NovelToon NovelToon
Bukan Darah Biru

Bukan Darah Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Nyai Ambu

Aiza Bahira adalah gadis cerdas, cantik dan selalu ceria. Sebuah peristiwa di masa lalu yang melibatkan keluarga darah biru menyeretnya ke dalam sebuah konflik kehidupan dan terpisah dengan keluarganya serta kehilangan ingatan akan masa lalunya.

Sedangkan Deanka Kavindra Byantara adalah anak cerdas yang dijadikan korban perjanjian politik. Masa lalu Deanka dipenuhi dengan tekanan dan kekerasan hingga ia trauma dan takut jatuh cinta.

Aiza dan Deanka terjebak dalam kisah cinta yang sangat rumit. Aiza dan Deanka sama-sama menjadi korban keserakahan keluarganya yang gila harta, popularitas dan jabatan.

Apakah Aiza dan Deanka bisa menemukan cinta dan kebahagiaan?

Apakah Aiza bisa mengingat lagi masa lalunya dan berkumpul lagi dengan keluarganya?

Apakah Deanka bisa sembuh dari traumanya?

Mari kita ikuti kisahnya!!

NB: Siapkan tissue!

***

Terima kasih sudah berkenan mampir dinovel pertamaku ❤

Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan.

Aamiin...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nyai Ambu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

Hujan dipagi buta membuat kaki enggan berdiri, mendorong mata tidak terjaga, bergelayut lembut di balik selimut.

****

"Bang ... "

"Heem ... " dijawab singkat.

"Kapan kamu mau bangun?"

"Heem ... tadikan aku sudah bangun berkali-kali cantik, apa aku harus bangun lagi sekarang?"

Pria itu langsung memposisikan badannya di atas istrinya, kedua kaki dan tangannya menjadi tumpuan.

"Emm ... ma-maksudku bangun untuk kerja Bang." Nara tersipu malu, lalu menutup wajahnya dengan kedua tangan.

"Cantiik tolong jangan membuatku gemas!"

Pria tampan yang romantis itu menarik tangan Nara, lalu meletakkannya di atas tengkuknya.

"Biarkan aku memandang wajah cantikmu dulu sebelum aku bekerja," pria itu menatap wajah istrinya seakan enggan untuk berpisah.

Nara kikuk melihat tatapan suaminya.

"Bang ... hentikan nanti pamanmu marah kalau kamu telat, apalagi ini kan hari pertamamu masuk kerja, ya kaaan?"

"Heeem baiklah cantiik ..., aku menyesal hanya mengajukan libur 3 hari pada paman, harusnya aku meminta libur 3 bulan."

Pria itu melepaskan tangan istrinya lalu duduk di samping tempat tidur dan memegang kepalanya seperti orang yang kebingungan.

Nara memeluk punggung indah suaminya, kulitnya terasa lembut dan hangat, membuat siapa saja yang menyentuhnya akan merasa nyaman.

Suaminya memegang tangan tangan Nara lalu mengelusnya dengan lembut.

"Cantiiik, nanti jika aku dapat gaji pertama, aku mau mengajakmu bulan madu. Sebenarnya paman sudah memberiku cek untuk biaya bulan madu, namun ayahku mengetahuinya, dia mengancam akan menjatuhkan nama baik paman jika aku menggunakan cek itu."

"Maafkan aku!" Nara tiba-tiba menangis.

Pria itu langsung nembalikan badan dan memeluk Nara.

Maafkan aku suamiku karenaku kau jadi terpisah dengan keluargamu, dan kehilangan semua hal yang seharusnya menjadi hakmu. Hati Nara.

Tuhan tolong jaga cantikku, jangan sampai dia terluka oleh kekejaman ayahku. Maafkan aku cantik jika cintaku padamu membuatmu bersedih, jangan menangis lagi! Hati Bahir.

Pasangan pengantin itu berpelukan dalam diam, tangisan Nara mulai terhenti seiring dengan meredanya hujan di luar sana.

Dengan malas, pria itu akhirnya melepaskan pelukannya dan bersiap untuk bekerja.

"Aku berangkat dulu ya cantiik, tunggu aku jangan nakal!" mencium puncak kepala Nara.

"Iyaa... kamu juga jangan nakal!" Cup, Nara tiba mencium bibir suaminya secepat kilat.

"Cantik apa kamu mau aku jadi bapak rumah tangga aja?" suami Nara langsung memegang tengkuk Nara, lalu mencium bibir tipis Nara, sangat dalam, lama dan sedikit brutal.

"Emm ... emm ... Bang ... su-sudah," Nara mencubit kulit perut suaminya yang pejal dan berotot, ulah suaminya membuatnya sulit bernapas.

Nara mencium tangan suaminya, mereka saling melambaikan tangan.

Lambaian tangan Nara berhenti saat sosok suaminya hilang di balik rumah warga.

Rumah Nara memang berada di gang sempit kawasan padat penduduk di kota tersebut.

Nara masuk ke dalam rumah, lalu menutup pintu.

Beberpa menit kemudian...

