NovelToon NovelToon
Transmigrasi Sang Pengacara

Transmigrasi Sang Pengacara

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Chicklit / Tamat
Popularitas:157.4k
Nilai: 5
Nama Author: Auliya'a Wulandari

Tiara Andni sosok gadis yang begitu sempurna masih muda, cantik, mapan dan memiliki reputasi begitu baik, sungguh kehidupan yang sangat di impikan, namun siapa yang menyangka kesempurnaan hidupnya harus pupus di karenakan sebuah kecelakaan yang meregang nyawa

Saat ia terjaga ia sangat terkejut saat menerima kenyataan yang bahkan sangat sulit di terima logika ini, ia hidup kembali, dan bahkan ia harus hidup di tubuh orang lain yang memiliki nasib yang begitu menyedihkan

Jesika Alisia Hartawan seorang bocah berusia 16 tahun, bocah malang yang menjadi korban KDRT dari papanya

bagai mana kelanjutannya?

Apakah Tiara yang berada di tubuh Jesika akan memiliki akhir yang bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya'a Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Jesika menghela nafas pelan menatap dua gadis yang tersenyum lebar di depannya dia adalah Nina dan Acha teman Jesika yang memaksa untuk main ke rumahnya hati ini dan tentu saja hanya akan berakhir dengan membuatnya kembali kerepotan, bocah bocah nakal memang

"Lo pada mau ngapain, kerumah gue pagi pagi gini, ganggu gue tidur aja yang ngak?" Ucap Jesika dengan nada pelan,

Orang bodoh mana yang akan bermain kerumah teman di pagi buta seperti ini dan lihatlah,

Saat sampai pun mereka hanya duduk diam sedari seperti patung yang tak memiliki kemampuan untuk bergerak, dan jangan lewatkan wajah oon tampa niatan membuka suara

"Nina sama Acha mau ngajak jesi ke salon, jesi bilang mau nemenin Nina sama Acha make over, bikin Nina sama Acha jadi cantik kayak Jesi, Acha sama Nina semangat banget sampe nggak bisa tidur" Ucap Nina pelan,

Jesika memijit pangkal hidungnya pelan, huh, ia bahkan selalu merasa pusing jika harus berhadapan dengan kedua gadis ini, dua gadis yang merupakan sahabatnya sendiri, mereka bahkan mahluk yang sangat menggelikan,

"Ngak hari ini juga kali Nin, dan Lo berdua gila atau gimana, Lo berdua nerobos kamar gue pas gue tidur" Ucapnya dengan nada malas, bagai mana tidak kedua bocah ini bahkan menggebraknya yang masih hanyut dalam dunia mimpi

"Mamanya Jesi yang nyuruh kita ke atas, toh ini juga bukan yang pertama, Acha sama Nina udah sering main dan liatin Jesi bobok" Jawab Acha dengan nada pelan,

Mereka telah berteman dari sekolah menengah pertama dan tentu saja sering bermain di rumah masing masing

"Bocah dua beneran bikin gue gila" Batin Jesika berteriak kesal,

Karena ini adalah hari libur ia berharap jika ia bisa tertidur lebih lama lagi, namun seketika harapannya menghilang karena kemunculan dua mahluk pengacau ini

"Gue punya kerjaan, lo dateng lain waktu aja yah, kita keluarnya lain waktu aja, atau ngak besok, besok aja" Ucap Jesika yang bahkan masih menguap

Ia tentu cukup mengenal sifat kedua bocah ini, mereka telah bersama  hampir dua bulan ini, sedikit banyaknya Jesika dapat beradaptasi dengan kedua bocah ini,

Meskipun mereka tegik dan sangat kekanak kanakan Jesika tau jika kedua bocah ini memang memiliki kasih pertemanan yang tulus, mereka menghargai dan memperlakukannya dengan cukup baik

Setidaknya ia sudah biasa dengan hal ini di masa lalu, sebagai seorang yang sukses begitu banyak orang mendatanginya untuk menjilat,

Bagai manapun memiliki hubungan baik dengan seseorang yang berada di atas awan adalah wajar untuk mendapatkan sebuah keuntungan namun saat jatuh?

Siklus kehidupan benar benar sadis dan kejam, saat berada di atas maka harus siap di sanjung dan saat terjatuh semua akan menghilang seolah tak pernah datang untuk meraup sebuah keuntungan

Maka dari itu bersiaplah dalam segala kondisi, jangan biasakan orang lain mengendalikan kehidupan mu, jika jatuh maka bangkit sendiri dan tanamkan dalam hati semangat yang menggebu untuk kembali sampai pada puncak kesuksesan

"Nina, cuma Nina takut ngak ada kesempatan, minggu depan kakak Nina bakalan balik ke Jakarta, dan pasti Nina ngak di bolehin main, kakak Nina ngak boleh Nina main di luar katanya bahaya" Nina berucap sembari menunduk,

Kakaknya akan kembali ke Jakarta dalam waktu dekat pastinya ia tak akan di bolehkan untuk bermain di luar rumah, seluruh keluarganya bahkan selalu menganggapnya sebagai anak kecil yang tak tau apa apa,

Meskipun sudah berkali kali mengatakan jika dirinya bukan anak kecil namun tak ada yang mau mendengarnya, semua orang sangat suka membuatnya terkurung di dalam kamar bersama buku buku itu

