NovelToon NovelToon
My Berondong Husband

My Berondong Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Simiftahul Jannah

Nada Aruna Lya seorang perempuan dewasa terpaksa menikah dengan Fardanu Satya Aji seorang bocah SMA hanya karena kesalahan satu malam yang tak sengaja mereka perbuat, mereka terpaksa terjebak dalam suatu hubungan pernikahan yang menurut Nada sangatlah absurd karena dalam kamusnya tak ada pernikahan dengan seorang laki-laki yang umurnya berada dibawahnya.

Akankah pernikahan mereka akan terjalin selamanya? Ataukah hanya sementara waktu?

"Gue enggak nyangka gue bisa nikahin bocah ingusan kayak lo!!" sentak Nada kesal, namun Danu hanya menatap Nada tenang seakan tak terpengaruh akan perkataan Nada yang mengejeknya.

"Bocah ingusan yang kamu bilang ini bisa memberikanmu kepuasan loh, apa kamu lupa?" Danu tersenyum menatap Nada yang kini melotot.

Penasaran dengan kisah mereka? Ayo dibaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Simiftahul Jannah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Jalan

Nada mematut dirinya di cermin, wajahnya telah dipoles dengan make-up natural. Nada berusaha mengimbangi penampilan Danu, dia tidak mau jika dikira Tante dari suami berondongnya itu. Nada itu masih muda ya, usianya belum sampai tiga puluh tahun kok. Tahun depan usianya dua puluh delapan berarti saat ini usianya dua puluh tujuh, masih tergolong muda untuk orang-orang sekantornya kan? Penampilannya saat ini terkesan seperti anak muda dengan celana jeans selutut dan kaos putih yang dilapisi chardigan merah muda. Bukan hanya sepeti anak muda namun tampilannya terkesan manis dan cute sekali.

"Sayang, udah belum?!!" Nada dapat mendengar teriakan Danu dari luar kamar.

"Sabar kali!!" Nada balas berteriak, wanita itu mengambil tas slempangan kecil miliknya yang terbuat dari benang rajut.

"Ayo berangkat." Ucap Nada sambil menghampiri Danu.

Bukannya langsung berdiri Danu malah menatap Nada dengan wajah bengongnya, pria itu terpesona dengan penampilan Nada yang berbeda dari biasanya. Biasanya kan Danu seringnya melihat Nada memakai blazer dan rok span, kalau dirumah pun Nada hanya memakai baju tidur berbahan satin. Mereka terlalu sibuk dengan urusan sendiri, mungkin ini akan jadi jalan-jalan perdana mereka.

"Kenapa? Gue kelihatan aneh ya? Ya udah deh gue ganti baju aja." Ucap Nada sedikit ketus kemudian beranjak pergi, belum sempat Nada memasuki kamar sebuah tangan menahan langkahnya.

"Apa sih? Lepas!! Gue mau ganti baju!!" Sentak Nada.

"Sensitif banget sih yang, kamu cocok pakai apa aja. Malam ini kamu terlihat manis sekali, aku suka." Astaga, pipi Nada terasa panas mendengar pujian dari Danu. Gak, lo gak boleh baper sama tuh bocah Nada.

"Ayo kita berangkat, keburu malam." Ajak Danu sambil mengulurkan tangannya.

"Ini emang udah malam kali." Ucap Nada dengan wajah kesalnya namun tak urung wanita itu menerima uluran tangan Danu.

"Kita gak apa-apa kan naik motor?" Tanya Danu ketika mereka telah keluar dari rumah dan kini Danu sedang mengeluarkan motor besarnya.

"Hhmm." Nada hanya berdeham saja mengiyakan, dia mah mau naik apa saja tidak masalah.

"Pegangan sayang, aku takut nanti kamu jatuh terus aku sedih gak bisa peluk kamu lagi." Ada sayur kol dibalik bakwan, ada modus dibalik ucapan Danu.

"Modus lo." Meskipun berkata demikian, Nada diam saja ketika Danu menuntun tangannya melingkari pinggang pria itu.

"Kita mau kemana?" Tanya Nada ketika Danu mulai menjalankan motornya.

"Apa yang? Aku gak denger?!" Balas Danu sedikit keras melawan suara kendaraan berlalu-lalang.

"Kita mau kemana Danu?!!!" Ulang Nada dengan suara yang begitu keras tepat ditelinga Danu.

"Aduh jangan keras-keras juga ngomongnya yang, pengang kuping aku."

