NovelToon NovelToon
We Are BROTHER

We Are BROTHER

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: Wachid Tiara

kisah asmara antara Justine Anderson Smith di kehidupan sekolahnya dan juga kisah cinta Davin Anderson yang jatuh cinta pada seseorang yang tidak diduga, mereka berdua bersaudara dan saling mengejar cinta sejati mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

We are BROTHER 13

We are BROTHER 13

Padi harinya, seperti yang Leo katakan, Davin dan Kayla melewatkan sarapan pagi mereka

"Jessy, dimana Davin?" Tanya Lucy pada cucunya, karena dia tidak menjumpai nya, hanya ada Alex, Leo, Jessy dan Justine

"Masih dikamar grandma, biarkan saja, mungkin mereka masih lelah" jawab Jessy sekenanya

"Kamu ini, sudah lah, biarkan saja mereka, kalau mereka lapar juga pasti akan keluar" ucap Lucy yang mengerti apa yang sudah terjadi

"Baiklah makanlah sarapan mu" ucap Lucy lagi

Mereka memakan sarapan yang sudah disediakan Lucy untuk anak dan cucu-cucunya, Ada sosis, telur, jamur, tomat, puding, kentang dan juga roti panggang. 

Setelah mereka sarapan mereka berencana untuk pergi ke London eye, London Eye merupakan sebuah roda pengamatan yang terbesar di dunia dengan ketinggian 135 meter atau 433 kaki. Objek wisata London Eye ini berada berputar di atas Sungai Thames London dan mulai beroperasi pada akhir 1999.

Tempat ini menjadi salah satu tempat wisata terbaik di London karena dengan menggunakan London Eye pengunjung bisa melihat seluruh panorama kota London. Pengunjung bisa melakukan pengambilan foto yang indah dari ketinggian bangunan tersebut.

Dan setelahnya akan ke Tower Bridge atau Jembatan Menara adalah suatu jembatan yang membentang di atas Sungai Thames di London. Jembatan ini mempunyai panjang sebesar 244 meter dan dibuka pada 30 Juni 1894.

Jembatan ini dinamakan Tower Bridge karena lokasinya yang berdekatan dengan London Tower. Jembatan yang indah ini terdiri dari dua bangunan menara yang terhubung oleh dua koridor untuk para pejalan kaki.

Jessy dan Leo serta Justine sudah berangkat untuk berkeliling, sedangkan Alex harus mengurus bisnisnya disana, jadi dia tidak ikut rencana mereka, lagi pula Alex sudah terlalu sering mendatangi tempat-tempat itu,dan bahkan hampir merasa bosan

Dikamar Davin dan Kayla

Kayla membuka matanya perlahan, dia melihat ke sekelilingnya, cahaya matahari sudah menembus masuk kedalam kamarnya saat ini

"Uh! ya ampun aku kesiangan" Kayla melihat ke sebelah nya, Davin masih tertidur dengan damainya, dia mengingat kejadian semalam, jantungnya kembali berdetak dengan cepat, dan wajahnya kembali merona

Kayla bangun dan menurunkan kakinya kelantai dari ranjangnya, dia akan menuju ke kamar mandi, Kayla mencoba pelan-pelan berjalan, karena s*langkangan nya terasa sakit

Kayla berjalan tertatih-tatih menahan sakit nya, tiba-tiba tubuhnya terasa melayang, Kayla terkejut saat Davin mengangkat tubuh nya

"Biar aku antar kamu ke kamar mandi" ucap nya

Kayla merasa sangat risih, pasalnya Davin juga sama seperti dirinya yang tidak memakai apapun, rasanya begitu malu, begitu juga dengan Davin yang terlihat semburat merah menjalari seluruh wajah hingga ke telinganya

Davin meletakkan Kayla di pinggir bathtub, Davin mengisinya dengan air hangat dan menambahkan wangi-wangian yang menenangkan, Davin menuntun Kayla untuk masuk ke dalam bathtub

Davin menelan ludahnya saat melihat tubuh polos Kayla basah saat berendam di depannya, suhu di kamar mandi menjadi begitu terasa panas untuk nya, Davin melangkahkan kakinya ikut masuk ke dalam bathtub

"Kamu?!"

