NovelToon NovelToon
I'M RENA

I'M RENA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy / Reinkarnasi
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: kymocyy01

Ini gila!

Tak pernah terlintas sedikit pun di benak Gea bahwa setelah kematiannya, ia tidak pergi ke alam baka. Sebaliknya, ia justru terbangun kembali di tubuh orang lain. lebih parahnya lagi tubuh itu adalah milik Rena siswi terkenal di sekolah sebagai pembuat onar dan tokoh antagonis yang dibenci banyak orang.
Rena dikenal sebagai gadis yang gemar membully siswi lain yang berani mendekati pria yang ia sukai. Dengan sombong, ia juga sering mengeluarkan siswa dari sekolah hanya karena mereka menentangnya, berlindung di balik statusnya sebagai anak dari pemilik yayasan sekolah.
Sekarang Gea harus hidup di dalam tubuh gadis yang memiliki reputasi buruk itu.di mata semua orang, ia tetaplah Rena si pembully kejam.tak ada yang tahu bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah berubah.

Akankah Gea mampu memperbaiki kesalahan Rena di masa lalu?

Satu hal yang pasti…
Mulai hari ini, hidup Gea tidak akan pernah sama lagi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kymocyy01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

Malam di Jalan Kamboja selalu punya wajah yang berbeda,di siang hari, jalan itu tampak biasa saja ramai oleh kendaraan, pedagang kaki lima, dan orang-orang yang berlalu lalang. Tapi saat malam datang, terutama setelah lewat pukul sebelas, suasananya berubah drastis.

Lampu jalan berderet memanjang, menyinari aspal yang mulai lengang,angin malam berhembus dingin, membawa suara mesin motor yang meraung dari kejauhan.

Satu per satu motor mulai berdatangan.

Ada yang datang berkelompok, ada juga yang sendirian. Suara knalpot brong memecah keheningan malam saling bersaut sautan memeriahkan acara malam ini, memantul di antara bangunan toko yang sudah tutup.

Di pinggir jalan, puluhan anak muda sudah berkumpul. Sebagian duduk di atas motor, sebagian lagi berdiri sambil menonton persiapan para pembalap.

“Woy, minggir dulu! Buka jalur!” teriak seseorang.

Beberapa orang yang berdiri di tengah jalan segera menepi. Dua motor maju perlahan ke garis yang sudah ditentukan,hanya sebuah garis samar yang dibuat dengan kapur di aspal.

Lampu depan motor menyala terang, menyorot jalan lurus panjang yang akan mereka taklukkan.

Suara mesin mulai dipanaskan.

BROOOOM!

BROOOOM!!

Raungan mesin motor memenuhi udara. Bau bensin dan asap knalpot bercampur dengan udara malam.

Sorakan mulai terdengar dari kerumunan.

“Ayo gas!”

“Jangan kalah!”

“Habisi dia!”

Beberapa orang mengangkat ponsel mereka, merekam momen yang akan terjadi. Yang lain sibuk memasang taruhan kecil-kecilan,Seorang pria dengan jaket hitam maju ke tengah jalan. Ia mengangkat tangannya tinggi-tinggi.

Semua orang langsung bersorak.

“SIAP!”

deru Mesin kedua motor meraung lebih keras.Pengendara menundukkan tubuhnya ke depan, siap melesat seperti peluru.

Detik terasa melambat.

Angin malam berdesir.

Lalu tangan pria itu turun.

“GO!”

Dua motor itu langsung melesat,

BRAAAAKKK!! Suara Ban belakang berdecit di aspal sebelum akhirnya mencengkeram kuat. Kedua motor melaju kencang, meninggalkan suara mesin yang memekakkan telinga.

Kerumunan langsung meledak.

Lampu motor mereka menjadi dua titik cahaya yang meluncur cepat di jalan panjang itu.

Di sepanjang Jalan Kamboja, beberapa orang sudah berjaga sebagai penonton tambahan. Mereka bersorak saat motor-motor itu melintas seperti kilat.

Angin malam terbelah oleh kecepatan.

Beberapa detik kemudian, dari kejauhan mulai terdengar lagi suara motor lain.

