NovelToon NovelToon
Perjaka Tampan Dari Hutan

Perjaka Tampan Dari Hutan

Status: tamat
Genre:Kebangkitan pecundang / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:480.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anarita

Naki adalah putra tunggal yang menjadi ahli waris keluarga Buranaphan. Ia dibuang ke pulau tak berpenghuni oleh ibu tirinya karena tak mau kekayaan Buranaphan yang melimpah jatuh ke tangan anak tersebut.


Anak itu tumbuh besar dilingkungan ganas bersama hewan-hewan buas. Ia dirawat oleh sepasang Kingkong mandul yang tidak memiliki keturunan sampai besar dan bisa bertahan hidup sendiri.

Pada suatu hari takdir mempertemukan Naki dengan Diana. Si gadis polos baik hati yang berniat liburan dan menyatu dengan Alam di pulau Ninian. Nahas, kapal pribadi yang ditumpangi Ana menunju pulau tujuannya hancur tertabrak ombak. Dan membuat gadis itu berakhir terdampar di pulau tak berpenghuni bersama Naki

"Siapa kamu?" Ana menatap cowok aneh yang diperkirakan tinggginya lebih dari dua meter.

Dia masih diam memperhatikan setiap inci tubuh Ana dengan pandangan bingung seperti baru pertama kali melihat seorang wanita.

"Woi, kamu siapa Monster?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anarita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Frustrasi

Sejak SOS itu, dibuat, Ana selalu semangat dan pergi ke pantai pagi-pagi sekali. Dia berharap ada orang yang datang untuk menolong.

Sayangnya, perlahan tapi pasti Ana mulai patah harapan. Tak terasa waktu sudah berjalan sepuluh hari, tetapi tanda-tanda pesawat dan kapal lewat pun tak ada.

Entah itu tempat apa. Ana sampai heran kenapa pulau sialan ini bisa sangat terpencil. Apakah keberadaannya terletak di tengah-tengah segitiga bermuda?

Umpatan-umpatan kecil mulai keluar dari bibir gadis itu. Dosa apa ia di masa lalu sampai harus terjebak di tempat gila.

Entahlah ....

Ana menangis tak kuasa. Gadis itu berlari menuju pantai kencang sekali. Dia berteriak histeris.

Naki yang tak tahu harus berbuat apa hanya mampu memandangi Ana dari kejauhan. Ada rasa sedih yang tidak bisa dilisankan saat melihat Ana sampai sefrustrasi itu. Namun, sekali lagi Naki mencoba sadar siapa dirinya.

Ia hanya makluk tak kasat mata, yang sekeras apa pun mencoba jadi yang terbaik untuk Ana, perempuan itu tetap saja tidak mau tinggal di sisinya.

Bagi Ana Taehyung BTS adalah lelaki terbaik. Dan Naki tidak pernah ada gambaran seperti apa rupa Taehyung BTS itu.

Apa pun yang Naki pamerkan tentang pulau itu sama sekali tidak menarik di mata Ana. Gadis itu selalu berkata tempat tinggalnya lah yang terbaik.

"Ana, apa tinggal bersamaku sangat menyedihkan sampai kamu menangis seperti itu?" lirih Naki. Dia memegangi jantung kiri. Tubuh bagian itu tiba-tiba berdenyut dan terasa sakit sekali.

Apa yang terjadi padaku, batin Naki dalam diam.

Ana mulai berada di ambang kebuntuan. Kakinya melangkah perlahan menuju laut dalam. Pelan tapi pasti tubuhnya perlahan oleh air laut.

"Anaaaa ...." Naki segera berlari saat menyadari ada yang tidak wajar dalam diri Ana.

Perempuan itu sudah muak sekali dengan kegilaan yang ada di pulau terpencil ini. Jadi ia ingin mati agar semua penderitaannya berakhir.

"Ana, apa yang kamu lakukan di dalam ombak?"

Di saat seperti ini Naki malah ngelawak. Tapi ia berhasil membawa Ana ke tepi pantai. Telat sedikit saja gadis itu pasti akan terbawa ombak, pikirnya.

"Uhuk ... Uhuk ...." Air garam disertai pasir laut keluar dari mulut Ana. Rasanya sakit sekali. Padahal dia belum jadi mati.

Begitu bangun Ana langsung memeluk Naki. Tubuh gadis itu gemetar hebat. Naki yang tak tahu harus bereaksi seperti apa hanya diam tanpa membalas pelukan Ana sama sekali

"Naki, aku takut," lirih gadis itu. Isakan kecil mulai terdengar dari bibirnya yang mungil. Dia kemudian melepas pelukan karena Naki terasa kaku seperti batang pohon kelapa.

