NovelToon NovelToon
Fantasy Wars

Fantasy Wars

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:45.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: A-Z Kurnia

Fantasy Wars berlatarkan sebuah dunia dimana semua orang memiliki sebuah kekuatan super yang disebut "trick". Mengkisahkan perjuangan sekelompok remaja untuk mempersatukan negeri mereka, Negeri Arasi.

Di sebuah negeri bernama negeri Arasi, terjadi banyak peperangan. Hal ini dikarenakan tidak adanya seorang pemimpin di negeri itu, sehingga banyak orang membentuk sebuah kelompok untuk berperang dan menjadi kaisar di negeri itu.

Zeyn, seorang remaja yang "trick"-nya tidak diketahui, bahkan diduga bahwa dia tidak memiliki "trick". Bercita-cita untuk menjadi kaisar dan mengakhiri peperangan di negeri Arasi. Sekaligus membalaskan dendamnya kepada pasukan Demon Warriors, pasukan yang telah menghancurkan desanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A-Z Kurnia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takluknya Sanchez

"Zeyn apa yang terjadi?!" tanya Khaira merasa cemas melihat Zeyn kesakitan.

"Banteng," jawab Zeyn sambil memegang perutnya yang masih terasa sakit karena serudukan dari Sanchez.

"Pfft. Kau dikalahkan oleh banteng?" tanya Troy sambil menahan tawa.

Brukkk.

Tiba-tiba Sanchez datang ke area itu dengan menerobos salah satu bangunan di sana.

"Ba-Banteng?!" teriak Vincent terkejut.

"Aaaagh!!" teriak Sanchez yang marah sambil meloncat ke atas.

"Gawat! Kapten mengamuk!" teriak salah seorang anggota pasukan Sanchez.

Sanchez yang berada di udara, kemudian memiringkan posisi tubuhnya dengan posisi kepala di bawah. Ia kemudian meluncur ke tanah sambil berteriak, "Serudukan meteorit!" dan, B**OOOM.

Dengan tenaga yang sangat besar, serudukan Sanchez menciptakan kawah yang cukup besar dan membuat semua orang di area itu terhempas, termasuk prajuritnya sendiri.

"Apa-apaan kekuatannya itu?" tanya Rill heran sambil berusaha berdiri.

"Banteng ya? Kalau begitu tinggal kupotong saja tanduknya, kan? Dengan begitu dia pasti akan langsung terdiam," ujar Troy sambil berlari ke arah Sanchez.

"Lindungi Kapten!" seru salah seorang anggota pasukan Sanchez.

"Khaira, Vins bantu aku!" teriak Troy.

"Ya. Serahkan saja padaku!" ujar Khaira. Sedangkan Vincent langsung berlari dan menyerang prajurit-prajurit pasukan Sanchez.

"Pria itu ... apa dia si pembunuh yang tadi malam?" pikir Zeyn melihat Vincent.

"Jadi, apa yang Troy katakan itu memang benar, ya," pikir Zeyn lagi.

"Kyaah!" teriak Troy sambil berlari ke arah Sanchez untuk memotong tanduknya.

Ts**ingg.

Troy melompat dan menghunuskan pedangnya ke arah Sanchez. Namun, Sanchez berhasil menghindari serangan Troy itu.

Troy yang tadi melompat sekarang berada di belakang Sanchez. Sanchez lalu menangkap kaki Troy dan kemudian ia berputar-putar sambil memegang kaki Troy.

"Yaaaah!!" teriak Sanchez yang berputar-putar. Beberapa saat kemudian ia melemparkan Troy ke arah salah satu bangunan di area itu. Alhasil, bangunan itu roboh dan memimpa Troy.

"Troy!" teriak Vincent khawatir dengan keadaan Troy.

"Aku tidak apa-apa." Troymengangkat pedangnya untuk menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja.

Zeyn tersenyum mendengar Troy baik-baik saja. Sedangkan Vincent langsung berlari ke arah Sanchez. Ia kemudian melompat dan menendang Sanchez.

Namun, Sanchez berhasil menahan tendangan itu dengan kepalanya.

"Kekeke." Sanchez terkekeh. Vincent pun termundur karena kepala Sanchez yang terlalu keras.

Ia kemudian maju lagi untuk mencakar Sanchez. Namun, lagi-lagi Sanchez berhasil menghindari serangan dari lawannya.

"Sial!" teriak Vincent kesal.

"Haha," tawa Sanchez sambil bersiap memukul Vincent.

Namun, sebelum itu pukulannya ditahan dengan tanaman pelilit dari Khaira.

"Aaagh!!" teriak Sanchez kesal sambil mencoba membebaskan diri dari tanaman pelilit Khaira. Selama Sanchez berusaha membebaskan diri, Vincent terus menyerangnya dengan cakarnya.

Namun, tanaman pelilit Khaira tidak bertahan lama. Sanchez berhasil membebaskan diri dan langsung menanduk Vincent.

