NovelToon NovelToon
Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Di Benua Tianxu, setiap orang terlahir dengan kemampuan menyerap Qi untuk berkultivasi. Namun Xiao Yun, bocah yatim dari Desa Kabut, lahir tanpa memiliki Qi sedikit pun dan hidup sebagai bahan hinaan seluruh desa.
Setelah kakek angkatnya meninggal, Xiao Yun bertahan hidup seorang diri dengan mencari tanaman obat di Hutan Terlarang. Hingga suatu hari, sebuah kecelakaan membawanya ke Lembah Iblis — tempat ia bertemu roh petapa kuno bernama Luo Hai.
Tanpa disadari siapa pun, di dalam tubuh Xiao Yun tersegel kekuatan kuno bernama Nadi Kekosongan, kekuatan terlarang yang bahkan ditakuti langit.
Dari bocah tanpa Qi yang dipandang sampah, Xiao Yun memulai perjalanan untuk mengguncang dunia kultivasi.

{ Update setiap hari }

Mohon dukungannya 👍🏻⭐🔁

Terima kasih 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.13 — Warisan Ye Wuchen

Xiao Yun memandang kedua tangannya sendiri.

Untuk pertama kalinya ia benar-benar menyadari bahwa jalan yang dipilihnya bukan hanya sulit, tetapi juga dipenuhi bahaya yang mungkin tidak pernah berakhir.

Ye Wuchen memperhatikan perubahan ekspresi bocah itu.

"Kau takut?"

Xiao Yun terdiam beberapa saat.

Ia tidak segera menjawab.

Pertanyaan itu terus berputar di dalam pikirannya.

Akhirnya ia mengangkat kepala dan menatap langsung ke arah Ye Wuchen.

"Aku tidak tahu."

"Tapi..."

Ia perlahan mengepalkan kedua tangannya.

"Aku tidak ingin berhenti."

Jawaban itu membuat sudut bibir Ye Wuchen perlahan terangkat.

Kemudian ia tertawa pelan.

"Hahaha..."

Suara tawanya tidak keras, tetapi bergema ke seluruh penjuru aula.

"Bagus."

"Itulah jawaban yang seharusnya dimiliki seorang pewaris."

Tatapannya dipenuhi rasa puas.

"Mungkin..."

"Kali ini jalan yang telah terputus selama ribuan tahun benar-benar akan berlanjut."

Perlahan Ye Wuchen mengangkat tangan kanannya.

Segumpal cahaya hitam pekat muncul di atas telapak tangannya.

Energi itu tidak mengandung tekanan yang menakutkan, tetapi memancarkan aura yang sangat murni, seolah berasal dari sumber yang sama dengan Nadi Kekosongan milik Xiao Yun.

"Yang tersisa dariku tidak banyak."

"Namun masih ada sedikit pemahaman yang dapat kutinggalkan."

Ia menggerakkan jarinya perlahan.

Cahaya hitam itu segera melayang menuju Xiao Yun.

Sebelum bocah itu sempat bereaksi, cahaya tersebut telah memasuki dahinya tanpa menimbulkan rasa sakit sedikit pun.

Bzzzz...

Tubuh Xiao Yun langsung bergetar pelan.

Dalam sekejap, lautan informasi memenuhi kesadarannya.

Berbagai pengalaman bertarung.

Pemahaman mengenai pengendalian energi Nadi Kekosongan.

Cara memanfaatkan pusaran kekosongan secara lebih efisien.

Serta berbagai wawasan mengenai Seni Penempaan Tubuh Kekosongan yang belum pernah dijelaskan Luo Hai sebelumnya.

Xiao Yun perlahan memejamkan mata.

Pusaran energi di dalam Dao Hai berputar semakin stabil.

Meskipun tingkat kultivasinya tidak meningkat secara langsung, fondasi serta pemahamannya mengalami perubahan yang sangat besar.

Beberapa saat kemudian ia membuka kembali matanya.

Tatapannya tampak jauh lebih tenang dibandingkan sebelumnya.

Ye Wuchen menganggukkan kepala dengan puas.

"Bagus."

"Kau berhasil menerima seluruh warisan pemahamanku."

Namun pada saat yang sama, tubuhnya mulai memancarkan cahaya yang semakin redup.

Partikel-partikel cahaya hitam perlahan terlepas dari tubuh transparannya sebelum menghilang ke udara.

