NovelToon NovelToon
Di Jodohkan Dengan Duda Anak Satu.

Di Jodohkan Dengan Duda Anak Satu.

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis cantik dan ramah yang hidup dengan Ayahnya, namanya Alira, dia dijodohkan dengan duda anak satu sebelum wisuda, setelah wisuda mereka menikah, perjodohan ini ada karena ada amanah dari almarhum Papah Reja. Sahabat Ayah Alira. Namun sebelum pernikahan berlangsung, Reja dan Alira membuat kesepakatan, yaitu, mereka akan menikah tetapi selama dalam dua bulan tidak ada tumbuh ya cinta, mereka akan resmi berpisah, Tanpa ada yang keberatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kepergian Ayah ke luar negeri.

Alira membuat alasan agar Ayah tidak tersinggung ataupun sedih, karena Alira tahu jelas jika Ayah ya melakukan itu bukan karena tidak menyayangi almarhum ibu ya namun karena tidak ingin saat melihat itu Rendi merasa bersalah kepada almarhum ibu Alira.

Rendi menatap Alira yang tersenyum lebar, namun Rendi tau kenapa Alira seperti itu, dia sangat tau kalau hati Alira sedih namun karena dia memikirkan ayah ya dia membuat senyuman palsu di wajah ya.

"Maaf kan Ayah ya nak," ucap Rendi dan langsung berdiri memeluk tubuh Alira.

"Ayah kenapa? jangan sedih gini dong Ayah nanti Alira ikut sedih lagi, Alira tau kok alasan Ayah kenapa melakukan itu, Jadi ayah tidak usah merasa bersalah gitu, sekarang apapun keputusan Ayah, dan juga perintah ayah, akan Alira turutin asalkan Ayah bahagia," ucap Alira sambil mengacungkan jari kelingking ya.

"Janji?" tanya Ayah Alira yang juga menjulurkan jari kelingking ya.

"Janji!" jawab Alira dan mereka pun kembali berpelukan.

...----------------...

Keesokan harinya, di bandara.

"Ayah berangkat dulu yah! jaga diri baik-baik disini," ucap Rendi sambil mencium kening Alira.

"Iyah Ayah, disana juga Ayah hati-hati yah," ucap Alira sambil menyalim tangan Rendi.

Clara dan Fina bergantian menyalim tangan Rendi.

"Mas titip Alira yah," ucap Rendi pada Clara.

"Iyah mas, hati-hati yah," ucap Clara sambil tersenyum.

Sementara Fina hanya diam saja, karena dia sangat cemburu melihat Alira yang sangat di sayang oleh Rendi.

sementara dia hanya di cuekin.

Rendi memasuki ruangan untuk mendaftar tiket.

Alira, Clara dan Fina segera kembali.

"Makasih yah Tante, udah mau nemenin Alira ngantar Ayah," ucap Alira setelah sampai di dekat parkiran mobil.

"Iyah, sama-sama nak, sekarang mau pulang atau mau kemana?" tanya Clara.

"Langsung pulang aja Tan, soalnya bentar lagi Alira masuk kuliah," ucap Alira.

"Ooh, ya sudah hati-hati yah nak, kalau sempat main kerumah Tante yah," ucap Clara.

"Ok Tante, Alira pamit dulu yah," ijin Alira menyalim punggung tangan Clara,

"Fin, gua duluan yah," ucap Alira kepada Fina yang terdiam bersandar ke Dinding mobil. Fina hanya merespon dengan senyuman singkat saja.

Alira kembali menggunakan mobil Ayah yah,

sementara Clara dan Fina kembali menggunakan mobil yah pribadi.

Setelah sampai di rumah, alira masuk kedalam rumah yah, langsung berlarian ke dalam kamar yah, dan meraih tas, buku, dan handphone yang berada di atas meja,

karena sebentar lagi Waktu kuliah ya akan masuk. Dia sangat terburu-buru.

Di kampus, Alira berjalan mengikuti lorong menuju kelas ya. saat hendak masuk kelas, ada seseorang yang mengibau yah.

"Alira," panggil pak Hengki.

Alira memberhentikan langkah ya, tepat di depan pintu kelas yah.

"Iyah pak! Ada apa?" tanya Alira.

"Tidak apa-apa, saya hanya ingin bertanya apa kemeja saya jadi kamu bawa?" tanya pak Hengki.

"Aduh," keluh Alira sambil menepuk jidat yah.

"Saya lupa pak, tadi pagi saya harus antar Ayah ke bandara, setelah pulang dari bandara saya pulang ke rumah sebentar saja, karena saya sudah telat," ucap Alira melihat jam tangannya.

"Saya,,,," kata-kata Hengki terhenti karena Alira yang langsung pamit masuk kedalam kelas.

"Alira masuk dulu ya pak," ucap Alira langsung dan meninggalkan Hengki yang hendak bicara namun terpotong.

"Huf, nanti saja lah," batin Hengki dan pergi meninggalkan pintu kelas itu.

"Cie-cie, ngomongin apa tuh sama dosen tampan? atau jangan-jangan ada rahasia lain lagi," ucap salah satu siswa yang ada di samping meja Alira.

Alira sudah biasa di sebut ada main dengan dosen ganteng itu, namun Alira hanya cuek saja, gak ada juga guna yah di ladenin, malah ada yah berantem.

Sebab itu lah Alira cuekin semua tanggapan orang tentang dia.

Di rumah Clara, mereka baru saja sampai di rumah,

"Mah, mamah kok perhatian banget sih sama Alira," protes Fina pada Clara.

