NovelToon NovelToon
Its About Love

Its About Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: DiAgaa

[SUDAH TERBIT]
Ingin beli, chat me atau DM di @diagaa11

Dengan sengaja aku menggantikan kakakku di hari pernikahan kakakku. Namun pada akhirnya aku kehilangan pria yang kucintai, inikah karma?

***
Zora: Aku ini istrimu apa peliharaan yang selalu di kurung?

Gavin: Sekali kau menjadi milikku, jangan berharap orang lain bisa menyentuhmu

Cek lanjutannya...

Note: Part tidak lengkap karena untuk kepentingan penerbitan.

#My Third Novel#
Ig: @diagaa11

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DiAgaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Malam

Viola

Kau bisa mengubah identitas mu. Memang masih ada kemungkinan kalau Gavin mengetahuinya, tapi tak ada salahnya mencoba

Zora

Baik kak

Zora membaringkan tubuhnya, sebenarnya ia sudah tak sanggup jika harus dikurung lebih lama lagi. Tapi apa yang bisa Zora lakukan.

*****

Besoknya

Seperti biasa, Gavin bekerja sejak pagi dan Zora berangkat kuliah. Tapi sebelum berangkat kuliah, Zora pergi menemui Radit.

"Dit..." panggil Zora

"Ada apa Ra?" tanya Radit

"Aku gak bisa lama-lama disini, Louis mengikuti ku. Langsung saja, andai jika aku bisa pergi dari sisi Gavin, apa yang akan kau lakukan?" tanya Zora

"Tentu aku akan menyusulmu, kita menikah dan membangun keluarga bersama," ucap Radit

"Aku sudah menemukan kakakku," ucap Zora

"Benarkah?" kaget Radit

"Iya Dit," jawab Zora senang

"Ya sudah, semoga kita bisa cepat pergi," ucap Radit

"Tapi bagaimana jika Gavin mengejar?" tanya Zora

"Aku akan selalu melindungimu!" ucap Radit

"Ya udah, aku pergi kuliah dulu!" ucap Zora

"Kuliah yang bener!" ucap Radit

"Iya," ucap Zora

Cup...

Kecupan manis mendarat di dahi Zora, hal itu membuat Zora merasa hangat dan dicintai.

"Sana kuliah," ucap Radit

"Eh uhm iya," kaget Zora

*****

Di Kantor Gavin

"Andy, cari tau semua informasi lengkap tentang Zora Agustin!" ucap Gavin

"Bukankah itu istri anda boss?" tanya Andy

"Iya cari tau saja!" kesal Gavin

"Uhm baiklah," jawab Andy

Setelah cukup lama, Andy kembali dengan beberapa berkas dan tablet ditangannya.

"Sudah boss," jawab Andy

"So?" tanya Gavin

"Zora Agustin, gadis berusia 21 tahun, mahasiswi Jurusan Seni di Kampus seni terbaik London. Putri satu-satunya dari Tuan Agustin dan istri keduanya," ucap Andy

"Istri kedua?" kaget Gavin

"Iya, menurut yang aku dapatkan. Istri pertama tuan Agustin dulu divonis tidak bisa memiliki anak, jadi istrinya memaksa Tuan Agustin menikah lagi, namun setelah menikah dan istri keduanya hamil, istri pertamanya ternyata juga sudah hamil 6 bulan," jelas Andy

"Menarik juga latar belakang gadis ini," ujar Gavin

"Namun Zora ikut tinggal dengan ayahnya setelah ibu kandungnya meninggal. Awalnya Zora tinggal dengan ibu kandungnya di Korea. Ibunya meninggal karena sakit-sakitan saat Zora berusia 10 tahun," jelas Andy

"Korea?" kaget Gavin

"Iya boss, ada apa?" tanya Andy

"Cari lebih detail lagi!" perintah Gavin

"Tidak ada boss," jawab Andy

"Tidak ada?" bingung Gavin

"Hanya itu yang bisa aku temukan," ucap Andy

"Bagaimana bisa?" gumam Gavin

*****

Di Kampus

"Zora!" panggil Jennie

"Hai Jen," sapa Zora

"Gimana skripsi?" tanya Jennie

"Baru aja buat udah ditanyain," jawab Zora

"Cari referensi di perpus yuk," ajak Zora

"Berangkat!" ucap Zora

Zora dan Jennie bisa lulus lebih cepat tahun ini karena nilai yang selalu di atas rata-rata. Namun saat di perpustakaan, Gavin mengirimkan pesan ke Zora.