Xiao Yun langsung menyadari perubahan itu.

"Senior!"

Ye Wuchen hanya tersenyum tipis.

"Sisa jiwaku memang telah bertahan terlalu lama."

"Setelah menyelesaikan tugas terakhir ini..."

"Aku juga harus beristirahat."

Ia perlahan berbalik menghadap bagian terdalam aula.

Di balik lingkaran sepuluh singgasana, dinding batu hitam yang selama ini tampak utuh tiba-tiba mulai bergetar.

Krrrrr...

Suara gesekan batu kuno menggema memenuhi seluruh ruangan.

Retakan cahaya hitam muncul di permukaan dinding sebelum perlahan membelah ke kedua sisi.

Debu yang telah mengendap selama ribuan tahun berjatuhan tanpa henti.

Sesaat kemudian sebuah pintu batu kuno yang jauh lebih besar daripada pintu sebelumnya perlahan terbuka.

Aura yang keluar dari balik pintu itu jauh lebih tua dan jauh lebih murni dibandingkan seluruh aura yang memenuhi Aula Para Pewaris.

Bahkan Nadi Kekosongan di dalam tubuh Xiao Yun kembali berdenyut kuat seolah menyambut keberadaan sesuatu yang sangat dikenalnya.

Ye Wuchen memandang pintu batu itu dengan tatapan penuh kerinduan.

"Di sanalah..."

"Warisan sejati Altar Pertama berada."

"Serta awal dari jalan yang harus kau tempuh sebagai Pewaris Kesepuluh."

Tubuhnya semakin transparan.

Sebelum benar-benar menghilang, Ye Wuchen kembali menatap Xiao Yun.

Sorot matanya kali ini dipenuhi kesungguhan.

"Xiao Yun."

"Ingatlah satu hal."

"Jangan pernah mempercayai penampilan luar seseorang."

"Karena musuh terbesar para pewaris..."

"Sering kali bersembunyi di balik wajah yang paling tidak terduga."

Kalimat terakhir itu baru saja selesai diucapkan ketika tubuh Ye Wuchen berubah menjadi ribuan titik cahaya hitam.

Partikel-partikel tersebut melayang perlahan ke udara, lalu menghilang satu demi satu hingga tidak menyisakan jejak sedikit pun.

Aula kembali tenggelam dalam kesunyian.

Hanya Xiao Yun, Luo Hai, roh penjaga, dan pintu batu kuno yang kini telah terbuka sepenuhnya.

Di balik pintu itulah, warisan sejati Altar Pertama akhirnya menunggu kedatangan Pewaris Kesepuluh.

Di balik pintu batu kuno itu terbentang sebuah lorong yang tidak terlalu panjang, tetapi atmosfer yang menyelimutinya sama sekali berbeda dengan Aula Para Pewaris yang baru saja mereka tinggalkan. Begitu Xiao Yun melangkahkan kaki melewati ambang pintu, ia merasakan hawa kuno yang begitu murni mengalir perlahan memenuhi seluruh ruangan. Dinding di kedua sisinya dipenuhi simbol-simbol pusaran Nadi Kekosongan yang jumlahnya nyaris tak terhitung. Setiap ukiran memancarkan cahaya hitam redup yang berdenyut perlahan, seolah memiliki kehidupan sendiri dan sedang menyambut kedatangan pewaris baru yang akhirnya berhasil mencapai tempat itu setelah penantian yang berlangsung selama ribuan tahun.

Tanpa perlu dikendalikan, simbol Nadi Kekosongan yang terukir di leher Xiao Yun kembali memancarkan cahaya lembut. Kehangatan yang sebelumnya hanya terasa samar kini berubah menjadi aliran energi yang jauh lebih kuat. Pusaran Nadi Kekosongan di dalam tubuhnya mulai berputar dengan sendirinya, bergerak mengikuti irama yang aneh namun teratur, seolah sedang beresonansi dengan setiap simbol yang memenuhi lorong tersebut. Xiao Yun dapat merasakan aliran energi itu mengalir melewati meridian, tulang, hingga ke setiap sudut tubuhnya tanpa sedikit pun menimbulkan rasa sakit. Sebaliknya, perasaan yang muncul justru sangat nyaman, seakan-akan ia sedang kembali ke tempat yang telah lama menunggunya.