"Aagh!" Vincent terpental karena terkena tandukan dari Sanchez.

Selama Vincent bertarung, Troy berhasil keluar dari tumpukan bangunan roboh yang menimpanya tadi.

"Zeyn, rencana?!" ucap Rill menanyakan rencana kepada Zeyn.

"Ya. Kau tembakkan bom asap!" suruh Zeyn pada Rill.

"Em." Rii mengangguk.

"Gelembung asap." Rill meniup gelembung asapnya dan menembakkan itu pada Sanchez.

"Bo ... doh," ejek Sanchez sambil berlari ke arah gelembung Rill tadi untuk memecahkannyq dengan tanduknya.

"Kau yang bodoh," ucap Rill dan Zeyn.

Duarr. Gelembung itu pecah dan membuat Sanchez tidak bisa melihat.

"Ahh ... sial! Penglihatanku awalnya saja sudah buruk, malah jadi tambah buruk," ujar Sanchez.

"Troy, sekarang!" seru Zeyn.

Troy kemudian langsung berlari ke arah Sanchez dengan memanfaatkan pendengaran supernya.

"Zeyn, perlukah aku menahan pria banteng itu?" tanya Khaira.

"Jangan, itu akan menghalangi Troy. Karena Troy memanfaatkan suara dari langkah kaki Sanchez. Jika kau menahan Sanchez, itu membuatnya jadi tidak bisa melangkah dan membuat pendengaran Troy tidak berfungsi," jelas Zeyn. Khaira yang mendengar penielasan Zeyn hanya mengangguk mengerti.

Troy kemudian masuk ke dalam kabut asap yang di mana terdapat Sanchez di dalamnya. Lalu, dengan mudah Troy memotong tanduk Sanchez dan ia juga melepaskan beberapa tebasan ke arah Sanchez.

"Agh! Agh! Aagh!" teriak Sanchez kesakitan.

Tidak lama kemudian, kabut asap tadi menghilang. Terlihat Sanchez berlutut dengan beberapa bagian tubuhnya berdarah, karena tandukya sudah dipotong jadi ketahanan tubuhnya menurun.

Sementara itu, Troy bersiap untuk melepaskan tebasan suara ke arah Sanchez, agar dirinya jadi tidak bergerak lagi ataupun pingsan. Namun, beberapa anggota pasukan Sanchez menghalangi tebasan Troy.

"Hah?" Troy terkejut.

"Prajurit cerdas," ujar Sanchez.

Sanchez kemudian mengeluarkan sebotol ramuan/potion trick dari kantong celananya.

"Eh ... apa itu?" tanya Zeyn penasaran sekaligus terkejut. Sanchez kemudian meminum potion itu.

"Trick potion," jawab Vincent.

"Hah? Memangnya ada?" tanya Zeyn lagi.

"Hah? Nih orang selama ini hidup di mana?" pikir Vincent.

"Yaah!" teriak Troy melepaskan tebasan gelombang suara ke arah Sanchez.

Namun, potion yang diminum oleh Sanchez tadi sudah beraksi, dan membuat tubuhnya bertambah besar dan mengubah wajahnya menjadi bentuk wajah banteng.

"Aaaah!!" teriak Sanchez.

Tebasan suara dari Troy tadi tidak terlalu berpengaruh terhadap Sanchez. Tubuh Sanchez hanya sedikit bergerak, itu karena tubuh Sanchez sudah diperkuat oleh potion trick yang ia minum tadi.

"Eh?" Troy terkejut.

"Hehehe." Sanchez berdiri.

Ia kemudian meloncat ke arah Troy dan menyeruduknya. Troy akhirnya terpental karena serudukan yang kuat dari Sanchez.

Lalu, Zeyn dan Vincent berlari ke arah Sanchez untuk menyerangnya. Vincent kemudian melompat ke arah Sanchez dan mencakarnya.

"Rill, Khaira, bantu kami!" seru Zeyn.

"Pasti!" jawab Khaira.

"Tak kau suruhpun aku pasti membantumu," U

ucap Rill.

Sanchez menangkap tangan Vincent yang berusaha mencakarnya, lalu ia melemparnya. Zeyn kemudian meluncur melewati ************ Sanchez, lalu ia melemparkan bom kertas ke tubuh Sanchez dari bawah.

Bom kertas itupun aktif dan membuat tubuh Sanchez terdorng ke depan.

"Gelembung bom!" teriak Rill menembakkan beberapa gelembung ke arah Sanchez. Gelembung yang mengenai Sanchez akhirnya meledak dan membuat tubuh Sanchez termundur lagi.

Zeyn lalu meloncat ke atas dan melemparkan bom kertas lagi.

"Kerja sama mereka ... sangat hebat," batin Vincent. Sanchez yang terkena ledakan bom kertas lagi akhirnya berlutut.