Gavin

Hei, nanti malam temani aku makan malam

Zora

Kemana?

Gavin

Dandan yang cantik!

Zora

Kan aku tanya kemana?

Pesan itu tidak dijawab oleh Gavin, Zora benar-benar ingin membunuh Gavin, kalau perlu di santet sekalian biar merasakan sakit. Setelah cukup lama di perpustakaan, Mike menjemput Zora diam-diam.

"Zora.. Zora! Pstt..." panggil Mike

"Oh hai Mike ada apa?" tanya Zora

"Shhh... Jangan keras-keras, nanti fansku kesini bahaya!" ujar Mike

"Oh ada apa?" tanya Zora pelan

"Kak Gavin menyuruhku menjemputmu!" ucap Mike

"Oh baiklah, tapi aku masih bersama temanku!" jawab Zora pelan

Buak...

Sebuah buku mengenai punggung Mike dengan keras.

"Aww...." keluh Mike

"Lagi apa? Mau jahatin Zora?" tanya Jennie

Buaakk... Buuakkk.... Buakk...

"Aww... Sakit woi, gue temennya Zora!" ucap Mike

"Oh temennya? Sorry," ucap Jennie

"Sakit tau!" kesal Mike

"Jennie aku mau pergi bersama Mike," ucap Zora

"Kemana?" tanya Jennie

"Suaminya menyuruhku membawanya ke salon!" ucap Mike sambil menutup mulutnya

"Gak usah kayak gitu, gue juga udah tau," ucap Jennie

"Dia udah tau masalah Gavin," ucap Zora

"Oh, ke salon kan? Aku ikut dong, bayarin dulu ya Ra," ucap Jennie

"Nggak bisa, enak aja main bayarin-bayarin," ucap Mike

"Mike nggak papa," ucap Zora

Tapi tumben ada yang baru kenal denganku dan tidak tertarik denganku sama sekali - Batin Mike

*****

Di Salon

"Maaf nona, anda harus melepaskan wig anda," ujar pegawai salon

"Oh its okay," jawab Jennie

"Wig?" tanya Zora

"Tentu, mana mungkin rambut hitamku ini asli," ucap Jennie

Jennie melepaskan wig nya, seketika rambut panjang pirangnya tergerai. Mike terkejut melihat penampilan Jennie yang seperti ini, sangat cantik. Itu yang ada di mata Mike.

"Kau bukan warga asli sini?" tanya Mike

"Tentu, kau juga bukan kan? Rambut coklat, mata coklat terang, kulit putih pucat, badan tinggi besar, sepatumu juga berukuran besar," ucap Jennie

"Bagaimana kau tau?" tanya Mike

"Mungkin kita satu negara?" tanya Jennie

"Are you came from London?" tanya Mike

"Oh really happy can talk with english language," ucap Jennie

"Ya kau asli London, bagaimana kau bisa disini?" tanya Mike

"Itu tak penting," ucap Jennie

*****

Malam Hari

"Jadi mau kemana?" tanya Zora

"Jangan banyak tanya," ucap Gavin

Setelah perjalanan singkat, mereka sampai disebuah restoran mewah. Dan mereka masuk ke tempat VVIP. Terdapat pria tua berkacamata dan satunya pria gendut duduk di kursi menyambut Gavin.

"Selamat Datang tuan Adhitama," ucap pria gendut itu

"Terima kasih Tuan Wisnu," jawab Gavin

"Ini siapa Tuan Gavin? Cukup cantik walau berkacamata," ucap pria tua

"Ini temanku Tuan Aji," ucap Gavin

"Mari duduk," ucap Wisnu

Mereka bertiga duduk, berbincang-bincang sambil minum tidak untuk Zora. Seringkali kedua pria itu melirik genit kearah Zora yang membuat Zora risih dan jijik.

