NovelToon NovelToon
SURGA YANG TERENGGUT

SURGA YANG TERENGGUT

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:803.6k
Nilai: 5
Nama Author: Salam Kenal

Rianti adalah seorang istri yang setia, harus menerima kenyataan pahit kalau dirinya telah dikhianati oleh suaminya.

Rianti tak menyangka, Ringgo suaminya yang sangat dicintainya tega bermain api di belakangnya. Ringgo tega menodai dan menghancurkan mahligai rumah tangga yang telah mereka jalani bersama.

Setelah mengetahui perselingkuhan suaminya, seketika rasa cinta Rianti hilang berubah menjadi dendam membara. Demi membalas sakit hatinya, Rianti rela bersabar dan bertahan bersama suaminya.

Rianti berusaha sepenuh kemampuannya mencari cara untuk menghancurkan suami dan wanita yang telah menghancurkan surganya.

Setelah berpikir keras, akhirnya Rianti menemukan cara untuk menghancurkan keduanya. Hari demi hari dilalui Rianti,perlahan namun pasti setiap rencana Riantipun berhasil.

Rianti meninggalkan dan menggugat cerai kepada Ringgo setelah benar-benar menguras hartanya. Setelah resmi bercerai
Rianti mual-mual setelah dicek, ternyata dia hamil. Betapa bahagia Rianti, kehamilannya ya menjadi sumber kekuatan bagi Rianti. Akankah kebahagiaan lain akan segera menghampirinya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salam Kenal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14: Hanya Sekedar Basa Basi

"mas ayo masuk, aku sudah menyiapkan makan siang untukmu." aku mengajak masuk mas Ringgo.

"iya dek, mas mau melepas sepatu dulu" katanya lagi seraya melepas sepatunya.

Aku menunggu mas Ringgo melepaskan sepatunya. Dulu, aku dengan senang hati membantunya melepaskan sepatunya tapi sekarang rasanya aku Malas sekali. Aku merasa sekarang tidak ada guna aku melakukan semua ini. Tapi, aku harus lakukan walau dengan perasaan terpaksa.

Setelah selesai melepas sepatunya, aku segera mengajak mas Ringgo menuju meja makan. Aku bergelayut manja di lengannya, terasa aneh sekali aku melakukannya.Aku sebenarnya merasa jengah melakukannya, jijik rasanya.

Aku tidak tahu mengapa perasaan itu tiba-tiba muncul padahal dulu aku sangat mencintainya.

Aku tidak menyangka bisa berubah begini, perubahan perasaanku terasa sangat nyata.

Aku baru mengetahui kalau cinta di khianati ternyata beginilah rasanya.

"ayo mas, kita makan dulu. Aku sebenarnya sudah dari tadi merasa lapar, tapi karena aku aku ingin makan bersamamu aku tahan lapar" kataku sedikit melebih-lebihkan padahal aku tidak lapar sama sekali. Aku sebenarnya tidak lapar, merasa kenyang dengan kebohongan dan perselingkuhan mas Ringgo.

"iya dek." jawabnya pendek.

Aku tidak peduli dengan tatapannya, aku pura-pura tidak tahu kalau dia sedang memperhatikanku. Aku segera memasukkan nasi beserta lauk kedalam piring mas Ringgo dan memberikan kepadanya.Kemudian, aku juga mengambil makanan untukku sendiri.

Segera, aku menyantap makanan yang ada di hadapanku tanpa berkata apa-apa lagi. Aku tidak peduli dengan apa yang sekarang mas Ringgo pikirkan. Aku akan terus melakukan sandiwara,aku akan pura-pura tidak tahu.

"mas kok memandangi aku terus sih. ayo dong makanannya segera dihabiskan" kataku kepada mas Ringgo yang sedari tadi terus memandang ke arahku. Aku melihat mas Ringgo sedikit gelagapan, tersadar dari pikirannya. Aku tersenyum melihat kelakuannya.

"o, iya dek. mas jadi gak fokus makan karena melihat perubahan penampilanmu yang sekarang dek. Kamu sekarang cantik sekali dek" puji mas Ringgo kepadaku. Aku tahu dia memujiku dengan sungguh-sungguh tapi aku hanya bisa tersenyum mendengarnya.

