𝗨𝗽𝗱𝗮𝘁𝗲 𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝗛𝗮𝗿𝗶
DIA MEMILIH UNTUK TETAP BUTA UNTUK MEMBUKA TOPENG ORANG LAIN!
Kimmy kehilangan pengheliatannya karena ulah dari suami dan sahabatnya, diceraikan dan dianiaya, Kimmy berujung koma.
Ketika terbangun dari koma, Kimmy sudah kehilangan semua hartanya, tapi ia bertemu dengan Garret yang ingin mengoperasi matanya. Namun, Garret tidaklah sebaik yang Kimmy kira.
"Kau harus menjadi istriku! Karena kau adalah orang yang sangat aku benci, kau akan kubawa ke rumah keluargaku, sebagai pembantu!" - Garret Tandeo.
Mendapati kesempatan keduanya sama buruknya, Kimmy bertekad bangkit setelah mengetahui bahwa Garret adalah, kakak dari sahabatnya.
"Aku setuju dengan semua permintaanmu, tapi sebagai syarat bersikaplah seolah aku tetap buta, agar aku bisa membalaskan dendamku!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 13 | Lakukan Dan Sekali Saja
"Hah?" Garret melirik ke area selangkang*nnya, ternyata celana bahannya sudah basah, banjir dengan cairan menembus pakaian dalamnya. "Jadi tadi beneran mimpi?"
"Kau kenapa? Kenapa bisa belepotan begitu?" tanya Kimmy kepada Garret. Garret mundur beberapa langkah menutupi area itu. "Jangan dilihat!"
"Oke!" Kimmy memutar bola matanya malas. "Tapi kemarilah, aku punya rencana baru."
"Jangan memerintah, didalam kontrak itu tidak ada bagian dimana kau akan memerintah, lagipula kau berada di pihak ditekan!" Garret menolak perintah Kimmy karena masih malu dengan kejadian barusan, Kimmy bangkit dan berdiri, dia berjalan ke arah Garret kemudian mengambil Tissu.
"Kenapa harus malu Ge, aku kan istrimu," jawab Kimmy bersimpuh dihadapan Garret dan menurunkan celana Garret untuk membersihkan cairan itu. "Lebih baik kamu mandi di kamar mandi, ruangan kamu ini aja, nanti aku bisa ambil celana baru di rumah, untuk kamu."
"Aku tahu! Apa rencanamu, tadi?"
"Aku minta kau, bersikap seolah, kau sudah menerima Bu Via sebagai Mamamu," jawab Kimmy berdiri, Garret menolak tegas hal itu. "Kau gila, dia musuhku, dia yang menghancurkan keluargaku."
"Hanya berpura-pura," Kimmy bangkit dan mendekatkan dirinya kepada Garret. "Hanya pura-pura, hanya itu kok," lanjut Kimmy mencubit kecil hidung Garret. "Bantu istrimu ini, yah?"
-
"Ini!" Garret memberikan es krim kepada Kimmy saat mereka berhenti di sebuah toko es krim. "Bisa-bisanya kamu nyuruh saya beliin kamu, Es Krim, emang saya kamu anggap apaan."
"Suami aku," jawab Kimmy mengambil Es Krim itu dan memakannya, Garret menghela napas panjang kemudian duduk di samping Kimmy. "Berapa hari lagi?" tanya Garret.
"Apanya?"
"Pernikahan kita," jawab Garret kepada Kimmy, Kimmy mengangguk tanpa menjawab. "Jadi berapa hari lagi?"
"Sembilan puluh sembilan, emang kenapa?" tanya Kimmy membuat Garret menggeleng. "Kamu yakin kalau kamu bisa balas dendam sama Daren dan Orin, semudah itu?"
"Yakin sih, selagi ada Bapak Ge terhormat disampingku, aku yakin banget," jawab Kimmy, Garret tertawa. "Bapak Ge?"
Kimmy langsung menunduk. "Iya, aku selalu manggil Daddy aku Bapak, dia orangnya baik, selalu ngertiin aku, tapi Bapak aku tahu gak yah kalau aku sekarang lagi gak baik-baik aja." Garret menatap lurus kedepan. "Daddy kamu pasti bangga karena anaknya bisa mandiri."