"Acha juga, kalo ngak hari ini takutnya besok ngak sempat" Ucapnya dengan nada pelan, hal ini bahkan membuat Jesika menghela nafas sembari mengguk pelan,

Ia beranjak dari ranjang menuju kamar mandi, ia harus bersiap untuk menemani dua bocah ABG ini, baik lah, karena saat ini ia adalah seorang jesika Alisiya Hartawan ia harus menjalani peran sebagai jesika dengan baik, benar benar dah nasib

"Yuk" Ucapnya lagi, ia sudah selesai bersiap, dan bukankah kedua mahluk ini ingin pergi bermain maka ia akan membawanya bermain sepuasnya

"Hore, jalan jalan" Ucap keduanya dengan penuh girang,

Lagi dan lagi Jesika bahkan hanya bisa menghela nafas sembari mengambil kunci mobil dan segera beranjak menuju Mall, kedua mahluk ini tak akan diam sampai keinginannya di turuti.

"Nah sekarang kalian bisa lakuin apa aja di sini" Ucapnya, saat ini ketiganya telah berada di sebuah bangunan mewah, tempat yang memang cukup sering ia kunjungi bersama sang mama

"Acha bingung mau ngapain" Acha berucap dan hanya di angguki oleh Nina, dan itu tentu saja membuat Jesika lagi lagi menghela nafas, kedua mahluk ini benar benar menguras tenaga dan emosi

"Yuk kita ke salon" Ucapnya menarik kedua sahabatnya masuk,

bukankah ingin di make over maka mari perawatan wajah terlebih dahulu, jika sudah cantik maka lihatlah siapa yang berani mengabaikannya

"Ngapain ke salon" Nina hanya memiringkan kepalanya dengan tanya, ia sangat tak suka dengan salon ini,

Selama ini ia di ajak ke tempat ini dan berakhir dengan penantian yang begitu panjang dan bakan sangat membosankan

"Buat perawatan, katanya mau jadi cantik, ya harus di rawat lah, jangan banyak protes yuk masuk" Ucap Jesika menarik kedua temanya ke arah salon,

Tempat membosankan untuk Seornag anak kecil, tentu saja mereka hanya menunggu dengan bosan, hanya duduk dan melihat apa yang di lakukan oleh semua orang dalam waktu yang bahkan berjam jam

"Eh Jesi, udah lama ngak kesini, ngak sama mamanya?" Ucap si pekerja dengan ramah,

Jesika adalah pelanggan tetap mereka selama beberapa waktu ini, Jesika juga menyukai pelayanan para pekerja di tempat ini, sangat ramah dan pastinya membuat para pelanggan menjadi lebih nyaman dan santai

"Mama agak sibuk akhir akhir ini, tak tenang Jesi Bawak teman teman Jesi yang imut imut ini, mbak Mila bisa bantuin make over teman temen jesi kan, buat semua mata pangling, bikin mereka jadi cantik pake banget" Ucap Jesika, si pekerja bahkan hanya tersenyum seraya mengguk semangat, setelahnya langsung memulai segala treatment pada kedua bocah kecil itu

"Seger banget" Ucap Acha dengan nada pelan, seluruh treatment sudah berakhir dan kedua gadis cupu ini benar benar menjelma menjadi kupu kupu yang begitu indah dan cantik

"Iyah, Nina ngak tau ternyata seger banget, tau gini Nina pasti bakalan mau kalo di ajak nemenin mama" Ucap Nina dengan penuh semangat, di masa lalu ia hanya akan menunggu dari itu ia bosan dan akhirnya memilih tak mau ikut mamanya ke salon

"Acha juga, ternyata enak banget ya nyalon, pantesan aja mama Acha suka banget nyalon" Ucap Acha lagi

"Udah udah, sekarang kita cari baju, aneh kan penampilan udah segini cakep bajunya kayak gini"

"Trus, gimana?"

"Kita cari baju yang cocok dulu, ya kali kan udah cantik cantik gini outfitnya jelek " Ucap jesika dan yah proses belanja kebutuhan di mulai

1
Sri Tati
Luar biasa
Ricka Monika
itu mulut cam kereta api ya nyerocoooos teruuuss
Ricka Monika
bingung aku lihat tingkah si Jesi pintar pintar bodoh🙄👀
Ricka Monika
lama banget proses sidangnya,percepat deh ceritanya jangan terlalu bertele tele🤨
Ricka Monika
jangan diceritakan masa lalu yg sudah di ceritakan kembali berulang ulang ,enek bacanya 😡
Ricka Monika
ceritanya bagus tp mohon sm author langsung ke percakapannya aja jangan terlalu banyak penjelasan yg bertele tele😌
Wulan Dari
Luar biasa
nuke
motornya jesi di tinggal di sekolah thor.?? kan td berangkat naik motor,masa pulang naik taksi onlen??
Yhan
lanjutt
Yuseva ❤️❤️
tak beri vote dan like ya Thor biar makin semangat dlm berkarya dan bisa up tiap hari
Yuseva ❤️❤️: sama2
total 2 replies
Yhan
next
Yhan
semangattt
Yhan
next
Yhan
semangat
Yhan
next
Yhan
semangat
Yuseva ❤️❤️
udah 3 hari menanti kok g up sih thor...sehat2 terus ya Thor agar tetap semangat dlm berkarya
Yuseva ❤️❤️
triple up donk
Eka Priyanti
up
Eka Priyanti
up lagi dongthor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!