Luo Hai yang berjalan beberapa langkah di belakang muridnya terus mengamati setiap perubahan dengan wajah yang semakin serius. Pengalaman panjangnya sebagai seorang Dao Master membuatnya memahami bahwa fenomena seperti ini tidak mungkin terjadi tanpa alasan. Ia memandangi cahaya yang terus keluar dari simbol di leher Xiao Yun, kemudian mengalihkan pandangannya ke seluruh simbol kuno yang memenuhi dinding lorong.

"Reaksi seperti ini..." gumamnya perlahan dengan suara yang hampir tidak terdengar. "Tidak diragukan lagi, inti warisan Altar Pertama memang berada di depan."

Semakin jauh mereka berjalan, semakin kuat pula aura kuno yang memenuhi lorong itu. Tekanan yang dipancarkannya seharusnya cukup untuk membuat seorang kultivator biasa kesulitan bernapas, tetapi Xiao Yun sama sekali tidak merasakan beban tersebut. Justru sebaliknya, setiap langkah yang ia ayunkan terasa semakin ringan, sementara pusaran Nadi Kekosongan di dalam tubuhnya berputar semakin stabil. Perasaan asing yang sulit dijelaskan perlahan memenuhi hatinya. Ia tidak merasa seperti sedang memasuki tempat berbahaya, melainkan seperti seseorang yang akhirnya kembali ke rumah setelah berpisah dalam waktu yang sangat lama.

Tidak lama kemudian lorong itu berakhir.

Begitu melewati ujung lorong, Xiao Yun dan Luo Hai tanpa sadar menghentikan langkah mereka. Di hadapan keduanya terbentang sebuah ruangan bundar berukuran sangat besar yang bahkan melampaui Aula Para Pewaris. Pilar-pilar batu hitam menjulang tinggi mengelilingi ruangan, sementara langit-langitnya dipenuhi ribuan simbol pusaran kuno yang terus berputar perlahan membentuk lingkaran raksasa. Cahaya hitam redup yang dipancarkan simbol-simbol tersebut memenuhi seluruh ruangan dengan suasana yang sunyi, agung, dan dipenuhi aura zaman purba.

Namun seluruh perhatian mereka segera tertuju ke bagian tengah ruangan.

Di sana melayang sebuah kristal hitam pekat sebesar kepala manusia. Bentuknya tidak benar-benar simetris karena permukaannya terus berubah perlahan seperti cairan yang membeku, sementara di bagian dalamnya terdapat pusaran hitam tanpa ujung yang terus berotasi dengan ritme yang sulit dipahami. Pusaran itu tampak begitu dalam hingga memberi kesan seolah seluruh langit malam telah dipadatkan ke dalam sebuah kristal kecil.

...BERSAMBUNG...

1
asri_hamdani
Sepertinya tidak ada paragraf yang menceritakan kemunculan tanda hitam tersebut
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: terima kasih koreksinya🙏🏻
kesalahan teknis auto koreksi keypad nya menyala,jeleknya keyboard handphone. 😅

segera di revisi.
total 1 replies
asri_hamdani
Sepertinya ada paragraf yang kurang.🤔
asri_hamdani
Ada yang aneh. Apa sebabnya dia jatuh kedalam jurang 🤔. Kesandung kelereng atau terpeleset 🤔?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ada yg tertinggal di notepad sudah di revisi kak.

makasih sudah di koreksi 🙏🏻
total 1 replies
Jojo Shua
up
Jojo Shua
7
Arinto Ario Triharyanto
muter-muter terus Thor, tinggal pake warisan, satset satset beres
Arinto Ario Triharyanto
lama, muter-muter mulu
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
ujian nya adalah pilihan
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
sama kek berapa waktu kah ini?
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Jejak
𝐀⃝🥀ᴀʟᴇᴀˢ⍣⃟ₛ
gmn nasibmu stelah ini Xiao Yun ,ngeri juga ya masuk ke lembah iblis
☠️⃝✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᎪℓ☘𝓡𝓳
aku kasih vote ya kk, semangat berkarya kk
☠️⃝ вͬяͦσᷤηᷠιͣк🏀zc❖
best
THE GIRL COOL😑
cerita panjang banget jirrr😭
Ney
aku hadir
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: makasih 🙏🏻
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
jejak jejak...
Yun ada kaitannya sama tokoh sblm nya nggak sih?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: gak ada
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!