"Apa kau tidak mabuk minum sebanyak ini?" bisik Zora

"Aku kuat minum," ucap Gavin

"Saya permisi ke toilet sebentar," ucap Zora

Zora pergi ke toilet untuk membasuh wajahnya dengan air karena sebenarnya Zora sudah mengantuk sejak tadi. Lalu Zora kembali ke meja.

"Mari minum lagi Tuan Gavin," ucap Wisnu

Sialan, seperti aku sudah mencapai batasku - Batin Gavin

"Tidak, sepertinya aku terlalu banyak minum," ucap Gavin

"Baiklah, ini yang terakhir," ucap Aji

"Baiklah," jawab Gavin terpaksa

Saat Gavin hendak meminum minuman yang diberikan oleh kedua pria itu, Zora menyahut gelasnya.

"Tunggu, kau sudah cukup banyak minum! Aku yang akan minum," ucap Zora

"Tunggu..." ucap Wisnu

"Tapi..." cegah Aji

Mereka bertiga tidak bisa mencegah Zora, sebenarnya Zora tidak mau minum sama sekali. Tapi ia cukup kasihan melihat kondisi Gavin yang mulai mabuk karena ulah kedua pria tua itu.

"Baiklah, aku sudah meminumnya! Kami akan pulang!" ucap Zora ketus

Zora langsung menarik Gavin untuk keluar dan pulang.

"Sialan, rencana kita berantakan!" kesal Wisnu

"Dasar wanita sialan!" gerutu Aji

*****

Di Parkiran

"Lou, antar kami pulang!" ucap Zora lemas

"Baik, apa tuan mabuk?" tanya Louis

"Sepertinya," ucap Zora

Mereka berdua masuk ke mobil dan duduk bersebelahan, perlahan Zora merasa lemas dan gerah.

Apa ini efek dari minum? Atau aku mabuk karena minum tadi? Tapi kan hanya sedikit - Batin Zora

"Kenapa panas sekali," ucap Zora

"Panas bagaimana? Ini dingin," ucap Gavin

"AC nya juga menyala Tuan," ucap Louis

Zora mengipas-ngipaskan tangannya, "Aku benar-benar merasa gerah dan panas Gav..."

.

.

.

.

.

.

.

Tbc

Happy reading:)

1
Mamath Ziad Malik
kayanya siradit punya penyakitdehya
Mamath Ziad Malik
kakak authoornya suka nonton koreaya
Mamath Ziad Malik
jangan digedein gengsimu gavin nanti kalau udah ditinggal baru jaku sadar bahwakamu sudah mencintainya dan bakal nyesel
Mamath Ziad Malik
ooh dikasih obat perangsang ternyata
Qaisaa Nazarudin
lho kok udah tamat aja sih..kayak kegantung gitu..😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Sabar Vio,Leon..Gavin udah posesif tuh ama anak dan isterinya..😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Gak ada romantis2 nya,ngomong ngajak anak kecil ke kedai beli permen..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Apa Gavin gak ada usahanya lg utk membujuk zora saat tau Zora hamil anak nya? kemaren2 aja kek ayam kehilangan induknya,saat udah ketemu dan tau zora hamil anak nya,malah diam..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kenapa pengakhiran nya Radit harus begini thor,nyesek banget aku..😢😢😭😭
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuh Briant sialan 🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Pasti anak itu adalah Zora..
Qaisaa Nazarudin
Cantik Zora,Gavin aja yg sok gengsian,Biakan dia kelabakan mencari Zora..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Jenni udah kenal sama Mike,Cuman Mike mungkin yg belum kenal Jenni mungkin..
Qaisaa Nazarudin
Padahal Jenni kan temennya si Gavin..
Rasain tuh Vin,saat kamu di tinggal baru kamu tau arti kehilangan dan penyesalan..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Pasti dlm minuman itu ada obatnya..
Qaisaa Nazarudin
Masa iya Mike gak kenal dgn cewek yg mau di jodohin dgn nya..?
Qaisaa Nazarudin
Kenapa selalu kata2 yg membathin sih,??🤦
Qaisaa Nazarudin
Ckk dasar cewek lemah..🤦🤦🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Ckk segampang itu kah??
Qaisaa Nazarudin
Dari awal emang Gavin yg udah gak bener..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!