NovelToon NovelToon
Pengorbanan Mama Muda

Pengorbanan Mama Muda

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Tamat
Popularitas:443.3k
Nilai: 5
Nama Author: kisss

Hamil di usia 16 tahun, karena diperkosa oleh seorang pria berusia 30 tahun. Membuat Mera terpuruk, hidupnya hancur berantakan dan ayahnya meninggal dunia karena serangan jantung setelah mengetahui anaknya hamil. Sedangkan ibunya bunuh diri, sebab tak sanggup mendengar gunjingan tetangga.

Tak berhenti di situ. Mera depresi selama hamil dan berniat membunuh anaknya yang baru lahir. Vano adalah ayah dari anak yang Mera kandung, dia menyesali perbuatannya dan meninggal karena overdosis meminum obat penenang.

Setelah melahirkan Mikayla, Mera meninggalkan bayi itu di rumah Vano.

Dia mengira hari itu adalah akhir segalanya. Ternyata salah, tujuh tahun kemudian, takdir memintanya kembali untuk bertemu dengan anaknya yang membutuhkan transplantasi sumsum tulang belakang miliknya.

Arga Aditama (adik kandung Vano) memaksa Mera kembali dengan cara menculik wanita itu. Memaksanya agar mau bertemu dengan Mikayla.

"Mama! Mama! Jangan tinggalkan Mika lagi. Mika janji akan jadi anak baik!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalau Aku Punya Uang

Rumah Arga menjadi ramai setelah membaca pesan grup keluarga. Di mana Arga memberi kabar kalau Mikayla terluka pipi, karena dicubit oleh Jennifer. Dia juga menceritakan kalau Mikayla terlibat perkelahian di sekolah.

Mera menelan ludah susah payah saat melihat Sri, Damar, Windi – tante Arga, Danuarta – suami Windi. Datang untuk menjenguk Mikayla siang itu juga.

Mera mengira kalau mereka datang untuk memarahi Mikayla. Ternyata bukan, justru mereka ikut marah dan mengutuk Jennifer.

Mikayla menceritakan semua yang terjadi di sekolah. Tentang Erika yang selama ini merundung dirinya. Berhasil membuat keluarga terkejut. Sri dan Windi menangis karena sakit hati mendengar Mikayla dirundung hanya karena tidak punya ibu dan sakit-sakitan.

Awalnya mereka hendak menasehati Mikayla untuk tidak boleh menyakiti teman. Namun, saat mendengar penjelasan Mikayla. Mereka ikut mengerti alasan meledaknya amarah Mikayla.

"Kenapa gak bilang sama Oma kalau kamu di-bully, Nak?" Sri meneteskan air matanya. Dia mengoleskan salep di pipi Mikayla. Agar lebam menghilang.

"Mika gak mau buat orang-orang khawatir." Suara Mikayla bergetar menahan Isak tangis. Hati mereka ikut ngilu mendengarnya.

Sri dan Windi memeluk erat tubuh Mikayla. Tak henti memberikan ciuman di puncak kepala Mikayla.

Wajah Damar, Arga, dan Danuarta memerah. Tidak menyangka Mikayla cukup tersakiti saat sekolah. Tidak ada kabar dari wali kelas Mikayla.

"Arga, kamu tahu apa yang harus dilakukan, bukan?" Damar menatap dingin sang anak. Arga menganggukkan kepalanya. Dia segera membuka ponsel lalu mengirimkan pesan untuk seseorang.

Mera yang berada di sana seperti angin lalu. Mereka seperti tidak melihat Mera. Wanita muda hanya bisa meremas tangan tatkala mendengar kisah pilu sang anak selama ini.

Akan tetapi, Mera tidak diberi waktu untuk mendekati Mikayla. Sri dan Windi sudah mengapit bocah belia.

"A-apa masih sakit?" tanya Mera dengan gugup membuat suasana riuh mendadak hening.

Mereka tersadar kalau ada Mera di sana. Menatap Mera dengan tatapan yang sulit diartikan. Wanita itu hanya bisa menelan ludah kasar.

"Tidak lagi, Mama. Mika anak kuat! Jadi, luka kayak gini sudah biasa bagi Mika!" Gadis kecil berkata benar. Selama ini dia telah merasakan sakit yang lebih parah daripada dicubit. Tadi dia menangis untuk membuat Arga memarahi Jennifer.

Mera bernafas lega mendengar jawaban sang anak. Tanpa diminta Mikayla bangkit lalu berjalan mendekati Mera. Dia duduk di pangkuan Mera membuat tubuh wanita muda itu menegang. Semua mata memandangnya dengan sorot mata penuh rasa cemburu. Karena Mikayla dekat sekali dengan Mera.

"Mika Sayang, kamu gak mau duduk di pangkuan, Opa Danu?" Danuarta menatap Mikayla penuh harap. Dia telah lama merindukan cucu dari keponakannya.

Mikayla menggelengkan kepalanya polos. Dia sudah sering duduk di pangkuan Danuarta. Jadi, mulai sekarang dia harus lebih sering duduk di pangkuan Mikayla.

"Mika mau sama mama," jawab gadis itu polos membuat wajah Danuarta berubah masam. Dia menatap Mera sinis seolah mengatakan, berani sekali kau merebut hati Mikayla dari saya.