"Ngomong pelan salah, ngomong keras salah juga." Gerutu Nada kesal.

"Jawab saja sih!!" Sentak Nada.

"Nanti juga kamu tau yang." Ucap Danu sambil mengusap punggung tangan Nada yang melingkari pinggangnya, momen inilah yang paling Danu impikan dan kini mungkin paling ia sukai.

"Sudah gue duga!!" Ucap Nada ketika turun dari motor besar Danu.

Nada melihat sekitaran yang telah ramai para pasangan muda-mudi memasuki area mall, ya Danu mengajaknya ke mall. Mau tau apa yang membuat Nada kesal dengan Danu? Pria itu mengajaknya ke time zone, sekali lagi Nada tekankan TIME ZONE!! Astaga Nada bukan anak muda lagi atau bahkan bukan anak kecil lagi. Dia sudah menjadi wanita dewasa, sangat tidak cocok jika berada disini. Apalagi Danu dengan antusiasnya mengajak Nada menuju salah satu wahana permainan, Nada ingin sekali menutup wajahnya mencoba menyembunyikan diri dari orang-orang yang kini tengah memperhatikan mereka.

Lebih baik lagi jika Danu mengajaknya ke club, atau paling tidak ke counter make-up kek, ke butik kek, ke bioskop atau kemanapun yang penting bukan disini. Mana Danu terlihat ceria sekali bermain dengan anak-anak lainnya, ya ampun Nada serasa mengasuh bayi besar saat ini. Bisa malu dirinya jika ada salah satu temannya yang melihat ia tengah berada disini bersama suami bocahnya itu.

"Danu, udah yuk." Ajak Nada karena sedari tadi Danu tiada henti menariknya kesana kemari untuk mencoba wahana-wahana permainan.

"Loh kok udah sih? Kita belum coba semuanya, lagian ini seru loh yang." Seru gundulmu!! Andai saja tidak banyak orang disini Nada sudah meneriaki Danu sekeras yang ia bisa.

"Ayo dong Danu, lo ajak gue nonton kek atau kemana kek yang penting jangan disini. Disini banyak anak-anak Danu, gak cocok sama gue yang udah dewasa."

"Tapi banyak loh yang udah besar main disini." Balas Danu membuat Nada memelototinya, sudah besar katanya? Yang dimaksud Danu sudah besar itu adalah pasangan anak remaja SMP dan SMA. Dia kan sudah dewasa, mana cocok main beginian lagi!!

"Danu gue udah dewasa bukan remaja labil lagi, gak cocok main beginian. Kalau lo mau main, main sendiri. Gue mau pulang!!" Nada meninggalkan Danu pergi, daripada diajak jalan kesini lebih baik Nada tidur nyenyak dirumah. Jalan-jalan kan membuat hati senang, lah ini dia dibuat kesal terus. Lama-lama keriput juga nih muka, mana skin care lagi mahal.

"Eh sayang tunggu, jangan ngambek dong. Iya-iya aku minta maaf karena ngajak kamu kesini." Danu menahan Nada yang akan keluar dari mall.

"Kalau lo mau main begituan, kenapa lo gak nikah sama orang seumuran lo aja. Biar sama-sama labil, jangan sama gue!!" Ketus Nada, wanita itu menyentak tangan Danu yang mencekalnya.

"Nyebelin!!" Gerutu Nada, wanita itu menyusuri jalan mencoba mencari taksi ataupun kendaraan umum lainnya yang lewat.

"Ish gue lupa gak bawa dompet lagi." Kesal Nada ketika melihat didalam tasnya hanya ada ponselnya.

"Gara-gara bocah itu ngajakin buru-buru tadi." Gerutu Nada lagi.

"Mending ngajakin ke tempat yang elit dikit, lah ini ke mall mana ke tempat mainan lagi. Dipikir gue anak kecil apa? Sebel banget gue pokonya."

"Awas aja ya nanti kalau gue sampai rumah, tidur diluar lo bocah!!" Tiada henti Nada menggerutu kesal, menyumpah serapahi Danu yang menyebalkan.

"Ini mana lagi, taksi gak ada yang lewat apa?!" Disaat Nada tengah mencari-cari taksi yang lewat, sebuah mobil putih berhenti tepat dihadapannya.

"Pak Wira?" Kaget Nada ketika pemilik mobil itu membuka kaca jendelanya.

"Nada, apa yang kamu lakukan dipinggir jalan seperti itu?" Tanya Pak Wira.