Andaikan dulu, mas Ringgo memujiku seperti itu mungkin aku sangat senang sekali bahkan bisa membawa aku sampai ke langit ketujuh. Tapi setelah semua ini, aku hanya bisa tersenyum menutupi rasa jengah di hatiku.

'Sekarang tidak ada gunanya lagi kamu memujiku begitu mas, hatiku terlanjur sakit karena perselingkuhan dan penghianatan yang telah kamu lakukan' aku berkata dalam hati, pedih sekali rasanya. Tapi, aku tetap melayangkan senyuman kearah mas Ringgo, menutupi segala rasa sakit hati yang sekarang aku rasakan.

Aku telah menghabiskan makan yang ada di piringku. Ketika, aku memandang ke arah piring mas Ringgo terlihat di piringnya masih banyak tersisa makanan. Melihat hal itu, aku menggodanya dengan sebuah pertanyaan.

"mas, masakan aku tidak enak ya mas? tanyaku kepada mas Ringgo sengaja untuk menggodanya.

Aku tahu di sekarang memikirkan aku, lebih tepatnya memikirkan perubahan penampilanku. Aku mengetahui semua itu karena dia terus saja memandang ke arahku sejak tadi. Tapi, aku terus saja pura-pura tidak tahu dan bertanya kenapa dia tidak menghabiskan makanan yang telah aku masak.

"enak kok dek" katanya lagi segera fokus menghabiskan makanannya.

"kalau begitu habisin dong makanannya" kataku lagi kepadanya.

"iya dek" katanya lagi seraya berusaha menghabiskan makanannya.

"kalau mau nambah silahkan saja mas" kataku lagi seraya menyodorkan mangkuk berisi nasi.

"sudah dek, mas merasa sudah kenyang" jawab mas Ringgo di ujung ritual makannya dan segera menyudahinya.

"habis ini, apa mas mau balik lagi ke kantor? tanyaku kembali ke pada mas Ringgo sekedar basa basi. Aku tahu dia pasti balik lagi ke kantornya setelah makan siang karena dari dulu memang begitu.

"Iya dek" jawabnya singkat. Sebenarnya sejak kejadian semalam, aku juga tidak peduli dia mau pulang cepat atau pulang larut malam. Bahkan, aku tidak akan peduli kalau dia tidak pulang sama sekali.

Aku sekarang akan berusaha membahagiakan diriku sendiri, tidak akan peduli lagi dengan apa yang akan dilakukan mas Ringgo. Aku telah terlanjur sakit hati, tidak ada gunanya lagi aku memikirkannya.

Aku selalu berusaha setia kepadanya, tapi dia malah menduakan aku. Ketika aku mempercayakan cinta dan hidupku dia malah mengkhianati semua kepercayaan yang telah aku berikan. Dia begitu tega berselingkuh di belakangku.

Mas Ringgo benar-benar keterlaluan, dia tidak menghargai segala pengorbananku selama ini. Percuma rasanya aku berkorban segalanya, mas Ringgo menganggap semua itu tidak ada nilainya. Mas Ringgo benar-benar telah menghancurkan hatiku.

"apa nanti mas akan lembur lagi? tanyaku kepada mas Ringgo. Aku melihat mas Ringgo sedikit ragu memberi jawaban. Aku melihat dia sedang berpikir, tapi aku tidak peduli dengan jawabannya. Aku hanya sekedar bertanya, tidak mengharapkan jawabannya.

Aku tahu kalau mas Ringgo tidak akan mengatakan hal sebenarnya. Aku yakin dia akan membohongi aku lagi, terlihat sekarang sedang mencari alasan dan jawaban. Sekali berbohong, Mas Ringgo aku berbohong lagi demi menutupi kebohongannya.

Tapi, aku sudah tidak memperdulikan semua itu. Aku tidak peduli dia akan berkata bohong ataupun jujur kepadaku. Aku bisa mencari tahu apa yang sebenarnya. Aku semalam telah menyalin akun Facebook dan Wanya mas Ringo serta Ratu.

Andaikata bila diperlukan, aku akan kembali melakukan yang sama, seperti aku lakukan semalam. Aku nekad melakukan hal ini karena mas Ringgo sendiri yang telah memulainya. walau, dia pintar menyembunyikan kebohongannya kepadaku, akhirnya aku bisa mengetahuinya.

