NovelToon NovelToon
Suamiku Sad Boy

Suamiku Sad Boy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:473.8k
Nilai: 5
Nama Author: BRATA_YUDHA

Ini kisah tentang Puja si biduan. Pada suatu malam keadaan membawanya pada pernikahan paksa karena sebuah kesalahfahaman. Pria yang menikahinya adalah Sofyan, mantan kekasih kakak kandungnya yang hingga saat ini belum bisa move on.

Bagi Sofyan menikah dengan Puja adalah sebuah musibah, dan karena kekecewaannya kepada Ratna kakak kandung Puja, Sofyan berubah menjadi pribadi yang dingin dan kasar. Makian dan hinaan selalu keluar dari mulutnya. Puja bagai seonggok sampah dimatanya, yang sama sekali tak menarik untuk disentuh. Bisakah Puja bersabar dalam pernikahannya? Dapatkah Puja menakhlukan hati Sofyan? Si sad boy yang sudah dua kali patah hati oleh wanita yang sama. Akan kah cinta itu tumbuh diantara mereka? ikuti kisah Sofyan dan Puja disini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BRATA_YUDHA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pov Sofyan 2 (isi hati)

Setelah kejadian itu hubunganku dengan Puja sedikit membaik, aku berusaha untuk bersikap lebih lembut padanya, keesokan harinya, aku mengajak Puja ke tambak milikku dibendungan. Saat akan naik keperahu kecil milikku, Puja terlihat ragu-ragu. Sepertinya Puja tidak pernah naik perahu kecil seperti ini. Ekspresinya sangat lucu saat baru naik perahunya bergoyang-goyang. Aku membantunya, dan memegangi tangannya dan juga pinggang rampingnya. Sepanjang perjalanan menuju saung apung, Puja terus mencelupkan jari-jemarinya kedalam air bendungan, sepertinya dia sangat menikmati momen seperti ini. Puja terlihat sangat cantik dengan anak rambut yang sesekali berterbangan karena angin yang bersemilir. Aku terus memandanginya, semakin dipandang, malah semakin manis dan cantik.

Akhirnya kami sampai ditambak, aku meminta Puja untuk menunggu dikamar yang berada disaung apungku agar Puja tidak kepanasan. Setelah hari menjelang siang, aku beristirahat dari pekerjaanku yang melelahkan, aku membakar ubi hasil panen dari kebun emak, karena merasa lapar, aku lupa membawa makanan ke saung apung ini. Tapi ternyata tanpa ku sangka, Puja sudah keluar dari kamar sempit itu dan tengah memandangiku yang tengah melahap ubi bakarku. Sepertinya Puja terlihat ingin, tapi dia gengsi mengatakannya. Dengan sedikit paksaan akhirnya Puja menerimanya. Dan benar dugaanku, Puja terlihat sangat lahap memakan ubi bakar itu, sampai noda hitam dari kulit ubi yang dibakar menempel dipipinya. Lucu sekali, dan terlihat sangat menggemaskan. Aku mengelus lembut pipinya, namun aku malah larut dan terbawa suasana.

Entah kenapa aku selalu bernafs* jika berada didekat Puja, Puja benar-benar menjeratku dengan pesonanya. Untungnya temanku datang saat aku hendak mencium Puja, jika tidak, mungkin saja aku sudah melahapnya ditambak itu. Aku merasa semakin tidak waras karena terus berfikiran mesum ketika berada didekat Puja. Kami memutuskan untuk pulang kerumah, Puja bilang dia kebelet buang air kecil. Sesampainya dirumah, ternyata sudah ada Toni dan Melodi.

Aku merasa Toni menyukai Puja, dari tatapannya dan sikapnya tersirat jelas perasaan Toni untuk Puja, dan aku mengepalkan tanganku saat mendengar obrolan mereka yang bilang bahwa Toni sempat main ke kos-kosannya Iis, saat Puja kabur kemarin. Padahal, saat kerumah suami Ratna, aku menanyainya dan dia bilang tidak tahu. Sial*n Toni!

Aku marah, aku merasa dadaku terbakar saat membayangkan Puja dan Toni bertemu dibelakangku. Aku jadi berfikir mereka memiliki hubungan khusus.

Saat Melodi dan Toni sudah pulang, aku langsung menanyainya, dan aku semakin murka saat Puja mengatakan jika dia dan Toni memang dekat. Aku marah-marah dan terus mencacinya, menghinanya dan mengatakan bahwa Puja murahan! tapi, Puja malah mendekatiku, dan merayuku dengan tingkah nakalnya. Tentu saja, setelah itu aku kembali mengagahinya diatas ranjang dengan penuh gairah bercampur emosi, aku melampiaskannya. Puja benar-benar memiliki sesuatu yang membuatku merasa kecanduan. Entahlah, yang jelas tubuhnya benar-benar indah dan sangat menggoda. Aku selalu saja tidak tahan jika berada didekatnya.

Malam itu, setelah pergumulan panjang, Puja mendapat kabar jika Ratna sedang berada dirumah sakit, seketika aku merasa khawatir dan panik. Sesampainya dirumah sakit aku melihat Ratna yang sedang menangis meraung-raung meratapi kepergian Marvel karena kecelakaan. Aku merasa sakit, dan merasa jika Ratna benar-benar sudah melupakanku.Tidak ada lagi harapan untukku kembali padanya. Malam itu aku menyadari, jika Ratna memang tidak ditakdirkan untukku.

