NovelToon NovelToon
Dikejar Brondong

Dikejar Brondong

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Berondong / Tamat
Popularitas:96.2k
Nilai: 5
Nama Author: erma _roviko

Di usia yang lebih kepala tiga membuat Iren kesulitan menemukan pasangan hidup, terkadang dia menerima ide konyol Biru yang mengatur kencannya. Namun, sialnya dia di permalukan dan membuatnya terjebak dengan pria yang usianya jauh di bawahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjenguk ibu

Aku menarik nafas dalam dan mengeluarkannya secara perlahan, mempersiapkan diri untuk bertemu dengan ibuku yang mengalami depresi berat dan cukup sulit menyembuhkannya karena tekanan batin yang di berikan oleh ayahku. Walaupun aku sudah berdamai dengan masa lalu dna memaafkan ayahku, tetap saja luka itu masih membekas. 

Perlahan aku memberanikan diri untuk masuk ke dalam ruangan putih, menghampiri seorang wanita paruh baya yang menatap lurus dengan tatapan kosong. Rambut pendek di atas bahu sudah menjadi ciri khas ibu, walaupun dia tidak waras tapi selalu meminta orang untuk memotong rambutnya saat memanjang. 

"Ibu, aku datang untuk mengunjungi Ibu." Ku dekap tubuh ibu dengan erat, air mata menetes dengan sendirinya. Aku sangat bahagia bisa memeluknya, namun ibu hanya diam dengan tatapan kosongnya. 

"Aku akan mencoba mencari dokter khusus untuk ibu, agar ibu segera sembuh." Aku mencium pipi ibuku dan menangis. 

Ehem

Aku mendengar seseorang yang berdehem, segera aku menyeka air mata dan menoleh ke sumber suara. Terlihat seorang pria mengenakan jas putih, pria yang selalu merawat ibunya. 

"Deno. Kirain siapa!" 

"Maaf, aku datang di waktu yang salah. Aku akan datang lagi nanti." 

"Masuk saja." Aku mempersilahkannya untuk masuk, tentu ingin mendengar kabar dan berita mengenai kondisi ibuku. "Apa ada kemungkinan ibuku bisa sembuh?" tanyaku penuh harap. 

"Kemungkinan untuk sembuh hanya tiga puluh persen, dan hal itu kamu harus membuat ibumu agar bisa berjuang. Karena percuma saja melakukan pengobatan kalau hati ibumu tidak menginginkannya." 

Setidaknya aku masih memiliki harapan, bukankah tiga puluh persen itu jumlah yang cukup? Aku terus meyakinkan diri dan mengharap ibuku bisa sembuh total. Aku rindu masakan ibu, kasih sayang, cinta, dan omelan ibu. Hidupku terasa hampa, semangatku ikut pergi bersama ibu.

"Deno." Lirihku pelan. 

"Hem."

"Apa kamu punya kenalan dokter yang bisa menyembuhkan ibuku?" 

"Aku mengenal satu dokter, tapi untuk menghubunginya cukup sulit."

"Kamu tidak punya informasi dari dokternya?" tanyaku penuh harap, namun melihat Deno yang menggelengkan kepala membuatku putus asa. 

"Aku akan mencoba mencari alamat dan kontak dari dokter itu." 

"Iya, aku hanya ingin ibuku sembuh." 

"Tidak ada yang tidak mungkin. Oh ya, aku dengar kamu memaafkan ayahmu."

"Begitulah, aku sadar kalau menyimpan dendam hanya akan membuatku tidak bisa maju. Aku ingin bangkit dari keterpurukanku, berdamai dengan masa lalu dan menerima dua anak ayahku yang berbeda ibu sebagai adik. Ternyata mereka tidak buruk, aku selalu terhibur dengan mereka." 

"Semua pasti ada hikmahnya. Kamu wanita yang sangat kuat, mandiri, dan juga tegar."

Aku tersenyum dan melihat kepergian Deno, dokter yang aku kenal sekaligus menjadi temanku. Dia sangat pandai membuka suasana agar lebih hangat, aku yang mengurung diriku dalam dunia luar perlahan mulai terbuka padanya karena sudah membantu merawat ibuku.

Brak

Aku yang tersadar dari lamunan saat mendengar benda yang di lemparkan pecah berderai di atas lantai, segera berjalan menghampiri ibu yang tiba-tiba saja mengamuk. 

Aku menangis sambil memeluk ibuku yang terus menyakiti dirinya sendiri, tidak ada yang memahami penderitaanku melihat ibuku seperti itu. Segera aku berteriak memanggil Deno, dan pria yang sigap itu menyuntik sesuatu ke tubuh ibuku. Perlahan amukan mereda, namun tubuh ibuku lemah. 

Aku membantu Deno meletakkan tubuh ibu di atas brankar, tangisan karena sedih melihat ibu begitu. 

"Kamu sebaiknya pergi, biarkan ibumu beristirahat." 

"Baiklah." Patuhku yang sebenarnya sangat sulit melangkah pergi meninggalkan ibu seorang diri, demi kebaikannya terpaksa aku pergi dengan luka di hati. 

1
Sulaiman Efendy
ENDINGNYA GANTUNG GK JELAS
Sulaiman Efendy
GATEL BANGET SI PUTIH..
Sulaiman Efendy
DIPERINGATKN NGEYEL DN KERAS KPALA.. PERAWAN TUA MNJENGKELKN SI IREN..
Sulaiman Efendy
Luar biasa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
GOOD BIRU...😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
UNTUNG MABUKNYA DI APART ARIEL, KLO DI CLUB. BHAYA, BISA TERJADI O.N.S...
Sulaiman Efendy
CURIGA NI MAYA PACAR ATAU ISTRI DANIEL...
Sulaiman Efendy
ARIEL PSTI TAU RAHASIA DANIEL..
BISA JDI KJADIAN YG MNIMPA DANIEL DI CEGAT PREMAN ITU SANDIWARA DANIEL, KYKNYA DANIEL TAU KLO IREN MAU LEWAT DISITU..
Sulaiman Efendy
DIKERJAIN ARIEL.
Sulaiman Efendy
MODUS DANIEL MAU BICARAKN MASALH KERJAAN, UNTUNG ARIEL IKUT.
Sulaiman Efendy
BOS TPI MATRE JUGA SI IREN..
Evi
wah si Tante jadi rebutan 😄😄😄
Evi
lah dapat nmr dari mna??
perasaan td blm buka hp a si Tante deh??
🍒WINA🍒
berarti berjodoh sampe bertemu 3kl,,,emang pertemuanya bikin ngeselin tapi berkesan....
🍒WINA🍒
saya suka novel thor ini sangat bagus baru mampir kayaknya menarik jln cerita,,,lanjut thor n sukses sll💪
🍒WINA🍒
sibocil tengil lagi kgn makanya menghubungi tante,,,,
🍒WINA🍒
kasian sibocil sampe benjol kepalanya kena lemparan kaleng tante2,,,,minta ganti rugi aja cil...
💠🌺Suez shahril🌺💠
critanya seru bagus jalan crita nya padat nga bertele².. nga ikutan stress klo baca Kya novel lain nya..
💠🌺Suez shahril🌺💠
hadir
#support
moga terus bkrya yg bgus..
Ana Bainah
seru sekali kisah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!