"Eh anu Pak saya..." Belum sempat Nada menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba Pak Wira turun dari mobilnya.

"Ayo saya antarkan kamu pulang, suami macam apa yang membiarkan istrinya kedinginan dipinggir jalan seperti ini?" Lah kan yang kabur itu Nada, kenapa malah Danu yang disalahkan? Salah Danu juga sih yang membuat Nada kesal hingga wanita itu kabur.

"Kamu sudah makan?" Nada menggeleng menjawab pertanyaan Pak Wira.

"Ya sudah kita mampir sebentar ya? Sekalian temani saya makan."

"Tapi ditraktir kan Pak? Soalnya saya gak bawa uang." Cengir Nada.

"Hhmm tenang saja Nada, kamu itu kayak sama siapa saja." Balas Pak Wira.

Akhirnya mereka makan malam bersama disebuah restoran ternama, bahkan Nada yang hanya melihat harga didaftar menu itu megap-megap, sebenarnya ini yang Nada harapkan selama ini. Makan malam romantis bersama pasangan, bukan bermain di time zone seperti ajakan suami bocahnya.

1
falea sezi
nada ne istri rasa. pelacur kayaknya pakaiannya gk pernah sopan pdhl uda nikah
Evi
😅😅😅😅😅😅
Pa Muhsid
katanya orang berpendidikan walaupun suami mu masih bocah tetap dia imam kamu disemua agama juga gitu kalo gak salah,,, lah ini ko ga ada harga nya sama suami istri macam apa kau
Nur Aliah
ko di skib adengannya
Zakaria
kerasa kayak sinetron indosiar tapi versi cetak, bisa dengerin dan baca Omelan dalam hati 🤣
Esih Mulyasih
menguras kesabaran tapi happy ending sich...👍🏼👍🏼👍🏼😉💪😁
Esih Mulyasih
semangat Danu..💪😁
💞N⃟ʲᵃᵃ࿐yENni💖
ternyata umur memang tak menjamin kedewasaan dan pemikiran yg matang, seperti Dara walaupun dia merasa lebih tua umurnya daripd Danu tapi sikapnya dan kata2 nya lebih parah dripd Danu yg notabene nya lebih muda dri Dara... 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
💞N⃟ʲᵃᵃ࿐yENni💖
biasanya yg mnt pertanggung jawaban itu yg cwek ini kenapa yg ngotot mau bertanggung jawab malah yg cwoknya ya😄😄😄😄😄
Dewi Tarra
nada nadaa ....bukanya bagus yahh si danu mau tanggung jawab,,blom tentu laki" lain bisa nerima keadaan kamu nada
Alfatia Desi
Danu tuh laki laki yg gak punya harga diri harusnya walau ia jauh umurnya lebih muda dengan c nada tetep lakimah harus punya harga diri sbagai suami ..Coba tinggali c nada dulu biar dia ngerasa kehilangan
Ayu Nuraini
bucin abis Danu🤪🤪
Sulaiman Efendy
SUKA , MSKI BIKIN EMOSI JUGA CERITANYA..
Sulaiman Efendy
SAYANGNYA TU DANU GK HAJAR DLU TU SI ALDO,,, HARGA DIRI SBAGAI SUAMI DIMANA, DAYYUTS SUAMI YG GK CEMBURU, KLO GK DIHAJAR, GK KAPOK TU SI ALDO GANGGU2, RMH TANGGA LLO
Sulaiman Efendy
JGN DIKASI ALAMAT BARU LO, GK WAJIB...
Sulaiman Efendy
DIHAPUS DN BLOKIR SAJA NO ALDO, GK PANTAS WANITA YG UDH BRSUAMI MSH SIMPAN NO MANTAN, SALAH SATU SILATURAHMI YG TDK WAJIB UNTUK DIJALIN ADALH TTP JALIN SILATURAHMI KPD MNTAN
Sulaiman Efendy
YG HERAN2, TEMAN2 NADA TEMASUK FANI SEPUPUNYA GK TAU KLO NADA MAU DIKERJAIN ORG....
Sulaiman Efendy
PESTA PERNIKAHAN KOQ ADA ACARA2 DJ GITU, DN ADA MINUMAN ALKOHOL, YG NIKAH PSTI KAFIR TUU
Sulaiman Efendy
KASIAN SI DANU, HRSNYA NADA NGOMONG, TRMASUK DANU JUGA HRS NGOMONG TU SAMA IBUNYA ALDO
Sulaiman Efendy
BIKIN EMOSI LO THOE
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!