Demi membongkar perselingkuhan istrinya Marfel chandra seorang pengusaha kaya raya terpaksa harus bersandiwara dengan pura pura buta.
Namun siapa sangka istrinya Ariana chandra justru mengenalkanya dengan seorang gadis kampung bernama Laura yang harus di nikahi oleh marfel dengan alasan agar bisa merawat marfel dengan baik.
Laura lusiana datang dan dengan kebesaran hatinya mau di nikahkan dengan marfel demi kesembuhan nenek tercintanya tanpa mengharapkan apapun termasuk cinta.
Seiring berjalanya waktu marfelpun berlahan mulai bisa melupakan rasa kecewa juga sakit hatinya pada ariana berkat kehadiran laura di sampingnya. Hingga akhirnya marfel melupakan misi utamanya berpura pura buta dan terus melanjutkanya demi laura. Istri kecilnya.
Musim ke 2
Cinta berhasil membuat Marfel sadar bahwa tidak seharusnya Marfel terus menghindar dari masa lalu. Dan Trio kembarnya adalah jendela untuk Marfel berdamai dengan masa lalu yang sempat membuatnya terluka dan kecewa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafsienaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 13
Malamnya marfel pergi ke kantor dengan supir pribadinya. Marfel juga sengaja tidak memberitahu laura saat akan pergi. Marfel hanya berpesan pada asisten rumah tangganya untuk mengatakan bahwa dirinya sedang jalan jalan jika laura menanyakanya.
“Bagaimana jo?”
Marfel menatap joshua yang duduk di depanya.
“Pria yang bersama nyonya ariana malam itu adalah tuan david tuan. Mereka sering menghabiskan waktu bersama setahun terakhir. Bahkan nyonya ariana juga pergi bersama tuan david saat ke bali bulan lalu.”
Marfel menahan napasnya beberapa detik kemudian menghembuskanya berlahan. Itu artinya ariana sudah lama menduakanya. Ariana sudah lama menghianatinya.
“Lalu?”
“Tentang apa yang di berikan oleh nyonya ariana pada nyonya laura tidak lain adalah uang untuk biaya operasi nenek nyonya laura, juga tempat tinggal.” Lanjut joshua.
Marfel menganggukan kepalanya.
“Apa ariana memakai uang perusahaan?”
“Sepertinya tidak tuan. Nyonya ariana memakai uang pribadinya.”
“Kalau begitu segera kamu cairkan cek ini ke bank.”
Marfel meletakan selembar cek di atas meja kaca yang langsung di ambil oleh joshua.
“Untuk apa tuan?” Tanya joshua bingung.
“Untuk mengganti semua uang yang ariana keluarkan. Laura adalah istri saya dan sudah menjadi tanggung jawab saya untuk meringankan bebanya. ” Jawab marfel.
Joshua menganggukan kepalanya.
“Tapi jo, tolong rahasiakan semua ini. Jangan sampai laura tau.” Lanjut marfel.
“Baik tuan.”
Marfel bangkit dari duduknya di sofa kemudian melangkah menuju meja kerjanya. Dengan santai marfel mendudukan dirinya di kursi kerjanya. Marfel benar benar tidak ingin pulang sekarang. Marfel tidak ingin melihat wajah cantik ariana yang sudah menyakitinya selama setahun ini.
Marfel menyenderkan punggungnya juga mendongakan kepalanya. Semuanya tidak mudah bagi marfel. Orang yang di cintainya menjalin cinta dengan pria lain di belakangnya. Dan pria itu adalah rekan bisnisnya yang juga adalah teman semasa kuliahnya.
“Apa kurangku? Harta? Uang? Semuanya aku punya.” Batin marfel.
Marfel benar benar masih tidak menyangka. Semuanya terlihat baik baik saja di depanya. Ariana selalu perhatian dan bersikap manis padanya. Ariana tidak pernah menunjukan rasa jenuhnya. Ariana juga tidak pernah marah apa lagi menuntutnya untuk ini itu.
“Apa mungkin karna dia merasa lengkap dengan sosok david?”
Joshua yang masih duduk di sofa seberang meja kerja marfel hanya bisa diam. Joshua tau bagaimana rasanya di hianati. Meskipun memang joshua tidak pernah merasakanya langsung. Tapi joshua bisa merasakanya. Joshua adalah asisten pribadi marfel sejak marfel menjabat sebagai CEO di perusahaan itu. Dan joshua juga adalah saksi serta orang pertama yang selalu tau dengan berbagai kejutan yang selalu marfel berikan pada ariana. Joshua tau marfel sangat mencintai ariana. Joshua tau semuanya. Tentang marfel dan perjuanganya mendapatkan hati ariana.
“Tuan..”
“Kalau kamu mau pulang silahkan jo. Saya mungkin mau bermalam disini. Bilang juga sama pak supir untuk pulang saja.” Sela marfel pelan.
Joshua menelan ludahnya. Joshua merasa tidak tega jika harus meninggalkan marfel dalam keadaan seperti itu. Marfel sedang kalut dengan kekecewaanya.
“Tapi tuan bagaimana kalau nyonya dan tuan chandra menanyakan anda.”
Marfel memejamkan kedua matanya. Marfel sedang ingin sendiri.