"iya dek, sepertinya nanti malam mas bakalan lembur lagi" jawabnya lagi.

"ya udah, tidak apa-apa mas.Aku cuma berpesan jaga diri baik-baik" kataku lagi seraya bangkit hendak membereskan meja makan.

"Ya dek,"kata mas Ringgo sayup sayup aku mendengarnya, karena aku sedang berasa di dapur.

Aku segera mencuci piring bekas makan kami tadi, tak ingin menundanya karena setelah mas Ringgo aku akan melakukan sesuatu. Setelah selesai, aku kembali menuju meja menanti mas Ringgo.

Setelah berapa lama istirahat, aku melihat mas Ringgo bangkit hendak bersiap-siap untuk kembali ke kantornya. Aku terus memandangnya dari tempat aku duduk, mengamati setiap apa yang dia lakukan.

Mas Ringgo sekarang terlihat telah selesai mempersiapkan diri. Dia kelihatan sudah siap kembali ke kantornya.

"dek, mas kembali ke kantor dulu ya" kata mas Ringgo pamit kepadaku. Kalau dilihat sekilas, siapapun tidak akan menyangka dia akan sanggup melakukan semua ini, sikapnya begitu manis dan sempurna dalam menutupi kebohongannya.

"iya mas, hati-hati dijalan" kataku melepaskan kepergiannya.

Setelah mas Ringgo pergi, aku menutup pintu rumah. Aku kemudian duduk di sofa hendak melanjutkan mencari tahu kebenaran yang ada.

Semalam aku sengaja menghentikan pencarian karena aku sudah sangat lelah dan mengantuk.

Aku kemudian membuka ponselku dan masuk ke aplikasi facebook dan wa mas Ringgo yan semalam telah aku salin. Aku ingin tahu kebenaran apalagi yang sedang dia tutupi.

'mas Ringgo aku akan segera mengetahui sejauh mana kamu telah berbuat' aku bergumam dalam hati.

1
yessyleasmi Spd
terlalu banyak pengulangan kata2 bahkan kalimat, sehingga monoton tuk dibaca.
Salam Kenal: makasih komen dan koreksinya kak, semoga di bab berikutnya akan lebih baik lagi
total 1 replies
R_Ela Syakira
Kurang ajar ya si Ringgo beraninya bohong kalau aku jadi wanitanya kupetes-petes kelapanya
eenmangung
koq ceritanya tdk dipertemukan dgn papa kandungx rianti.
Warni Tanjung
aku suka cerita nya, tapi kok jarang up.. ya?
nurliana fitriyanti
up lagi Thor...
Ellya Salam
cakep sekali rianti cara kerja mu aku setuju
Suntinah Ahmad
akak bagus karyanya 😍🥰
Salam Kenal: makasih dek, silahkan baca kelanjutannya. semoga mendapat inspirasi dalam menulis
total 1 replies
Isabell Serinah
lanjut lagi plseeee 👍
Misik Japar
bgus thor cm trll bnyak nyebut kata"dik"nya. smngat
Keyboard Harapan
aku hadir kakak baru satu bab kisahmu meninggalkan air mata dipipiku🤧🤧🤧
Riskiya ahmad
itu artiya si ratu ular gak ada lagi urat malu x wkwkwk
Riskiya ahmad
sama saja gak ada bidanya😩😩😩😩
Isabell Serinah
up lagi
Nora Delfina
mampus ratu ular pelakor
Nora Delfina
mampus pelakor
enhy
semoga ratu cepat kena karma yng sangat buruk
Wiwit Listiani
makan tuh si ratu yang kau ratukan...sekarang dia menganggap mu sampah karena tak bisa lagi memenuhi keinginannya . cepet Thor . kasih rianti jodoh yang lebih wow... biar Ringgo makin kejang2 melihatnya...
Isabell Serinah
up lagi plseeee 🤣👍
Yeni Wahyu Widiasih
wowwww....apajah uang segitu buat si ratu ular?????
sedangkan istrix hanya dpt jatah 1,5 juta aja tiap bulan sampe2 jadi buruh cuci diam2...
Wiwit Listiani: dan lebih parahnya uang yang di makan uang istrinya . uang keluarga istrinya.
total 1 replies
Yeni Wahyu Widiasih
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!