Satu.

Dua.

Tiga.

Ternyata bukan hanya satu balapan malam ini.Deretan motor lain mulai memanaskan mesin. Jalan Kamboja malam itu berubah menjadi arena adrenalin—tempat para anak muda mengadu kecepatan, keberanian, dan gengsi.

Lampu-lampu jalan memantul di bodi motor yang mengilap.

Tawa, teriakan, dan suara mesin bercampur menjadi satu.

Kedua bola mata itu menatap tenang pada sekumpulan pemuda yang masih tertawa puas karena salah satu dari mereka menang, ia tersenyum miring melepeh permen karet di mulutnya yang sudah tidak ada rasanya, lalu kembali memasukan permen yang masih baru. Helm full face ia pakai kembali tak lupa dengan buff masker dengan warna yang senada, hitam.

Ia mulai melajukan motornya ke arah kerumunan tadi.

Kuda besi dengan warna biru tua dan campuran merah membuat beberapa orang menoleh, seseorang itu tanpa membuka helm menghampiri sekumpulan laki laki yang memakai jaket jeans sama.

"Gue mau nantang lo malam ini." Ucapnya sembari menunjuk laki laki yang sibuk merokok dan bermain ponsel di atas motornya, yang di tunjuk menegakan tubuhnya lalu menunjuk dirinya sendiri sembari tertawa remeh.

"Gue? Lo yakin."ucap nya yang di balas hanya anggukan singkat.

"Apa keuntungan gue?"

Seseorang itu maju dua langkah lebih dekat dengan lawan bicaranya, "lo maunya apa?"

Sontak semua orang yang mendengar bersorak seru, keheningan yang semula menyelimuti hanya bertahan sebentar sebelum akhirnya kembali riuh.

Galaksi lelaki itu memiringkan kepalannya, menatap seseorang yang di depannya dengan tatapan santai lalu beralih menatap motor milik orang tersebut, "kayanya gue tertarik sama motor lo." Ucap galaksi dengan dahu yang menunjuk motor biru tua yang terparkir tak jauh dari mereka berdiri.

Dio merangkul pundak galaksi lalu menatap orang di depan mereka yang masih memakai helm full fase dan buff maskernya, tak terlalu tinggi mungkin hanya sekitar 160 cm an dengan badan yang dio rasa kecil terlihat dari lengan nya walau pun tertutup jaket kulit tapi ia tau seseorang di balik masker itu memiliki badan kecil.

Ia baru melihatnya di area balap ini.

Siapa?

Dan kenapa langsung menantang galaksi, apakah dia tidak tau kalau galaksi raja balap di sini? Pikir dio masih sambil menatap orang itu.

Seseorang itu tidak langsung menjawab,Ia hanya berdiri diam, helmnya sedikit menunduk seolah menimbang sesuatu.

Suara mesin motor lain yang meraung di kejauhan membuat suasana jalan malam itu semakin panas, Lampu-lampu motor berjajar di sepanjang jalan Kamboja, para pembalap liar dan penonton berdiri membentuk lingkaran besar.

Asap rokok bercampur bau bensin memenuhi udara.

Beberapa orang mulai berbisik.

“Siapa tuh?”

“Anak baru?”

“Berani juga nantang Galaksi.”

Galaksi justru tersenyum miring. Tangannya masuk ke saku jaket, sikapnya santai seolah ini hanya hiburan kecil untuknya.

“Lo denger kan gue ngomong?” ucapnya lagi, sedikit mendekat. “Motor lo menarik.”

Di balik helm itu akhirnya mengangkat kepalanya. Dari balik visor gelap, ia menatap Galaksi lurus-lurus. Tidak ada tanda takut sama sekali.

Lalu suara pelan keluar dari balik buff maskernya.“Kalau tertarik… rebut.” ucapnya dengan menantang.

Dio mengangkat alisnya tinggi. Beberapa orang di belakang mereka bahkan langsung bersiul keras.

“Wihh, galak juga.”

Galaksi terkekeh pelan, bahunya sedikit naik turun menahan tawa. Sudah lama sekali tidak ada yang berbicara seperti itu padanya di arena ini.