"Tumben?"
"Apanya."
"Baik, biasanya kasar, kesambet apaan?"
"Huh! Gadis sialan," keluh Garret melepaskan tangannya yang merangkul di bahu Kimmy. "Bercanda, nih cobain." Kimmy menyodorkan es krimnya kepada Garret, tapi Garret menolak.
"Gak!" Kimmy memaksa menyodorkan es krimnya walaupun ditolak oleh Garret sampai akhirnya mereka berdua jatuh dalam keadaan Kimmy menindih Garret. "Kim?" Hening.
Kimmy diam, dia tidak menjawab, tapi mereka hening lama sekali dalam posisi itu sampai akhirnya secara tiba-tiba Garret menarik kepala Kimmy sehingga Kimmy dan Garret langsung berciuman, bibir mereka saling menempel dalam hening, Garret bahkan bisa merasakan rasa es krim yang masih ada di dalam mulut Kimmy.
Beberapa menit mereka berdua ada diposisi yang sama, sampai akhirnya Garret melepas ciuman itu dan bangkit dari posisi mereka, Kimmy membenahi rambutnya yang berantakan, sedangkan Garret langsung membuang muka karena malu.
"Ge, kita bisa pergi sekarang, aku juga belum berganti baju, takut kalau Daren atau Orin melihat kita bersama, mereka akan curiga," ujar Kimmy mendoktrin situasi agar Garret juga bisa berbicara. "Oh, oke, ayo kita pergi sekarang."
Garret dan Kimmy berjalan menuju mobil Garret, walaupun keadaan mereka masih malu-malu, mereka harus menuju apartemen Garret untuk Kimmy bisa mengganti bajunya dan berdandan seperti Kimmy lagi bukan Tammy.
-
"Kimmy! Kimmy!" Garret berteriak membuat Theo dan Via yang mendengar teriakan itu berjalan keluar dari kamar mereka. "Garret! Ada apa ini? Kenapa kamu berteriak?" tanya Theo kepada putranya itu.
"Kimmy mana Pa? Kimmy mana!?" tanya Garret emosi sekarang, Theo kebingungan dia memanggil pembantu lain termasuk Kimmy untuk menghadap kepada Theo, Garret dan Via.
"Sebenarnya ada apa ini? Ada apa Garret?" tanya Via yang juga kebingungan. "Tante, maafin Garret, Garret tidak mendengar kata Tante selama ini, ternyata benar, Kimmy itu cuma polos diluar, dia ternyata licik," ujar Garret berjalan ke arah Via.
"Ada apa Tuan?" tanya Kimmy berjalan bersama pembantu lain, Garret menatapnya tajam. "Sini, kamu!" Garret menarik tangan Kimmy kemudian menyeretnya ke hadapan Theo dan Via. "Berani-beraninya kamu mencuri uang saya di kamar! Kurang baik apa saya membantu kamu, Hah! Kurang baik apa saya!?"
Kimmy terdiam, dia menangis memegang rambutnya yang ditarik Garret kemudian menunduk. "Maaf, Tuan."
"Maaf! Gak ada lagi maaf untuk pencuri kayak kamu! Mulai sekarang! KAMU DIPECAT!" teriak Garret mendekatkan kepalanya ke telinga Kimmy. "Akting yang bagus, baby," bisik Garret tersenyum sinis.
"Kamu!" Garret menunjuk salah satu pembantu lain. "Kamu ambil tas Kimmy dan bawa kesini." Pembantu itu bergegas mengambil tas Kimmy di kamar, setelah mengambilnya ia menyerahkannya kepada Garret. "Ini Tas kamu!" Garret menarik Kimmy ke teras dan melemparkan tas Kimmy kesana. "SEKARANG! KAMU PERGI DARISINI!"
Deg.
...----------------...
Jangan Lupa Like yah Kaka2
Gausah kasih bunga atau poin, Like aja udah berharga banget untuk performa Novel ini~
di kabarikah???
nebak ngasaalll.....😄😄😄