NovelToon NovelToon
Anna Holand : The Oliheim Witch

Anna Holand : The Oliheim Witch

Status: tamat
Genre:Murid Genius / Iblis / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Akademi Sihir / Kutukan / Roh Supernatural / Chicklit / Tamat
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Anna Holand adalah seorang gadis 15 tahun yang tinggal di panti asuhan di London, suatu hari dia ditemui oleh seorang wanita tanpa kepala dan tangan kanan yang memberikannya sebuah tiket untuk masuk ke akademi sihir Stonehart, dari sana ia akhirnya menemukan siapa jati dirinya sesungguhnya dan alasan kenapa berada di tempat seperti itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13 : Investigasi Awal

"Tentang apa itu?"

"Kami telah menyelidiki ruang bawah tanah, dan di dalam sana ada seekor mayat Chimera yang sepertinya telah dibesarkan di sana sejak lama."

Dari sinilah aku mengandalkan aktingku.

"Mustahil, mungkinkah ada seorang yang sengaja melakukannya."

"Benar... kemungkinan Chimera tersebut telah diberi makan setiap hari tapi kami belum bisa menemukan pelakunya."

"Itu merepotkan."

"Yang jelas kita tahu bahwa ruangan bawah tanah hanyalah ruangan bawah tanah biasa.. jelas sekali rumor yang menyebar hanya sebuah bualan saja."

Aku mengangguk kecil untuk menanggapinya.

"Yang aneh bahwa Chimera itu baru dikalahkan, siapa yang melakukannya? Padahal aliansi penyihir yang kami minta untuk menyelidikinya belum datang."

Aku menggelengkan kepalaku.

"Pasti seseorang yang kuat yang telah melakukannya, bukannya di tempat ini banyak senior-senior yang ahli dalam sihir."

"Itu juga hanya sebuah kemungkinan, tapi aku pikir mungkin kamu yang telah mengalahkannya."

Aku tertawa kecil.

"Anda terlalu berkhayal, aku hanya siswi tahun pertama menggunakan sihir bukan hal yang mudah untuk dilakukan bukan."

"Memang benar."

Nona Silia menjatuhkan bahunya lemas, jelas dia curiga padaku namun tidak bisa berbuat banyak.

Alih-alih mengurusiku seharusnya ia lebih fokus untuk menemukan siapa pembunuhnya. Nona Silia mengambil tehnya lalu menyeruputnya dengan tenang.

"Kamu boleh pergi."

"Iya."

Aku berjalan keluar dari rumah kaca. Untuk saat ini tidak ada hal yang ingin aku lakukan lagi.

Di dalam kamar, Sarah membenamkan dirinya duduk dengan banyak buku untuk dibaca, untukku sendiri berbaring di ranjang empuk selagi mengangkat sebuah boneka.

Ini milik Sarah, tentu aku tidak membawa apapun menyerupai ini.

"Lalu Anna, bagaimana soal kasusnya?"

"Nona Silia bilang akan ada orang-orang dari aliansi penyihir yang akan menyelidikinya, kita hanya dibilang harus menunggu sampai kasusnya selesai."

Sarah memiringkan kepalanya ke arahku dengan tatapan serius

"Aku tidak yakin bahwa kamu akan duduk manis saja."

"Tepat sekali, bayangkan misteri seperti apa yang bisa kita dapatkan di sini."

Aku menyeringai layaknya gadis nakal, perpustakaan adalah tempat yang kami kunjungi setelah selesai pembelajaran kelas.

Aku menumpuk beberapa buku tebal yang akan kami baca bersama, Marick hampir mual sedangkan Sarah tidak terlalu ingin mempercayainya.

"Aku suka sejarah tapi ini terlalu banyak untuk dibaca."

"Jangan khawatir aku juga akan membacanya."

Aku sudah menyimpulkan tentang yang sebelumnya terjadi, jika seseorang membunuh siswa akademi untuk dilemparkan ke Chimera seharusnya dia tidak seenaknya meninggalkan jasadnya begitu saja.

Satu hal yang bisa disimpulkan bahwa pelakunya hanya ingin membuat teror di tempat ini.

Kemungkinan dia melakukan ini agar para staf pengajar turun untuk memeriksa ruang bawah tanah dan akhirnya mereka akan dihabisi oleh Chimera, sayangnya malah kami yang lebih dulu memeriksanya dan hal paling buruk untuknya bahwa kami juga berhasil membunuhnya.

Hal yang tidak sesuai prediksinya.

Kini aku penasaran seperti apa lagi yang akan dilakukannya.

Di kelas tuan Goven, kami sedang belajar sihir pertahanan untuk menangkis kutukan, semuanya merupakan teori rumit terlebih tuan Goven sangat membenci saat seseorang mengganggu pelajarannya.

Jika seseorang berisik dia akan langsung dikeluarkan tanpa ampun, biasanya dia akan mengutamakan murid elit dibandingkan murid rakyat jelata namun jika dalam menjelaskan dia melakukannya dengan baik.

Entah rakyat jelata atau elit ia akan menjawab pertanyaan kami.

"Jadi nona Anna Holand, apa yang akan kamu tanyakan?"

"Aku hanya ingin tahu apa tuan Goven bisa menunjukkan ekspresi lainnya kecuali muram."

Semua orang menahan nafas karena pertanyaanku.

"Kamu memang pembuat onar, cepat keluar dari kelasku."

Aku menerimanya begitu saja.

1
Musliha yunos
best
Ahmadjahuri
terimkasih kak ceritanya seruu
Isekai Fantasy: Sama-sama /Smirk/
total 1 replies
Khairunnisa
baguss🥰🥰
Stray Cat
bagus jadi kangen nonton harry potter
Andi Darul Aqsah
harapan nya update tiap hari
sey~~
hai, kek nya mau end ya
Isekai Fantasy: Iya, sebentar lagi tapi tergantung sih, pengennya sampai 70 chapteran.
total 1 replies
sey~~
hai
sey~~
tetep menunggu up walau pun kagak tau mau up apa Hiatus
sey~~: ouhhh oke sensei
total 4 replies
Frando Kanan
professor goven yg bunuh tuh...pasti
Frando Kanan
keturunan org gila itu?
Frando Kanan
Haus hiburan huh? heh 😏....keasikan Haus hiburan tau2 roda berputar mlh klianlh di jdikn santapkn pda org yg klian bully itu...
Frando Kanan
jika benci dgn rakyat jelata mka abaikn aja....gk ush cari mslh bila d situ suka buang2 wkt
sey~~
sensei, semangat buat nulis dan semoga hari mu menyenangkan
sey~~
hm~~~
sey~~
sepi yah~~~
kalo aku setia ko :v
sey~~: sensei aja lebih mudah ketik nya
total 4 replies
sey~~
intinya suka novel ke gini, no romace ( di rl lose mulu soalnya) 🤣
sey~~: setuju jangan ampe romace pokoknya
total 2 replies
Narin
mangat up thor
Narin
lanjut up
Narin
uwu
Narin
buset brutal up gak tuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!