada apa lagi mas ?" Tanya Dara.

"Paper bag kamu ketinggalan" jawab Kenzo, lalu memberikan paper bag itu kepada Dara

"Sekali lagi makasih ya mas, maaf merepotkan "

"Hemmmm"

Dara menatap kepergian Kenzo, tubuhnya yang kekar dan tegap berhasil membuat Dara tersenyum.

1
Evi Lusiana
bodohny kenzo blom nyelidikin vio udh ngusir dara
Evi Lusiana
kok mnrutku kenzo berlebihan y,knp gk fokus aj ngusir vio kok mlh dara yg d usir siap² aj neysa sakit kehilangan dara kn kau akn mnyesal ken
Evi Lusiana
kenzo hrs cri tahu dn tindak tegas kebohongan vio dn mm ny
Evi Lusiana
psti mnjebak pke obat perangsang,klo gk psti memfitnah dara biar d usir dn d bnci
Evi Lusiana
bagus cm msih bnyk typo thor,sprti kt vania,resti
Liesdiana Malindu
cerita nya mungkin bagus, sekarang masih mengikuti alurnya dulu, tapi sayangnya kalimat yang di gunakan masih terlalu kaku, contoh nya " oya nanti suruh dia keruangan aku ! ada banyak hal yang ingin aku katakan sama dia ". mungkin lebih enak di dengar jika di buat seperti ini , " Oya nanti suruh dia keruanganku, ada banyak hal yang ingin aku katakan padanya ". 🙏🏻 cuman saran.
Ririn Nursisminingsih
knapa seh boding semua yaa diselidikllah...kok ndak ada gregetnys
Ririn Nursisminingsih
seneng a karakter dara. udah cantik pinter anak orang kaya...ndak sombong...rahin sholat istri idaman kenzo..
Ririn Nursisminingsih
jg bilang gitu kenzo ntar jatuh cinta sama dara
Isna mansur
keren...keren ceritanya.... makasih ya thor..
👍👍👍😘😘
Nur fadillah
Makasih Thor untuk karyanya sukses selalu...💪🏻💪🏻🔥🔥
Nur fadillah
Heeheee...🤣🤣🤣
Nur fadillah
Heeheee....🤣🤣🤣
Nur fadillah
Naah kaan pawangbya maraaah...😀😀
Nur fadillah
Wooowwww.. 😀😍😍
Nur fadillah
sediih rasanya...😥😥
Nur fadillah
Heeemmm...pokoknya aatiiiiit...😥😥
Nur fadillah
Waduuh anak perawan senyum- senyum...🤣🤣🤣
Nur fadillah
Aamiiin...🤲🤲😃
Nur fadillah
Iya anak Sholehah.. 😃😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!