“Atau mungkin nyonya laura yang kalang kabut sedang mencari anda tuan.”
Mendengar nama laura di sebut marfel kembali membuka matanya. Saat itu juga bayangan wajah laura langsung berada di depan kedua matanya.
“Laura?”
Marfel mengangkat sebelah alisnya. Mungkin memang saat ini laura sedang mencarinya. Dan mungkin karna merasa kesal laura menggembungkan pipi chuby nya atau bahkan mengerucutkan bibirnya. Marfel tertawa pelan. Tiba tiba marfel merasa punya alasan untuk pulang ke rumah.
“Kamu benar jo.. Mungkin pengasuh manis itu sedang kalang kabut mencariku.”
“Ya tuan..” Angguk joshua tersenyum merasa lega.
Setidaknya kehadiran laura bisa mengalihkan kesedihan tuanya sekarang.
“Kalau begitu kamu saja yang mengantar saya pulang.”
Marfel bangkit dari duduknya di kursi. Tidak lupa marfel juga meraih tongkat yang berada di samping kakinya. Tongkat yang menjadi penguat sandiwara kebutaanya.
“Baik tuan.”
Joshua ikut bangkit dari duduknya dan segera melangkah mendekat pada marfel. Di kantor masih ada beberapa karyawan yang lembur sehingga joshua harus menuntun marfel agar mereka tidak curiga bahwa marfel sedang pura pura buta.
“Mari tuan..”
-----
“Tuan.”
Laura memasuki kamarnya dan mengeryit bingung saat tidak mendapati marfel disana. Padahal sebelum laura turun dan membantu mbok onah menyiapkan makan malam laura sudah berpesan agar marfel tetap di kamar dan tidak kemana mana. Tapi sekarang laura mendapati kamarnya kosong. Tidak ada sosok tampan marfel disana.
“Dia kemana?”
Laura mengecek ke balkon juga ke kamar mandi tapi marfel juga tidak ada disana.
“Apa si tuan sedang bersama nyonya ariana?”
Laura terdiam. Pikiranya tiba tiba melayang. Ariana adalah istri sebenarnya marfel. Dan rasanya tidak aneh jika marfel saat ini sedang bersama ariana.
Laura menghela napas. Laura mengeryit ketika merasakan sesuatu yang tidak biasa di hatinya.
“Nggak laura. Jangan berpikir terlalu panjang. Kamu bukan siapa siapa. Ingat itu laura. Kamu bukan siapa.”
Laura menggelengkan kepalanya untuk mengenyahkan pikiranya tentang marfel dan ariana yang saat ini sedang bersama. Laura sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk menjalankan apa yang memang seharusnya. Laura tidak akan berharap apapun apa lagi hati marfel.
“Laura.”
Laura tersentak. Dengan cepat laura menoleh dan tersenyum ketika mendapati mamah mertuanya sudah berada di belakangnya.
“Eh mamah..”
“Kamu cari marfel?” Tanya lina pada laura dengan seulas senyum yang terukir di bibirnya.
Laura menganggukan kepalanya menjawab.
“Lita tadi bilang marfel pergi jalan jalan sama supirnya.”
Laura mengeryit. Laura berpikir untuk apa marfel jalan jalan jika tidak bisa melihat apa apa. Pandangan marfel terlihat gelap dimanapun pria itu berada.
“Mungkin marfel bosan di rumah. Karna memang sebelumnya marfel memang tidak pernah di rumah. Marfel selalu berada di luar. Entah itu bekerja atau sekedar jalan jalan bersama ana dulu.”
Laura menelan ludahnya. Mendengar marfel yang sering menghabiskan waktunya di luar bersama ariana laura merasa sedikit tidak nyaman.
“Mending sekarang kita makan dulu saja. Kita tunggu marfel pulang di bawah. Kamu nggak perlu khawatir, marfel aman bersama supirnya.” Senyum lina.
Laura tersenyum dan menganggukan kepalanya. Ketika lina berlalu laura mengikutinya dari belakang. Pikiranya kali ini meleset. Padahal laura pikir marfel sedang bersama ariana. Tapi ternyata marfel sedang bersama supirnya. Tapi entah kenapa hati laura merasa lega mendengar marfel tidak sedang bersama istri pertamanya itu.
“Sadar laura sadar.. Kamu tidak boleh berpikir macam macam..”
“Tapi agaimana mungkin orang buta jalan jalan. Apa yang bisa dia lihat?”
Laura terus membatin sembari melangkah di belakang lina. Gadis itu benar benar heran. Marfel bertingkah layaknya orang normal yang bisa melihat segalanya. Padahal dia adalah seorang buta.
si Ariana itu selingkuh kenapa gak terciduk coba. malah seperti tidak terjadi apa2.
harusnya si Jo itu selidiki setiap ariyana selingkuh dan rekam juga perbuatannya buat bukti.
Abis itu ya gimana kek si Marfel bertindak tegas gitu loh.
ceraikan sekaligus penjarain si David karna nidurin istri org🤦
plis deh Thor yg tegas gitu loh ceritanya jgn di situ2 mulu
mosok daffa pria yg hampir sempurna koq bisa bisanya di tolak jd menantu..
trus, yg mo dijodohin sm klara cowok yg sperti apa.