Sanchez kemudian melihat ke arah Zeyn yang masih terus naik ke atas karena dorongan loncatannya yang terlalu kuat. Sanchez kemudian mencoba untuk meloncat ke arah Zeyn dan menyerangnya. Namun sebelum itu, kedua kakinya ditahan oleh tanaman pelilit Khaira.

"Bagus?" gumam Zeyn yang sudah mulai turun ke tanah dan ia berputar dan menendang Sanchez dari atas dengan sangat kuat.

"Aagh." Sanchez kesakitan. Sanchez yang tadinya berlutut, karena tendangan dari Zeyn ia akhirnya jadi terbaring dengan posisi kaki yang terlipat.

Khaira kemudian meningkatkan jumlah tanaman pelilitnya dan melilit atau mengikat seluruh tubuh Sanchez ke tanah.

"Emm! Emm!" Sanchez mencoba untuk berteriak, namun tidak bisa karena mulutnya ditutup oleh tanaman pelilit Khaira.

"Troy!" teriak Zeyn memberi kode kepada Troy untuk mengakhiri pertarungan mereka.

"Ya! Terima kasih sudah menyisahkan bagian untukku," ujar Troy. Troy kemudian meloncat ke atas dan bersiap menyerang Sanchez.

"Maaf yah," gumam Troy.

"Tusukan suara!" Teriak Troy mengeluarkan jurusnya di udara. Troy mengarahkan pedangnya ke arah Sanchez, dan lalu dari tusukan itu muncul getaran suara yang terus bergerak hingga akhirnya menusuk Sanchez.

"Eegh." Sanchez kesakitan.

Alhasil, Sanchez pun pingsan tak sadarkan diri karena ditusuk oleh Troy dengan pedangnya.

"Ke ... ren ...," gumam Vincent yang kagum dengan kerja sama apik dari tim Zeyn.

"Maaf, yah," ucap Zeyn sambil menghela napas pada Sanchez yang sudah tak sadarkan diri.

"Maaf," gumam Rill dan Khaira.

*******

Sementara itu, perang di area lain tepatnya di tepi kota masih berlanjut. Penduduk Kota Chusan terdesak dan beberapa sudah tewas. Namun penduduk yang masih bertahan terus melawan dengan sekuat tenaga.

Broom broooom broooooooooooom.

Leo dan pasukannya yang niatnya mencari Zeyn, sekarang pergi ke Kota Chusan dengan tujuan untuk menemukan pengguna kekuatan kegelapan yang tadi dirasakan keberadaanya oleh Leo dan Corna, orang itu adalah Troy. Yah, walaupun memang Zeyn juga berada di kota ini, tapi fokus mereka teralih untuk mencari pengguna kekuatan kegelapan itu.

Setelah beberapa lama, mereka akhirnya sampai ke tepi Kota Chusan.

"Perang?" ujar Eljey terkejut.

"Apa pengguna kegelapan itu ada di antara orang-orang ini?" tanya Leo pada Corna.

"Aku tidak tahu, aku tidak bisa merasakannya lagi," jawab Corna.

"Kita harus mencarinya!" seru Leo.

"Dan kalau beruntung, kita juga bisa menemukan Zeyn di sini." Leo tersenyum. Corna yang mendengar ucapan Leo pun tersenyum lebar. Karena ia sangat ingin melawan Zeyn.

 

~*☆Bersambung☆*~

 

1
Ferdian yuda
jdjak
💋ShasaVinta💋
aku mampir Thor . nanti aku lanjuti lagi bc dan likenya . saling support yab thor . tks 😉
Diana
kak, kok cuman sampai eps HILANGNYA TROY sih kak? apa eps barunya belum muncul?
farway
trick? hmm... trickters! bentar, kalau dia yang pertama tidak memiliki trick berarti semua orang punya trick dong? kalau cuma sebagian yang punya bisa di panggil trickters tapi kalau semuanya punya trick... yang ga punya trick disebut apa ya? hmmm...
Protocetus
main juga ke novelku min
anggita
4 like tertinggal👌
anggita
gun gumy.,
Yisa
Boomlike mendarat, Thor.

hehe, abis baca marathon✌🏻
Ganbatte, ditunggu up nya😆
Yisa
Mungkin emang lagi musim Corona. Baca corna jadi corona🤣😭
anggita
Zeyn👍💪
anggita
💪💪👍
anggita
trik gelembung... gun gummy
anggita
like yg trtinggal👍
Loli bunting
masih gw pantau kelanjutannya kang
anggita
👌👌👍👍
anggita
negeri.arasi👏
Hesti Heryanti
semangat selalu.kak
karya mu semakin keren


Salam Mengintip Jodohku
nazaruddin thamrin
Fresh nazar mendukungmu Thor. Ditunggu like dan komenmu ke HOT MAN ON CAMPUS dan BABY MY LOVE. Kita saling support terus ya
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
semangat kak
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
yuhuuuu.. like lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!