kisah seorang gadis yang terpaksa menjadi simpanan Sugar Daddy demi bisa mendapatkan jaminan hidup layak setelah keluarga nya di kucilkan oleh keluarga besar mendiang sang ayah,mula nya kehidupan gadis bernama Ayana itu serba berkecukupan,tapi setelah ayah nya meninggal, seluruh aset kekayaan almarhum di kuasai oleh sang adik yang rakus akan harta kekayaan kakak nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda Lestary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 13" lembah dosa part 1
"Siapa itu sayang.? "
tanya pak Wijaya saat Aurel menerima chat dari Ayana.
" eh, itu teman aku om. "
sahut aurel yang masih sibuk dengan handphone nya. "
Ayana sengaja mengirim chat untuk aurel malam itu sekedar menanyakan keberada'an nya.sudah hampir sehari semalam Aurel tidak pulang, rupa nya dia sedang berada di apartemen milik pak Wijaya.sebagai seorang teman, Ayana jelas khawatir pada Aurel, apa lagi selama ini Aurel satu-satu nya orang yang sudah baik pada nya.
Aurel pamit pergi ke toilet dan membiarkan handphone nya tergeletak di atas tempat tidur. notifikasi itu muncul di layar utama, pak Wijaya melongok ke layar handphone milik Aurel dengan rasa penasaran akan sosok wanita bernama Ayana itu, nama nya seperti tidak asing, tapi ingatan nya tidak terlalu peka untuk mengingat nya.
Tak lama kemudian, Aurel kembali dari kamar mandi,dengan sigap pak Wijaya beralih pandang memalingkan wajah.
keinginan Ayana untuk melanjutkan kuliah masih sangat kuat, tapi keadaan nya belum memungkinkan, apa lagi biaya pendaftaran nya juga tidak murah.dia masih harus memutar otak agar bisa mencapai tujuan.
pagi itu Aurel sudah pulang dengan keadaan tubuh yang di penuhi dengan bekas kecupan, terutama di bagian leher. Ayana sebenar nya tau betul apa yang sudah terjadi pada Aurel, gadis muda itu juga tidak menutupi pekerjaan yang ia lakoni selama ini.
" lu kenapa sih Ayana? kok murung gitu?''
tanya Aurel yang melihat wajah Ayana tampak masam. Ayana menarik nafas panjang sambil menoleh ke arah Aurel, kedua nya duduk ber sebelahan.
" aku butuh pekerjaan yang lebih bisa menghasilkan uang banyak Rel. "
pungkas nya dengan wajah lesu.sudah berulang kali bahkan ribuan kali Ayana mencoba untuk memikirkan tentang niat nya untuk terjun ke dunia gelap seperti hal nya Aurel, lagi pula selama ini, kehormatan yang susah payah mati-matian ia jaga sudah di renggut oleh paman nya. sesak rasa nya jika mengingat hal itu, tapi mau bagaimana pun, nasi sudah menjadi bubur, masih untung dia tidak sampai hamil di karenakan Hendra memang tidak bisa memiliki keturunan.
"terus maksud loe apa Ayana? "
"Rel, gimana kalau aku ikut kerja kaya kamu aja?"
"hah?! gilak loe ya.!"
Aurel sampai melotot tajam saking kaget nya dengan pernyataan Ayana barusan.
"gak usah aneh-aneh deh loe Ayana.! udah cukup gue aja yang terjerumus dalam lembah dosa ini.!"
Aurel sadar betul perbuatan nya ini tidak untuk di tiru siapapun, Aurel juga tidak pernah menawarkan hal-hal menggiurkan pada Ayana terkait pekerjaan nya ini.
"jadi simpanan itu berat Ayana. "
suara nya mendadak lembut terdengar di telinga. tapi sayang nya nasehat Aurel tidak di gubris sama sekali oleh Ayana.tekat nya sudah bulat, ia harus membalas semua rasa sakit hati dan kecewa nya selama ini dengan keberhasilan,Ayana ber tekad untuk bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah agar kehidupan nya jauh lebih baik.
malam itu, sekitar pukul delapan, Ayana sudah ada jadwal pertemuan dengan seorang pria hidung belang di sebuah hotel, ini kali pertama nya mendapatkan pelanggan, gadis cantik itu hanya bisa menghela nafas kasar, ia tidak menyangka pada akhir nya akan terjerumus ke jurang nestapa seperti ini
Aurel sudah berulang kali memperingatkan Ayana mengenai resiko yang akan di dapat nya jika sudah terlanjur menggeluti dunia seperti ini, apa lagi mami Vera.bos mafia besar yang merupakan bagian dari bisnis haram ini juga tidak akan membiarkan salah satu anak didik nya bebas begitu saja lepas dari cengkraman nya.
dia adalah prempuan ular yang picik dan pandai manipulasi. Aurel sebenar nya sudah lama ingin keluar dari lembah dosa ini, akan tetapi prempuan bengis itu tidak akan membiarkan Aurel lari dari lingkaran bisnis nya.mengingat Aurel adalah aset yang paling penting di antara aset lain nya, kelebihan Aurel bisa menarik banyak pundi-pundi uang dalam waktu semalam, hal ini lah yang membuat mami Vera merantai Aurel agar tidak bisa lepas dari penjara bisnis haram nya.