Aku malah melampiaskan kekesalan dan rasa sakit hatiku kepada Puja dengan cara menyakitinya berulang-ulang. Dan juga sengaja membuatnya cemburu dengan kedekatanku bersama Melodi. Padahal, aku dan Melodi hanya bicara seperlunya saja, aku menyuruh Mahmud yang menemani Melodi untuk keperluan penelitiannya. Aku sendiri fokus bekerja. Aku hanya terlihat dekat dengan Melodi saat didepan Puja saja, karena aku merasa geram Puja terlihat seperti tidak cemburu sama sekali.

Siang itu, Melodi memintaku untuk mengantarnya kerumah ku, katanya ada yang ingin dibicarakannya dengan Puja, tapi saat aku sampai dirumah, aku melihat Toni sedang memeluk Puja. Aku murka lalu memukulnya dan menghajarnya. Rasanya aku ingin menghabisinya saat itu karena berani-beraninya menyentuh istriku. Aku yang diselimuti amarah, menampar Puja begitu saja. Aku sakit melihatnya dengan pria lain, aku tidak rela, aku tidak ikhlas milikku disentuh tangan pria lain. Puja hanya milikku seorang. Hanya milik Sofyan Ali. Namun karena perbuatanku yang sudah keterlaluan, Puja meminta cerai. Dia bahkan sampai bersujud dikakiku agar aku membebaskannya. Enak saja! pasti setelah bercerai dia akan bersama dengan si Toni sopir brengs*k itu! tidak, tidak akan aku biarkan.

Apalagi saat Puja mengatakan perasaanya, bahwa dia telah jatuh cinta kepadaku. Aku sangat senang saat itu dan semakin tidak ingin kehilangan Puja. Aku meminta maaf pada Puja, dan berkata aku akan melepaskannya agar Puja berhenti menangis. Dan benar saja, karena terbawa susana akhirnya kami berakhir diatas ranjang. Setelah percintaan panas itu, Puja kembali bertanya dan memastikan tentang ucapanku. Tentu saja dengan tegas aku mengatakan aku tidak akan menceraikannya sampai matipun tidak akan pernah. Sampai kapanpun, Puja hanya milikku. Milik Sofyan Ali.

Setelah itu, aku merasa lapar lalu menyuruh Puja untuk menyiapkan makanan. Puja menurut, walaupun hanya berlauk mie goreng dan telur ceplok tapi aku menganggapnya istimewa. Setelah makan, Puja menawarkan diri untuk memijatku, tentu saja aku mau. Ternyata bukan hanya tubuhnya saja yang enak, tapi pijatannya juga enak. Karena Puja sudah memijatku aku menyuruhnya untuk meminta sesuatu padaku sebagai hadiah, karena sejak menikah, aku belum pernah memberinya apapun. Hanya uang saja, tapi ternyat uang itu masih utuh. Dan saat dia mengatakan apa yang diinginkannya, aku hanya diam membeku. Mulutku tergembok dengan rapat, entahlah kemana hilangnya kunci itu hingga aku tak bisa membuka mulutku barang sedikitpun.

'Kang Sofyan udah kasih buat Puja sayang, akang juga cinta sama Puja' begitulah isi hatiku yang komat kamit tanpa bisa didengar. Sepertinya, Puja harus belajar ilmu batin agar bisa mendengar isi hatiku.

1
Ririn Novianti
Luar biasa
Ririn Novianti
Lumayan
doonag1
seruuu
kocak🤣🤣🤣🤣🤣
doonag1
Aa ini kapan mo di Tamatin dah nggak sabar pen lihat cewek siluman kadal burik sama ulet bulu Anya di kirim ke luar angkasa atau ke luar negeri jadi TKW biar mereka di siksa sama majikan nya kan si kadal burik Eva lagi nyari kerja
doonag1
Vino dah tau tuh niat busuk nya cewek siluman si kadal burik Eva ...udah tendang ajah tuh sampai ke Baghdad 🙄🙄🙄🙄
doonag1
Vino itu kan playback...eeeh playboy harusnya bisa dengan mudah baca niatnya si kakak'ipar lucknut Eva yang cuman modus doang...
doonag1
ini kakak adek Bagja sama Vino kok ya miris banget yahh rumah tangga mereka di tempelin sama ulet bulu pembawa gatel... haddeeehhh gua basmi Lo berdua Anya.... Eva ngeselin banget 🙄🙄🙄🙄
doonag1
pasti si ulet bulu Anya bikin ulah
doonag1
iih kok ngeselin banget sih si Eva licik banget 🙄🙄🙄
doonag1
haddeeehhh Vino ceroboh banget
doonag1
kirain yang membuat saung apung bergoyang season 2 itu Bagja dan Dila eeeh ternyata Vino Alya 🤣🤣🤣
doonag1
bukan Tim nya Dilot lemot ataupun Alyot peyot aku tim nya A othor nya yang kadang suka bikin dongkol 🤣🤣🤣🤣
doonag1
udah selesaiin di atas tempat tidur ajah pasti rebeeesss🤣🤣🤣🤣🤣
doonag1
hahahaha ujung ujungnya ngakak di ujung obrolan Kang Sofyan dan Vino 🤣🤣🤣
doonag1
wadidawww setelah berantem kini A othor nya datengin Damar dalam drama rumah tangga Alya dan Vino
doonag1
hmmmm Bagja dan Dila tuh selalu hot
doonag1
ya ampuuun uwa Ratna 🤣🤣🤣🤣🤣
doonag1
ikutan capek lihat hubungan Alya sama Vino
doonag1
gegara Vino ini jadinya ripuh 🤣🤣🤣🤣
Yantipl shopp
Dihh si ulat bulu maksa bangt mau nikah sama Bagja padahal orangnya ga mau🤣🤣🤣 Alya kamu ga tau aja si eva lagi caper sama suami kamu, harusnya kamu peka setiap kata2 yg di lontarkan sama eva si ulat keket itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!