"Loh, kok ngomong gitu sih nak, apa salahnya mamah perhatian sama Alira, kamu gak boleh cemburu gitu, karena sebentar lagi kamu sama Alira akan jadi saudara, lagian dia lebih tua dari kamu, jadi kamu harus sopan sama Alira," ucap Clara.

"Huf, terserah mamah deh, aku capek aku mau tidur," ucap Fina dan berjalan meninggalkan Clara yang berdiri di dekat mobil.

"Hmm, baru jam 10 pagi udah mau tidur aja tuh anak," batin Clara.

Jam sudah menunjukkan pukul,12:00, pelajaran pun usai Alira segera berlari ke arah kantin, karena perut ya sudah lapar,

"Mbak, nasi goreng yah, sama jus jeruk satu yah," ucap Alira pada penjaga kantin.

"Oke siap kak, di tunggu dulu yah sebentar," ucap penjaga kantin.

Alira duduk di salah satu meja kosong, disana dia duduk sendiri, dan tiba-tiba dari belakang.

"Selamat siang Alira, kosong gak?" tanya Hengki menunjuk kursi yang di depan Alira.

"Selamat siang pak, kosong kok pak, duduk aja," ucap Alira.

"Kamu gak makan?" tanya Hengki yang melihat di meja tidak ada makanan apapun.

"Udah mesan kok pak, kalau Bapak mau makan apa?" tanya Alira.

"Ooh, saya juga udah mesan kok!" ucap Hengki.

Akhirnya pesanan mereka pun datang.

"Pesanan ya sudah datang, selamat menikmati," ucap pengantar makanan itu.

"Terimakasih kak," ucap Alira.

"Wah, kamu mesan nasi goreng juga?" tanya Hengki pada Alira karena pesanan mereka sama.

Alira hanya tersenyum saja dan segera menghabis kan makanan yah.

Padahal di waktu Alira mulai keluar dari kelas, Hengki melihat yah, mengikuti yah, dan juga mendengar Alira memesan nasi goreng dan jus jeruk, dia berniat ingin menyamain pesanan yah juga dengan Alira.

"Kamu masih ada kelas?" tanya Hengki di waktu makan.

"Hmm, ada pak, satu jam lagi, ada apa yah pak?" tanya Alira.

"Enggak, kita nanti ada rapat, karena acaranya sebentar lagi akan di laksanakan, dan juga besok kita akan memulai semua persiapan," ucap Hengki.

"Ooh, gitu yah pak, nanti setelah Alira keluar dari kelas, langsung menuju ruang rapat," ucap Alira.

"kalau begitu bagus lah," ucap Hengki dan melanjutkan makan ya.

Jam pelajaran pun di mulai, dosen masing-masing memberikan pengajaran pada anak didik ya.

...----------------...

Setelah satu jam mengikuti pelajaran dari dosen, Alira keluar dari kelas dan menuju ruang rapat.

Setelah sampai disana, acara rapat pun di mulai, pembahasan untuk acara besok pun di mulai.

dan mereka telah memutuskan ini terakhir mereka rapat.

karena acaranya tidak lama lagi akan di laksanakan.

semuanya setuju dengan pembahasan dan rencana, usul, dan hari pelaksanaan.

Akhirnya rapat selesai, semua yah bersalaman dan satu-satu keluar dari ruangan itu.

...----------------...

Assalamualaikum teman-teman

terimakasih yang udah mau mampir dan udah mau baca cerita ini. author harap para pembaca jangan pernah bosan, dan juga tinggalkanlah dukungan untuk author.

terimakasih 🙏

1
mince
mana janjimu reja
Rezqi Fatimah [🐧²⁴]
Luar biasa
Isha Atmini
kkk kasihan ya thor liat alira nya, berasa ga rela klo alira ma reja. selain reja ga bs move on reja jg dah ena2 ma wanita lain..klo mslh dudanyà mah gpp lha ini selingkuh klo hny dijebak pasti hny sekali trs nyesal ni sampai ga perhatian trs berhari2 ga pulang...ga rela bngt thor..
mince: kok tamat kapan alira bahagianya
total 1 replies
Lenny Fitriany
cerita nya bagus cuma suka salah nama tokoh nya hehehehe
Ira: Terimakasih banyak kak, mohon maaf atas kesalahannya yang tidak membuat nyaman. Kalau berkenan mampir juga yah ke karya baru ku🥰🥰🥰
total 1 replies
Yani
Ceritanya bagus masih banyak typo sering salah nulis nama
Yani
Duanya bodoh ngapain juga dari awal bilang mau dari awal aja nolak .semoga tifak terjadi apa" sama bu Rati dan Joni
Yani
Sabar Alira ngadepin orang emosian
Yani
Biatin Slira jangan di angkat biar bangun Reja nya
Yani
Ntar buat Reja jatuh cinta duluan thor
Yani
Reja makan tu gengsi kalau laper" aja 🤣🤣
Yani
Dasar Reja kalau cemburu" aja ga usah gengsi
Yani
Kadian pak Hengki belum apa" sudah patah hati duluan
Yani
Typo thor 🙏🙏
Yani
Seperti Fina kayanya perlu perhatian seorang ayah
Yani
Reja jangan pasang muka datar aja ntar juga bucin
Yani
Rendi kali typo thor 🙏🙏
Yani
Ga sabar 🤭
Yani
Fina cobalah menerima takdir
Yani
Semoga aja sikap Fina bisa berubah menjafi anak baik lagi
Yani
ItuAlira calin mantu bu Rati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!