Tiga jam kemudian, mereka pulang ke rumah masing-masing. Meninggalkan Arga, Mera, dan Mikayla di rumah. Barulah Mera menghela nafas lega.

"Akhirnya mereka pulang juga," gumam Mera pelan.

*

*

Arga benar-benar merealisasikan ucapannya yang membawa masalah Jennifer ke jalur hukum. Awalnya pengacara Jennifer ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Namun, Arga tidak mau. Pantang bagi keturunan Aditama membalas musuh dengan cara memaafkan.

"Luka dibalas maaf itu tidak adil. Mari realistis, luka dibalas luka itu baru adil!" Begitulah slogan yang selalu ditanam dalam kepala keturunan Aditama.

Pihak Jennifer mengancam akan membawa kasus Mikayla yang melukai Erika ke jalur hukum. Akan tetapi, mereka kalah telak setelah mendengar fakta baru, yaitu Erika lah yang sering merundung Mikayla.

Banyak bukti dan saksi yang melihat. Rekaman CCTV juga tidak dapat direkayasa. Arga bergerak cepat untuk menghukum Jennifer.

Jennifer terbukti bersalah dan dipenjara selama tiga bulan. Karena melakukan penganiayaan ringan pada anak.

*

*

Menuju jalan pulang ke rumah. Arga melirik Mera yang tampak murung sedari tadi di pengadilan. Mikayla pulang bersama Sri dan Damar. Karena orang tua itu ingin mengajak Mikayla bermain agar tidak trauma.

"Ada apa?" tanya Arga seraya melirik Mera yang duduk di sampingnya.

Mera mendengus dingin. Lalu menatap Arga dengan kata berkaca-kaca.

"Kalau saja dulu aku punya uang. Pasti kakakmu sudah membusuk di penjara," ujar Mera dengan nada dingin. Hatinya berdenyut sakit mengingat masa lalu saat sang ayah melaporkan tindak kejahatan yang dilakukan Vano. Akan tetapi, jaksa menolak. Dengan dalih kurangnya bukti. Padahal, jaksa tersebut sudah disuap oleh orang tua Vano.

Sialnya lagi. Jaksa yang menangani kasus Mikayla adalah jaksa yang dulunya menolak laporan ayah Mera.

"Wanita tadi … dia hanya mencubit pipi Mikayla sampai membiru, sedangkan kakakmu merenggut perawan ku dengan paksa. Bekas luka di pipi Mikayla bisa sembuh, tapi bekas luka di hatiku akibat ulah kakak jahanam mu itu sampai sekarang masih basah!" sambung Mera dengan penuh penekanan membuat Arga menginjak rem dan menepikan mobilnya di pinggir jalan.

Dia langsung mencengkram dagu Mera dengan kuat.

"Siapa yang kamu sebut pria jahanam, huh?!" sentak Arga dengan nada tinggi membuat tubuh Mera bergetar ketakutan.

*

*

Bersambung.

Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰

Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️

1
MARWAH HASAN
ini cerita seru loh
beda dari yang beda🤣
karena saya lama hilang dari peredaran jadi baru ketemu.
dulu terakhir baca cerita 'tiba² istriku berubah'
komalia komalia
Ternyata anak selingkuhan
komalia komalia
si jesica jangan di anggap lagi keluarga cuma pungut aja tapi songong
komalia komalia
si vano dasar nya pendosa mati nya pun oper dosis
komalia komalia
buka aja mer
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣calon pelawak si mikayla
komalia komalia
🤣🤣🤣🤣🤣
komalia komalia
penasaran sama si vano meninggal nya akibat apa
komalia komalia
jiji banget sama kelakuan mu arga 🤣🤣🤣
komalia komalia
mati aku
komalia komalia
belum tau makanan biasa enak dan Sehat
komalia komalia
si vano nya kenapa meninggal
komalia komalia
pasti mera bakal trauma berat wahar lah dan dia engga meneeima anak nya keluarga si vano nya pun sama jahat
komalia komalia
nah gitu
komalia komalia
pantas punya trauma yang berat ternyata
komalia komalia
umur berapa emang waktu di oerkosa ko anak nya udah besar
komalia komalia
ooh Berarti arga adek ipar nya mera
hemmmmm???
BAGUS BENGGTT
syh 03
Luar biasa
Bahari Sandra Puspita
Alhamdulillah, doa Mika udah dikabulin sama Allah ya sayang..
walopun bukan adik kembar cowok cewek, tapi tetap disyukuri saja..
sapa tau mama Mera masih mau hamil lg dan dikasih adik cowok..
syukurlah akhirnya happy ending, semua saling memaafkan dan hidup rukun..

makasih banyak kak sudah membuat kisah yg inspiratif..
mengangkat tema yg memang banyak berkembang di masyarakat..
semoga bisa bermanfaat bagi para reader semuanya..

sepertinya ini novel terakhir kakak yg bisa kubaca..
sudah habis dibaca maraton kecuali yg belum tamat..
semoga masih mau berkarya di sini lg suatu saat..

anyway, semoga sehat selalu ya kak..
tetap semangat untuk menghasilkan karya2 lainnya yg gak kalah luar biasanya..
semoga sukses selalu baik di dunia halu maupun dunia nyata.. 💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕
barokallah.. 🤲🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!