Ayana duduk di sisi tempat tidur dengan pakaian seksi yang memperlihatkan bagian tubuh sensitif nya. wajah nya tampak pucat basi menahan rasa takut yang sebelum nya belum pernah ia rasakan.tak berselang lama, Laki-laki dengan tinggi semampai dan perut buncit nya muncul dari balik pintu kamar mandi, tatapan pria itu sudah di penuhi hawa nafsu, puncak birahi nya sudah naik ke ubun-ubun. Ayana hanya menelan ludah dengan ekpresi tegang.
"rileks aja sayang, gak perlu tegang gak begitu. "
goda pria berkumis tebal yang membuat Ayana semakin bergidik ngeri, wajah nya bahkan lebih seram dari setan sekalipun. batin Ayana,bau badan nya begitu menyengat wangi, seperti nya parfum satu botol di tuangkan semua ke badan. gerutu Ayana dalam hati, sejak tadi otak dan hati nya seperti saling bernegosiasi.
"om, aku-aku mau ke toilet dulu ya.!"
pamit Ayana yang langsung tancap gas lari menuju kamar mandi. keringat dingin mulai mengucur di seluruh tubuh nya, Ayana benar-benar ketakutan. hampir lima belas menit lama nya Ayana berada di kamar mandi, pria paruh baya itu sudah menunggu nya dengan perasaan gelisah, sejak tadi kedua mata nya tak henti melihat kearah pintu kamar mandi, karena tidak sabar,pria itu lantas mengetuk pintu kamar mandi sembari memanggil Ayana dengan sebutan sayang.
"sayang kamu kok lama banget sih, om udah gak sabar nih. "
ucap nya dengan kalimat manja, mendengar suara nya saja sudah membuat Ayana mual, apa lagi berada di dekat nya bahkan untuk saling memadu kasih. Ayana menelan ludah sambil menghela nafas pelan, ia berusaha meyakinkan diri nya sendiri bahwa semua akan baik-baik saja.
"Klek..
Pintu di buka nya pelan, wajah pria paruh baya itu sudah muncul di hadapan nya.Ayana terperanjak kaget melihat pria itu dengan senyum genit nya.
"maaf ya om, agak lama. "
kata nya sambil menebar senyum tipis.
" gak apa-apa manis, untuk gadis secantik dirimu om siap menunggu sampai kapan pun. "
bualan pria itu lagi-lagi mebuat Ayana ber gidik jijik, hal ini terlihat jelas dari raut wajah nya. pria itu langsung menarik Ayana ke atas tempat tidur, mula nya Ayana merasa canggung dan malu, tapi setelah di tengah permainan, gadis itu mulai menikmati nya.Ayana seperti terbuai dalam pelukan Regan, ia membayangkan bahwa pria yang sekarang sedang mencumbui nya adalah Regan, hal itu memicu birahi nya kian memuncak dan semakin tidak terkendali.
"sungguh, aku puas dengan pelayanan mu sayang. "
pria bernama Hadi itu terseyum sambil mengancing kemeja nya, dia merasa Ayana benar-benar mampu memuaskan hasrat nya.Ayana terdiam dengan wajah tertunduk sambil menutupi bagian tubuh nya dengan selimut, ada rasa penyesalan yang mendalam di hati nya.
"lho kok malah cemberut begitu."
goda om Hadi yang duduk di bibir tempat tidur sambil mengelus salah satu punggung Ayana.
" ini uang untuk mu, terimakasih atas pelayanan nya, sayang. "
om Hadi menoel dagu Ayana sambil mengkerlingkan mata kanan nya. melihat sejumlah uang dengan nominal yang tidak sedikit, Ayana langsung bertanya pada om Hadi soal jumlah yang di berikan apakah tidak terlalu banyak.
" om ini apa gak kebanyakan?"
tanya nya polos.
"hahaha itu sesuai dengan apa yang sudah kamu berikan pada ku Ayana. "
ucap om Hadi terkekeh mendengar per tanyaan Ayana barusan. Ayana hanya manggut-manggut sambil mengambil sejumlah uang yang di letakan di sebelah nya itu.
" om pergi dulu ya, masih banyak urusan."
pria itu melenggang pergi meninggalkan Ayana yang masih bengong di tempat tidur.
" sumpah ini duit sebanyak ini.? gila cepat kaya gue kalau gini terus."
senyum Ayana mulai lebar setelah melihat sejumlah uang bernilai sepuluh juta rupiah di tangan nya. rupa-rupa nya uang memang bisa membuat seseorang gelap mata. bahkan gadis sepolos Ayana.
untuk si Sera semoga mendapatkan karma nya lagi