"Aku merasa panas, kita harus mandi bersama" ucap Davin

"Tapi..." Kayla menutupi bagian dadanya dengan kedua tangannya, karena Davin terus menatapnya

"Apa kamu perlu ditutupi? Aku sudah melihat semuanya, bahkan sudah merasakannya juga" goda Davin

"Kamu mesum!!" dengus Kayla saat Davin menarik tangan Kayla yang menutupi dadanya

"Bagaimana kalau kita lakukan sekali lagi disini? Kita perlu mencoba nya bukan?" Davin berbisik dengan nada menggoda nya ditelinga Kayla

Wajah cantik Kayla kini bertambah memerah, Kayla menggigit bibir bawahnya menahan malu di wajahnya, menjadikannya terlihat begitu lebih menggoda di mata Davin

Davin segera melancarkan aksinya tanpa menunggu apapun, Kayla dengan pasrah mengikuti permainan yang Davin lakukan, dirinya kini mulai menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh Davin begitu pula Davin yang mulai kecanduan untuk selalu menyentuh Kayla

Satu jam berlalu mereka baru keluar dari kamar mandi, Davin membopong Kayla yang memakai handuk nya

"Apa kamu masih kedinginan?" Tanya Davin khawatir

"Tentu saja! Bagaimana tidak, kamu..." Kayla menghentikan kata-katanya

"Aku kenapa?" Davin mendekatkan wajahnya pada Kayla

"Kamu meminta berkali-kali" jawab Kayla memalingkan wajahnya dari tatapan mata Davin

"Tapi kamu juga menyukainya dan bahkan menikmatinya" goda Davin

"Davin...!" Teriak Kayla malu

"Baiklah, lebih baik kita keluar, atau orang-orang akan menggoda kita habis-habisan" Davin dengan cepat memakai bajunya, begitu juga dengan Kayla

Davin dan Kayla keluar dari kamar, dan mencari anggota keluarga yang lain namun mereka tidak menemukan nya

"Davin" panggil Lucy

"Iya grandma" jawab Davin gugup

"Kamu mencari kakak mu dan keponakan mu? Mereka sudah berangkat ke London eye dan juga akan ke Tower bridge" jelas Lucy

"Benarkah kapan mereka berangkat?" Tanya Davin lagi kenapa dia ditinggal oleh kakaknya

" Sudah beberapa jam yang lalu, sekarang makan lah, ini sudah waktunya makan siang" perintah Lucy

Kayla melirik jam tangannya, dia terkejut saat melihat ternyata sudah jam 11.30 pagi menjelang siang, seketika wajahnya kembali merona, dia yakin kalau semua orang disini sedang membicarakan mereka

"Kayla, apa kamu sakit sayang? Kenapa wajahmu memerah?" Tanya Lucy seolah tidak tahu apa yang terjadi

"Itu grandma..." Kayla melirik kearah Davin untuk membantu nya

"Apa Davin mengajak mu berendam terlalu lama?" goda Lucy

"Tidak grandma, aku tidak terlalu lama mengajaknya berendam, hanya satu jam-an saja iya kan Kayla?" jawab Davin dan melihat ke arah Kayla yang wajahnya sudah terasah seperti terbakar, benar-benar panas

----------

Author juga ngerasa gerah lihat Davin 😝

Tap jempol kalian 😉

 

1
Rahmawaty❣️
Kayla ketiban durian runtuh ini😁😄
Cha-ca Jo Aisyah
serasa nonton di ikan terbang
Win
Biar makin seru ajj!
Win
Kakek Alex... 👍💕
Win
Hehehe... Begitu rupanya
S
njirrr anjerrr
S
nangis plus baper akhirnya ya just setelah sekian purnama
S
tidak ada kebahagiaan untuk seorang Jasmine Stanford 😭😭
S
ngilu bgt Ampe ulu hati pokona mah hanya babang Davin yg dinobatkan sebagai lelaki terbaik😭
S
nangis bgt gw kasihan bgt kamu Jasmine sayang😭
Ls.*(
Hidda
Siti Zulaiha
Andin egoisss orgnya tkg maksa
S
gua mo nanya mantap2 tuh emg beneran enak ya? ko jadi kepo🤣
S
ih pengennn🤣🤣
S
gua yg bru bca 2021 soalnya baca kisah Jessy dluh baru baca kisahnya Alex bru bca ini woelah🤣🤣tpi ga dpat visual nya katanya visualnya BTS ohmygodd
kiki
akhirnya kelar
kiki
jangan menjalin hbungan sma seseorng yg masa lalunya belum kelar, alesan balas dendam itu terlalu klasik, kalo emng udh nglupain dy gak akan ada niatan sedikitpun buat balas dendam, pda akhirnya cinta mengalahkan kebencian
kiki
ah lebih seru cerita jason sama ralia
kiki
lagian ngpain marah adia, lu aja masih cinta sama alvin
kiki
baguslah sama ralia aja, adia jg masih bimbang gak jlas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!