"Kenapa kamu melakukan hal sebodoh itu, Ana? Bagaimana kalau kamu tenggelam dan dimakan hiu? Kamu jelas tidak akan bisa pulang ke tempat asalmu," ucap Naki marah. Ini adalah kali pertamanya Ana melihat Naki sedikit emosional dan mengkhawirkannya.

Mungkin bukan pertama kali dia begitu, tapi yang jelas Ana baru menyadarinya kali ini.

"Aku putus asa Naki. Aku sudah tidak kuat lagi berada di tempat ini," ujar Ana seraya mengelap ingus. "Melihat kamu berada di tempat ini sampai lumutan, harusnya aku sadar kalau tidak akan ada satu pun orang yang akan datang menolong kita ke pulau ini. Tapi selama ini aku malah terlalu berharap lebih. Pada akhirnya aku kecewa saat harapanku tidak sesuai kenyatan."

"Aku mengerti perasaanmu, Ana. Tapi kamu tidak akan bisa sampai ke rumah dengan cara berenang. Apa yang kamu lakukan tadi terlalu bodoh."

"Naki ...?" Ana memandang laki-laki itu dengan muka tercengang. "Siapa yang mau berenang si, aku itu mau bunuh diri, bodoh!"

"Jadi kamu mau mati?" Naki melotot tak percaya.

Ana menarik napas pasrah sekaligus jengah. Hilang sudah moodnya untuk bunuh diri gara-gara Naki.

"Terima kasih atasa lawakannya! Aku anggap kamu sedang menghibur," ujar Ana seraya bersungut-sungut.

Gadis itu memalingkan wajah. Matanya beredar ke setiap penjuru pantai yang indah.

Angin sepoi-sepoi berhempus pelan dan menabrak wajah kucel Ana.

"Apakah aku harus menyesuaikan diri di tempat ini?" gumam gadis itu. Dia menoleh kepada Naki lalu memperhatikan lelaki itu dari ujung kepala sampai ke ujung kakinya yang kapalan.

Jika ada anak mungkin kita bisa hidup dengan bahagia. Tapi ---

Dia masih terus memperhatikan Naki sambil melamunkan hal yang tidak-tidak.

Masa aku harus bercinta dengan monster mengerikan sepertinya? Yang ada aku akan menjerit ketakutan karena melihat badannya yang besar, ujar Ana dalam hati.

Sementara Naki sudah memanggil Ana sampai tiga kali. Ia takut gadis itu kesambet jin penunggu batu karang karena sejak tadi ia diam saja.

"Ana ...."

"Ana ..."

"Ana .."

Gadis itu tersentak saat Naki menyentuh hidungnya dengan telunjuk.

"Aaa ... Tidak!" Ana berlari menuju hutan setelah itu.

Naki melongo. Terpaku sembari memandangi diri sendiri.

"Apa aku melakukan kesalahan lagi? Kenapa dia malah lari?" gumamnya cengo.

1
Cute girls 😾
gakkk sukaaa plisss Masa si Naki ama si Nasya
Cute girls 😾
wkkwkw author nya kocak bgt dah
Cute girls 😾
si Ana gamon nih yah cerita nya
Cute girls 😾
tinggii bener yah thor si Naki
Konok Neng
akhirnya
Konok Neng
apa naki ggak bisa membedakan rasa antara ana sama nasya,, nasya kan pasti dah bolong nah kalau ana kan masih ori.. butuh palidasi si thorr
Konok Neng
aneh memang karena naki tidak tau arti cinta yg sebenarnya. suka dia anggap cinta kagum karena nasya lebih cantik dia bilang cinta,, hari ini bilang benci besok bilang cinta,, kan kamu tau anna kalau otak naki sama seperti balita..
Konok Neng
8 thn udah tau beda perempuan sama lelaki,, pasti sdh sekolah kelas 3 sd, jika 3 atau 4 thn mungkin sekali ggak tau,, karena belum bisa membedakan
Safitri Agus
terimakasih Thor Ana🙏🥰
Safitri Agus
masih untung gak amnesia
Safitri Agus
gas teruuss 😂😂😂
Safitri Agus
Naki ini pinpinbo,,bodoh²pintar🤭
Safitri Agus
kenapa ceritanya jadi nikah dadakan gini ya🤔
Safitri Agus
akhirnya nampak belangnya Nasya,licik
Nurhayati
Luar biasa
Aidil Dan Aljabir
aku lebih suka cerita mereka di hutan
Aidil Dan Aljabir
akhirnyaaaa
Aidil Dan Aljabir
😂😂😂😂😂😂
Aidil Dan Aljabir
ya ampun naki , naki😂😂😂😂
Aidil Dan Aljabir
ana, ana😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!