“Lo tau gue siapa?” tanya Galaksi santai.

Orang itu mengangguk sekali.“Tau.”

“Masih berani?”

Kali ini ia justru menyilangkan tangan di dada.“Kalau gue gak berani, gue gak bakal datang.” ucapnya dengan nada santai masih menatap galaksi dengan tenang di balik helm nya.

Sorakan kecil terdengar dari kerumunan. Situasi yang tadinya hanya penasaran mulai berubah menjadi tegang sekaligus seru.

Dio mendekatkan wajahnya ke Galaksi, berbisik pelan.

“Ni anak nekat banget,Baru juga muncul langsung nantang lo.”Galaksi tidak menjawab.

Matanya justru turun memperhatikan motor biru tua itu lagi. Motor sport dengan modifikasi yang tidak main-main. Ban masih bersih, tapi mesin yang barusan dimatikan terdengar berat dan galak.

Bukan motor sembarangan.

Galaksi lalu mengangkat kepalanya lagi.

“Nama?” tanyanya singkat.

Orang itu terdiam sebentar.Lalu menjawab.

“Kalau lo menang… baru gue kasih tau.”

Dio sampai tertawa kecil.“Anjir, syarat juga.”

Galaksi justru semakin tertarik. Senyum tipis muncul di sudut bibirnya. Ia lalu menunjuk garis start yang dibuat dari kapur putih di tengah jalan.

"Lansung saja kita mulai, kalau lo bisa kalahin gue motor gue buat lo." Ucap galaksi dengan nada remeh, berbalik badan menuju motor sportnya bersiap untuk balapan.

Angin malam berhembus dingin, namun suasana jalan terasa panas.

Orang berhelm itu tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya berjalan menuju motornya, menaikinya dengan gerakan ringan.

TBC....

1
May Maya
kata ku Maya ini terlalu mendramatisir bgt padahal hati dia aj yg iri lalu dia jg insecure akan diri nya saat msih sekolah SMP alias dia sendiri yg tak ingin org menyorot nya krn penampilan nya yg lusuh pdahal saat itu Rena beneran tulus berteman dgn nya
Paus Biru🐳: hallo terimakasih komentarnya ya ❤️
total 1 replies
May Maya
iri itu namanya,,, GK suka liat Rena slalu d lihat, d perhatiin, slalu d cari. sedangkan Maya tidak, tp bukan mau Rena yg ingin d perhatikan salahkan aja teman2 sekelas mu serta salahkan saja hati mu itu serta sikap insecure mu itu
May Maya
trusss kau mau bilang itu salah Rena? hadehh Rena tuh bukan dukun yg bs nebak perasaan org lain termasuk perasaan mu. salah kau itu si yg cuma bs diam n mendam perasaan klo emng bgtu ya jgn salahkan Rena lah akn nasib mu itu
May Maya
Dio, Dion mirip bgt nama nya Thor kyak GK ada nama lg takut ketukar baca nya 🤭
Paus Biru🐳: hallo terimakasih sudah berkomentar ya... kamu bacanya hati hati ini memang di sengaja karena mau bikin dua karekter yang berbeda
total 1 replies
May Maya
lahhh kok Rena masih mau2 nya d antar Dion GK konsisten nih, kan Dion dah punya cewek blm lg selama ini Dion tuh jahat k Rena
milky candy
lanjut thor
milky candy
lanjut
milky candy
lnjutanya
milky candy
up dong
milky candy
lanjut thor
milky candy
semngat
milky candy
lanjuttt
milky candy
semangat
milky candy
😍😍😍
milky candy
🤭🤭🤭
milky candy
suka deh buat ceritanya semngat terus thorrr💪
milky candy
semangat nulisnya
Apis
Thor transmigrasi (perpindahan jiwa) ya bukan reinkarnasi
Paus Biru🐳: beberapa author kadang masih salah dalam perngartian, kamu bisa belajar lewat google terimasasih❤️❤️❤️
total 3 replies
milky candy
💪
milky candy
lanjut sis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!