"Tok... tok... tok"

"Tok... tok... tok"

Inikan masih pagi kenapa bapak dan ibuku sudah pulang? Apa mungkin buah naganya tidak jadi panen hari ini?

Nara mengernyitkan keningnya. Bapak dan ibunya Nara memang bekerja di perkebunan buah naga milik tuan tanah di daerah tesebut.

"Iya tunggu sebentar," jawab Nara.

Saat pintu di buka, seorang pria langsung masuk ke dalam rumah dan mendorong Nara, satu orang lagi langsung menyusul ke dalam rumah, menarik tangan Nara ke belakang lalu mengikatnya.

Belum sempat Nara berteriak, mulutnya sudah terkunci oleh lakban hitam yang tebal.

Nara tidak bisa bergerak, hanya bisa bertanya dalam hatinya, lalu menangis.

Mata indahnya memelas dan berurai, berharap belas kasih mereka. Namun sia-sia.

"Suruh siapa gadis miskin seperti kamu menggoda Tuan Muda, haahh? Ini lah balasan dari kelancanganmu, dasar gadis bodoh!"

Kata salah satu pria itu sambil menjambak rambut Nara dan menariknya ke belakang.

Ahhh saakiiit!

"Tapi kamu cantik juga ya ... gadis bodoh, pantas saja tuan muda tergoda, hahahha," memegang dagu Nara lalu mendorongnya ke belakang.

Tuhan tolong aku Tuhan! Bang... Ibu... Bapaaaak, aku takut.

"Dengarkan baik-baik apa kataku" sambil menjambak lagi rambut Nara.

"Aku akan membawamu ke hadapan tuan, kamu harus nurut, penutup mulut dan ikatan itu akan di lepaskan, agar warga di sekitar sini tidak curiga."

"Ingat gadis lancang, kalau kamu berusaha kabur atau berteriak, maka nyawa kedua orang itu (menunjuk foto yang menempel di dinding) sebagai gantinya."

Nara berjalan menunduk mengikuti langkah si penjahat, penjahat yang lainnya mengikuti Nara.

Tiba dari tikungan nampak seorang bapak sedang berjalan.

"Nara, mau kemana sepertinya buru-buru banget?"

"Hai Bapak, salam kenal, kami temannya Nara, mau ada acara jadi Nara kita jemput" kata penjahat itu sambil tersenyum manis dan berekspresi sok imut.

"Oooooh ..., " sahut bapak tersebut tanpa curiga.

Selain jahat mereka juga ternyata pandai berakting. Mengerikan!!

♡♡ Bersambung...

1
Atun Nasa
siapa ya kira2 kaki2 ini🤔
Moertini
terimakasih thor ceritanya sudah tamat menarik mantap asyik dan seru berakhir semua bahagia yang jahat menerima hukumannya dilanjutin seasen ke 2 anak Deanka dan Aiza ditunggu semangat
nyai ambu: terima kasih kak, dan salam kenal🥰🥰🥰. oiya ditunggu kunjungannya ke karya nyai yg lain
total 1 replies
Dewi Eka
bagus
Dewi Saskia
visual Aiza jelek thor...beda banget dgn imajinasi sy karena gambaran2 yg ditulis...lihat gambar visualnya gak sesuai banget dgn gambar visual deanka...
kl visual deanka aku rasa sdh pas...sesuai banget...
tp aizanya jelek banget thor...
biar kau visual sendiri aja kayak nya ya...hehehee...
zainiyah hamid
baru nyambung baca LG nyai ....🤭
sambil nunggu TBR
Ganuwa Gunawan
tambah terasi betong dikit ja thor.. biar sedap jus nya
Ganuwa Gunawan
aduh nih s susi.. mau. bobo aja kok ya repot amat
Ganuwa Gunawan
kaya nya klu d jdiin satu jdi TIK TOK
Ganuwa Gunawan
kemanusiaan yg adil dan beradab
persatuan indonesia.. dan lain lain sbgy nya..
Ganuwa Gunawan
hahahaha..
yg jdi bawang putih bukan s susi
tp si niana sm s liana
Ganuwa Gunawan
aku juga ga tau bu
tanya aja tuh sama s thor
Ganuwa Gunawan
entah lah dokter...
aku juga bingung
Ganuwa Gunawan
jadi ayam geprek
Ganuwa Gunawan
bukan cuman beli hp nya doang thor
tapi sma pabrik juga karyawan bahkan sma yg punya pabrik nya pun dia beli..
Ganuwa Gunawan
dasar kalian serigala berbulu ketek
Ganuwa Gunawan
waduh
ngapa kerja nya nyangsrang d rumah warga thor.. heum bahaya ini mh
Ganuwa Gunawan
ya betul
yang kaya yg banyak harta banda nya pda dapat BANSOS..
yg miskin melarat mh cuma pda mangap doang makan angin
Ganuwa Gunawan
kenapa mesti d lap sih thor..
d jilat ge ngapa aaah
Ganuwa Gunawan
oh tak kira megangin kartu KIS thor..
Ganuwa Gunawan
ya karena mertua nya galak.. sadis.. seperti acan bing maung.. klu kga nurut bangsa nya d caplok ku mertua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!